
"Tapi seperti nya dia suka sama kamu sayang" sahut Pandu.
Mendengar ucapan suami nya Kia langsung tersenyum.
"Mas...Kia tidak bisa melarang orang untuk tidak menyukai Kia, tapi yang harus Mas tau, kalau Kia sekarang adalah istri Mas, dan Kia sangat mencintai Kamu Mas" ucap Kia meyakin kan Pandu agar tidak terjadi kesalah pamahan lagi.
Pandu yang mendengar ucapan Kia langsung tersenyum dan memeluk Kia.
"Mas jangan pernah ulangin kejadian seperti tadi lagi, Kia gak suka" sambung Kia yang masih berada di pelukan suami nya.
"Iya sayang, Mas janji ini yang pertama dan terahkir kali kejadian seperti tadi" sahut Pandu dan mencium kening istri nya.
" Dan Mas harus minta maaf sama Kak Bayu, Karna Kak Bayu gak salah di sini Mas, Malah Mas harus berterimah kasih sama kak Bayu, karna sudah menolong istri Mas ini, kalau gak ada kak Bayu, pasti Kia sudah jatuh dan terbentur pot bunga" ucap Pandu lagi.
"Iya sayaang, besok Mas akan minta maaf sama dokter Bayu" sahut Pandu sambil mencubit pipi Kia dengan gemas.
"Awww...sakit Mas" ucap Kia langsung memukul lengan kekar suami nya.
Pandu hanya tertawa melihat wajah istri nya yang lagi kesal.
Saat sedang asik bercanda, Pandu dan Kia tidak menyadari kalau Aldi sudah berada di belakang mereka.
" Apa sudah selesai Marahan nya, dan sekarang kalian bersenang senang di sini dan melupakan aku sendirian di sana" ucap Aldi dengan wajah yang sudah jengkel dengan kelakuan bos dan istri nya.
Pandu dan Kia yang mendengar ucapan Aldi hanya diam sejenak, kemudian mereka langsung mentertawa kan Aldi.
"Hahahahaha" ketawa Pandu dan Kia bersama.
Aldi yang di tertawa kan pun semakin jengkel.
"Besok besok kalau kalian berdua ada masalah seperti ini lagi, jangan harap aku mau membantu" ucap Aldi semakin jengkel.
" Maaf Kak Aldi, jangan begitu dong? Kia benar benar gak tau kalau Kak Aldi ada di sini juga" ucap Kia agar Aldi tidak kesal lagi.
__ADS_1
"Biar kan saja dia sayang, mana mungkin dia berani melakukan apa yang dia kata kan tadi" sahut Pandu sambil melirik ke arah Aldi.
"Kenapa gak berani Mas?" tanya Kia.
"Kalau dia seperti itu, mas akan memotong gaji nya 50 persen" ucap Pandu santai.
Aldi yang mendengar ucapan Kia hanya bisa melotot kan mata nya terkejut, Kia dan Pandu yang melihat Aldi semakin mentertawa kan Aldi.
*****
Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 07.00 malam, seorang lelaki tengah duduk di balkon kamar nya dan melihat ke arah bintang di malam hari.
Kenapa hati ku begitu sakit mendengar kamu sudah menikah Kia, aku sebenar nya sangat mencintai kamu dari pertama kali bertemu di kampus, sifat mu yang mandiri dan penyabar serta ceria lha yang membuat aku begitu mencintai mu, tapi sekarang kamu sudah milik orang lain, aku terlambat untuk mendapat balasan cinta mu, tapi aku harus bisa belajar melupakan kamu mulai dari sekarang Kia, Aku ikhlas asal kamu bahagia dengan suami kamu sekarang, isi hati Bayu.
Tanpa terasa air mata Bayu menetes begitu saja, Bayu yang menyadari air mata nya membasahi pipi nya pun langsung menghapus nya.
"Kenapa aku jadi cengeng gini sih hanya karna wanita" ucap Bayu berbicara sendiri.
"Aku harus melupakan Kia mulai dari sekarang, aku bahagia melihat Kia bahagia" sambung Bayu lagi menyemangati diri nya sendiri.
"Jadi gimana dengan resepsi putra dan menantu kita Ma?" tanya Papa Ridwan pada istri nya.
"Sudah beres Pa, tinggal nunggu Hari H aja" sahut Mama Dewi sambil meminum teh yang sudah di siap kan Art di rumah besar keluarga Atmaja.
Pandu dan Kia yang mendengar itu langsung tersenyum senang, karna semua keluarga Atmaja begitu antusias dengan acara mereka.
"Makasih ya Ma, Pa...sudah repot repot untuk mengurusi acara resepsi Kia dan Mas Pandu" ucap Kia lembut pada kedua mertua nya.
"Itu sudah kewajiban orang tua untuk anak nya sayang, jadi kamu gak perlu berterimah kasih seperti itu" sahut Mama Dewi dengan lembut.
" Oiaa Ma, Pa...Pandu lusa juga mau di buat akad lagi Ma,Pa" ucap Pandu memberi tahu.
"Lho Mas, kita kan udah akad nikah, buat apa lagi kita akad nikah" tanya Kia.
__ADS_1
" Iyaa sayang, kalian kan sudah Akad Nikah" tanya Mama dan Papa Pandu barengan.
"Buat formalitas aja Ma,Pa" sahut Pandu santai.
"Formalitas" ucap Kia,Mama Dewi dan Papa Ridwan berbarengan.
Pandu yang mendengar dengan kompak pun hanya menggeleng kan kepala nya.
" Kok jawab nya jadi kompak gitu sih" ucap Pandu ketawa lucu.
"Yah kamu sih aneh Mas, Masa mau buat akad nikah lagi, buat apa?" tanya Kia.
" sayang dengarin Mas, Kamu ingat gak gimana kita nikah 4 bulan yang lalu?" tanya Pandu pada Kia.
Kia hanya menganggukan kepala nya.
" Mas mau mengulang momen itu sayang, dengan kita berpenampilan yang bagus, bukan kayak kita nikah dulu di rumah sakit, tampilan nya yang acak acak kan" ucap Pandu sambil memencet hidung Kia yang mancung.
Kia yang mendengar ucapan suami nya langsung mengingat gimana pada saat itu mereka menikah dengan keadaan yang begitu kacau, tidak ada persiapan, penampilan yang sangat sangat kacau, dengan mahar uang satu juta rupiah dan tanpa cincin pernikahan.
Kia mengingat gimana ayah nya terbata bata menikah kan anak nya saat itu yang langsung jadi wali nikah nya, dan suami nya yang begitu lantang mengucap kan janji suci di hadapan ayah.
Tanpa ada cinta saat itu mereka sudah menjadi sah menjadi pasangan suami istri, dan pada saat itu juga ayah nya menghembus kan nafas nya yang terahkir setelah menikah kan putri satu satu nya.
Tanpa sadar air mata Kia mrngalir di pipi nya, mama Dewi dan Pandu yang menyadari Kia menangis langsung merangkul bersama.
" Sayaang kenapa nangis?" tanya Mama Kia di dalam pelukan nya.
"Kia hanya ingat dimana Kia menikah dengan Mas Pandu Ma, dan saat itu juga Ayah ninggalin Kia selama nya" sahut Kia dengan isak tangis nya.
" Sayaang sudah jangan nangis, Mas malah bersyukur, dengan keberanian Mas waktu itu dengan meminta restu pada Ayah mu,untuk menjadikan kamu istri Mas dan menjadi kan amanat terahkir Ayah mu agar pada saat itu juga kamu harus segera menikah, agar ada yang menjaga kamu setelah kepergian ayah, mungkin kalau Mas gak langsung sigap, Mas akan menyesal seumur hidup mas" Ucap Pandu mengelus kepala istri nya yang tertutup hijab.
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara Like,Komen dan vote ya semua nya...