
Saat ini semua keluarga sedang sibuk untuk mempersiap kan acara pernikahan Haikal dan Ratu, Acara tujuh bulan Cahaya dan acara Aqiqahan Baby Hulya.
Dari kejauhan Pandu bolak balik memperhatikan mamanya yang duduk di temani oleh cucu cucu nya dan juga cicit nya.
Ada rasa bahagia di wajah Pandu, namun entah kenapa ada rasa tak enak dan tak nyaman di hati Pandu saat melihat Oma Dewi.
" Lihat apa Mas?" tanya Kia yang tiba tiba melihat suaminya malah melamun.
Pandu yang mendengar suara istri tercinta nya langsung tersadar dan tersenyum kemudian memeluk Kia dari samping.
" Mas lagi melihay senyuman bahagia yanh terpancar dari wajah mama saat mama di kelilingi cucu dan cicitnya" jawab Pandu yang kembali melihat sang mama.
Kia pun langsung melihat ke arah Oma Dewi, tak lama senyum cantik langsung terpancar dari bibir nya.
"Mama pasti begitu bahagia karena cucu cucunya sudah pada menikah, dan lusa adek juga uda punya suami, padahal rasa nya baru kemarin Kia lahirin Adek, tapi lusa uda dia sudah menikah" ucap Kia yang langsung di sambut tawa oleh Pandu.
" Gimana kalau kita buat adik baru aja buat Raja dan Ratu" usul Pandu yang langsunh dapat tabokan manis dari Kia.
" Jangan aneh aneh deh mas, masak iya anak sama cucu sama gedek nya, apa kata orang" ucap Kia yang malah di sambut tawa oleh Pandu.
Dari kajuahan Oma Dewi malah ikut bahagia melihat Kia dan Pandu bercerita saling tertawa. Oma Dewi begitu bersyukur karena Pandu bisa mendapat kan istri sebaik Kia, dan berkat campur tangan nya juga lah Pandu dan Kia bisa bersama, yang awal nya mereka berdua tidak salinh mengenal, dan juga menikah karena terpaksa karena keadaan dan tanoa cinta yang pastinya.
Namun sekarang anak anak nya sudah hidup bahagia dan cucu cucunya juga sudah hidup bahagia bersama pasangan mereka masinh masing.
*****
Acara akad nikh beberapa menit lagi akan di adakan, Haikal sudah duduk di meja tempat akad nikah di adakan, dan di dampingi oleh Ayah Aldi.
Sementara Ratu sudah menunggu di kamar karena setelah sah Ratu akan keluar dari dalam kamar.
" Bagiamana apa sudah bisa kita mulai?" tanya pak penghulu.
" Sudah pak" jawab Haikal dengan mantap.
__ADS_1
Pandu pun langsunh menjabat tangan Haikal, ada rasa gugup di dalam diri Haikal, orang yanh menjabat tangan nya saat ini biasa di sapa Om oleh nya, kini akan berubah menjadi papa mertua dalam hitungan detik.
Dan benar saja, dalam satu tarikan nafas, Haikal bisa melafazkan janji suci antara dirinya dan juga Ratu sampai maut memisahkan.
SAH
SAH
SAH
Suara Sah terdengar sampai ke dalam kamar, Ratu yang mendengar nya tak kuasa langsung menangis haru,air mata bahagia langsung keluat dari ujung matanya.
" Selamat ya adik kakak yanh comel, sekarang sudah sah jadi istri, kamu harus taat sama suami kamu, gak boleh kekanak kanakan lagi, dan harus bersikap dewasa" ucap Cahaya memeluk Ratu dari samping.
" Iya kakak ku sayang, ajari adek ya biar jadi istri yang baik" sahut Ratu.
" Nanti Haikal pasti akan ngasih tau yang terbaik buat adek kok" ucap Tiara ikut msnimpali.
" Yauda ayo buruan kita keluar, pasti Haikal tak kedip lihat kecantikan kamu" ajak Cahaya.
Haikal pun langsung berdiri dan berjalan msnyambut sang pujaan hati, senyum merekah di antara kedua nya, begitu juga dengan kedua orang tua Dan Oma Dewi.
Begitu Ratu sudah sampai di hadapan Haikal, dengan senyuman yanh merekah di bibirnya, Haikal menyambut tangan Ratu yang di berikan oleh Cahaya dan Tiara.
Detik kemudian Haikal langsung msncium kencing Ratu dan Ratu menciuk telapak tangan Haikal, dengan doa khusuk Haikal membaca kan doa di ubun ubun Ratu, dan Ratu menutup matanya nya meresapi doa yanh di lantun kan olej Haikal.
Setelah serangkaian acara akad nikah Ratu dan Haikal, kini seluruh keluarga berfoto ria bersama dengan sang kedua mempelai.
Wisnu yang sedang duduk di meja sambil memakan makanan yang di hidangkan di meja prasmanan terkejut dengan kedatangan seseorang yang langsung duduk di hadapan nya dan sukses membuat nya langsung tersedak seketika.
Uhuuuk....uhuuuuk...uhuuuk
Dengan cepat Sabrina langsung memberikan air minum untuk Wisnu dan di terima langsunh oleh Wisnu dan meneguknya hingga setengah gelas..
__ADS_1
"Yaa Ampun Ina, kamu itu bisa gak sih gak nongol tiba tiba, uda kayak jailangkunh benar kamu tau gak, datang gak di jemput pulang tak di antar" ucao Wisnu dengan nafas yanh sedikit memburu sambil menatap wajah Sabrina yang malah tersenyum tanpa merasa bersalah.
" Maka nya kakak jemput dan antar Sabrina dong, biar jadi jailangkung gaul" jawab Sabrina sambil tersenyum yang malah membuay Wisnu langsung melotot kan matanya.
"Mending kamu gabung sama yang lain aja deh, gak usah di sini, sumpek kakak lihat wajah kamu" ucap Wisnu yang langsung bangkit dan meninggal kan Sabrina begitu saja.
Sabrina hanya memandang sendu kepergian Wisnu begitu saja.
Setelah acara Akad nikah dan foto foto selesai, kini acara di lanjut dengan psmbacaa doa untuk 7 bulanan Cahaya dan aqiqahan Baby Hulya.
Seluruh keluarga semua nya sudaj duduk dan msmbaca doa dengan khusyuk.
Tidak ada acara jual jual cendol dan rujak, hanya ada pengajian saja untuk mendoa kan ibu dan bayi yang ada di dalam kandungan Cahaya sehat sampai melahirkan nanti.
Dan setelah selesai mendoa kan acara tujuh bulanan Cahaya, kini saat nya aqiqahan baby Hulya.
Keluarga pertama yang memotong rambut baby Hulya adalah kakek dari pihak keluarga Azmi.
Azmi pun berjalan menghampiri ke keluarga inti untuk bergantian memotong rambut baby Hulya dari mulai papanya, di susul mama nya, dan kedua mertua nya setelah itu masuk Pandu ,Kia dan yang lainnya.
Setela selesai baru lah para ibu ibu pengajian beserta anak anak yatim langsung memakan makanan yang sudaj di siap kan oleh keluarga.
Jam sudah menujuk kan pukul 3 sore, acara berlangsunh cukup meriah dan berjalan lancar.
Sebentar lagi seluruh keluarga akan melanjut kan acara resepsi peenikahan Ratu dan Haikal..
Seluruh leluarga kini beristirahat di kamat masing masing, tapi tidak dengan Haikal.
Saat dia ingin masuk ke dalam kamar pengantin yang sudah di siap kan oleh pihak hotel, Andra langsung menarikanya dan membawa nya masuk ke dalam kamar santai untuk istrihata para keluarga.
" Beluk waktunya enak enak, jadi waktunya kamu di sini dulu sampai acara nanti malam selesai" ucap Andra dan di sambut tawa oleh Wisnu yanh juga ada di sana.
Haikal langsung memasang wajah kesal menatap Andra, namun yang di tatap malah menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur dan memejam kan mata nya karena sedikit lelah.
__ADS_1
Wisnu juga merebah kan tubuhnya di bad sebelah Andra, sedang kan Haikal duduk di sofa msnatap Andra dan Wisnu yang malah asik memejam kan mata sementara dirinya malaj di suruh istitahat di sofa.
Bersambung.