
Di tempat lain Aldi sedang mengendarai mobil nya menuju ke apertemen nya, tapi saat berhenti di lampu merah, Aldi melihat wanita yang ahkir ahkir ini selalu menganggu pikiran nya, dan pasti nya berantem kalau sedang bersama, siapa lagi kalau bukan Widya.
Widya sedang membagi bagi kan makanan untuk anak jalanan bersama seorang pria yang di kenal oleh Aldi, LAdi terus melihat ke arah WIdya, Saat Aldi melihat ke arah Widya dan Firman, sahabat Pandu dan Aldi saat kuliah, entah kenapa dada Aldi merasa sesak, Aldi langsung menutup kembali kaca mobil nya dan melaju kan mobil nya saat lampu merah sudah berwarna hijau.
Di jalan menuju Apertemen nya Aldi slali berfikir.
Ada hubungan apa gadis itu dengan Firman, kenapa aku melihat mereka dekat sekali, Widya juga kelihatan bahagia saat bersama Firman, fikir Aldi sambil menyetir mobil nya.
" Ngapain juga aku mikiri mereka, toh aku juga bukan siapa siapa Widya, tapi kenapa aku merasa sesak saat melihat kebersamaan mereka y?" ucap Aldi berbicara sendiri.
Aldi pun sampai di apertemen nya langsung masuk ke dalam kamar dan membersih kan tubuh nya, tak lupa dia langsung berwudhu dan melaksakan sholat magrib. Setelah selesai Aldi langsung merebah kan tubuh nya di atas tempat tidur nya, pikiran nya langsung terbayang melihat senyuman Widya saat bersama dengan Firman tadi saat membagi kan makanan kepada anak jalanan.
" Aaaaaaaaagh.... kenapa pikiran ku slalu mikir dia sih, ada apa dengan aku", ini gak bisa di biari, sebaik nya besok aku ke rumah sakit jumpai Ricki untuk bertanya ada apa dengan isi otak ku, tidak pernah pernah nya aku seperti ini" ucap Aldi berbicara sendiri.
Di Kediaman Atmaja, selesai makan malam, Pandu dan Kia sudah kembali ke dalam kamar mereka, Kia melamun di atas tempat tidur memikir kan sahabat nya Rika yang seperti nya menaruh hati pada asisten suami nya, Pandu yang melihat istri nya melamun pun langsung menghampiri istri nya dan duduk di sebelah istri nya.
CUP
Pandu langsung mencium bibir istri nya sekilas, sehingga membuat Kia langsung terkejut dan menatap suami nya dengan kesal.
" Mas kagetin Kia aja dech, untung Kia tida punya riwayat sakit jantung Mas" ucap Kia sambil memukul lengan suami nya.
" Habis nya Mas lihat dari tadi kamu melamun aja,emang nya istri Mas yang cantik ini lagi ngelamunin apa sih? hmmmmm" tanya Pandu sambil menciumi tengkuk leher istri nya.
" Mas geli tau" ucap Kia yang merasa kegelian karena Pandu terys menciumi leher Kia.
" Kamu mikiri apa sayang?" tanya Pandu lagi.
Apa aku ceritain yang aku opikirin tadi sama MAs Pandu ya,gumam Kia dalam hati.
__ADS_1
Pandu yang melihat istri nya kembali melamun langsung mencium bibir Kia dengan lembut, Kia yang mendapat serangan mendadak dari suami nya pun langsung tersadar dan memukul mukul dada suami nya agar Pandu melepas kan ciuman nya, Pandu yang melihat Kia berontak pun langsung melepas kan ciuman nya dan menatap wajah istri nya.
" Ada sih sayang, kenapa kamu melamun terus" tanya Pandu sambil mengelap bekas ciuman di bibir Kia dengan jari tangan nya.
"Mas entah kenapa Kia berfikir kalau Rika menyukai Aldi dech" ucap Kia langsung memberi tahu pada suami nya.
Pandu yang mendengar ucapan istri nya langsung mengerut kan kening nya bingung, " dari mana kamu bisa beranggapan seperti itu sayang? emang Rika ada bilang sama kamu kalau dia suka sama Aldi?" tanya Pandu.
" Rika gak pernah cerita sih Mas sama Kia, tapi saat di rumah sakit tadi, Kia melihat tatapan Rika ke Aldi berbeda Mas, dan saat di parkiran tadi Rika juga melihat Aldi sampai melamun gitu" sahut Kia memberi tahu pada Pandu.
" Ya biar kan saja kalau Rika menyukai Aldi sayang, syukur syukur mereka berjodoh kan" ucap Pandu lagi menimpali tanpa mikir panjang.
" Mas kamu apa gak lihat kalau seperti nya Aldi itu menyukai Widya" ucap Kia memberi tahu pada Pandu.
" Widya..Widya sahabat kuliah kamu sekarang sayang? kamu tau dari mana sayang? sok tau kamu sayang" sahut Pandu yang tidak percaya dengan ucapan istri nya.
" Gak mungkin lha sayang, Aldi dan Widya kalau ketemu seperti anjing dengan kucing, mereka berantem mulu, dari mana cerita nya Aldi jatuh cinta dengan Widya, udah ahk sudah malam, ayo kita tidur ucap Pandu langsung memeluk istri nya dari samping.
Kia tidak berbicara lagi, dia masih memikir kan sahabat sahabat nya, Kia berfikir kalau itu benar terjadi, bagai mana Kia menyikapi kedua shabat dekat nya, Kia pun kembali melamun, dan Pandu melihat istri nya melamun kembali.
" Sayang dari pada kamu sibuk memikir kan mereka, lebih baik Mas mintah hak Mas sebagai suami" ucap Pandu langsung mencium bibir Kia dengan lembut, dan Ahkir nya malam itu Kia memberi kewajiban nya sebagai seorang istri pada Pandu.
Di dalam kamar, seorang wanita melamun memikir kan bayangan lelaki tampan yang entah kenapa slalu melintas di pikiran nya, siapa lagi kalau bukan Rika, yahh Rika sedang kepikiran Aldi, sejak di kenali dengan Aldi, Rika sudah menaruh hati pada Aldi, tapi Rika pandai menyimpan sendiri, tapi lama kelamaan Rika tidak dapan membendung perasaan nya pada Aldi, setiap bertemu dengan Aldi, Rika slalu menatap nya dengan kagum.
" Kak Aldi, apa kira kira kamu juga punya perasaan yang sma dengan aku? ya ampun kenapa aku terus memikir dia sih? apa kata Kia kalau Kia tau aku menyukai asisten suami nya itu, tapi kak Aldi emang ganteng nya maksimal sih, gak beda jauh dengan suami nya kia, pak Pandu." ucap Rika berbicara sendiri di dalam kamar.
Rika ngelamun sambil tersenyum senyum sendiri, entah apa yang membuat diri nya tersenyum sapai samapi mama nya mengetuk pintu bolak balik Rika tak mendengar nya, Ahkir nya mama Rika membuka pintu kamar Rika yang tida di kunci dan begitu pintu terbuka, mama Rika melihat Rika neglamun sambil senyum senyum sendiri.
__ADS_1
" Rikaaaa" panggil mama nya dengan sedikit membentak.
Rika yang mendengar suara mama nya langsung terkejut dan mengelus negelus dada nya, " mama..kenapa teriak gitu sih manggil nya, Rika gak budek kali Ma" ucap Rika masih dengan mengelus dada nya.
" Kalau gak budek jadi apa? dari tadi mama manggilin kamu, tapi kamu malah bengong sabil seneyum senyum sendiri kayak orang gilak, mikirn apa sih kamu?" merepet mama Rika.
Rika yang mendengar kalau dia sedang ngelamun dan senyum senyum sendiri pun langsung mengaruk kepala nya yang tidak gatal.
" Hmmmm..Gak ada kok ma, Rika tadi ngebayangi kejadian lucu waktu di rumah sakit, iyaa itu ma" sahut Rika meyakin kan mama nya.
" yasudah sebaik nya kau tidur, jangan lupa ini sudah malam, besok kamu pasti sibuk kuliah dan praktek kan" ucap mama Rika langsung meninggal kan anak nya, sedang kan Rika hanya diam tida menyahut melihat mama nya keluar dari kamar.
Berambung...
Ayoo dukung terus novel perdana Author ya readers, dengan Like ,Komen dan Vote yang banyak.
Terima Kasih sudah mampir di novel perdana Author ini.
I Love You All untuk pembaca Dokter Cantik Jodohnya presdir Tampan.
__ADS_1