
Kia duduk di pendopo dekat kolam berenang yang ada di rumah mertua nya.
Kia memetik gitar dengan perlahan dan menghayati petikan gitar nya, dengan suara yang merdu, Kia bernyanyi dengan pelan.
Para pembantu yang ada di sekitar Kia mendengar Kia bernyanyi langsung terdiam terpesona dengan suara merdu Kia.
Kia menyanyi kan lagi islami dengan suara yang lembut hingga mertua nya pun ikut ke taman belakang melihat menantu nya.
Law kana bainanal habib, Itu lha lagu yang di nyanyi kan Kia, Semua pembantu yang mendengar nya merasa terhanyut seketika, mertua Kia pun ikut terbawa suasana saat mendengar Kia bernyanyi.
Kia tidak menyadari kalau sekarang dia menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di rumah itu, dengan terus bersenandung, Kia memetik gitar dan bernyanyi dengan merdu.
" Pa mama baru tau kalau Kia punya hobi nyanyi, dan suara nya bagus sekali ya Pa" ucap mama Dewi.
" Iya ma, papa sampai sampai ikut terbawa suasana" sahut papa Ridwan.
Di saat semua orang pada sibuk melihat dan mendengar kan Kia bernyanyi, Pandu pulang dari kantor bersama Aldi.
Pandu sengaja pulang lebih awal, karena pekerjaan nya juga sudah selesai, dan dia ingin bermanja manja dengan istri tercinta nya.
Pandu dari turun mobil bersama Aldi, Saat masuk ke dalam rumah, Pandu melihat sekililing rumah tampak sepi.
" Al pada kemana semua orang, kok sepi" tanya Pandu.
" Mana aku tau Ndu, kan aku juga baru datang bareng sama kamu" sahut Aldi sambil berjalan ke arah dapur untuk ngambil minum.
Pandu yang awal nya mau naik ke lantai dua berhenti seketika saat samar samar terdengar suara orang bernyanyi sambil bermain gitar.
Tak jauh beda dengan Aldi, Aldi yang sudah di dapur untuk mengambil minum langsung terdiam di depan meja makan.
" Al kamu dengar suara itu kan, siapa yang main gitar dan bernyanyi itu" tanya Pandu merasa tidak asing dengan suara nya.
" Yauda ayo kita lihat aja, dari pada penasara" sahut Aldi dan mereka langsung berjalan ke arah taman belakang.
Saat sudah sampai di pintu menuju taman belakang,Pandu dan Aldi semakin heran, karna mama dan papa nya ternyata juga ada di sana dan para pembantu juga hampir semua berada di sana berdiri mematung.
" Ma, Pa ada apa sih? kok semua nya pada di sini?" tanya Pandu melihat kedua orang tua nya dan para ART nya semua ada di taman belakang.
" Kamu gak dengar istri kamu lagi bersenandung sambil main gitar di sana, kami semua teehipnotis mendengar suara nya, maka nya kami semua melihat dari jauh saja" ucap Papa Ridwan memberi tahu.
Pandu dan Aldi langsung melihat ke arah pendopo, benar saja, Kia bernyanyi begitu merdu sambil memain kan gitar nya.
__ADS_1
Pandu berjalan dengan pelan ke arah Kia, hingga sampai di belakang Kia, Pandu langsung mencium kepala Kia yang tertutup hijab.
Kia yang terkejut saat di cium langsung melihat ke belakang.
" Mas kamu sudah pulang, Maaf Kia gak tau" ucap Kia langsung mencium punggung tangan Pandu, dan Pandh mencium kening istri nya dengan lembut.
" Gimana kamu mau tau kalau Mas sudah pulang sayang, kamu saja lagi asik main gitar nya, sampai sampai kamu gak sadar kalau di lihat sama semua penghuni rumah ini" sahut Pandu memberi tahu kan orang orang yang sedang melihat Kia bernyanyi.
Kia yang melihat arah belakang suami nya begitu terkejut, ternyata dia dari tadi di lihatin saat bernyanyi.
" Maaf Mas, Kia gak tau kalau menggangu semua orang" ucap Kia lagi sedikit malu.
" Kamu gak ganggu kok sayang, malah mereka semua terhibur dengan suara kamu" sahut Pandu sambil menangkup pipi istri nya.
" Oia itu gitar siapa sayang?" tanya Pandu saat melihat gitar yang di main kan Kia tadi.
" Ooh ini gitar Kia Mas, Ayah yang belikan dulu saat Kia naik kelas XI karna dapat juara umum" sahut Kia.
" Entah kenapa Kia pengen main gitar lagi, semenjak Kia kerja, Kia jarang nyentuh gitar ini lagi, maka nya tadi saat uda pulang dari rumah sakit, Kia mampir ke rumah dulu untuk main gitar ini" sambung Kia lagi.
Para pembantu sudah pada bubar, mama dan papa Pandu juga sudah masuk ke dalam rumah, sedang kan Aldi ikut bergabung di pendopo bersama Kia dan Pandu.
" Yee lebay banget si kamu Ndu, kayak anak ABG aja" ucap Aldi menjawab ucapan Pandu.
Pandu tidak menjawab, Ia hanya menatap Aldi dengan tatapan dingin nya, sedang kan Kia hanya tersenyum melihat suami dan asisten nya itu.
" Kan kemarin uda Mas, waktu acara ulang tahun Atmaja group" sahut Kia sambil tersenyum.
" Itu beda dong sayang, semua orang mendengar suara kamu juga, dan lagu itu juga sedih sayang, Mas kurang suka sama lagu yang kamu nyanyi kan semalam, karna ada kata pisah pisah nya" ucap Pandu lagi.
Kia yang mendengar ucapan suami nya terkekeh lucu, sedang kan Aldi makin kesal melihat kebucinan bos serta saudara nya itu.
" Yaelah Ndu, lagu yang di nyanyi kan Kia kemarin itu judul nya aja uda cinta sejati, berarti romantis dong, payah kamu Ndu" ucap Aldi menimpali.
" Walau pun cinta sejati, tapi aku gak suka kalau ada kata pisah pisah" sahut Pandu lagi.
Kia yang melihat suami dan asisten nya adu mulut langsung melerai nya.
" Sudah sudah Mas, kak Aldi kok jadi ribut sih" ucap Kia.
" Yaudah ini Kia nyanyi kan lagu buat Mas ya" sambung Kia lagi.
__ADS_1
Pandu langsung tersenyum dan merapat kan duduk nya sedikit di hadapan Kia, sedang kan Aldi yang memperhati kan tingkah Pandu semakin kesal.
Kia mulai memetik gitar dengan perlahan tapi pasti.
*Sesungguhnya dan akulah pemilik hati mu
Kau kan rasa cinta yang terdalam
Bersama ku kamu bisa bahagia
selamanya...
Sepantasnya dirimu seutuhnya untuk ku
Sempurna mu bila bersama ku
Dan Dengan ku kita bahagia selamanya
Sumpah ku mencintaimu, sungguh ku gila karena mu
Sumpah mati hati ku untuk mu, tak ada yang lain
Mati rasa ku tanpa mu, henti nafas ku karena mu
Sumpah mati aku cinta*
Pandu dan Aldi yang mendengar Kia menyanyi kan lagu romantis langsung terhipnotis seketika, Kia yang sudah selesai menyanyi kan lagu khusus untuk suami nya heran karna melihat suami nya bengong.
Kia pun melirik ke arah Aldi, dan ternyata sama juga, Kia pun hanya bisa mengeluar kan napas nya dengan kasar melihat suami dan asisten nya itu.
Bersambung....
**Terima kasih pada semua yang udah ngasih jempol dan komentar nya buat novel Author ini.
Author mohon terus beri dukungan untuk novel Author yang tak seberapa ini, yang masih banyak typo nya.
Mohon dukung dengan Like,Komen dan Vote yang banyak Plissssssss 🙏🙏
Dukungan kalian semua buat Author makin semangat buat nulis 😊😊
❤❤❤❤ All untuk pembaca " Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan**".
__ADS_1