
Mc yang sudah di beri tahu pada Andra pun langsung meanggil Raja dan Ratu untuk naik ke atas panggung, Raja langsung mengambil mic yang di beri kan oleh Mc dan langsung memberi kan pada Cahaya yang berdiri di debalh nya.
" Sebenar nya lagu ini kami nyanyi kan buat pasangan yang lagi bahagia, tapi berhubung kami juga sedang bahagia, jadi lagu ini juga untuk kami berdua" ucap raja yang mendapat tepuk tangan dari seluruh tamu.
Cahaya hanya bisa tersenyum namun jangan di tanya di dengan jantung nya sudah gugup karena takut suara nya jelek dan mengecewa kan Raja dan keluarga Atmaja tentu nya.
Namun saat Raja menyentuh tangan Cahaya dan meyakin kan Cahaya, Cahaya langsung mengangguk kan kepala nya dengan mantap.
Kia dan Pandu yang melihat putra dan calon menantu nya ingin bernyanyi saling pandang dan tersenyum.
" Mas jadi ingat dengan acara pernikahan kita dulu sayang, saat kita berdansa di atas panggung dengan lagu romantis" ucap Pandu memeluk bahu Kia dengan lembut.
" Iya mas, walau setelah itu tragedi mengeri kan itu menimpa kita" ucap Kia dan membuat pandu menatap nya dan memeluk nya dengan erat.
Musik pun langsung berbunyi setelah Raja memberi tahu lagu yang akan di nyanyi kan Raja dan Cahaya.
Cahaya yang bernyanyi
Duhai jiwa yang merindukan belahan kalbu
Duhai hati yang mendamba cinta tulus suci
Tlah terpatri kini rasa cinta yang sejati
Dengan hadirmu di sini
Raja yang bernyanyi
Duhai cinta kau hadir isi kekosonganku
Duhai rasa berjuta cita penuhi sukma
Bersua didalam ikatan kasih nan murni
Berdua bersama
Raja dan Cahaya yang bernyanyi
Kuterima segala kekurangan dirimu
Kuserahkan hati titip cintaku padamu
Tuhan tuntun langkah kaki tetap dijalan-Mu
Menapaki indah reguk cinta bersama
__ADS_1
Raja yang bernyanyi
Duhai cinta kau hadir isi kekosonganku
Duhai rasa berjuta cita penuhi sukma
Bersua didalam ikatan kasih nan murni
Berdua bersama
Cahaya yang bernyanyi
Kuterima segala kekurangan dirimu
Kuserahkan hati titip cintaku padamu
Tuhan tuntun langkah kaki tetap dijalan-Mu
Menapaki indah reguk cinta bersama
Raja dan Cahaya yang bernyanyi
Kuterima segala kekurangan dirimu
Kuserahkan hati titip cintaku padamu
Tuhan tuntun langkah kaki tetap dijalan-Mu
Setelah Cahaya dan Raja selesai bernyanyi, semua tepuk tangan langsung di beri kan begitu meriah pda Raja dan Cahaya, dan Mc pun kembali naik ke atas panggung.
" Saya tidak menyangka, ternyata keluarga terhormat ini begitu jago jago dalam bernyanyi, nanti setelah acara ini seperti nya saya akan frivat agar saya bisa bernyanyi setelah acara ini" ucap Mc yang langsung di sambut tawa oleh seluruh tamu.
Di kediaman rumah besar, Tiara menetes kan air mata nya, Tiara yang sudah mengetahui kalau Raja akan kuliah di jerman dan sudah mengkhitbah Cahaya menjadi calon istri nya begitu terpukul.
Wisnu yang melihat adik nya managis sambil melihat tlivisi, acara yang memperlihat kan Raja dan Cahaya bernyanyi langsung mendekati Tiara dan membuat Tiara terkejut.
" Kau lihat, karna kebodohan mu mereka sekarang sudah tunangan, walau pun hanya sebatas keluarga mereka saja yang tahu, dan kau merasa kan sakit hati yang luar biasa bukan" ucap Wisnu dengan suara yang mencekam.
" dan sekarang kau masih berusha ikhlas melihat keromantisan mereka, Jawab Tiara" kali ini suara Wisnu sedikit meninggi.
Tiara hanya diam saja menatap wajah kakak nya yang sudah begitu emosi.
" Kau tau, aku tidak masalah kalau aku sampai di keluarkan dri kampus itu, yang terpenting kau bahagia, karena orang tua kita menitip kan kaau dengan aku sebelum mereka pergi untuk selama lama nya" ucap Wisnu dengan suara begitu dalam.
" Dan sekarang aku sudah seperti kakak yang tidak berguna karena sudah membiar kan diri mu menangisi pria yang tidak pernah memandang mu sama sekali" ucap Wisnu lagi.
__ADS_1
Tiara begitu geram melihat ucapan kakak nya, dia maju satu langkah dengan air mata yang sudah berlinang di pipi nya.
" Apa pun yang kakak bilang, aku tidak perdulu, karena aku bukan orang jahat seperti kakak yang mau menghancur kan kebahagian orang lain" ucap Tiara.
" Hati ku memang sakit, tapi aku tidak mau bertingkah bodoh untuk menghancur kan kebahagian orang lain, dan satu hal yang harus kakak tahu, mungkin saat ini aku sedih, tapi aku yakin suatu saat aku akan bahagia, karena Allah akan memberi kan aku pria yang baik, yang sayang pada ku, yang pasti nya bisa membuat adik mu ini bahagia" ucap Tiara menatap Wisnu dengan tatapan tajam.
Wisnu hanya diam saja sambil menatap wajah adik nya, " Jangan kira aku tidak tahu kalau kakak juga mengingin kan Cahaya, tapi seolah olah kakak membawa bawa aku agar kakak bisa mendapat kan Cahaya, aku bukan kakak, yang mau mendapat kan apa yang kakak ingin kan dengan menyakiti hati orang lain" teriak Tiara yang langsung membuat Wisnu terkejut dan melotot kan mata nya.
" Sekali saja aku dengar kakak mendekati Cahaya dan menyakiti nya hanya untuk membuat Raja sakit hati, aku gak mau lagi lihat kakak, sampai aku mati sekali pun" jerit Tiara dan langsung berlari ke kamar nya.
Wisnu hanya bisa terdiam dan berdiri mematung setelah mendengar ucapan adik kesayangan nya,
" Aku cuma mau membuat kau bahagia dek, tapi kenapa kau malah seperti pada kakak mu" ucap Wisnu yang melihat Tiara naik ke atas tangga.
Tiara menangis sejadi jadi nya di dalam kamar, jujur dia juga merasa kan sakit yang luar biaa melihat lelaki yang di cintai nya tersenyum menatap wanita lain.
Tapi Tiara berfikir dia bisa apa, karena Tiara berfikir dia bukan wanita jahat, yang mau menghancur kan hubungan orang hanya karena untuk kebahagian diri nya.
" Untuk apa aku membuat mereka berpisah, kalau nanti nya Raja jugatidak akan memandang ku, sehatus nya kakak tahu itu, kenapa kakak susah sekali di beri tahu" ucap Tiara di dalam kamar sedikt menyesali ucapan kata kata nya yang sudah memaki kakak nya tadi.
Wisnu terduduk di ruang tv sambil menatapke arah lantai dua di mana kamar adik nya berada.
" Aku cuma gak mau lihat kamu terus terus seperti ini dek, sementara kau adalah tanggung jawab kakak, kenapa susah sekali memberi tahu kamu, dan ini semua untuk kebahagian kamu dek" ucap Wisnu yang langsung mengusap wajah nya dengan kedua tangan nya dan kembali melihat ke arah kamar adik nya.
Berambung.
__ADS_1