Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 72


__ADS_3

Sudah tiga hari selesai acara lamaran Ara dan Azmi, saat ini Ara sedang tersenyum sambil menatap video dengan laptop kesayanag nya.


Video apa lagi kalau bukan video acara lamaran diri nya dengan Azmi, Ara seperti orang gila karena senyum senyum sendiri di dalam kamar. Sampai sampai  Andra yang bolak balik mengetuk pintu kamar kakak nya tidak terdengar sama sekali oleh Ara dan Andra langsung membuka pintu kamar kakak nya dan melihat kakak nya sudah seperti orang gila.


" Rumah sakit jiwa masih penuh, jadi jangan gila dulu dong" ucap Andra yang langsung membuat Ara menoleh kan kepala nya ke arah pintu dan menatap Andra dengan tatapan tajam.


" Ngapain kamu di situ? keluar sana, ganggu orang aja " ucap Ara sedikit sewot.


" Aku mau bilang ka..."ucapan Andra terpotong karena Ara sudah kembali memarahi diri nya.


" Uda gak usah banyak alasan, kamu udah ganggu kakak tahu gak, sana keluar" ucap Ara.


" Yee dasar kanjeng mami, mimpi apa kak Azmi dapat calon bini kayak diri mu" ucap Andra yang langsung pergi dari kaar Ara tanpa menutup pintu.


Sementara Ara yang mendengar Andra memanggil nya kanjeng mami langsungm emosi seketika, " ANDRAAA..dasar adik manusia mumi, kakak sumpahin kamu gak laku laku, alian jones, jomblo negens" teriak Ara yang langsung membuat orang orang yang ada di ruang keluarga melihat ke arah kamar Ara termasuk Azmi yang baru saja menduduk kan diri nya di sofa.


Andra sendiri sudah tertawa cekikikan mendengar amarah kakak nya, dia pasti akan menyesal kalau tahu Azmi ada di bawah dan mendengar jeritan nya yang sudah seperti kaleng rombek itu, sebenar nya tujuan nya ke kamar Ara karena ingin memanggil nya karena kedatangan Azmi yang mau mengajak nya untuk mencari cendra mata untuk para tamu saat acara pernikahan mereka.


Karena Andra ingin sekali membuat kakak nya semakin malu di depan Azmi, Andra pun segera memancing Ara keluar agar semakinmarah marah.


" Gak usah teriak teriak, entar aku panggil ke sini dokter khusu jiwa buat kakak, kasian banget kak Azmi dapat istri setengah waras kayak kaka, weeeekk" ucap Andra kemudian berlari menuruni tangga.


Ara yang sudah emosi langsung kembali berteriak sambil mengejar Andra.


" Kamu yaa..dasar adik gak tahu diri, tau kalau kamu besar nya nyebelin seperti ini dulu waktu kamu kecil kakak jeburin aja kamu nya ke kolam renang, biar kapok sekalian, dasar adik gak pernah sayang sama kakak nya, bakalan kakak aduin kamu sama ma.." ucapan Ara terhenti saat dia sampai di ruang keluarga dan melihat semua orang menatap nya.


Sedang kan Andra sudah terkekeh berdiri tepat di belakang sofa yang di duduki Azmi.

__ADS_1


Mulut Ara seketika pucat, dia menatap Andra yang sudah senyum senyum melihat nya dan menaik naik kan alis mata nya mengejek Ara, Keluarga yang lai nya hanya bisa mengangguk kan kepala nya melihat Ara dan Andra seperti anjing dan kucing yang gak pernah akur, belum lagi kalau ikut Ratu, yang pasti akan membuat rumah semakin ramai.


Azmi sendiri melihat calon istri nya yang ternyata sedikit bar bar hanya bisa terdiam sambil menatap Ara.


Kok aku jadi ngeri liat Ara marah marah eperti tadi ya, serem banget, kayak emak emak yang gak dapat jatah bulanan, batin Azmi.


Ara sendiri ingin sekali terbang dari situ, dia begitu malu paa Azmi yang sedang menatap nya begitu dalam, Ara langsung berjalan selangkah demi selangkah menuju sofa, dia menatap Andra dengan tatapan tajam nya.


" Kapan kalian tidak ribut, oma sakit kepala melihat kalian seperti ini terus" ucap Oma Dewi menatap cucu cucu nya.


" Dia yang mulai Oma" ucap Ara menuduh Andra.


" Diiih...malah nuduh, siapa juga yang marah marah" ucap Andra gak mau di salah kan.


" Kamu ya..tadi kan kamu bilang.." ucapan Ara terpotong saat mata nya kembali menatap Azmi yang sedang menatap nya sambil menaut kan alis nya.


" Kakak lihat sendiri kan gimana kanjeng mami, merepet saja kerja nya, dia gak takut kalau nanti dia jadi cepat tua dan kakak nikah lagi cari yang lebih muda" ucap Andra pada Azmi yang langsung membuat Ara kembali menatap Andra dengan tatapan horor.


" ANDRAAA...sekali lagi kamu buat kakak marah, kakak sunat kamu kedua kali nya" teriak Ara yang langsung membuat seluruh keuarga menuup telinga mereka.


Andra bukan nya takut malah tertawa kekeh, sedang kan Azmi hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja melihat tingkah calon istri nya itu.


Di depan toko kue Cahaya, sebuah mobil berwarna hitam sudah terparkir tepat di depan toko kue Cahaya, keluar lah lekaki ganteng sambil membawa bunga dan kaca mata hitam yang bertengker di atas hidung nya yang mancung.


Dengan langkah percaya diri, pria tersebut masuk melangkah kan kaki nya masuk ke dalam tokokue Cahaya.


Cahaya sendiri yang sedang ada tamu untuk memesan kue nya dalam jumpah yang banyak menatap seorang lelaki yang baru saja masuk ke dalam toko kue nya, dengan mata yang melotot, ia begit terkejut melihat siapa sekarang yang ada di hadapan nya.

__ADS_1


" Hai Ya" ucap lelaki tersebut dengan membuka kaca mata nya dan tersenyum manis ke arah Cahaya.


" Kamu" ucap Cahaya dengan tubub sedikit takut.


" Iya aku...aku kesini mau minta maaf soal kejadian di hutan kemarin dan mau mengucap kan selamat atas pertunangan mu dengan anak dari konglomerat di Asia" ucap Wisnu, Pria yang ada datang je toko kue Cahaya adalah Wisnu.


Wisnu langsung memberi kan bunga yang ada di tangan ya untuk Cahaya, dan Cahaya hanya melihat nya dengan tatapan tak suka.


" Kenapa tidak mau menerima nya, apa karena bunga yang aku berikan tidak semahal yang di beri kan raja" ucap Wisnu senagja menyindir Cahaya di depat para pembeli kue di toko kue Cahaya.


" Atau karena aku tak lebih kaya dari Raja" sambung Wisnu lagi yang sudah membuat para tamu yang mendengar menatap Cahaya sebelah mata.


CAhaya yang merasa kalau saat ini dia sudah di tatap tidak enak oleh pengunjung di dalam toko kue nya langsung meremas tangan nya, Arti yang berada di sana langsung maju mendekati Cahay adan memeluk Cahaya agar Cahaya tidak takut dn bisa melawan pria gila yang ada di depan nya.


" tenang kan diri mu Ya, kamu pasti bisa melawn pria aneh ini dan meyakin kan para pengunjung di sini agar tidak menatap mu sebelah mata" bisik Arti yang langsung di angguki kepala oleh Cahaya.


" Kalian pasti kenal Raja bukan, putra pertama dari tuan Pandu, keluarga Atmaja, orang nomor satu di asia" ucap Wisnu dengan senyuman sadis menatap Cahaya.


" dan dia adalah wanta yang suah bethasik menarik simpati keluarga Atmaja karena saat ini dia sudah menajdi calon istri dari seorang Raja, anak dari Tuan Pandu" sambung Wsnu menujuk ke arah Cahaya.


Semua para pengunjung terkejut mendengar ucapan Wisnu, karena yang mereka tahu Ara dan Azzmi lah yang baru menggelang acara lamaran, tapi kenapa saat ini mereka malah mendengar putra tuan Pandu dan pemilik toko kue yang ada di hadapan mereka juga sudah bertunangan.


Bersambung.


 


 

__ADS_1


__ADS_2