Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 224


__ADS_3

Acara resepsi pernikahan Arti dan Yusuf begitu meriah, semua kolega dari perusahaan orang tua Yusuf datang, Semua keluarga besar Yusuf juga begitu menyukai Arti yang apa adanya, dan bersyukur karena Arti Yusuf bisa membuka hatinya yang tidak mau tersentuh dengan perempuan manapun.


Keluarga Atmaja duduk sebagai perwakilan dari pihak keluarga Arti, Mama Kia yang melihat penyanyi di zaman dirinya masih muda sedang menyanyikan lagu yang menyentuh hatinya langsung tersentuh untuk bernyanyi. Sudah sangat lama mama Kia tidak bernyanyi semenjak dirinya melahirkan Raja, dan terahkir Kia menyanyi saat pernikahan Aldi dan Widya dulu.


Kini mama Kia diam-diam naik ke atas panggung saat suaminya masih sibuk berbicara dengan salah satu kolega papa Yusuf yang kebetulan juga rekan kerja di Atmaja Group.


" Selamat semuanya" ucap Kia dengan suara merdunya.


Semua tamu langsung mengarahkan matanya ke atas panggung, Pandu yang melihat istrinya sudah di atas panggung langsung melototkan matanya.


" Sayang" ucapnya dengan pelan.


" Waah mama mau nampilkan suara merdunya nih kayaknya, rekam ahk biar kak Raja bisa lihat" ucap Ratu kepo.


" Aby jadi penasaran dengan suara tente Kia sayang" ucap Azmi pada Ara.


" Aby pasti suka lah, suara tante Kia itu merdu banget sayang, om Pandu aja sampe klepek-klepek ya karena pernah liat tante Kia nyanyi dulu, sama seperti tante Widya juga" sahut Ara.


"Saya di sini mau nyumabngi lagu buat Arti dan Yusuf, mereka sudah saya anggap seperti anak saya sendiri, dan anggap saja ini kado pernikahan buat kalian ya, semoga lagunya juga cocok buat kalian berdua" ucap Kia.


" Tapi sebenarnya lagu ini saya tujukan buat suami saya yang berdiri di sana" tunjuk Kia pada Pandu.


" Mas semoga kamu suka ya, dan maaf tidak pamit terlebih dahulu buat naik ke sini" lanjut Kia dengan senyuman lebarnya. Pandu sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Kini musik sudah terdengar, semua para tamu langsung fokus ingin mendengar suara merdu dari istri dari pengusaha terkenal se Asia itu. begitu pun dengan keluarga Atmaja, walaupun mereka semua sudah tahu kalau suara Kia bagus, tapi sudah lama mereka tidak mendengarnya.


Suamiku, kekasihku


Harapanku selalu bersamamu


Sejak dulu hingga kini tak berubah


Setiamu bertahan


Pandu langsung terpaku mendengar lirik lagu yang di nyanyikan istrinya, jantungnya berdetak begitu Kia bernyanyi sambil memandang dirinya, dengan langkah pasti Pandu berjalan untuk menyusul Kia naik ke ats panggung.

__ADS_1


Suamiku, belahanku


Jiwa ini hanyalah untukmu


Bila jauh aku rindu


Kau jagakan hatiku tak bimbang


Semakin rimbang cintamu bersarang


Di dunia surgaku bersamamu


Ketulusan cintamu kurasakan


Kasih sayang, pengorbanan


Kau lakukan demi bahagiaku


Pandu langsung memeluk Kia begitu sampai di atas panggung, Kia pun tak kuasa untuk menahan air matanya untuk tidak keluar, dan Pandu langsung menghapus air mata yang mengalir di pipi sang istri.


Bila jauh aku rindu


Kau jagakan hatiku tak bimbang


Semakin rimbang cintamu bersarang


Di dunia surgaku bersamamu


Ketulusan cintamu kurasakan


Kasih sayang, pengorbanan


Kau lakukan demi bahagiaku


Di dunia surgaku bersamamu

__ADS_1


Ketulusan cintamu kurasakan


Kasih sayang, pengorbanan


Kau lakukan demi bahagiaku


Kasih sayang, pengorbanan


Kau lakukan demi bahagiaku


Kau lakukan demi bahagiaku


Di dunia surgaku bersamamu


Pasangan yang tak muda lagi begitu romantis saat bernyanyi di atas panggung. bahkan Ratu sampai menganga melihat mama dan papanya yang begitu mesra.


Suara tepuk tangan langsung menggema saat Kia sudah selesai menyanyikan lagunya, dan tak lupa di tutup dengan sebuah pelukan oleh Pandu dan satu kecupan di kening Kia dengan lembut.


" Uuuhhh sosweeeeeet" ucap Ratu yang langsung di lirik oleh Haikal yang berada tepat di sebelahnya.


" Kamu juga mau seperti mama dan papa?" tanya Haikal.


" He'em" jawab Ratu sambil memeluk lengan Haikal dengan mesra.


Dan mereka berdua tidak sadar kalau kedua orang tuanya melihat keromantisn mereka, karena Aldi dan Widya tepat berada di belakang mereka, keduanya saling tatap kemudian tersenyum. Aldi langsung memeluk pinggang Widya dengan mesra.


Sama halnya dengan Raja dan Cahaya yang melihat penampilan mama dan papanya dari strory sang adik, Cahaya sampai menganga tak percaya melihat keromantisan yang di buat oleh papa mertuanya.


" Semoga kita seperti mama dan papa ya Mas" ucap Cahaya menatap wajah Raja yang berada tepat di sebelahnya.


" Pasti sayang, bahkan kematian pun tidak bisa memisahkan kita" sahut Raja kemudian membawa Cahaya kedalam pelukannya. dan tanpa mereka sadari Baby Abi tersenyum saat berada di dalam gendongan Cahaya yang saat ini sedang menyusu.


Bersambung.


Part ini sengaja ke Kia dan Pandu dulu ya, Autthor rindu dengan kemesraan mereka berdua, hehehe..

__ADS_1


besok kita lanjut kembali ke anak-anak mereka ya...


Love You More.


__ADS_2