
Hari ini adalah keberangkatan Raja Cs, Ara dan Azmi ikut ke Jerman mengantar adik adik tampan mereka sekaligus bulan madu, karena Ara pernah bilang pada Azmi kalau dia akan berbulan madu ke Jerman nantinya, baginya Jerman adalah kota yang indah, seindah cinta presiden Habibie dan ibu Ainun.
Dan Azmi dengan mudah mengabulkan permintaan sang istri, baginya kemana pun Ara meminta untuk berbulan madu, ia akan menurutinya, karena baginya Ara adalah dunianya, dan Azmi sudah berjanji akan selalu membuat Ara tersenyum bahagia di sisinya.
Saat ini Raja Cs sedang berpamitan pada semua keluraganya, Ara dan Azmi menunggu mereka yang sedang pelukan karena akan berpisah cukup lama.
" Sayang kalian jaga diri baik baik ya, ingat kalian harus fokus dengan kuliah kalian, jangan mikirin yang lain lain" ucap mama Kia menasehati putranya, begitu juga untuk Haikal dan Andra sang keponakan.
"Iya Ma, Raja janji gak akan mengecewa kan mama dan papa" sahut Raja.
Saat sedang sibuk berpamitan, Haikal melihat Ratu yang menangis karena melihat Haikal akan pergi jauh dan lumayan lama.
Haikal langsung mendekati Ratu yang berdiri tepat di samping Pandu, Ratu yang melihat Haikal mendekatinya menjadi semakin terisak dan memegang tangan papanya.
Pandu yang melihat putrinya menangis hanya bisa mengeluarkan nafasnya dengan sedikit kasar, tapi mau bagaimana lagi, ini sudah keputusan dari awal kalau mereka harus menyelesaikan study nya terlebih dahulu.
" Kakak janji akan selalu memberikan kabar buat kamu dek, jangan nangis dong, jelek tahu" ucap Haikal berusaha menghibur.
Semua yang melihat Haikal dan Ratu hanya bisa menggelengkan kepalanya, mama Widya langsung berjalan mendekati Ratu dan memeluk Ratu dari samping.
" Haikal hanya belajar di sana sayang, jadi kamu jangan nangis begini dong" ucap Widya.
" Tapi di jerman pasti banyak cewek cantik Ma, Adek takut kakak nantik tergoda dan lupa sama Adek" sahut Ratu begitu polosnya yang mebuat semua yang mendengar bukannya sedih malah lucu dan menggelengkan kapala mereka.
" Gak ada yang bisa menggantikan posisi kamu di sini dek" ucap Haikal menujuk ke arah hatinya.
" Promise" ucap Ratu.
"Promise" sahut Haikal dan mereka menyatukan jari kelingking mereka.
Setelah drama Ratu dan Haikal, kini Ara dan Azmi yang berpamitan pada seleruh keluarganya.
" Ma, Pa kita juga mau pamit ya" ucap Azmi sambil menyalami seluruh tangan para orang tua.
" Iya Nak, papa titip anak gadis papa ya, dia emang nampaknya cerewet, tapi hatinya lembut kok, selembut sutra" ucap Bima menatap anak Ara.
Anita yang mendengar ucapan suaminya menggelengkan kepalanya, " Putri kamu uda gak gadis lagi mas" ucap Anita yang langsung membuat Bima menatap istrinya.
__ADS_1
" Secepat itukah, baru juga dua malam mereka menikah, kamu gak sabar ya Az" tanya Bima yang membuat Azmi menjadi salah tingkah, sementara yang lain hanya bisa menggelengkan kepala mereka mendengar pertanyaan Bima pada menantunya.
" Ck, kayak kamu tahan aja dulu saat baru nikah sama kak Nita" ucap Aldi yang langsung mendapat kekehan dari yang lainnya.
" Sudah sudah, kalian tidak lihat anak anak pada heran mendengar percakapan kalian yang tidak berfaedah itu" ucap Pandu yang melihat para anak anak terdiam dengan wajah yang bingung.
Setelah semua barang di masukan ke dalam koper, dengan di supirin mang Madi, Raja Cs, Ara dan Azmi berangkat, Ratu kembali menangis saat mobil sudah keluar dari gerbang rumah, mama Kia memeluk putrinya untuk menenagkan Ratu.
Sementara di Bandara seorang wanita cantik duduk melamun menunggu kedatangan Raja, Cahaya memang sengaja ingin mengantar keberangkatan Raja dari Barandara.
Sebenarnya saat ini dadanya begitu sesak, karena ia akan di tinggl jauh dan cukup lama dengan seseorang yang sudah mengisi hatinya, tapi ini sudah menjadi keputusan dari awal.
Cahaya yang langsung menaikan kepalanya saat melihat sepatu yang sudah ia kenal berdiri tepat di hadapannya, Cahaya langsung tersenyum dan berdiri dari duduknya saat melihat Raja sudah sampai dan berdiri di hadapanya.
" Sudah dari tadi disini?" tanya Raja dengan nafas yang sesak melihat wajah wanita pujaannya yang sebentar lagi tidak bisa di pandangnya secara langsung.
" Baru saja" ucap Cahaya bohongm padahal Cahaya sudah berada di Bandara sejak sekitar tiga jam yang lalu, Ia senagja datang lebih awal karena ingin melihat pesawat yang terbang ke udara.
" Apa sudah mau langsung masuk?" tanya cahaya yang melihat Haikal, Andra, kak Ara dan kak Azmi yang langsung berpamitan masuk ke dalam bandara.
keberangkatan Raja dan yang lainnya tentu pasti menaiki pesawat pribadi, sehingga mereka bisa langsung masuk kapan saja.
Cahaya juga menatap wajah Raja, tidak ada isakan yang histeris untuk melepas kepergian Raja, tapi air mata Cahaya sudah keluar dari mata nya begitu saja.
Raja dengan perlahan menghapus air mata Cahaya dengan jarinya.
" Ini air mata terahkir yang kamu keluarkan dihadapanku, setelah ini tidak ada air mata lagi" ucap Raja yang langsung di jawab anggukan kepala oleh Cahaya sambil tersenyum namun air mata tetap mengalir dari matanya.
" Jangan lupakan aku Ja" ucap Cahaya ahkirnya menangis setelah mengeluarkan kata kata yang lolos begitu saja dari mulutnya.
" Itu tidak akan tejadi, di hatiku sudah penuh namamu, dan aku pun juga begitu, jangan pernah lupakan aku" ucap Raja menatap wajah Cahaya begitu dalam.
" Jaga dirimu baik baik di sana, jangan telat makan ya, jangan lupa sholat, aku akan selalu doain kamu dari sini" ucap Cahaya.
Raja menganggukkan kepalanya menjawab semua pertanyaan Cahaya, " Aku akan selalu menghubungi mu, walau pun waktu dimana kita berbeda, tapi aku akan tetap menghubungi mu, walaupun aku lelah, tapi obat lelahku adalah bisa melihat mu dan mendengar suara mu" ucap Raja dan di jawab anggukan kepala oleh Cahaya.
" Jangan menunggu ku dengan lama, karena setelah aku berangkat, waktu akan datang begitu cepat dan aku pastikan aku akan meghalalkan mu" sambung Raja hanya dia balas anggukan kepala oleh Cahaya dengan air mata yang kembali menetes.
__ADS_1
Orang suruhan Pandu sudah datang untuk mengingatkan Raja agar segera naik ke pesawat karena pesawat akan segera berangkat.
" Aku berangkat ya, jaga diri baik baik" ucap Raja pamit.
Sebelum Raja melangkah, Ia mencium tangan Cahaya dengan begitu lambat, setelah itu Raja kembali menatap wajah Cahaya.
Dengan perlahan genggaman tangan Raja dan Cahaya terlepas, Cahaya hanya bisa mengeluarkan air matanya tampa suara, dengan perlahan langkah Raja pergi meninggal kan Cahaya yang masih berdiri menatap punggung Raja.
Sebelum Raja masuk ke dalam bandara, Raja kembali membalikkan tubuhnya melihat Cahaya yang masih berdiri di tempat semua, Raja tersenyum dan melambaikan tangannya, Cahaya membalas lambaian tangan Raja dengan tersenyum walaupun air mata tetap mengalir di pipinya.
Dari jauh Raja berucap mengucapkan kata terahkirnya sebelum ia masuk ke dalam bandara.
" I LOVE YOU" ucap Raja dengan tanpa suara.
Cahaya tersenyum dan membalas ucapan Raja, " LOVE YOU TO" jawab Cahaya.
Raja tersenyum kemudian masuk ke dalam bandara, tangan Cahaya yang melambai langsung jatuh seketika bersama dengan air mata yang semakin deras.
Cahaya berjalan ke arah kaca untuk melihat pesawat yang di naiki Raja berangkat sampai mengudara, dan Cahaya bisa melihat Raja memasuki pesawat pribadi milik keluarganya.
Dengan perlahan pesawat yang di naiki Raja Cs, Ara dan Ami sudah bergerak dan bersiap untuk lepas landas, dengan hitungan detik pesawat pribadi milik kelurga Atmaja sudah mengudara di saksikan Cahaya yang masih setia melihat kepergian calon suaminya.
" Aku pasti akan menunggu kamu Ja" ucap Cahaya dengan deraian air mata menatap pesawat yang di naiki Raja sudah hampir menghilang terhalang awan.
Dengan langkah gontai Cahaya berjalan menuju parkiran mobil untuk segera pulang, karena ia hari ini juga ada mata kuliah siang hari, Ia sudah berjanji pada Raja dan seluruh keluarga Atmaja untuk segera menyelesaikan study nya dalam waktu singkat, agar saat raja kembali Ia juga sudah Wisuda.
Bersambung.
Waah panjang banget ya di episode ini, Authir juga sedikit sesak karena Cahaya dan raja berpisah untuk sementara waktu.
Siapa yang sedih Cahaya dan Raja pisah lama lama ini???
Author mah mau nya mereka sama sama terus, hehehe
Maaf baru bisa up, karena dunia nyata Author tidak bia di tinggal kan.
Tapi akan author usaha kan kalau ada waktu pasti langsung Up demi readers author tercinta.
__ADS_1
Love You.