Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Emosi Pandu


__ADS_3

Tiba di rumah sakit Pandu memarkir kan mobil di depan rumah sakit dengan asal,amarah Pandu sudah di Puncak.


Pandu berjalan dengan cepat dengan wajah yang sudah mengeras menahan amarah, semua orang yang berpapasan dengan Pandu hanya melihat dengan aneh.


Dokter dan para suster menegur pemilik rumah sakit itu pun tak di gubris sama sekali, dengan langkah yang besar Pandu berjalan ke ruangan istri nya tempat praktek.


Braaaaak


Pandu membuka pintu ruangan praktek istri nya dengan kasar, tapi Pandu tak melihat siapa pun ada di ruangan itu.


Pandu melangkah masuk ke dalam tapi tak menemu kan dimana istri nya.


Nafas Pandu sudah tak terkontrol lagi, apalagi sekarang Pandu tak menemukan Kia di dalam ruangan praktek istri nya.


Dimana kamu Kia? apa kamu pergi dengan lelaki itu, aku gak akan biarin itu terjadi, gak akan, gumam Pandu sambil mengacak rambut nya ke belakang.


Pandu keluar ruangan untuk menanyakan di mana istri nya berada.


" Dimana istri saya sekarang?" tanya Pandu pada salah satu suster yang menjaga di bagian resepsionis.


Suster yang di tanya Pandu diam tak menjawab karna tidak tau siapa yang di maksud oleh pemilik rumah sakit tersebut.


Karna tak mendapat jawaban, Pandu langsung membentak suster tersebut.


" JAWAAAB DIMANA ISTRIKU " sekali lagi Pandu bertanya sambil membentak.


" Maa...maaf Pak, saya tidak tau siapa yang bapak maksud?" ucap suster tersebut sambil ketakutan.


Pandu pun mengusap wajah nya kasar karna memang orang orang yang di rumah sakit belum pada mengetuhui tentang pernikahan mereka, karna dua hari lagi lha resepsi akan di adakan.


" Dokter Azkia Putri Wirawan, dia adalah istri ku, kata kan dimana sekarang istri saya, karna saya tidak menemukan nya di ruangan" ucap Pandu dengan tegas.


Suster itu pun begitu terkejut mendengar bahwa dokter Kia adalah istri dari pemilik rumah sakit ini.


" Mungkin dokter Kia sedang istirahat di kantin Pak " sahut suster tersebut ketakutan karna melihat wajah Pandu yang sudah makin merah.

__ADS_1


Mendengar ucapan Suster, Pandu langsung berjalan menuju kantin untuk menemui istri nya.


Dan bertepatan Aldi juga baru sampai di rumah sakit, dan melihat Pandu berjalan ke arah Kantin, Aldi pun langsung mengejar Pandu.


Tiba di kantin rumah sakit, mata Pandu langsung membulat melihat istri nya sedang bertawa dengan dokter yang lain nya, salah satu nya ada Dokter Bayu juga yang duduk tepat di depan Kia.


Karna sudah emosi yang memuncak, Pandu langsung melangkah kan kaki nya menuju dimana istri nya duduk.


Tanpa banyak kata kata...


Buk..buk..


Pandu langsung memukul Bayu, Kia dan yang lain nya begitu terkejut karna tidak tau kenapa suami nya tiba tiba mengamuk di rumah sakit dan memukul dokter Bayu.


" Mas apa apaan kamu Mas" ucap Kia terkejut.


Pandu tak menghirau kan omongan istri nya karna emosi yang sudah tak tertahan kan lagi.


" Berani nya kamu mau merebut istri ku, aku gak akan biar kan hal itu terjadi" ucap Pandu sambil mencengkram kerah baju dokter Bayu.


Kia langsung memeluk suami nya, untuk memisah kan keributan yang terjadi, Aldi datang langsung melerai Pandu dan Dokter Bayu.


" Minggir kamu Al, aku gak akan biarin lelaki berengsek ini hidup " sahut Pandu masih emosi.


" Mas kamu kenapa Mas?" tanya Kia sambil memeluk suami nya.


Pandu yang mendengar suara Kia dan melihat Kia memeluk nya langsung mendorong nya.


" Jadi begini kelakuan Kamu kalau di rumah sakit, kamu mau di peluk peluk sama dokter ******** seperti dia Hahk" bentak Pandu.


Kia dan yang lain nya begitu terkejut mendengar ucapan Pandu, pasal nya semua orang tau Kia tidak pernah mau di sentuh oleh lawan jenis nya, untuk meriksa pasien yang lawan jenis pun Kia mengguna kan sarung tangan khusus Dokter.


" Apa maksud kamu Mas, siapa yang pelukan dengan dokter Bayu?" tanya Kia bingung.


" Kamu gak usah ngelak lagi Kia, aku sudah melihat nya" sahut Pandu dan mengeluar kan Ponsel nya dan menujuk kan foto yang di kirim oleh Iren.

__ADS_1


Kia yang melihat itu pun terkejut, dari mana suami nya dapat foto itu.


" Mas kamu salah paham, aku bukan pelukan dengan kak Bayu, aku tadi mau di tabrak orang, karna aku terkejut, aku hampir jatuh dan kak Bayu menolong aku Mas" ucap Kia menjelas kan.


" Kamu gak usah banyak alasan lagi, aku gak percaya, semua wanita sama saja, gak ada yang setia, yang di fikir kan hanya uang uang dan uang, sama seperti kamu" ucap Pandu semakin emosi.


Plaaak


Satu tamparan mendarat di pipi Pandu, Kia sudah tidak tahan dengan tuduhan yang di ucap kan suami nya, air mata nya menetes dengan sendiri nya, semua orang yang melihat hanya diam tidak ada yang berani membuka suara.


" Sebelum kamu bicara, tolong kamu cari dulu kebenaran nya Mas, Aku bukan wanita serendah itu, asal kamu tahu Mas " ucap Kia kemudian Kia langsung berlari meninggal kan mereka semua.


" Kiaa...Kiaa kamu mau kemana?" teriak Rika.


" Aku kira kamu sudah mengenal Kia Ndu? tapi ternyata dugaan ku salah, kamu menuduh Kia tanpa sebab, hanya sebuah foto kamu bisa berbica dengan Kia seperti itu, mudah mudahan kamu gak menyesal nanti nya " ucap Ricki dan meninggal kan Pandu.


Rika pun menuntun Bayu untuk mengobati wajah nya yang habis di hajar Pandu.


" Ndu kamu kenapa se emosi ini,kamu kan tau gimana Kia Ndu!!! Kia itu wanita sholeha, dia gak mau bersentuhan dengan lawan jenis nya yang bukan mukhrim nya, kenapa kamu nuduh Kia seperti itu?" ucap Aldi menenang kan Pandu.


Pandu hanya diam saja, dia tak bergeming sama sekali, apa yang di kata kan Ricki dan Aldi telah menyadar kan diri nya kalau Kia tidak mungkin melakukan itu, Pandu menyesal telah menuduh wanita yang di cintai nya.


Pandu pun langsung teringat Kia sudah pergi meninggal kan nya, Pandu langsung berlari untuk mencari istri nya yang lari keluar rumah sakit.


Aldi yang melihat Pandu berlari mencari Kia pun hanya bisa menggeleng kan kepala nya.


Pandu... Pandu, nyesel sendiri loe kan, uda begini baru tau, ujung ujung nya gue juga yang repot nantik, gumam Aldi kemudian langsung menyusul Pandu untuk mencari dimana Kia sekarang.


Sementara Kia berlari menaiki angkutan Umum ke rumah Ayah nya untuk menenang kan diri karna tuduhan yang di berikan suami nya.


Bersambung......


Mohon dukungan nya buat Author ya


Dengan Like,Komen dan Vote

__ADS_1


Dukungan kalian sangat berarti untuk Authot


Terimah Kasih banyak 🙏🙏😍


__ADS_2