Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 176


__ADS_3

Karena sudah merasa lelah, Wisnu langsung naik ke lantai atas untuk menginap di hotel yang sudah di siap kan oleh keluarga Atmaja khusus untuk keluarga, Wisnu berjalan menuju kamar nya sambil memainkan ponselnya, namun saat akan membuka pintu kamar nya, WIsnu di kejut kan dengan panggilan seseorang.


" Kak Wisnu?" teriak Sabrina yang ternyata ingin menginap di kamar sebelah Wisnu.


Wisnu melihat Sabrina sambil menyatkan alisnya, ia pun mengurung kan tangannya untuk membuka pintu karena melihat Sabrina berjalan menghampirinya.


" Kakak menginap di sini?" tanya Sabrina dan di jawab anggukan kepala oleh Wisnu.


" Wahh kebetulan benget, aku di sebelah kamar kakak, Om Pandu sendiri yang kasih aku menginap di situ" ucap Sabrina yang sama sekali tidak di jawab oleh Wisnu.


" Sudah selesi bicara nya, kakak masuk di luan ya, mau istirhata capek banget" ucap Wisnu ingin membuka pintu namun tidak jadi karena Sabrina kembali berbicara.


" Tapi besok kita boleh bertemu lagi kan kak?" tanya Sabrina.


" Buat Apa? kan acara nya sudah selesai" tanya Wisnu yang pura-pura tidak mengerti.


" Buat main" jawab Sabrina dengan senyuman manis nya.


" Besok kakak sibuk, mendingan kamu tidur karena ini sudah malam" ucap Wisnu kemudian langsung membuka pintu kamar nya dan masuk, namun sebelum masuk ia kembali melihat Sabrina masih menatap nya.

__ADS_1


Setelah pintu di tutup Sabrina masih berdiam di depan pintu kamar Wisnu, sedang kan Wisnu hanya bisa menggeleng kan kepalanya di dalam kamar karena dengan polos nya Sabrina mengajak nya main.


Sabrina ingin melangkah kan kakinya untuk masuk ke dalam kamar, tapi Karin memanggil nya karena sedari tadi sahabat nya itu menghilang saja.


" Sabrina kamu dari mana saja sih, aku sama Ratu capek cari kamu dari tadi tau gak" Tanya Karin sambil menenteng gaun pesta nya.


" Aku mau tidur, kalian tadi sudah gak kelihatan di acara, aku kira kalian sudah tidur" jawab Sabrina sambil berjalan masuk ke dalam kamar di ikuti Karin.


" Kamu tidur di sini juga?" tanya Sabrina.


" Iya, kamat aku di tempati sama Karan" jawab Karin.


Mereka pun langsung bersih-bersih kemudian langsung istrihat karena sudah begitu lelah.


" Jadi kita benar-benar gak bisa menimati malam pertama seperti pengantin baru lainnya?" tanya Andra sambil memeluk Tiara dari belakang.


" Maaf sayang, tapi akunya lagi datang tamu bulanan" jawab Tiara merasa bersalah.


" Tidak apa, yang terpenting saat ini kamu sudah menjadi istriku, aku senang banget sayang, setiap doa-doaku di kabul kan sama Allah, dan aku gak nyangka bisa berjodoh dan jatuh cinta dengan mu, padahal dulu aku begitu males lihat kamu saat kamu mengejar ngejar Raja" ucap Andra mengingat masa lalu mereka dulu.

__ADS_1


Tiara tersenyum mendnegar jawaban suaminya, " Terus kenapa kamu jadi malah jatuh cinta sama aku?" tanya Tiara yang juga penasaran.


" Aku melihat ada ketulusan di mata kamu saat Wisnu ingin mencelakai Raja saat itu, dan aku berfikir kalau kamu memang bukan jodoh nya Raja, apa lagi kamu selalu menghalangi kakak kamu untuk menyakiti Raja, dan kamu sudah menerima kenyatan kalau Raja memang tidak mencintai kamu saat kamu tau kalau Raja sudah begitu mencintai Cahaya, dan di situ lah baru aku tersadar kalau aku enyimpan perasaan sama kamu" ucap Andra memberi tahu.


Tiara langsung memeluk Andra dengan erat mendengar penjelasan Andra, " kalau kamu sendiri kenapa bisa jatuh cinta sama aku, padahal kamu dulu begitu mencintai Raja?" tanya Andra yang juga ingin tahu.


" Hati ku tersentuh saat kamu dengan tulus nya meolong ku berkali kali dari maut, padahal kamu sendiri tahu siapa aku dan jahatnya kakak ku dulu, tapi kamu tetap menolong ku dari maut, di situ aku tersadar kalau Allah telah mengirim kan aku seorang malaikat yang tanpa aku sadari, dan aku merasa kehilangan malaikat ku saat kamu berangkat ke Jerman untuk melanjut kan kuliah di sana, danĀ  kamu tahu saat itu aku begitu terasa sedih, sampai diam diam aku melihat kepergian kamu di bandara"jawab Tiara yang membuat Andra terkejut.


" Oiaa, pantes saat itu aku merasa kalau seperti ada kamu di situ, tapi aku menepis nya karena aku tidak mau berharap" ucap Andra.


" Yasudah sekarang kita waktu nya tidur, karena besok kita akan berangkat bulan madu, aku berharap kamu di sana sudah selesai, jadi aku bisa buka segel nya di sana" lanjut Andra yang mmebuat Tiara tertawa.


" Tapi kenapa kamu milih nya ke Danau Toba sih sayang, padahal banyak banget tempat indah buat bulan madu" tanya Andra karena penasaran.


Tiara tersenyum terlebih dahulu sebelum menjawab." Danau toba itu sangat indah sayang, bahkan dia adalah danau terbesar di Asia, dan di Danau toba lah mama dan papa aku dulu bertemu, dan setelah itu mereka menikah, jadi aku ingin kisah cinta kita juga seluas Danau Toba yang begitu besar" jawab Tiara yang membuat Andra lagi lagi memeluknya dengan erat.


" Tapi besok kita bukan bulan madu sayang, karena keluarga pada ikut, cuma Raja dan Cahaya yang tidak ikut, kak Ra tau deh jadi ikut atau gak, soal nya mama gak ngasih karna hamil nya uda gee banget" ucap Andra dengan wajah kesal.


" Tidak apa dong, kan lebih asik. bulan madu juga gak harus berdua sayang" sahut Tiara sambil mengelus wajah Andra dengan gemas.

__ADS_1


Setelah berbincang bincang ahkir nya tanpa terasa mereka tertidur karena memang sudah begitu lelah.


Bersambung.


__ADS_2