Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 99


__ADS_3

Pandu pun yang mendengar kakak nya bertanya langsung menatap Firman dengan serius, sedang kan Firman dan Widya yang di tanya hanya senyum senyum saling menatap.


" Kenapa kalian malah senyum senyum gitu?" tanya Anita lagi.


" Hahahaha...Widya ini orang yang spesial bagi Firman kak" ucap Firman sambil menatap wajah Widya.


Deg


Jantung Aldi berdetak begitu cepat, napas nya sesak mendengar ucapan Firman, di tatap nya wajah Widya dan Firman bergantian sedang tersenyum.


Kia melihat ke arah Aldi, setelah itu Kia langsung menggenggam tangan suami nya untuk memberi tahu dengan isyarat wajah Kia menoleh ke arah Aldi.


Pandu yang tangan nya di genggam dengan istri nya langsung menatap wajah Kia, Kia yang menatap suami nya kemudian menatap Aldi, Pandu mengikuti arah mata Kia.


Pandu yang melihat Aldi merasa kasihan pada asisten nya, Pandu pun kembali menatap Firman dan Widya yang sedang tertawa sambil berbicara dengan kakak nya dan kedua orang tua nya.


" Man jadi kalian pacaran?" tanya Pandu penasaran, dan Pandu juga ingin tahu sebenar nya ada hubungan apa Widya dengan Firman.


Firman yang mendengar pertanyaan Pandu langsung tertawa kekeh, Widya hanya senyum saja mendengar pertanyaan dari suami sahabat nya itu.


" Atas dasar apa kamu mengatakan kalau aku dan dia pacaran Ndu?" tanya balik Firman.


" Bukan nya tadi kamu bilang kalau Widya itu spesial bagi kamu" sahut Pandu lagi.


"Hahahahaha" Firman tertawa makin keras, Widya yang melihat Firman semakin tertawa keras memukul pundak Firman agar berhenti tertawa.


" Kak sudah, jangan tertawa terus" ucap Widya agar Firman tidak tertawa lagi.


" Gini gini aku jelasin ya pada kalian semua, Widya itu sebenar nya....?" ucap Firman menggantung.


" Firman kamu bisa serius sedikit tidak sih? semua yang ada di sini penasaran sama hubungan kalian" ucap Pandu yang sudah geram.


Firman menatap orang yang ada di sekililing nya satu sati, dia kembali tersenyum, " oke oke, Widya ini anak angkat mama dan papa saya, Widya di angkat anak dari dia masih SMP, tapi dia tidak tinggal di rumah gue, dia tinggal di panti asuhan dimana dia di besar kan sampai sekarang, sudah paham" ucap Firman menjelas kan siapa Widya pada semua nya.


Aldi yang mendengar penjelasan Firman langsung mengeluar kan napas nya kasar, Ia merasa lega karena Firman dan Widya tidak ada hubungan apa apa.

__ADS_1


Ada sedikit senyuman di sudut bibir Aldi, Kia dan Pandu langsung melihat ke arah Aldi, Kia langsung tersenyum begitu melihat wajah Aldi yang sudah seperti biasa.


" Mas seperti nya Aldi memang benar benar sudah jatuh cinta dengan Widya, tapi Aldi tidak menyadari itu Mas" ucap Kia berbisik di telinga Pandu.


" Mungkin saja sayang, soal nya Mas dulu juga seperti itu kan" sahut Pandu kembali berbisik di telinga Kia.


" Bahkan Mas begitu cemburu ketika melihat kamu dengan lelaki lain" sambung Pandu lagi berbisik di telinga istri nya.


Kia yang mendengar penjelasan suami nya langsung mencubit perut Pandu sebel.


" Awwww, ini bukan sakit sayang, tapi enak enak sakit" ucap Pandu sengaja menggoda istri nya.


Kia yang mendengar ucapan suami nya langsung memukul lengan Pandu dengan melotot kan mata nya.


Pandu hanya tertawa kecil melihat istri nya yang marah, karena mereka berdua asik sendiri, Anita langsung menegur Pandu dan Kia.


" Kalian ini ngapain sih, di sini lagi cerita semua kalian berdua malah asik sendiri" ucap Anita memarahi Pandu dan Kia.


Sedang kan Pandu dan Kia saling tatap dan tersenyum malu, Aldi yang dari tadi mencuri curi pandang pada Widya ternyata diam diam di perhatikan Anita, tapu Anita tidak mau menegur nya.


Sedang kan Firman mendengar anita marah pada Pandu dan Kia, langsung menatap wajah Kia yang sedang tersenyum.


Pandu dan Kia begitu bahagia, mereka berdua slalu tertawa di sela acara, karena acara sudah bebas, semua tamu menikmati hidangan yang sudah di sedia kan oleh Atmaja Gruop.


Dari kejauhan, seorang wanita paruh baya begitu benci melihat kebahagian keluarga Atmaja, Ia slalu menatap nanar ke arah Kia dan Pandu.


" Aku gak akan biar kan kalian bahagia, kalian sudah menghancur kan keluarga ku, dan kamu Dewi dan Ridwan, aku akan balas sakit hati ku atas apa yang kalian lakukan pada suami dan putri ku, aku gak rela kalian bahagia, aku akan balas semua seperti apa yang kamu buat pada aku sekarang, kehilangan orang yang kalian sayangi" ucap mama Iren yang dari tadi melihat kebahagian keluarga Atmaja.


Mama Iren memang hadir di acara ulang tahun Atmaja Gruop karena perusahaan papa Iren masih bekerja sama dengan Atmaja Gruop.


Pandu tidak mengambil alih saham pada perusahaan Papa Iren karena Pandu masih percaya pada kedua orang tua Iren, walau pun sekarang papa Iren sakit karena memikir kan anak nya yang sedang berada di dalam penjara.


Sedang kan di sisi lain, Aldi terus memperhati kan Widya dari kejauhan, Widya yang sadar slalu di liatin oleh Aldi dari kejuahan, Dia pun langsung berjalan menghampiri Aldi.


Aldi yang melihat Widya jalan mendekati nya langsung merasa gugup, jantung nya kembali berdetak dengan sangat kencang.

__ADS_1


" Selamat malam pak Aldi, saya perhati kan dari tadi bapak liatin saya trus, apa ada yang aneh dengan saya malam ini?" tanya Widya langsung to the poin.


Aldi yang ketahuan kalau dari memperhati kan Widya semakin gugup.


" Wiiih, selain kamu suka membuat onar, ternyata kamu juga mempunyai tingkat percaya diri yang tinggi sekali ya" sahut Aldi yang sudah menetral kan diri nya agar tidak terlihat gugup.


Widya yang mendengar diri nya di katain pembuat onar dan mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi langsung menatap Aldi dengan tatapan penuh tanda tanya.


" Maksud bapak apa ya ngatain saya pembuat onar dan percaya diri yang tinggi" tanya balik Widya.


" Kamu benar tidak tau atau pura pura tidak tau" sahut Aldi menatap wajah Widya dengan tatapan meremeh kan.


" Gak usah basa basi, langsung saja kata kan" ucap Widya yang sudah menahan emosi.


Aldi yang melihat wajah Widya sudah merah karna menahan emosi hanya mengangkat sudut bibir nya sekilas, agar Widya tidak tau kalau dia tersenyum karna melihat wajah Widya yang menahan marah.


" Kamu itu kan suka sekali menabrak saya, maka nya saya bilang kamu suka buat onar, dan kamu tadi barusan mengatakan kalau saya liatin kamu?" tanya Aldi sambil berjalan mendekati Widya.


Widya hanya diam tidak menjawab ucapan Aldi, Dia merasakan jantung nya berdetak lebih cepat saat Aldi mendekati nya.


" Jadi orang jangan kepedean sekali, siapa juga yang liatin kamu, mata saya lebih baik saya tutup dari pada harus menatap wanita yang suka membuat onar seperti kamu" ucap Aldi melanjut kan ucapan nya yang menggantung tadi di dekat telinga Widya.


Setelah itu Aldi pergi meninggal kan Widya tanpa merasa bersalah dan tersenyum sedikit di bibir nya.


Sedang kan Widya yang mendengar ucapan Aldi merasa sangat marah, Dia langsung menatap punggung Aldi yang pergi meninggal kan nya.


" Kamuuuu.......


Bersambung...


Hai haiii Readers yang Author sayangi, jangan lupa Like,Komen dan Vote yang banyak ya Plisss


Dan selamat tahun baru, semoga di tahun 2021 menjadi lebih baik dari tahun sebelum nya, Amiiiin.


Salam sayang author buat pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan.

__ADS_1


Terima Kasih banyak, jangan lupa selalu dukung Author ya guysss..


I Love You All.


__ADS_2