Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 18


__ADS_3

pagi hari di kediaman Atmaja di buat keramaian karna Ara terus merengek ingin di antar oleh Raja, Pandu tidak mengizin itu karena takut kalau kalau anak anak nya akan telat untuk kuliah dan sekolah.


" Papa boleh ya, Adek cuma di antar kakak, sekali aja deh Pa" bujuk Ratu di meja makan.


" Tidak sayang? memang nya ada apa sih? kenapa ngebet banget mau di antar kakak?" tanya Pandu.


Ratu tidka menjawab, sebenar nya hari ini dia ingin mengajak Raja untuk bertemu dengan Cahaya, Ratu ingin mendekat kan kakak nya dengan Cahaya, Ratu yang tidak tahu saja kalau sebenar nya kakak nya dan Cahaya sudah saling dekat.


Karena tidak ada jalan  keluar, akhir nya Andra mengusul kan diri nya untuk mengantar Ratu, dan itu bukan tanpa alasan, dia ingin melihat bagaimana tingkah Haikal saat menawarkan diri nya untuk mengantar Ratu.


" Gimana kalau sama kakak saja dek, kakak hari ini kuliah agak siang" ucap Andra yang melirikke arah Haikal yang pagi iniserapan di kediaman Atmaja bersama denga keluarga nya.


Dan entah kenapa Pandu langsung mengangguk kan kepala nya setuju dan membuat Haikal menatap Ratu dan Andra secara bergantian, dan hal itu malah membuat Andra tersenyum menatap Haikal.


" Yasudah kamu di antar kak Andra saja sayang, kak Andra gak kuliah pagi soal nya, kalau begitu papa diluan ya" ucap Pandu yang langsung mencium kening Ratu dan Kia.


Kia mengantar suami nya sampai depan, begitu juga dengan Anita yang mengantar Aldi sampai depan untuk pergi ke kantor.


Ratu merengut saat tidak di izin kan mengantar kan Ratu ke sekolah. dia menatap kesalke arah kakak nya yang hanya diam saja tidak mau mau berusaha untuk mengantarkan diri nya.


" Adek bareng kak Ara saja, Adek gak mau berang kak Andra" ucap Ratu langsung pergi meninggal kan meja makan.


Semua yang ada di meja makan menatap kepergian Ratu sambil menggeleng kan kepala nya, Haikal langsung meminum susu yang ada di hadapan nya, kemudian langsung menyusul Ratu yang sudah menunggu di luar.


" Ayo biar kakak saja yang antar" ajak Haikal yang tidak di tanggepi Ratu sama sekali.

__ADS_1


" Dek...ayo buruan, nanti kamu telat loh" ucap Haikal menarik tangan Ratu dengan lembut.


" Mau tidak mau Ratu ikut dengan Haikal, sementara Andra yang melihat itu semua langsung tersenyum penuh arti, dia kembali ke meja makan untuk mengambil tas nya yang masihtertinggal di meja makan.


" Ratu sudah di antar Haikal Tan, gak usah khawatir, Haikal pasti mengantar Ratu sampai tempat tanpa lecet sedikit pun" ucap Andra yang membuat semua nya tersenyum lega.


Setelah semua nya selesai serapan, mereka langsung pergi satu satu, tinggal lah Kia, Anita dan Widya yang masih duduk di meja makan menemani oma Dewi.


Ketiga wanita yang tidak muda itu lagi sudah tidak bekerja di rumah sakit, mereka memilih untuk mengurus suami dan anak anak saja di rumah, tapi terkadang sesekali mereka kerumah sakit untuk mengecek data rumah sakit.


Kalau Widya pasti nya mengurus kafe nya yang sudah bercabang dimana mana.


Begitu juga dengan Rika dan Naya, mereka sibuk di rumah mengurus suami dan anak mereka, Rika sendiri yang sudah mempunyai produk kecantikan yang terkenal di kota nya, dan atas racikan nya sendiri, tentu membuat nya tinggal memantau produk nya yang sudah beredar.


Di dalam perjalanan, Haikal sesekali melirik Ratu yang masih sja cemberut.


" Adek itu sebenar nya mempunyai misi kak, buat dekatin kak Raja sama wanita yang lagi dekat dengan Adek kak, tapi semua nya gagal karena papa gak mau adek di antar sama kak Raja" ucap Ratu memberi tahu.


Haikal menaut kan ali nya saat mendengar perkataan Ratu.


" Wanita? siapa dek? kamu jangan macem macem dek, nanti kalau kak Raja sama kamu, kakak gak bisa bela kamu loh" ucap Haikal mewanti wanti Ratu.


" Tapi seperti nya kak Raja menyukai wanita itu kak, kakak ingat pemilik toko kue di ujung jalan sekolah adek?" tanya Ratu.


" Iya kakak tahu" jawab Haikal masih setia mendengar kan.

__ADS_1


" Denagn pemilik nya lah Adek mau mendekat kan kakak Raja dengan kak Aya kak, karena sat mengantar kue, adek lihat kak Raja seperti mengenal kak Aya, maka nya adek ingin mempertemu kan kak Raja dan kak Aya pagi ini, tapi semua nya jadi gagal karena papa" ucap Ratu mencerita kan.


Haikal yang mendengar nya hanya bisa tersenyum kecil.


*Kamu tidak tahu saja dek\, kalau kakak mu dengan wanita ingin kamu cerita kan sudah dekat\, bahkan mereka sudh saling bercerita\,*batin Haikal.


" Kenapa kakak diam? apa kakak juga tidak setuju dengan Adek?" tanya Ratu yang kini menatap Haikal.


" Tidak dek, kakak sih setuju setuju saja, cuma yang kakak mau kamu gakusah urusi itu, kamu belajar saja yang benar ya, gak usah urusi maslah percintaan kakak mu, biar kan dia yang memlih wanita mana yang akan menjadi pilihan nya nanti" ucap Haikal yang membuat Ratu semakin mengerucut kan bibir nya.


" Semua nya gak asik, gakada yang mau mendukung Adek" ucap nya kesal yang membuat Haikal tersenyum.


Tak lama mobil yang di kendarai Haikal sudah sampai di sekolah, Ratu turun setelah pamit pada Haikal, tak lupa Haikal memberi petuah kalau pulang nya nanti sama mang Madi, dan langsung di jawab dengan anggukan kepala oleh Ratu.


Saat sudah turun, Haikal masih melihat Ratu masuk ke dalam sekolah, namun mata nya mendadak tajam saat ada seorang lelaki yang menghampiri Ratu.


" Karan" ucap Haikal saat melihat salah satu anak kembar Rika dan Firman mendatangi Ratu.


" Kenapa mereka bisa sedekat itu? apa Ratu dan Karan ada hubungan?" ucap Haikal yang masih menatap punggung Ratu.


Karan mendesah nafas nya dengan berat, " Mungkin Karan masih bisa kalau mempunyai hubungan dengan Ratu, tapi bagaimana dengan aku? jelas jelas pasti tidak ada yang setuju? sakit sekali bisa mencintai adik sendiri" ucap Haikal yang langsung melaju kan mobil nya ke kampus.


Di dalam perjalanan pikiran Haikal masih saja memikir kan Ratu, gadis kecil yang membuat jantung selalu berdetak saat melihat senyuman nya. tapi dia sendiri ragu kalau diri nya dan Ratu bisa bersama, walau pun tidak ada hubungan darah di antar mereka, tapi papa nya Aldi adalah bagian dari keluarga Atmaja bukan, dan itu membuat Haikal berkecil hati untuk mendekati Ratu, sehingga dia lebih memendam nya selama ini.


 

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2