Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 86


__ADS_3

Saat Pandu membuka pintu, tampak lha Pandu dan seorang wanita yang  Pandu tau siapa orang nya, dia pun kembali menatap Aldi karena membawa  Widya, Aldi yang merasa di tatap dan tau arti tatapan Pandu hanya menaik kan nahu nya tanpa menjawab.


Mereka pun masuk ke dalam setelah Pandu mempersilah kan Aldi dan Widya masuk.


Kia yang melihat Widya masuk bersama Aldi langsung terkejut.


" Wid, kamu?" ucap Kia terhenti karena bingung mau nanyak apa.


" Kamu pasti kaget liat aku ada di sini kan?" tanya Widya dan di jawab anggukan kepala oleh Kia.


" Tadi aku ngantar berkas buat lamaran di rumah sakit ini, tapi waktu di lobi aku ketemu sama pak Aldi, dan Pak Aldi bilang kalau kamu di rawat di rumah sakit, kamu sakit apa Kia?" ucap Widya menjelas kan kenapa dia bisa berada di rumah sakit sekaligus menayakan Kia sakit apa.


KIa pun langsung tersenyum mendengar penjelasan Widya, " Biasa lha Wid, aku ngalami morning sickes yang berlebihan, jadi tadi aku pingsan karna terlalu banyak muntah dan jadi nya sekarang sedikit demam" sahut Kia menjelas kan.


Widya yang mendengar penjelasan Kia langsung mendekati Kia dan memeriksa Kia, " Kia kamu lebih bagus istirahat dulu, kondisi kamu memang sangat lemah untuk saat ini, walau pun kandungan kamu kuat" ucap Widya setelah memeriksa perut Kia.


Pandu dan Aldi yang melihat Widya memeriksa kondisi Kia saling menatap.


" Sok tahu kamu, Kia sudah di tangani sama dokter spesialis kandungan yang profesional, lha kamu siapa?" tanya Aldi pada Widya.


Widya yang mendengar kalau Aldi mengejek nya pun hanya diam saja menahan kesal, Kia yang mendengar ucapan Aldi hanya tersenyum dan menjelas kan kepada Aldi siapa sebenar nya Widya itu.


" Kak Aldi gak boleh bicara begitu dengan Widya, Widya ini calon Dokter spesialis kandungan kak, dia sudah mahir dalam urusan ibu hamil dan juga tak kalah profesional nya dengan dokter kandungan yang lain nya" ucap Kia menjelas kan pada Aldi.


Aldi yang mendengar penjelasan Kia menatap Widya tak percaya, sedang kan Pandu yang sedari tadi memperhati kan Aldi hanya tersenyum begitu tau kalau Widya calon dokter kandungan.


" Kamu kenapa Al? kok jadi diam gitu?" tanya Pandu yang berada di saping Aldi.


Aldi yang mendengar Pandu bertanya pun tak menjawab, dia berjalan menuju sofa yang ada di ruangan Kia, Widya melirik Aldi sekilas ingin melihat wajah Aldi yang terkejut mendengar penjelasan Kia kalau dia adalah calon seorang dokter kandungan.


" Wid, nantik aku minta tolong ya buat lapor kan kalau aku bakalan lanjutin kuliah ku dengan kuliah online, gak mungkin kan dengan kondisi ku seperti ini aku ke kampus" ucap Kia pada Widya.


" Iya kamu tenang saja, nantik biar aku yang ngelapor pada Dekan, lagian pihak kampus pasti Ok Ok aja lha karena kamu kan mahasiwa terbaik di kampus, lagian cuma beberapa bukan aja kan" sahut Widya sambil tersenyum.


Pandu yang duduk di samping Aldi memperhati kan istri nya berbicara pada sahabat nya, sedang kan Aldi sesekali melirik ke arah Widya.

__ADS_1


Cukup lama Kia dan Widya berbincang bincang, ahkir nya Widya pamit pulang karena hari sudah Sore bahkan hampir mangrib.


" Kia AKu pamit pulang dulu ya, besok aku sempatin ke sini setelah praktek di rumah sakit, nantik aku juga bakalan urus pemindahan kamu biar kuliah online beberapa bulan ini" Pamit Widya pada Kia.


" Iya Wid, makasih ya uda datang buat jenguk aku, makasih juga uda mau bantu aku buat pemindahan kuliah aku jadi kuliah online" sahut Kia sambil memegang tangan Widya.


" KIta kan sahabat, dalam kata sahabat gak ada segan segan kali Kia, oia maaf ya aku ke sini gak bawak apa apa, soal nya aku gak tau kalau kamu di rawat di sini" ucap Widya lagi sambil tertawa kecil.


Saat Kia mau menjawab ucapan Widya, Aldi memotong percakapan mereka.


" Bilang aja emang gak mau bawak buah tangan, beli nasi goreng aja minta di traktirin" ucap Aldi menimpali.


Kia dan Widya langsung menatap ke arah Aldi, tak beda dengan Pandu, dia menatap asisten pribadi nya heran.


" Al sejak kapan kamu sibuk ngurusi orang" tanya Pandu.


Aldi yang mendengar pertanyaan Pandu langsung tersadar dan terkejut, Aldi langsung gelapan karna ketahuan kalau ikut menimpali omongan Kia dan Widya tadi, sedang kan Kia menatap Aldi dan Widya secara bergantian.


" Widya makasih ya kamu sudah mau membantu istri saya, oia soal mengurus pemindahan istri saya jadi kuliah online, nantik kamu di bantu sama asisten saya ya, biar kamu gak terlalu repot kalau mengurus sendirian" ucap Pandu memeceh kegugupan Aldi.


" Iya Pak" sahut Widya sambil tersenyum.


" Aku naik taksi online saja Kia, soal nya kamu tau kan semalam mobil aku masuk bengkel" sahut Widya kemudian langsung pamit pada Kia dan Pandu.


Widya sengaja tidak pamit pulang pada Aldi, karena Widya sudah sangat kesal dengan Aldi, namun saat Widya sudah beranjak dan sampai di depan pintu, Widya menghenti kan langkah nya karena mendengar suara Pandu.


" Al tolong kamu antar Widya, kasian dia sudah mau magrib pulang sendiri" ucap Pandu pada Aldi.


Aldi dan Widya yang mendengar ucapan Pandu langsung terkejut dan saling pandang.


" Gak usah Pak, saya bisa sendiri kok, saya juga sering pulang malam sendiri" ucap Widya menolak untuk di antar Aldi.


Iya kali aku di antar sama manusia es kayak dia, satu mobil bersama dia, yang ada bisa beku aku karna kedinginan, gumam Widya dalam hati.


" Tuh kamu dengar kan Ndu apa yang di bilang sama dia, dia sudah biasa sebdirian, jadi gak perlu di antar lha" ucap Aldi santai.

__ADS_1


Kia hanya diam saja memperhatikan interkasi antara Aldi dan sahabat nya Widya, sedang kan Pandu langsung menatap tajam Aldi karena sudah berani membantah apa yang di suruh Pandu.


Aldi yang mendapat tatapan tajam dari PAndu langsung menelan air liur nya secara kasar.


Ya ampun Ndu, kenapa harus aku antar sih, udah tau aku males liat dia lama lama, ini malah satu mobil bareng dia lagi, gumam Aldi menatap Widya males.


" Kak tolong anterin Widya ya, kasian dia kak kalau pulang sendiri" ucap Kia ahkirnya agar Aldi mau mengantar sahabat nya.


" Iya iya ini aku anterin dia pulang" sahut Aldi langsung bangkit dari sofa yang di dudukinya.


Saat Aldi sudah sampai di depan pintu, suara Pandu membuat Aldi menghenti kan langkah nya.


" Jangan lupa besok kamu temani Widya untuk melapor kan pemindahan KIa menjadi kuliah online" ucap Pandu pada Aldi.


Aldi tidak menjawab, dia melanjut kan langkah nya sambil menatap Widya dengan Malas, Widya pun  langsung pamit pada Kia dan pandu, setelah mendapat jawaban dari sahabat nya, Widya menyusul Aldi yang sudah sedikit jauh.


Namun naas kembali terjadi pada Widya, saat sudah hampir mendekati Aldi, tali sepatu Widya terlepas dan terinjak oleh kaki Widya sendiri, ahkir nya Widya pun ingin terjadi ke depan, Widya menjerit karena trkejut mau jatuh.


Aldi yang mendengar Widya menjerit pun berbalik ke belakang, namun saat berbalik Widya sudah hampir terjatuh, Aldi dengan sigab langsung berlari mendekati Widya untuk menolong nya, namun Aldi kurang cepat, bukan nya menolong Widya malah menubruk Aldi.


Buuuuuulkkkkkkk


 


 


 


 


Bersambung...


Slalu dukung Author ya readers, dengan LIke, Komen dan Vote yang banyak.


Kasih komen yang positif ya guys.

__ADS_1


Terima Kasih banyak


Salam sayang Author untuk semua pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan.


__ADS_2