
Setelah dua jam melakukan meteing dengan beberapa perusahaan, ahkirnya proyek yang akan bekerja sama dengan peruahan Atmaja Group adalah perusahaan yang di pegang oleh Tiara saat ini.
Raja memilih bekerja sama dengan perusahan Tiara bukan karena Tiara sudah menolong Cahaya calon istrinya, tapi karena kinerja dan prposal yang di berikan Tiara memang berkulalitas dan menguntungkan bagi kedua perusahaan mereka nantinya.
" Selamat nona Tiara, semoga dengan perusahaan kita bekerja sama, kita sama sama mendapat kan apa yang kita inginkan" ucap Raja dan langsung di sambut anggukan kepala dan senyuman oleh Tiara.
" Dan selanjutnya kamu bisa langsung berkonsultasi dengan Andra karena proyek perumahan ini Andra yang akan mendisain nya langsung" ucap Raja membuat Tiara terkejut dan langsung menatap Andra yang berada di samping Raja.
" Baiklah pak, saya akan bekerja dengan sebaik mungkin agar bapak tidak kecewa dengan perusahaan kami" sahut Tiara yang di jawab anggukan kepala oleh Raja.
" Karena sudah tidakada lagi yang di bahas, saya permisi diluan" pamit Raja yang di balas dengan senyuman oleh Tiara.
Haikal langsung mengikuti Raja kembali ke ruangannya, saat Andra akan pergi meninggalakan Tiara juga, Tiara mencegah Andra dengan memanggil Andra agar tidak pergi meninggalaknnya.
" Ndra tunggu"Panggil Tiara.
Andra tidak menjawab melainkan langsung menatap Tiara, " Maaf soal kejadian tadi" ucap Tiara.
Andra hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya saja, " Ada lagi?" tanya Andra karena sudah tahan menahan jantungnya yang terus berdetak kencang saat berada di dekat Tiara.
" Semoga kita bisa menjadi partner kerja yang cocok ya" ucap Tiara dengan senyuman manisnya.
" Hanya partner kerja saja, gak lebih" tanya balik Andra.
Deg
__ADS_1
Jantung Tiara mendadak berhenti berdetak, wajah nya juga mendadk pucat.
"Ma..ma..maksudnya ap..apa ya Ndra" tanya Tiara dengan gugup.
Andra yang juga tersadar dengan ucapannya juga langsung tersadar dan mendadak gugup juga, " Lupakan saja,dan sampai ketemu besok" uca Andra dan langsung pergi meninggalkan Tiara begitu saja.
Tiara yang melihat kepergian Andra langsung terduduk dikursi yang ada di dekatnya dengan mendekam dadanya sambil senyum senyum sendiri.
Nanda sang sekertaris yang tidak tahu apa apa hanya heran menatap bos nya dan Andra yang sudah pergi meninggalakn mereka.
Sedangkan Andra langsung memukul mukul kepalanya karena salah berbicara saat berada di hadapan Tiara tadi.
" Bodoh bodoh banget kamu Ndra, belum saatnya kamu ngatain isi hatimu pada Tiara" ucap Andra berbicara sendiri.
" Kenapa lagi itu anak?" tanya raja yang langsung di sambut kekehan pada Haikal.
" Kamu kayak tidak pernah merasakan jatuh cinta aja Ja, Andra begitu juga karena sedang mearsakan faling in love" sahut Andra.
" Tapi aku gak segila Andra Kal, yang bertingkah seperti orang bodoh begitu" ucap raja yang membuat Haikal kembali terkekeh.
Kamu malah gak lihat kejadian sebelum meting tadi Ja, kalau lihat yang ada kamu makin ngatai Andra gila beneran Ja, batin Haikal yang masih terkekeh.
Di tempat lain, Cahaya dan Qiara sedang duduk di kafe setelah pulang dari butik setelah mereka melihat baju yang akan di kenakan keluarga Atmaja nanti saat acara pernikahan Cahaya dan Raja beberapa hari lagi.
" Sebel banget deh lihat Raja, udah tahu mau nikah 5 hari lagi, malah asik kerja aja, bukannya ngurusi pernikahannya" ucap Ara marah marah.
__ADS_1
Cahaya yang mendengarnya hanya tersenyum saja, " Raja udah jalan ke sini kok kak buat jemput kita, tadi pagi itu emang meting penting banget, jadi gak bisa di tinggal dan di gantikan sama sekali, udah dong jangan ngembek terus, nanti bumil jadi jelek lo" ucap cahaya yang langsung membuat Ara kembali tersenyum.
" Ehmmm kak ada yang mau Cahaya minta sama kakak saat Cahaya nikahan nanti" ucap Cahaya dengan wajah sedikit pucat dan juga sedikit takut.
Qiara langsung tertawa mendengar ucapan Cahaya dan lucu menatap wajah Cahaya yang mendadak pucat.
" Dek kamu itu kemanap sih? kalau kamu mau kado pasti kakak kasih lah? walau pun uang Raja gakada serinya, tapi pasti kakak kasih apa yang kamu minta? emangnya kamu mau minta apa?" tanya Qiara menatap Cahaya sambil mencomot kentang goreng yang ada di hadapannya.
" Bener kakak mau ngasih apa pun yang Aya minta?" tanya Cahaya kembali meyakinkan ucapan Qiara.
" Iyaa dek. kamu mau apa? tiket honeymoon ke maldives, tenang kakak iparmu ini gak akan miskin kalau cuma beli tiket buat kalian honeymoon" ucap Qiara sambil tertawa.
Cahaya yang mendengarnya pun ikut tertawa, " Bukan kak, bukan itu, Aya juga kalau mau bulan madu gak pengen keluar negri, maunya di indonesia aja, tapi bukan tiket bulan madu yang mau Cahaya minta dari kakak" ucap Cahaya yang membuat Qiara hanya menganggukkan kepala nya sambil memakan kentang goreng.
" Lah terus kamu mau minta apa?" tanya Qiara menatap wajah Cahaya sejenak lalu mengambil jus jeruk yangada di hadapannya.
" Cahaya mau kakak undang Tiara di acara pernikahan Cahaya dan Raja kak" ucap Cahaya.
Byuuuuuuuuuur
Qiara terkejut mendengar ucapan Cahaya dan menyemburkan minuman yang baru saja masuk ke dalam mulutnya dan belum sempat di telannya.
Dengan cepat Qiara menatap Cahaya menatap sambil mengelap mulutnya dengan tisu.
Bersambung.
__ADS_1