Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 75


__ADS_3

Pandu yang melihat Firman menatap istrinya dengan tatapan yang kagum, merasa tak terima, Pandu pun langsung bersuara agar Firman tidak melihat istrinya seperti itu.


"Heeeem" suara deheman Pandu.


Firman langsung mengalihkan panndangan nya ke arah Pandu,sedang kan Kia langsung duduk di sebelah Pandu


"Bagus lha kalau kamu sudah kenal sama Kia, aku mau bermaksud mau pinjam motor kamu karena Kia pengen banget naik motor kamu" ucap Pandu langsung to the point.


Firman yang mendengar ucapan Pandu merasa sedikit aneh.


"Kamu sama Azkia ada hubungan apa Ndu?" tanya Firma yang aneh melihat kedekatan Pndu dan Kia.


"Kia istri ku" sahut Pandu santai dan di senyumin Kia.


Firman yang mendengar ucapan Pandu begitu terkejut, " Apaaaaa" ucap Firman.


Firman langsung melihat ke arah Kia, rasa nya pupus sudah harapan nya untuk memiliki Kia, dari dulu Firman memang sudah menaruh hati pada Kia, tapi Firman masih belum berani mengungkap kan nya keran takut membuat KIa menjauh darinya, ditambah lagi Kia tidak mengenali wajah asli Firman saat mengajar di kampus karena Firman mengubah dirinya menjadi culun.


"Kapan kamu menikah dengan Azkia Ndu, kenapa gak ngundang ngundang? kau gak anggap aku sahabat kamu lagi" tanya Firman sabil melirik ke arah Kia.


"Kita nikah sudah lima bulanan lha, pernikahan kita memang gak di buat meriah Man, Kia mintak dibuat sederhana aja, lagian gimana aku mau ngundang kamu, bukan nya kamu ahkir ahkir ini di luar kota ngurus perusahaan papamu semantara" sahut Pandu dan langsung di angguin oleh Firman.


ALdi dan Kia hanya mendengar percakapan mereka saja, Kia tak menyangkan kalau dosen nya ternyata sahabat suaminya, dan pemilik motor sport yang ingin sekali di naikinya.


"Oia Man, sesuai yang di bilang Aldi tadi, aku mau pinjam motor kamu, Kia pengen sekali naik motor kamu" sambung Pandu lagi.


Firman yang mendengar ucapan Pandu kembali menatap Kia, Firman merasa Kia aneh, karena yang Firman tau kalau Kia itu cewek lembut yang gak pernah aneh aneh.


"Gimana Man, boleh kan aku pakai motor kamu sebnetar?" tanya Pandu lagi.


"Iya boleh kok, pakai aja sampai Kia merasa puas" sahut Firman sambil tersenyum.


Kia yang mendengar kalau di izinin naik motor gedek nya langsung senang bukan main.

__ADS_1


"Makasih banyak ya kak, Kia senang banget bisa naik motor itu" ucap Kia pada Firman, sedang kan ketiga lelaki tampan yang ada di ruangan itu heran melihat tingkah Kia seperti anak anak yang sedang mendapat kan es cream.


"Mas nantik kita pulang ke rumah naik motor aja ya, Kia udah gak sabar pengen Mas boncengin naik motor" sambung Kia lagi pada Pandu.


"Iya sayang" sahut Pandu sabil mengelus punggung tangan Kia.


Firman yang melihat keromantisan sahabat nya hanya diam saja merasa sakit di dada nya, sedang kan Aldi hanya menggeleng kan kepala saja melihat tingkah Kia yang lucu.


"Ternyata Kia bisa juga buat hati kamu yang beku jadi cair ya Ndu" ucap FIrman tersenyum.


"Bukan cair lagi kali Man, bucin tingkat dewa sudah" sahut Aldi yang menyambung ucapan Firman.


Pandu yang mendengar ucapan sahabat nya langsung menatap keduanya denagn tatapan tajam, Kia yang melihat suaminya di ledekin hanya tersenyum lucu.


Ahkirnya jam pulang kerja pun tiba, Kia yang sudah tidak sabar ingin naik ke motor pun langsung mengajak suaminya untuk segra menyudahi pekerjaan nya.


"Mas sudah waktunya pulang, udahan dong mas kerja nya" ucap Kia yang sudah tak sabar ingin naik motor gedek.


"Iya sayang sebentar yah, Mas bereskan perkerjaan Mas dulu" sahut Pandu yang lucu melihat tingkah istrinya.


"Ayo sayang, pasti kamu udah gak sabar kan" ucap Pandu langsung di jawab anggukan oleh Kia.


Pandu memegang tangan Kia saat keluar kantor, semua karyawan yang melihat keromantisan bos nya merasa iri melihat ke arah Kia, tapi Kia tidak menghirau kan tatapan yang di berikan oleh karyawan suaminya itu.


Setelah sampai di parkiran. Pandu langsung memasang kan helm ke kepala Kia, begitu selesai Pandu langsung memakai helm nya, mereka langsung menaiki motor sport nya dan melajukan nya meninggal kan kantor Pandu.


"Pegangan yang kuat syang" ucap Pandu saat sudah di jalan.


"Iyaa Mas" sahut Kia yang langsung memeluk Pandu dari belakang.


Kia begitu senang naik motor denagn suaminya, rasanya seperti orang yang lagi kencan seperti anak ABG. Kia slalu tersnyum saat berada di jalan, sangking senag nya Kia mmeluk Pandu dengan erat dan meletak kan kepalanya di bahu suaminya.


Pandu pun ikut tersenyum dengan tingkah istrinya, apa yang di ingin kan Kia, Pandu berusha untuk mengabulkan apa pun itu, agar Kia senag itu yang buat Pandu bahagia.

__ADS_1


"Kamu senag sayang" tanya PAndu sat berhenti di lampu merah.


" Senang banget Mas, makasih ya MAs sudah mau boncengin Kia naik motor" sahut Kia kembali memeluk erat pinggang suaminya.


Pandu tersenyum dan mengelus punggung tangan istrinya yang melingkar di pinggang nya, setelah lampu merah berubah menjadi hijau, Pandu melajukan kemabli motornya.


Pandu dan Kia bersenda gurau di jalan, mereka tertawa bahagia, tanpa mereka sadari ada yang melihat mereka dari dalam mobil.


"Ternyata kalian sesenang ini sekarang, sementara anakku menderita di balik jeruji besi, aku gak terimah melihat kebahagian kalian, aka ku balas menderitaan putriku, tunggu saja pembalas ku" ucap seseorang yang ada di


dalam mobil melihat ke arah Pandu dan Kia.


Yaah semenjak Iren di vonis dengan 20 tahun penjara, papa Iren yang mendengar nya langsung jatuh sakit, ahkir nya sekarang bolak balik masuk rumah sakit, dan perusaahaan papa nya Iren di mengambil alih mama Iren sekarang, maka nya ketika mama Iren melihat Pandu dan Kia begitu bahagia nya tadi tidak terima dengan apa yang di lihatnya, Ia langsung berkeinginan untuk membals apa yang di rasa kan putri nya dan suaminya yang sudah masuk ke rumah sakit.


Pandu dan Kia sudah sampai di kediaman Atmaja, saat motor yang di kenderai Pandu  memasuki halaman rumah kediaman Atmaja, bertepatan mobil Anita dan Bima baru sampai juga di rumah orang tuanya.


Anita yang sudah turun dari mobil melihat aneh saat Pandu dan Kia naik motor sport.


" Kenapa kalian naik motor? mobil kamu kemana Ndu?" tanya Anita.


" Mobil di bawak Aldi kak, Kia merengek pengen naik motor Sport tadi" sahut pandu sambil melirik Kia.


Anita dan Bima terkejut mendengar penjelasan Pandu, mereka langsung melirik ke arah Kia, sedang kan Kia yang di lirik hanya tersenyum senang sambil melihat ke arah motor sport ynang sudah di naiki nya tadi.


 


Bersambung....


Jangan lupa slalu dukung Author ya readers


dengan Like, Komen dan vote yang banyak ya gaaais


dukungan kalian sangat bergantung pada Author biar author makin semngat nulis nya.

__ADS_1


terimah kasih sebanyak banyak nya yang udah mampir


i love All untuk pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan.


__ADS_2