
Acara yang di tunggu tunggu keluarga Atmaja pun tiba.
Kia yang sedang di rias oleh Mua terkenal, yang di datang kan khusus untuk merias pengantin.
"Waah kamu cantik banget Kia" ucap Rika yang sudah datang dari pagi khusus menemani Kia.
"Kamu juga cantik kok Ka" sahut Kia tersenyum melihat Rika dari pantulan kaca.
"Tapi kamu hari ini benar benar sangat cantik Kia beneran!! aku ajja sampek pangling liat nya" ucap Rika lagi memberi tahu.
"Jadi aku cantik nya hari ini aja gitu, kemarin kemarin jelek berarti" sahut Kia pura pura sedih.
"Bukan itu maksud aku Kia, kamu kan jarang di make up seperti ini, maka nya kamu sekarang kelihatan waah banget tau gak, Pasti Pak Pandu makin klepek klepek sama kamu dech" ucap Rika menjelas kan.
Saat Kia mau membalas ucapan Rika, tiba tiba mama Dewi dan Anita membuka Pintu kamar Kia.
Begitu terkejut nya mereka melihat Kia yang seperti cantik luar biasa.
"Kamu cantik sekali sayang" ucap Mama Dewi kagum terhadap Kia.
"Iyaa dek bener, kakak pangling liat kecantikan kamu, model papan atas mah kalah dek" ucap Anita juga.
"Benar kan kata aku Kia, kamu itu cantik banget" ucap Rika menjelas kan.
Kia hanya tersenyum Malu malu, karna semua orang sedang memuji nya.
"Nona Kia memang dasar nya sudah cantik, jadi kami poles dikit saja, aura kecantikan nya langsung keluar Nyonya" ucap Mua yang make up pin Kia.
"Iya bener sekali, menantu ku memang sangat cantik" sahut Mama Dewi.
Saat sedang asik melihat Kia yang lagi di pasang Hijab nya, pintu kamar terbuka dan memperlihat kan Qiara yang tersenyum menampak kan kepala nya saja, sedang kan badan nya sembunyi di balik pintu.
"Boleh kah Ara masuk?" ucap Qiara dengan wajah imut nya.
"Boleh dong sayang,sini masuk dan jangan lupa tutup pintu nya" sahut Anita.
Qiara langsung masuk dan menutup kembali pintu nya, Qiara begitu melihat Kia yang sedang di pasang hijab nya terkejut.
"Waah...tante Kia cantik banget" ucap Qiara yang kagum melihat kecantikan Kia.
"Makasih sayang" sahut Kia tersenyum.
"Nantik kalau Ara jadi pengantin, Ara mau seperti tante Kia ya Ma?" ucap Qiara lagi.
__ADS_1
Semua yang ada di dalam kamar tertawa mendengar perkataan Kia.
Sedang kan di kamar tamu, Pandu begitu tampan dengan pakaian yang senada dengan pakaian Kia.
Aldi yang menemani Pandu di kamar dan melihat Pandu masih berkaca pun sebel.
"Udah gak usah kebanyakan berkaca kamu Al, entar pecah itu kaca baru nyahok kamu" ucap Aldi terkekeh.
Pandu yang mendengar ucapan Aldi tidak menjawab, hanya menatap Aldi dengan tatapan tajam.
Aldi yang di lihat Pandu dengan tajam langsung ciut.
Tak lama pintu kamar tamu yang di tempati Pandu pun di ketuk, Aldi langsung berjalan ke arah pintu dan membuka nya.
"Maaf tuan acara akan segera di mulai, tuan besar memanggil tuan Pandu untuk segera ke tempar acara" ucap salah satu ART.
Aldi hanya menjawab dengan anggukan kepala, Dia pun langsung menutup pintu nya kembali dan langsung memberi tahu pada Pandu kalau acara akan segera di mulai.
"Ayo Ndu kita keluar, Om sudah nyuruh kita keluar, acara akan segera di mulai" ucap Aldi memberi tahu.
Pandu pun mengangguk kan kepala nya, Mereka langsung keluar kamar dan menuju ke tempat acara.
Pandu langsung duduk di tempat yang sudah di sediakan, tak lama Kia datang dengan di apit oleh Anita dan juga Rika.
Semua mata tertuju ke arah Kia, dan para tamu yang hadir begitu takjub dan kagum dengan kecantikan Kia, termasuk Pandu yang melihat istri nya sangat cantik.
"Bisa Pak" sahut Pandu.
Pandu dan pak penghulu berjabat tangan dan langsung mengucap kan janji kepada allah walau pun hanya pormalitas, karena sebenar nya mereka sudah jadi pasutri 4 bulan yang lalu.
"Saaah" ucap para saksi.
"Alhamdulillah" ucap semua keluarga Atmaja dengan begitu senang.
Pandu pun langsung menyemat kan cincin di jari manis Kia, begitu juga dengan Kia menyemat kan cincin pernikahan mereka di jari manis Pandu.
Setelah itu Kia mencium telapak tangan Pandu, dan Pandu pun membalas dengan mencium kening Kia dengan lembut.
Acara pun berlanjut, semua tamu rekan bisnis Pandu yang datang mengucap kan selamat pada Pandu dan Kia.
Semua para tamu pada kagum dengan ketampanan dan kecantikan sepasang pengantin yang sedang berbahagia di atas pelaminan.
Termasuk Dokter Bayu, yang di undang oleh Kia.
__ADS_1
"Selamat pak Pandu dan Kia, semoga jadi keluarga yang samawa" ucap Bayu memberi selamat.
"Makasih ya kak Bayu" ucap Kia.
"Makasih ya Bay, dan aku juga mintak maaf soal kejadian semalam, aku terlalu cemburu melihat foto itu" ucap Pandu.
"Gak masalah pak Pandu, semua laki laki pasti seperti itu kalau melihat orang yang di cintai berpelukan dengan laki laki lain, tapi kemarin aku hanya menolong Kia saja agar tidak jatuh" sahug Bayu.
Pandu pun mengangguk dan tersenyum dengan pada Bayu.
Saat mereka sedang berbicara, Ricki juga datang menghampiri mereka di pelaminan.
"Waah waah cantik banget kamu Kia"ucap Ricki sengaja memanas manasi Pandu.
Kia yang mendengar ucapan Ricki hanya tersenyum, sedang kan Pandu hanya menatap Ricki dengan wajah datar dan tajam.
Ricki yang melihat tatapan tajam Pandu bergidik ngeri.
" Santai dong tu wajah Ndu, aku kan benar, cuma memuji kecantikan istri mu ini" ucap Ricki lagi dan mengucap kan selamat pada sepasang pengantin.
Acara sudah berlangsung hingga siang hari, tamu tamu semakin ramai yang datang.
Kolega dari Pak Ridwan dan Pandu pun berdatangan, ada yang dari luar negri juga, sengaja datang jauh jauh untuk mengucap kan selamat pada Pandu dan keluarga Atmaja.
Acara resepsi pernikahan Pandu dan Kia tersebar di semua stasiun televisi karna para wartawan datang meliput acara mereka.
Seorang wanita dengan geram melihat wajah bahagia pengantin dari televisi.
"Aku gak akan biar kan kalian bersenang senang di atas penderitaan ku, dan kamu wanita murahan, aku akan membalas nya, aku akan menghancur kan acara resepsi kalian, kalian tunggu saja" ucap Wanita tersebut.
Dia pun langsung mengambil ponsel nya dan munghubungi anak buah nya.
"Halo" ucap Seseorang dari sebrang telpon.
"Segera lakukan apa yang sudah kita rencana kan semalam, aku gak mau sampai gagal" ucap wanita itu yang tak lain adalah Iren.
Kau tunggu saja wanita murahan, aku akan kasiah hadia pernikahan mu sampai kamu tidak bisa melupakan hadian dari ku ini, gumam Iren.
Bersambung....
Mau tau gimana acara pernikahan Pandu dan Kia? Apakah Iren berhasil menghancur kan acara pernikahan Pandu dan Kia?
Ikuti terus lanjutan cerita nya ya...
__ADS_1
Dan jangan lupa dukung Author terus, dengan cara Like, komen dan Vote yaa
Terimah kasih banyak 🙏🙏