Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 193


__ADS_3

Reza masih terdiam mematung di taman rumah sakit setelah kepergian Yara, jujur di hati Reza saat ini masih ada tersimpan masa lalu nya dengan Yara, tapi untuk saat ini Reza juga masih ada hati dengan Rika.


" Aku harus bisa memasti kan hati ku, dan aku harus bisa membuat Yara agar bisa kembali lagi bersama ku, seperti dulu" ucap Reza dengan mantap kemudian langsung pergi meninggal kan rumah sakit.


Di kediaman Atmaja, Kia yang sedang santai setelah bangun dari tidur siang nya sedanh melihat lihat ponsel nya, Pandu dengan setia menemani nya sambil mengerjakan pekerjaan kantor.


Tanpa sengaja Kia melihat minuman yang lagi booming sekarang, entah kenapa Kia ingin sekali meminum minuman itu, Kia sampai menelan air liur nya karena sudah ingin sekali meminum es itu.


" Mas" panggil Kia tapi mata nya tetap menatap layar Hp nya.


" Hmmmm...kenapa sayang" ucap Pandu dan tetap melihat email di layar laptop nya.


" Mas Kia pengen banget minum minuman es gak beres ini"


Pandu yang sedang mengetik mendengar permintaan anak nya langsung menghentikan ketikan nya dan memaling kan wajah nya melihat istri nya yang masih menatap layar ponsel nya.


" Minuman apa itu sayang? Mas baru dengar nama minuman itu? Es gak beres, aneh" ucap Pandh ingin tahu.


" Ini lho Mas, Mas lihat ini" sahut Kia menunjuk kan Hp nya pada Pandu.


Pandu melihat layar Hp yang di tunjuk kan Kia, melihat video yang menampil kan para penjual es gak beres sedang membuat minuman itu dan meletak kan di cup yang mereka siap kan sebelum nya.


" Apa itu aman sayang, soal nya nama nya saja Mas tidak yakin" tanya Pandu.


" Pasti aman lah sayang, bukti nya banyak banget yang beli Mas, kalau soal nama nya mungkin biar keren aja dan buat orang penasaran" ucap Kia.


" Yasudah Mas suruh Aldi atau Firman untuk beli minuman itu" ucap Pandu langsung mengambil Hp nya untuk menghubungi Aldi dan Firman.


Tapi sebelum Pandu melakukan nya, Kia langsung melarang nya.


" Mas Kia mau kita yang beli ke sana, Kia gak mau Mas suruh suruh orang" ucap Kia dengan memasang wajah gemes nya.


Pandu yang melihat nya pun gak tahan, dengan pelan di cium nya bibir Kia dan di ***** nya dengan lembut, setelah menikmati ciuman manis nya, Pandu pun melepas kan nya dan mengelap bibir Kia dengan ibu jari nya.


" Baik lah, ayo tuan putri kita meluncur membeli minuman yang kamu mau" ajak Pandu.

__ADS_1


Kia langsung memeluk suami nya karena senang permintaan nya di turuti, dengan senang hati Kia langsung bangkit dari sofa dan manarik tangan Pandu untuk segera berangkat.


Saat Pandu dan Kia sudah di bawah, Mama Dewi memanggil Kia yang sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi.


" Sayang kalian mau kemana?" panggil mama Dewi.


" Pandu mau beli minuman es gak beres Ma, Kia lagi pengen minum itu" ucap Pandu memberi tahu.


Mama,Papa, Anita dan Bima yang ada di ruangan itu langsung saling pandang mendengar minuman yang ingin di beli Pandu dan Kia.


" Minuman apa itu Ndu, perasaan aku uda segede gini baru dengar nama minuman itu" tanya Bima.


" Iya Ndu, kakak juga baru dengar minuman es gak beres" ucap Anita menimpali.


" Jangan macam macam beli makanan nak, nama nya aja uda aneh, takut nya isi sesuai nama nya, gak beres" ucap papa Ridwan.


Mama Dewi hanya mengangguk kan kepala nya saja setuju dengan ucapan suami nya, Ara yang ada di sana hanya menggeleng kan kepala nya saja karena tidak tahu minuman yang mau di beli om dan tante nya.


" Mama, Papa, Oma, Opa gak gaul banget sih, maka nya sekali kali itu update dong, Ara aja yang masih 6 tahun tahu minuman yang mau di beli om dan tante, Ara juga uda bolak balik minum di sekolah, kan di sekolah Ara ada outlet nya" ucap Ara mengaget kan Anita,Bima,Oma dan Opa nya.


" Om, tante Ara ikut ya beli es gak beres nya" bujuk Ara yang sudah berdiri di depan Pandu dan Kia.


" Iya sayang, ayo" ajak Kia dan langsung pergi karena sudah tidak sabaran ingin mencicipi es gak beres nya itu.


" Semua nya Pandu pergi dulu ya" pamit Pandu masih menahan tawa.


Sementara yang yang berada di ruang keluarga masih terdiam melihat kepergian Pandu.


" Sayang kok kita kalah gaul sih sama anak kita, masa dia lebih tahu dari pada kita" ucap Bima sedikit gak terima dengan perkataan anak nya.


Anita hanya mengangkat bahu nya tanda tidak tahu, kemudian Bima melirik kedua mertua nya, dan yang di lakukan kedua mertua nya pun sama dengan yang di lakukan istri nya.


Perasaan yang mau beli minuman itu kan Pandu dan Kia, tapi yang gak beres kok malah yang di rumah ini ya, batin Bima melihat istri dan kedua mertua nya.


Setelah menempuh perjalan sekitar 20 menit, sampai lah mobil Pandu di depan sekolah Ara, benar kata Ara kalau di depan sekolah nya ada outlet menjual minuman itu.

__ADS_1


Pandu melihat yang beli begitu banyak, Kia dan Ara yang langsung keluar karena sudah tidak sabar ingin meminuk minuman itu. Pandu yang melihat istri dan ponakan nya sudah keluar pun langsung menyusul.


Semua mata yang sedang membeli minuman es gak beres tertuju pada Pandu, Mereka kaget melihat Pandu membeli es yang di jual di pinggir jalan.


" Wah tuan Pandu di lihat Asli nya lebih ganteng ya" ucap salah satu pembeli.


" Iya bener, di lihat di majalah aja ganteng banget, istri nya juga cantik banget, pasangan yang serasi, pasti anak nya cantik dan ganteng banget nanti" sahut sahabat nya.


Pandu tidak memperduli kan omongan semua orang yang sedang membeli es gak beres itu, dia langsung mendekati istri nya yang lagi melihat menu es yang enak di rekomendasi Ara yang sudah tahu mana yang enak.


" Sudah di pesan sayang" tanya Pandu yang sudah berdiri di belakang Kia.


" Ini baru mau di pesan Mas" sahut Kia.


Kia membeli 10 cup minuman berbeda rasa, Pandu yang melihat nya hanya menggeleng kan kepala nya saja, setelah selesai, Pandu pun langsung membayar nya.


" Berapa semua" tanya Pandu.


" Semua nya 120 ribu tuan" sahut sang penjual.


Pandu kaget mendengar harga es yang harus di bayar nya, " segitu banyak hanya 120 ribu?" tanya Pandu lagi.


" Iya benar tuan, satuan nya hanya 12 ribu saja" sahut sang penjual.


Pandu pun mengeluar kan uang dua lembar seratus ribu, " Kembalian nya ambil saja buat kalian" ucap Pandu dan langsung masuk ke dalam mobil karena Kia dan Ara sudah menunggu di mobil.


Bersambung...


Jangan lupa tinggal kan jejak ya readers yang baik hati dan rajin menabung, dengan Like,komen dan vote yang banyak plissssss.


Dukungan kalian semua yang membuat Author semangat buat nulis nya.


Terima kasih banyak


Love you more 😊😊

__ADS_1


__ADS_2