Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 250


__ADS_3

Setelah di bersih kan, Kia langsung di masuk kan ke dalam kamar vvip, Kia yang merasa lelah sehabis melahir kan langsung memejam kan mata nya dan tak lama ia pun tertidur di ruang perawatan.


Sedang kan bayi Pandu dan Kia, setelah Pandu meng azan ni putra pertama nya,kini sang bayi di masuk kan ke ruang bayi terlebih dahulu agar mendapat kan perawatan yang lebih intens.


Semua keluarga Atmaja dan teman teman Pandu dan Kia langsung berjalan ke ruang perawatan di mana Kia berada, karena melihat Kia sedang istirahat, mereka pun menunggu di luar ruang perawatan.


Lagian di lantai itu hanya ada 2 kamar saja, dan ruangan itu hanya bisa di masuki oleh pemilik rumah sakit itu sendiri, siapa lagi kalau bukan keluarga Atmaja.


" Selamat ya Ndu, ahkir nya kamu resmi jadi seorang ayah" ucap Bima memeluk adik ipar nya.


" Iya kak, makasih ya, atas bantuan kalian semua, ahkir nya Kia bisa melahir kan dengan selamat, dan kedua dua nya sehat wal afiat" sahut Pandu kembali memeluk Bima.


Arah mata Pandu langsung mengarah dimana kedua orang tua nya berdiri, Pandu pun langsung melangkah mendekati kedua orang tua Pandu.


" Ma...Pa maaf kan Pandu ya, kini Pandu tau bagaimana perjuangan mama melahir kan kak Nita dan Pandu, dan kini Pandu tau bahwa wanita itu memang harua di lindungi" ucap Pandu pada kedua orang tua nya dan tak terasa air mata sudah mengalir di pipi nya.


" Maaf kan Pandu yang suka membuat kalian marah karena ulah dan tingkah laku Pandu, Pandu berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang perna Pandu lakukan dulu Ma, Pa" sambung Pandu kemudian langsung memeluk kedua orang tua nya.


Mama Dewi menyambut pelukan Pandu sambil menetes kan air mata nya, sedang kan papa Ridwan menepuk nepuk punggung putra nya agar putra nya bisa tegar dalam menjalani rumah tangga ke depan nya bersama istri dan anak nya kelak.


Semua mata yang melihat kehangatan di depan mereka langsung terharu, sedang kan Anita yang baru keluar dari ruang perawatan Kia setelah memeriksa Kia di buat merasa heran karena semua nya pada menangis.


" Pada kenapa mas? kok pada nangis?" tanya Anita pada Bima.


" Pandu minta maaf sama mama dan papa, setelah dia melihat perjuangan Kia melahir kan tadi" ucap Bima memberi tahu.


Anita hanya beroh ria saja sambil mengangguk kan kepala nya.


" Ndu Kia sudah bangun itu, mungkin dia sekarang sedang lapar, kakak barusan periksa kondisi nya" ucap Anita memberi tahu.


" Iya kak, ayo kita lihat Kia" ajak Pandu dan semua mengangguk kan kepala nya.

__ADS_1


Pandu masuk ke dalam ruangan istri nya, dimana Kia sedang bersandar di ranjang yang sudah di buat mode duduk oleh Anita.


Kia langsung tersenyum manis saat melihat suami yang di cintai nya masuk ke dalam, walau pun terlihat masih pucat, tapi itu tidak mengurangi kecantikan pada wajah Kia.


" Sayang kamu sudah bangun, apa masih ada yang sakit?" tanya Pandu yang langsung duduk di samping tempat tidur Kia.


" Bekas jahitan nya masih sedikit perih Mas, tapi besok pasti sudah lebih baik" sahut Kia memberi tahu.


Pandu langsung melihat ke arah kakak nya berdiri.


"Kak apa tidak ada obat yang langsung membuat Kia tidak merasa sakit" tanya Pandu yang langsung di sambut tawa oleh yang lain, termasuk Kia sendiri.


" Sayang kok mas malah di ketawain sih" ucap Pandu gak terima saat semua nya menertawa kan diri nya.


" Mas, kak Nita dan dokter di sini sudah memberi kan obat yang terbaik untuk Kia, dan semua itu tidak ada yang instan mas, dan besok pasto sudah mendingan, mas gak usah khawatir bengitu ya, nanti bakalan sembuh sendiri" ucap Kia memberi tahu dengan suara lembut nya.


" Sayang selamat ya, ahkir nya putra kalian lahir dengan selamat, dan kamu juga sehat, mama senang dapat cucu sepasang dari anak dan mantu mama" ucap Mama Dewi memeluk Kia.


" Nak kamu jangan bilang gitu, dimata Allah semua nya sama, harta dan tahta itu gak ada apa apa nya Nak, itu semua hanya titipan dari Allah, tapi keluarga adalah yang utama" ucap papa Ridwan menyambung omongan istri dan menantu nya.


Saat sedang asik menangis terharu, Tak lama pintu di ketuk dari luar, dan beberapa detik kemudian, masuk lah suster dan Dokter yang menangani bayi Pandu dan Kia.


" Waaah jagoan Opa dan Oma uda datang, Assalamualaikum tampa" ucap Mama Dewi melihat dari box bayi.


Semua nya mendekat pada box bayi anak Pandu dan Kia, semua yang ada di sana begitu penasaran mirip siapa kah anak Pandu dan Kia.


" Anak kalian mirip banget sama bapak nya, gak ada buang buang nya, masih bayi aja tuh muka uda kelihatan dingin nya seperti Pandu" ucap Ricki yang langsung di sambut tawa yang lain nya.


Sedang kan Pandu menatap Ricki dengan tatapan membunuh.


" Tapi walau pun begitu tetap tampan ya kan" ucap Widya sambil menoel noel pipi chuby putra Pandj dan Kia.

__ADS_1


Saat sedang asik melihat lihat anak Pandu dan Kia, tiba tiba pintu ruangan Kia di buka dengan kuat, siapa lagi yang masuk kalau bukan pasangan terheboh.


" Assalamualaikum, wah keponakan tante sudah lahir ke dunia,tampan sekali kamu sayang, selamat datang di dunia yang penuh sandirawa baby boy" ucap Rika begitu girang.


Tapi sang bayi anteng aja bobok tanpa ada reaksi apa pun.


" Dingin banget anak kamu Ndu, gak ada respon apa pun, sama seperti bapak nya" ucap Firman yang kembali di sambut tawa dengan yang lain.


Pandu hanya bisa mendecak kesal saja karena terus di ledeki seperti itu, sedang kan Kia mengelus bahu Pandu agar kesal nya hilang.


" Oia Ndu, siapa nama jagoan keluarga Atmaja ini" Tanya Aldi penasaran.


Pandu langsung menatap Kia, Kia yang di tatap hanya bisa tersenyum tanda setuju apa pun nama yang di berikan oleh suami nya untuk putra kesayangan nya.


" Raja Bumi Atmaja" ucap Pandu dengan lantang.


" Waaaah nama yang keren, seperti nya besar nanti bakalan mirip banget sama bapak nya menjadi raja bisnis di bumi ini" ucap Firman yang langsung di hadiah kan lemparan bantal sofa dari Pandu.


Bersambung


Jangan lupa untuk terus dukung karya author ya, dengan Like,Komen dan Vote.


Kasih tips dong untuk Author.


Kasih bunga dan Kopi yang banyak yaa readers tercinta.


Dan jangan lupa komentar yang positif, yang buat Author semangat buat nulis nya 😊😊😊


Terima kasih semua nya.


Love You 😘😘

__ADS_1


__ADS_2