
Tak berapa lama menunggu, ahkir nya Widya sudah selesai mengantri nasi goreng yang cukup panjang, Ia langsung menghampiri mobil Aldi untuk memberi kan nasi goreng tersebut.
Tok..tok..tok ( Widya mengetuk kaca mobil Aldi)
Aldi yang mendengar kaca mobil nya di ketuk langsung menurun kan kaca mobil nya, Ia melihat Widya yang langsung menyerah satu bungkus nasi goreng di hadapan nya, Aldi yang melhat Widya menyerah kan nasi goreng tanpa berbicara pun menatap nya dengan aneh.
Aldi langsung mengambil nasi goreng yang di beri kan Widya, saat Widya hendak balik ALdi memanggil nya.
" Kamu kenapa?, mendadak jadi sariawan gak mau bicara sama saya?" tanya Aldi yang masih duduk di dalam mobil nya.
Widya yang mendengar pertanyaan Aldi hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja untuk menjawab, Widya bukan gak mau bicara sebenar nya, tapi dia bingung mau memanggil Aldi apa soal nya kalau hanya memanggil nama Widya merasa tidak sopan, kalau di panggil kakak takut nya di bilang saya bukan kakak kamu, begitu lha pikiran Widya, alhasil Widya memilih diam dari pada bicara dengan Aldi.
Aldi yang melihat Widya hanya menggeleng kan kepala nya kembali heran, Aldi merasa ada yang aneh pada tingkah Widya.
Ada apa dengan dia, tadi begitu ramai tu mulut, sekarang mendadak diam saja, aku ajak bicara pun diam aja. gumam Aldi menatap Widya heran.
" Kamu gak mau bicara sama saya?" tanya Aldi lagi.
Widya pun semakin bingung karena Aldi trus bertanya pada nya, ahkir nya Widya membuka suara nya untuk menjawab pertanyaan Aldi.
" Saya bukan gak mau bicara, tapi saya bingung mau manggil kamu apa? kalau saya panggilnama kamu saja rasa nya tidak sopan, secara kamu kan lebih tua dari saya, kalau aya panggil kamu kakak, takut nya kamu marah lagi dan bilang kalau saya bukan kakak kamu" jawab Widya menjalas kan.
Aldi yang mendengar jawaban nya Widya mengangkat sudut bibir nya sedikit, Ia merasa lucu mendengar jawaban Widya.
" Itu jadi PR mau manggil saya cocok nya apa, yasudah terimah kasih nasi goreng nya, Oia kalau ada kembalian nya buat aja, itung itung uang capek buat ngantri tadi" ucap Aldi dan langsung menutup kaca mobil nya dan langsung melaju kan mobil nya.
Widya yang mendengar ucapan Aldi secara tidak langsung mengejek nya pun ahkir nya murka sudah.
" Dasar laki laki kulkas dua pintu, nyesel aku sopan sama kamu, nantik kalau aku ketemu sama kamu, gak akan aku sopan sama kamu lagi" ucap Widya menjerit karena mobil yang Aldi sudah meninggal kan nya.
__ADS_1
Aldi yang melihat WIdya dari kaca mobil nya tertawa kekeh di dalam mobil karena melihat tingkah lucu Widya yang memaki dirinya.
" Hahahahahaha....lucu sekali gadis itu, lumayan buat hiburan malam ini" ucap Aldi bermonolog sendiri.
Sementara di kediaman Atmaja, Pandu duduk di sofa yang ada di kamar nya sambil memangku laptop nya, Kia duduk di sebelah suami nya sambil membaca buku untuk mengurangi kebosanan nya.
Hampir satu jam Kia membaca buku, Ia melihat suami nya masih saja serius memandang laptop yang ada di depan nya, entah apa yang di kerja kan oleh suami nya itu, sehingga dari selesai makan malam sampai sudah pukul sepuluh malam tak kunjung selesai.
Kia pun beranjak dari kursi ke ruang ganti pakaian untuk mengganti baju tidur nya, setelah selesai, Ia juga membawa kan piyama untuk suami nya dan di letak kan di atas tempat tidur nya.
" Mas apa pekerjaan mu masih banyak sehingga kamu tidak menghirau kan aku di sini?" Tanya Kia karena sudah jenuh dengan suami nya yang terus bekerja sampai larut.
Pandu yang mendengar suara istri nya langsung menghenti kan ketikan nya di laptop yang Ia pangku, Pandu langsung melihat wajah istri nya yang cantik tapi juga sudah menatap nya dengan tatapan yang tajam.
" Maaf sayang, Mas jadi melupakan kamu, Tapi malam ini Mas harus kerja kan laporan ini, karena besok pagi laporan ini di buat meeting dengan klien Mas, dan ini sangat penting sayang" jawab Pandu dan langsung melanjut kan pekerjaan nya yang tinggal kan sedikit lagi.
Pandu yang sudah mendengar gelagat istri nya sudah masuk ke tingkat merajuk pun ahkir nya mengsave laporan yang sudah di kerja kan nya dan mengirim nya ke email Aldi, ia langsung menyuruh Aldi untuk melanjut kan pekerjaan nya yang sedikit lagi dan langsung mengirim pesan ke Aldi.
" Iya sayang ini Mas udah siapain kerja nya, sabar ya...Mas kirim pesan ke Aldi dulu" sahut Pandu langsung mematikan laptop nya dan menyimpan nya di tas kerja nya, ia langsung mengambil ponsel nya di atas sofa dan langsung mengirim pesam ke Aldi.
Al tolong kamu selesai kan laporan buat meting kita besok pagi, Kia sudah merajuk karena aku dari tadi tak menghirau kan nya, dari pada aku tidak dapat jatah karena dia sudah marah, lebih baik aku cari aman saja, jangan lupa kirim kembali setelah selsai menyelesai kan laporan nya.isi pesan Pandu.
Setleah mengirim pesan pada Aldi Pandu langsug menyusul istri nya di atas tempat tidur.
" Maaf sayang" ucap Pandu dengan wajah yang sudah di buat memelas.
Kia yang melihat tingkah suami nya seperti anak kecil yang habis di marahi ibunya pun hanya bisa tersenyum, Pandu yang melihat istri nya tersenyum langsung memeluk istri nya dan mencium pipi Kia dengan mesra.
__ADS_1
" Maaf ya sayang karena sudah mengabai kan mu, tapi tadi laporan itu memang penting sekali sayang, dan tentu saya istri Mas yang cantik ini lebih penting dari segala nya" ucap pandu masih memeluk istri nya.
Kia yang mendengar penjelasan suami nya hanya bisa tersenyum, " Yasudah sekarang Mas sholat isya dulu, trus ganti piyama tidur nya, ini sudah larut malam, Mas juga harus istrirahat" sahut Widya dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Pandu.
Sebelum pandu beranjak ke dalam kamar mandi, tak lupa dia kembali untuk mencium kening istri nya dengan lembut, Kia hanya bisa menggeleng kan kepala nya melihat tingkah suaminya yang suka sekali mencium nya.
Sementara di Apertemen Aldi.
Aldi yang santai di atas di tempat tidur sambil mengingat kejadian saat beli nasi goreng tadi tersenyum lucu menginga twajah Widya yang lagi marah, tiba tiba Aldi kaget mendengar bunyi pesan masuk, Aldi pun langsung melihat siapa yang mengirim pesan malam malam gini pada nya.
Begitu Aldi melihat ponsel nya, ia langsung menyatukan alis nya melihat ternyata pandu yang mengirim kan pesan pada nya, Aldi pun langsung membuka pesan tersebut.
Al tolong kamu selesai kan laporan buat meting kita besok pagi, Kia sudah merajuk karena aku dari tadi tak menghirau kan nya, dari pada aku tidak dapat jatah karena dia sudah marah, lebih baik aku cari aman saja, jangan lupa kirim kembali setelah selsai menyelesai kan laporan nya.Aldi membaca pesan dar pandu.
" Waah sialan kamu Ndu, enak di kamu gak enak di aku" ucap Aldi sebel karena di suruh melajut kan pekerjaan buat meeting besok, sedang kan Pandu malah enak bermesraan dengan Kia.
Bersambung........
Tetap terus dukung Author ya readers dengan cara Like ,Komen dan kasih Vote yang banyak, dan kalau readers kasih Tips buat author dong, pliiisss..
dan jangan lupa kasih Komen nya yang positif ya Readers, semua dukungan kalian berpengaruh buat Author biar makin semangat buat nukis nya.
Terimah kasih banyak
I LOve You All buat seluruh pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan.
__ADS_1