
Karena Ricki sudah pergi ke ruangan nya, Kia dan yang lain nya juga masuk ke ruangan masing masing, karena sudah ada pasien yang menunggu antrian untuk berobat.
jam berjalan begitu cepat, Kia sudah selesai praktek, dia ingin langsung pulang karena sudah janji dengan keponakan cantik nya untuk mengajari nya bernyanyi.
Saat Kia mau pulang, Kia di panggil oleh Yara, yang kebetulan Yara juga sudah selesai praktek.
" Dokter Kia" panggil Yara.
" Iyaaa" sahut Kia sambil tersenyum.
" Dokter sudah mau pulang?" tanya Yara saat sudah di samping Kia.
Kia hanya mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum, saat Yara mau berbicara kembali, tiba tiba Anita datang.
" Kia" panggil Nita.
Kia yang di panggil pun langsumg melihat kakak ipar nya,begitu pun dengan Yara, dia langsung tersenyum pada Anita, sedang kan Anita melihat ke arah Yara dengan tatapan biasa.
" Kamu mau langsung balik Dek?" tanya Anita tanpa memandang Yara.
" Iya kak, Lagian pasti Ara sebentar lagi pulang sekolah, Kia kan uda janji hari ini mau ngajari dia nyanyi" sahut Kia memberi tahu.
" Yasudah bareng kakak saja, tapi tunggu sebentar ya, kakak mau periksa laporan dulu, kamu ikut kakak ke ruangan atau nunggu di tempat lain" ucap Anita.
" Kia tunggu di taman rumah sakit aja deh kak, pengen lihat yang hijau hijau" sahut Kia dan langsunh di angguki oleh Anita.
Sebelum Anita melangkah, Anita menatap Yara sejenak, kemudian Anita langsung berjalan ke ruangan nya, hal itu di lihat oleh Kia, Kia merasa tidak enak karena tatapan kakak ipar nya pada Yara.
__ADS_1
" Yara sudah biasa di tatap seperti itu Dok, jadi Yara sudah biasa" ucap Yara tiba tiba yang tahu dari mimik wajah Kia, kalau Kia merasa tidak enak.
Kia hanya tersenyum canggung karena Yara mengetahui apa yang di rasa kan nya.
" Kamu bisa panggil aku Kia saja, karena umur kita juga sebaya kan" ucap Kia mengalih kan pembicaraan.
" Baik lha" sahut Yara tersenyum.
" Emmmm kia boleh kita bicara sebentar" sambung Yara lagi mengajak Kia untuk berbicara.
" Boleh lha, kita ke taman sekarang ya, sekalian nunggu kak Nita" ucap Kia dan di angguki kepala oleh Yara.
Mereka berjalan ke arah taman, semua orang berlalu lalang melihat dua Dokter cantik sedang berjalan di lorong rumah sakit.
Setelah sampai di kursi tamab, Kia dan Yara duduk di kursi yang sama, Kia tersenyum melihat para suster yang melihat Kia dan menyapa nya.
" Kia...sebenar nya ada yang aku ingin aku bicara kan sama kamu, tapi sebeluk itu aku minta maaf sama kamu, kalau ada perkataan ku yang membuat mu sakit hati" ucap Yara.
" Kia apa kamu menikah dengan Pandu karena dia orang terpandang dan terkaya se Asia" tanya Yara langsung to the point.
Yara menanyakan ini karena Yara merasa penasaran kenapa Kia mau menerima Pandu, padahal dari cerita kaka nya Bayu, banyak yang mencintai Kia, para Dokter dan pengusaha yang di periksa oleh Kia, mereka semua menaruh hati pada Kia.
Kia tersenyum mendengar pertanyaan Yara, " apa kamu lihat aku seperti itu?" tanya Kia tanpa melihat Yara.
Yara diam saja tidak menjawab, karena Yara tidak tahu apakah Kia memenag seperti yang di fikir kan nya atau tidak.
" Aku tidak perna menduga kalau aku bisa berjodoh dengan suami ku, semua itu karna takdir Allah, dan aku juga tidak tahu kalau suami ku orang terpandang dan terkaya se Asia, yang aku tahu dia seorang pengusaha dan keluarga nya punya rumah sakit ini" ucap Kia sambil melihat ke arah Kia.
__ADS_1
" Mas Pandu tiba tiba meminta izin pada ayah ku untuk menjadi kan aku istri nya di saat ayah ku sedang kritis, dan saat itu aku tidak ada rasa cinta dengan Mas Pandu, tapi aku tidak tahu dengan perasaan nya oada ku, bahkan setelah ayah ku di kebumi kan, aku juga belum ada rasa cinta dengan Mas Pandu, kita satu rumah, tapi belum satu kamar, satu bulan kami menikah, baru kami satu kamar dan satu ranjang, tapi kami juga tidak melakukan apa pun, karena kami masih sama sama bingung dengan perasaan kami, tapi rasa cinta itu lama kelamaan hadir sampai sekarang, bahkan sekarang sudah tidak bisa di bilang lagi rasa nya seperti apa" sambung Kia.
" Wajar kalau kamu bertanya seperti itu, ini karna menyangkut kakak kamu kan?" tanya Kia pada Yara.
Yara tidak menjawab, Dia hanya menunduk kan kepala nya karena merasa tidak enak pada Kia sudah bertanya seperti itu, tapi itu semua karena dia ingin tahu,Kalau Kia ini benar benar wanita baik yang di bilang orang orang atau tidak.
" Aku tidak pernah memandang harta Ra, sekali pus Mas Pandu bukan pengusaha, aku tetap mencintai nya, karena bukan harta yang aku cari dalam pernikahan, tapi kasih sayang dan cinta yang membawa kesenangan" ucap Kia menjelas kan.
" Lantas kenapa kamu menolak setiap lelaki menyatakan cinta nya pada mu, dan kenapa kamu menerima Pandu" tanya Yara.
" Aku menolah mereka karena bagi ku sangat pantang untuk berpacaran, dan kenapa aku menerima Mas Pandu, karena dia langsung melamar dan menikahi ku di hari yang sama di saat ayah ku meninggal, karena ayah ku sebelum meninggal meminta ku untuk menikah, agar ada yang menjaga ku" ucap Kia menjawab pertanyaan Yara.
" Maaf Kia sudah berfikir tidak baik tantang mu" ucap Yara sedikit menyesal karena sudah berburuk sangka.
" Tidak apa apa Ra, aku sudah biasa di kata kan seperti itu" sahut Kia dengan senyuman.
" Aku sempat sedih liat kak Bayu waktu cinta nya bertepuk sebelah tangan, padahal dia mencintai kamu dari kalian satu satu kampus dulu, dan setelah kak Bayu lulus jadi dokter, dia melanjut kan nya ke luar negeri untuk mengambil spesialis, tapi setelah dia kembali, dan ingin mengatakan kalau dia mencintai kamu, tapi semua itu pupus karena kamu sudah menikah" ucap Yara memberi tahu.
" Aku tidak pernah melihat kak Bayu begitu terpukul Kia, tapi kamu sudah berhasil membuat kak Bayu tidak semangat karena perasaan cinta nya tidak terbalas kan, sampai aku bersumpah akan membalas dendam ku pada orang yang sudah menyakiti hati kakak ku" ucap Yara menatap Kia.
Kia pun menatap Yara sedikit ketakutan, karena Kia tidak mau rumah tangga nya kembali di terjang badai karena tidak mau melihat dia bahagia dengan suami nya sekarang.
Bersambung....
jangan lupa untuk tinggal kan jejak ya Readers tercinta yang baik hati dan rajin menabung, dengan Like,Komen dan Vote yang banyak plisss 🙏🙏
kasih hadiah/poin juga ya readers tercinta, biar karya author bisa naik rangking nya.
__ADS_1
Dukungan kalian semua lha yang membuat author semangat buat nulis 😀😀
Love You More 😘😘