
Bayu yang melihat sikap romantis yang di tujukan oleh Pandu pada Kia di depan nya begitu terasa sesak di dada nya, Ia berusaha tersenyum agar yang lain tidak menyadari kalau ia merasa sakit hati yang begitu dalam.
Ricki secara diam diam memperhatikan Bayu dari kejauhan, Dia tersenyum kecil melihat tingkah Bayu yang memaksa kan senyuman nya di depan Kia dan yang lain nya.
Ternyata kamu belum bisa melupakan cinta mu pada Kia Bay, dulu aku juga merasa kan hal yang sama saat Kia di nikahi oleh Pandu, tapi sekarang aku sudah mengihklas kan Kia seperti adik ku sendiri, dari pada aku harus menahan sakit setiap melihat Pandu dan Kia jika bersama, Gumam Ricki sambil menatap wajah Kia yang sedang tersenyum melihat ke arah Pandu.
*********
Pandu lagi beres bers di dalam kamar ruang rawat Kia, karena Kia sudah di perboleh kan untuk pulang, sedang kan Kia berada di dalam kamar mandi untuk ganti pakaian. SEmua keluarga Atmaja sudah pada pulang untuk menyambut Kia dan Pandu di rumah.
Saat Pandu sedang memberes kan barang barang, Aldi datang membuka pintu untuk menjemput Pandu dan Kia.
" Apa sudah selesai berkemas nya?" tanya Aldi yang sedang berdiri di depan pintu.
" Sudah hampir selesai" jawab Pandu tanpa melihat ke arah Aldi.
Aldi langsung masuk ke dalam ruangan rawat Kia, Ia tidak melihat Kia di dalam ruangan itu, sehingga Aldi pun bertanya pada Pandu.
" Dimana Kia Ndu?" tanya Aldi yang sudah berdiri di samping Pandu yang sudah selesai memberes kan barang barang yang akan di bawa pulang.
Belum sempat Pandu menjawab, Kia sudah keluar dari dalam kamar mandi, Pandu dan Aldi pun langsung melihat ke arah Kia secara bersama, Pandu langsung tersenyum melihat ke arah istri nya, Ia pun langsung menghampiri istri nya untuk memapah Kia agar duduk di atas tempat tidur terlebih dahulu.
" Mas Kia gak apa apa, Kia bisa jalan sendiri Mas?" ucap Kia yang melihat suaminya terlalu berlebihan pada nya.
" Mas gak mau kamu kenapa kenapa lagi sayang, jadi jangan pernah menolak dengan apa yang mas lakukan pada mu, ok" sahut Pandu tanpa menghiraukan Kia yang ingin slalu menolak dengan apa yang di lakukan suaminya.
" Mas Kia ini cuma morning sisckes karena hamil, jadi Kia masih bisa berjalan Mas" ucap Kia lagi menjelas kan.
Pandu tidak menjawab ucapan istri nya, dia hanya menempel kan jari telunjuk di bibir nya memberi tanda kalau Kia tidak boleh komentar. Aldi yang melihat tingkah Pandu yang berlebihan langsung bersuara.
" Lebay banget kamu Ndu, Kia itu cuma hamil, tapi kamu memperlakukan Kia seperti orang yang sudah sakit parah" ucap Aldi berkomentar.
__ADS_1
Panduyang mendengar Aldi berbicara langsung melihat Aldi dengan tatapan tajam nya.
" Kamu karena belum perna merasakan khawatir pada orang yang kamu sayang Al, nantik kalau kamu sudah nikah, aku rasa kamu lebih dari ini" sahut Pandu sambil tertawa mengejak Aldi.
Kia yang mendengar nya juga ikutan tertawa, sedang kan Aldi sudah kesal bukan main. Saat Pandu dan Kia asik menertawa kan Aldi, Pintu kamar rawat Kia terbuka, nampak lha Rika sambil tersenyum dan membawa kursi roda untuk di gunakan Kia sampai lobi rumah sakit.
Pandu dan Kia langsung terdiam saat melihat Rika masuk, " Heiii semua..sudah selesai untuk pulang ke rumah" sapa Rika sambil mendorong kursi roda ke arah Kia.
" Sudah Ka, Aldi juga sudah jemput nih" sahut Kia tersenyum senang karena melihat sahabat sahabat nya begitu perhatian dengan diri nya.
Rika langsung melihat ke arah Aldi, Rika terdiam sesaat melihat ketampanan Aldi yang sebelas dua belas tampan nya dengan suami nya Kia, Aldi yang merasa di tatap oleh Rika langsung bertanya.
" Ada apa? ada yang salah dengan wajah saya" tanya Aldi pada Rika dengan wajah dingin nya.
Rika hanya menjawab dengan gelengan kepala saja, ia begitu gugup melihat Aldi, apa lagi Aldi berbicara dengan nya, membuat Rika jadi salah tingkah.
Ya ampun kenapa aku jadi deg degan gini melihat Aldi, tampan sekali dia ya allah, gumam Rika masih tertunduk tidak berani melihat ke arah Aldi.
Pandu dan Kia saling tatap yang melihat Rika salah tingkah saat Aldi berbicara pada nya, Kia merasa kalau sahabat nya itu menaruh hati pada asisten suami nya itu.
" Iya sayang" jawab Pandu langsung membantu Kia untuk duduk di kursi roda.
Sedang kan Aldi mengambil tas bekas pakaian Pandu dan langsung berjalan keluar rawat di ikuti Pandu yang mendorong Kia di kursi roda, sedang kan Rika menghembus kan nafas nya kasar karena Aldi sudah keluar dari kamar rawat Kia, Ia pun langsung menyusuk Kia untuk mengantar Kia sampai ke lobi rumah sakit.
Aldi sudah menunggu di dalam mobil, Rika membantu Kia untuk masuk ke dalam mobil sedang kan Pandu memasuk kan tas ke dalam bagasi mobil, Rika melirik ke arah Aldi sebentar, dan hal itu tak luput dari penglihatan Kia, tapi Kia hanya diam saja tanpa mau menegur Rika.
" Sudah selesai Mas" tanya Kia saat Pandu sudah masuk ke dalam mobil dari pintu sebelah.
Pandu tersenyum ke arah Kia, " sudah sayang" jawab pandu.
" Kita balik dulu ya ka, nantik kamu kalau ada waktu main ke rumah ya" ucap Kia menghadap ke arah Rika.
__ADS_1
" Siap kamu tenang saja, kalau aku off nantik main ke rumah kamu" sahut Rika sambil melirik ke arah Aldi.
Kia lagi lagi melihat tingkah Rika yang selalu melirik ke arah Aldi, sedang kan Aldi yang tau kalau di lirik oleh Rika hanya diam saja tidak perduli, apa lagi dengan Pandu, pasti lebih masa bodoh.
Setelah pintu mobil di tutup oleh Rika, Aldi langsung melaju kan mobil nya meninggal kan rumah sakit menuju ke kediaman Atmaja.
Saat di tengah perjalanan Kia melihat tukang rujak di pinggir jalan, entah kenapa ia ingin sekali memakan buah kedondong, Kia pun langsung melirik ke arah suami nya yang sedang melihat ponsel.
" Mas" panggil Kia dengan lembut.
Pandu yang mendengar istri nya memanggil langsung menoleh ke arah istri nya, " Ada apa sayang" sahut Pandu langsung menyimpan ponsel yang di pegang nya tadi.
" Kia ingin sekali makan buah kedondong" ucap Kia sambil menelan air liur nya kasar.
Pandu yang melihat istri nya sampai menelan air liur eperti itu langsung tersenyum lucu, " yasudah kita cari dulu buah kedongdong nya ya" sahut Pandu langsung di jawab anggukan kepala oleh Kia dengan cepat dan gembira.
" Al, kita ke toko buah dulu ya, Kia ingin sekali makan buah kedongdong" suruh Pandu pada Aldi.
Aldi hanya mengangguk kan kepala nya tanda mengerti, Ia pun langsung melaju kan mobil nya ke toko buah terdekat, saat sampai di toko buah ternyata buah yang di ingin Kia tidak ada, Kia pun masuk ke dalam mobil dengan wajah cemberut di papah oleh Pandu.
" Kita cari di toko buah yang lain ya sayang, jangan cemberut gitu dong, nantik cantik nya hilang" bujuk Pandu pada istri nya.
Bersambung...
Mohon beri dukungan slalu untuk Author ya readers, dengan Like, Komen dan Vote yang banyak ya plissss...
Dan share novel perdana Author ya readers, biar makin banyak yang banca novel perdana Author, dan kasih bintang lima serta Tips nya ya readers.
Terimah kasih banyak yang sudah mampir di novel perdana saya.
__ADS_1
Salam sayang Author untuk kalian semua.
I Love You All untuk pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan.