Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 169


__ADS_3

Setelah Ricki dan Bayu keluar dari ruangan Anita, Ricki langsung menuju ruangan nya untuk mengecek jadwal operasi yang akan di lakukan jam berapa.


Sedang kan Bayu balik ke perusahaan keluarga nya karena masih ada yang di urus.


Bayu kembali ke Jakarta sebenar nya karena ingin mengurus perusahaan kaluarga nya karena orang tua Bayu sudah tidak bisa lagi bekerja terlalu berat, sementara Bayu adalah anak laki laki satu satu nya dari keluarga Prasetya, Adik perempuan Bayu juga seorang lulusan kedokteran dari universitas terbaik di Jerman.


Jadi Adik Bayu juga tidak bisa mengurus perusahaan keluarga nya, maka nya mau tidak mau Bayu lha yang turun tangan untuk mengambil alih perusahaan keluarga nya.


Walau pun sebenar nya Bayu terasa berat untuk balik ke Jakarta karena belum bisa melupakan Kia, rasa cinta di hati Bayu masih ada, tapi walau pun begitu Bayu merasa diri nya harus benar benar kuat untuk bisa move on dari istri teman nya yang sudah berbaik hati memaaf kan kesalahan nya waktu kejadian waktu itu.


" Huuuuffft kamu haru kuat Bay, kamu sudah janji dengan Kia untuk tidak bisa melupakan cinta nya, dan Pandu sudah memaaf kan kamu Bay, bahkan dia mengajak kamu untuk menjadi teman nya, semangat Bayu Prasetya" ucap Bayu menguat kan diri nya sendiri di dalam mobil.


Lain dengan pasangan yang baru merasakan cinta, Firman dan Rika sekarang berada di dalam mobil untuk menuju kafe Widya, Firman sengaja mengajak Rika ke sana, karena sebelum nya Firman menghubungi Pandu dan Aldi dimana keberdaan nya.


Dan saat ini Pandu dan Aldi berada di kafe Widya, karena Kia pengen makan banana coklat di kafe Widya, sedang kan Aldi dan Widya kenapa berada di kafe Widya, karena baru pulang dari mengurus untuk acara pernikahan mereka.


Jadi Pandu dan Aldi bukan janjian untuk duduk di kafe Widya, melain kan karena kebetulan saja.


Kia sedang asik memakan pesanan nya di temani Pandu, sedang kan di depan meja Kia dan Pandu, Aldi dan Widya sedang sibuk melihat dekorasi yang baru di kirim ke email Aldi dari WO untuk di jadi kan ke acara resepsi pernikahan mereka.


Mata Kia melihat ke arah pintu yang baru terbuka, Begitu melihat dua orang yang baru masuk saling berpegengan tangan, Kia langsung terbatuk karena terkejut.


" Uhuuk...uhuuuk.uhuukkkk" batu Kia.


Pandu, Aldi dan Widya langsung terkejut mendengar Batuk Kia.


" Sayang kamu kalau makan pelan pelan saja, tidak ada yang mau ngambil makanan kamu" ucap Pandu langsung memberi kan Kia minum.


" Kamu kenapa Kia, kok sampek batuk batuk gitu?" tanya Widya yang langsung nyamperin Kia di meja nya di susul Aldi.


Belum sempat Kia berbicara, Firman dan Rika sudah sampai di meja mereka dan langsung menyapa mereka berempat dengan senyuman manis nya.


" Selemat Sore semua nya" ucap Firman dengan senyuman manis nya.

__ADS_1


Semua yang ada di meja langsung mengangkat kepala nya melihat Firman, awal nya Pandu, Aldi, dan Widya hanya melihat sekilas, tapi beberapa detik kemudian pandangan mereka langsung tertuju ke tangan Firman yang memegang tangan Rika, dan itu membuat mereka bengong sesaat.


" Kenapa kalian jadi pada bengong sih?" tanya Firman yang sudah duduk di kursi satu meja dengan mereka.


Mendengar suara Firman, mereka semua langsung tersadar dan menatap Firman dan Rika secara bergantian.


" Kakak sama Rika" tanya Widya memandang Firman dan Kia secara bergantian.


Firman tersenyum bangga, sedang kan Rika, wajah nya sudah merah karena menahan malu.


" Waaaahhhh....Mas kayak nya sekarang ada yang sedang love love ni" ucap Kia memberi tahu oada Pandu.


" Love love apa si sayang, Mas gak ngerti" tanya Pandu yang memang awam dengan dunia percintaan.


" Jatuh Cinta Ndu" Aldi yang memberi tahu.


" Bukan nya Firman memang sedang jatuh cinta sama Rika ya?" tanya Pandu lagi karena belum mengerti.


Mendengar penjelasan Kia, Pandu menatap Firman sekilas.


" Bagus lha kalau gitu" ucap Pandu singkat.


Semua yang mendengar ucapan Pandu merasa kesel karena hanya begitu respon nya, kecuali Aldi pasti nya, dia hanya tersenyum saja karena sifat Pandu dan Aldi sebelas dua belas, dingin kayak es balok.


" Yaelah Ndu, gitu doang respon kamu, aku di sini lagi bahagia bahagia nya Ndu, karena cinta aku kali ini terbalas kan" ucap Firman dengan senyuman manis nya.


Pandu tidak menjawab, dia hanya menaik kan bahu nya tanda itu urusan kamu, sedang kan Kia dan Widya tersenyum senang melihat Rika yang sudah mendapat kan cinta nya.


" Selamat ya Rika kak Firman, semoga kalian di jodoh kan dunia dan ahkirat" ucap Kia menyelamati sahabat nya.


" Iyaa selamat ya Ka, semoga kalian bisa cepat menyusul Aku sama Kak Aldi nanti" ucap Widya.


" Hmmmm...tapi kak Firman jangan sentuh sentuh Rika dulu dong, kan belum mukhrim, dosa Kak" ucap Kia memberi tahu.

__ADS_1


" Iya kakak kelepasan Kia, karena terlalu bahagia" ucap Firman.


" Segera lha di halalin, biar gak mengundang syeitan kak" lanjut Widya yang memberi tahu.


Pandu dan Aldi hanya diam saja karena mereka tidak tahu mau berbicara apa, yah gini lha kalau sifat nya beku.


" Trus masalah kak Reza gimana?" tanya Kia.


" Kita sudah bicara baik baik, dan Reza menerima dengan ikhlas kalau Rika dan Aku saling mencintai, dan Reza juga sudah berbesar hati menitip kan Rika ke aku, karena Reza bisa melihat kalau aku begitu mencintai Rika" ucap Firman memberi tahu.


" Alhamdulillah" ucap Kia dan widya berbarengan.


" Awal nya Reza sempat marah, tapi karena Rika bisa meyakin kan Reza, jadi dia bisa menerima ini semua" lanjut Firman lagi memberi tahu.


" Sekali lagi selamat ya Kak, Rika" ucap Kia dengan senyuman termanis nya.


Rika hanya mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum pada Kia dan widya.


Sementara di sebuah ruangan yang cukup besar, Reza berdiri melihat kota Jakarta dari dalam ruangan nya, Reza saat ini berada di kantor dan menatap ke luar jendela untuk menguat kan hati nya yang masih merasa sakit mengingat kejadian di taman tadi.


Mungkin Rika memang jodoh ku, tapi sakit saat mengetahui kalau Firman lha yang di cintai Rika, mungkin ini adalah karma ku karena dulu suka mempermain kan wanita, ya allah maaf kan aku karena dulu suka sekali mempermain kan wanita, jika engkau sayang pada ku, kirim kan wanita yang menicintai aku dengan tulus, gumam Reza sambil memandang ke luar jendela.


Bersambung...


Ayo Readers tercinta jangan lupa untuk dukungan nya, Dengan Like, Komen dan Vote yang banyak, dan kasih hadiah juga ya readers tercinta.


Dukungab kalian yang membuat Author semangat buat nulis nya.


Terimah Kasih yang sudah memberi kan dukungan dan semangat buat author.


Salam sayang author buat Reeder tercinta.


Love You More 😊😊

__ADS_1


__ADS_2