
Rika menangis di dalam taxi, entah kenapa hati nya sakit mendengar ucapan Reza yang mengatakan kalau diri nya berbeda dengan kedua sahabat nya, hanya karena diri nya tidak memakai hijab.
Apa karena aku tak berhijab maka nya kak Aldi tidak mau bersama ku dan malah memilih Widya, gak..gak aku gak boleh berbicara seperti ini, kak Aldi dan Widya memang berjodoh, mungkin jodoh ku memang belum datang, bukan karena aku tidak berhijab, batin Rika.
Sementara di Mall, Firman begitu aneh dengan diri nya sendiri, Sedang kan Reza mencoba menghubungi Rika tapi tidak di angkat oleh Rika.
" Kau lagi nelpon siapa?" tanya Firman pada Reza.
" Siapa lagi kalau bukan Rika Man, aku gak mau dia marah sama ku gara gara ucapan ku tadi" sahut Reza memberi tahu.
Bahkan Reza sudah ada nomor kontak Rika, aku yang sudah lama kenal sama dia tidak ada nomor kontak nya, batin Firman.
Reza masih berusaha menghubungi Rika, dan Firman berdiri di depan Reza melihat kepanikan yang ada di wajah Reza.
Tiba tiba Aldi dan widya datang menghampiri mereka berdua, dan melihat wajah tegang dari kedua lelaki tampan itu.
" Kak Firman ada apa? kenapa kalian seperti orang panik gitu?" tanya Widya saat sudah mendekat dengan Reza dan Firman.
Firman dan Reza yang mendengat suara Widya langsung memucat seketika, Widya dan Aldi yang melihat mereka berdua pun langsung merasa ada yang aneh.
" Kalian kenapa?" kali ini Aldi lha yang bertanya.
" Anu...Itu...Ri Rika" ucap Reza terbata bata karena takut Widya marah pada nya.
" Kak bicara yang jelas dong? ada apa?" tanya Widya lagi.
" Rika sudah pulang diluan karena marah sama Reza, Reza tadi bicara yang membuat Rika sakit hati terus pupmlang diluan" ucap Firman menjelas kan.
" Apaa" sahut Widya terkejut.
" Tadi kakak udah coba kejar, tapi dia uda keburu naik Taxi" sambung Firman lagi.
__ADS_1
" Emang kak Reza bicara apa sih, sampai sampai Rika bisa sakit hati seperti itu?" tanya Widya penasaran.
" Awal nya kakak cuma nanyak dia punya pacar atau tidak Wid, dan dia bilang belum punya pacar dan gak mau pacaran, dan kakak tanya kenapa gak mau pacaran, nah Firman yang jawab kalau dia berbeda dari wanita yang sering kakak dekatin selama ini, tapi kakak malah jawab apa beda nya dia dengan yang lain, dan kakak malah bilang kalai berbeda itu kayak kamu dan Kia" ucap Reza menjelas kan.
Widya begitu terkejut mendengar pertanyaan kakak sepupu nya itu, dia langsung menatap calon suami nya minta pendapat, tapi Aldi yang di tatap hanya menaik kan bahu nya saja.
" Tapi maksud kak Reza bukan itu Wid, maksud kakak berbeda dengan kamu dan Kia, hanya karena kalian pakai hijab, sedang kan Rika tidak, tapi Rika salah paham kalau kakak mengatakan nya dia itu sama aja seperti wanita yang diluaran sana" sambung Reza menjelas kan.
" seharus nya kakak kalau bicara itu di saring dulu dong, kakak kan baru kenal dengan Rika, dia itu sensitif banget kak orang nya, sekarang kalau begini gimana jadi nya, takut nya di minder dan gak mau berteman dengan kami lagi" ucap Widya marah.
Aldi menenang kan calon istri nya, agar tidak marah marah di depan orang banyak.
" Wid, udah jangab marah di sini, malu di liatin orang, nanti kita cari cara agar Rika gak minder, kakak yakin Rika gak seperti itu orang nya, saat ini dia hanya ingin sendiri dulu" ucap Aldi menenang kan Widya.
" Yasudah ayo kita pulang, uda hampir magrib juga, besok kakak akan coba bicara sama Rika" ucap Firman dan di angguki kepala yang lain nya.
Mereka pun pulang ke kafe Widya dulu, karena mobil Aldi ada di kafe Widya, setelah itu Aldi ngantar Widya ke panti, setelah itu langsung balik ke apertemen nya, sedang kan Firman dan Reza langsung balik ke rumah orang tua Firman.
Pandu mengajak calon bayi nya berbicara dan di sambut gerakan oleh bayi nya dengan aktif, hal itu yang membuat Pandu begitu gemas dan tak sabar uda langsung menggendong nya.
" Sayang nya papa sedang apa di dalam perut mama" ucap Pandu tepat di depan perut Kia.
" Aku lagi main main di dalam papa" Ucap Kia meniru kan suara anak kecil.
Pandu yang merasakan gerakan lincah yang di rasa kan di tangan nya dan mendengar suara lucu dari istri nya langsung tertawa gemas.
" Sayang jangan gitu dong suara nya, Mas jadi pengen makan kamu, dan bertemu sama calon anak kita" ucap Pandu kemudian mencium gemas pipi Kia.
" Haah..itu Mah alasan Mas aja kan" sahut Kia protes.
" Gak sayang, bener..tadi suara kamu lucu banget tau gak, di tambah calon anak kita ikutan bergerak lincah" ucap Pandu sambil mengelus perut Kia lembut.
__ADS_1
" pokok nya Mas gak mau tau, nanti malam kamu gak bisa lari dari Mas, Mas mau jengukin anak kita di dalam, kasian dia gak ada teman main nya sayang" sambung Pandu lagi sambil memeluk Kia dari belakang.
" Gak usah mikir aneh aneh Mas, ini uda magrib, sebaik nya Mas mandi keburu Magrib" ucap Kia sengaja berbicara seperti itu, agar suami nya tidak berfikiran mesum terus.
" Siap ibu Bos" sahut Pandu langsung mencium kening Kia dan melangkah ke kamar mandi.
Setelah sholat magrib, Pandu ke ruang kerja nya untuk melihat pekerjaan nya yang belum di selesai kan nya, sedang kan Kia memasak di dapur untuk makan malam bersama dengan Anita dan di temani si kecik Ara.
" Mama, tante kenapa adik nya lama sekali sih keluar dari dalam perut tante Kia" tanya Ara yang duduk di kursi yang ada di dapur.
" Karena belum waktu nya sayang, nantik kalau sudah waktu nya pasti adeq nya keluat dari perut tante" Kia lha yang menjawab pertanyaan Ara, sedang kan Anita hanya tersenyum melihat anak nya dan Kia.
" Tapi kok bisa si ada adik di dalam perut tante, cara masukin adek nya gimana Tan" tanya Ara lagi yang sukses membuat Kia dan Anita memberhenti kan pekerjaan nya.
" Heemmm...dari makanan sayang, jadi tante Kia ada makan sesuatu dan adeq nya jadi deh" sahut Anita melihat bagaimana reaksi anak nya.
Ara langsung mengangguk anggukan kepala nya dan menaruh tangan nya di dagu nya seperti seseorang yang sedang berfikir.
Kia yang melihat tingkah Ara langsung melihat ke arah Anita, Anita yang melihat tatapan Kia hanya menggeleng kan kepala saja tanda tidak tau apa yang di pikir kan anak nya itu.
Bersambung...
Jangan lupa untuk slalu dukung karya Author ya Readers tersayang nya Author, dengan Like,Komen dan Vote.
kasih hadiah yang banyak juga ya pliss
Dukungan kalian sangat mendukung Author buat semangat untuk nulis nya.
Salam sayang author untuk kalian semua.
I Love You More 😊😊❤❤
__ADS_1