
Karena tidak ada jawaban dari Ricki dan Widya, ahkir nya Kia bertanya kembali.
" Ada apa sih? kok jadi aneh gitu?" tanya Kia.
" Kakak gak tau pasti si Kia, cuma itu anak gak tau kenapa datang datang tadi wajah nya uda di kusut kayak baju yang belum di setrika" ucap Ricki menjelas kan.
" Maksud nya kak" tanya Kia karena masih belum mengerti.
" Biasa nya kan itu anak kalau datang heboh banget, rumah sakit ini uda kayak pasar di buat nya, kalau bicara satu rumah sakit ini pasti dengar sama suara nya yang cempreng itu, tapi tadi kakak llihat dia waktu datang, muka nya di tekuk gitu" ucap Ricki lebih menjelas kan lagi tentang Rika.
" Kayak nya Rika ada masalah deh Kia" ucap Widya menimpali.
" Masalah apa ya? aku harus tanya dia, sebelum jadwal fisit" ucap Kia kemudian melangkah untuk ke ruangan Rika.
Tapi baru beberapa langkah uda di tahan oleh panggilan Widua.
" Ehhkk...Kia tunggu, kayak nya Rika seperti itu karena masalah semalam sore saat kita di Mall" Jerit Widya agar Kia mendengar.
Benar..Kia yang mendengar langsung balik melihat ke arah Widya, Ricki yang tak tau apa apa hanya diam saja memperhatikan ke dua wanita yang ada di hadapan nya.
" Emang semalam ada kejadian apa Wid?" tanya Kia penasaran.
Widya pun menceritakan kejadian yang terjadi semalam pada Kia dan Ricki dari awal yang ia dengar dari kak Firman sampai ahkir tanpa ada satu pun yang terlewat kan.
Kia yang mendengar langsung menghembus kan nafas nya dengan kasar, sedang kan Ricki hanya manggut manggut tidak jelas.
" Ternyata tu anak bisa ngambek juga ya, kakak kira dia slalu happy" ucap Ricki tanpa merasa bersalah.
Kia dan Widya yang mendengar ucapan Ricki langsung pergi meninggal kan Ricki karena sebel dengan ucapan Ricki yang malah memojok kan Rika.
" Lho...lho kok kakak di tinggal sih, tunggui woii" ucap Ricki kemudian mengejar kedua wanita yang sudah meninggal kan nya.
Kia dan Widya berjalan ke arah ruangan Rika, Kia langsung membuka pintu ruangan Kia tanpa mengetuk nya terlebih dahulu.
Rika yang sedang melamun langsung terkejut melihat pintu ruangan nya terbuka dengan kuat.
Kia dan Widya sudah masuk dan duduk di kursi depan meja Rika, Rika hanya diam memandang kedua sahabat nya, tak lama datang Ricki menyusul sedikit ngos ngosan.
__ADS_1
" Tega amat si kalian ninggali orang paling tampan di rumah sakit ini" ucap Ricki dengan Percaya diri nya.
Ke tiga wanita yang ada di hadapan Ricki langsung memasang wajah malas mendengar perkataan Ricki.
Kia langsung melihat Rika dengan wajah yang sudah serius.
" Kata kan kamu kenapa Ka?" tanya kia to the poin.
" Aku...emang aku kenapa?" tanya balik Rika yang pura pura tidak mengerti.
" Tidak usah pura pura tidak tau, aku tau kamu lagi ada masalah, cepat cerita kan, mumpung masih ada waktu" ucap Kia langsung.
Widya dan Ricki hanya diam saja, mereka belum mau bicara untuk saat ini.
Rika menatap wajah satu satu orang yang ada di ruangan nya, kemudian dia pun menarik napas nya dan mengeluar kan dengan kasar.
Seperti nya aku memang harus cerita dengan mereka, agar aku sedikit lega, batin Rika.
" Emmmm...semua nya, boleh aku bertanya pada kalian?" tanya Rika dengan takut takut.
" Cepat kata kan apa yang mau kamu tanya Ka" sahut Kia sudah tidak sadar.
Ricki hanya diam saja saat mendengar pertanyaa Rika, sedang kan Kia dan Widya menarik mengeluar kan nafas nya mendengar pertanyaan Rika.
" Rika, kamu dan kami itu tidak ada beda nya, menilai seorang wanita baik itu bukan karena dia memakai hijab atau menutup tubuh nya dengan pakaian syar'i, menilai wanita baik itu dengan perilaku dan kepribadian nya, sikap lemah lembut dan tulus dari hati nya, dan itu semua ada pada diri mu Ka" ucap Kia memberi tahu.
" Dan kamu wanita baik yang slalu menjaga harga diri kamu dari dari maksiat yang banyak terjadi diluaran sana" sambung Kia lagi.
" Kamu memang tidak memakai hijab, tapi kamu slalu berpakain sopan dan tertutup, seorang wanita baik itu akan menutup mahkota nya dengan pakaian yang layak, walau pun dia tidak memakai hijab nya" ucap Kia lagi.
" Rika, orang yang pakai hijab itu tidak bisa di paksa, dan belum berarti wanita yang tidak berhijab itu buruk" jelas Kia lagi.
" Tapi ucapan semalam begitu kena di hati ku Kia" ucap Rika menunduk.
" Kalau kamu memang merasa kena, kenapa kamu tidak mencoba untuk berhijab Ka, tapi sebelum itu mantap kan hati mu, jangan ada keterpaksaan" sahut Kia sambil memegang tangan Rika agar dia sedikit lebih tenang.
" Yang di kata kan Kia benar Ka, mantap kan hati mu kalau kamu memang mau menutup aurat mu dengan berhijab" ucap Widya menimpali.
__ADS_1
" Apa kalau aku berhijab aki akan mendapat jodoh seperti jodoh kalian?" tanya Rika penasaran.
" Rika, jodoh itu cerminan dari diri kita, bukan karna kita memakai hijab atau tidak" sahut Kia dengan tegas.
" Aku yakin kalau kamu mau menutup aurat mu, insya Allah hati mu akan lebih tenang" sambung Kia sambil dengan tersenyum manis.
Kamu memang yang terbaik Kia, kata kata kamu slalu mengena di hati orang yang mendengar nya, suara mu yang lembut bisa meyakin kan perkataan yang keluar dari mulut mu, pantes Bayu bisa melakukan hal yang begitu nekat kemarin, tapi untung saja dia tersadar untuk tidak menghancur kan rumah tangga mu dengan Pandu, bersyukur nya Pandu bisa menjadikan mu istri nya, semoga aku bisa mendapat kan wanita seperti kamu Kia, batin Ricki.
" Apa kalian mau membantu ku untuk mengajari bagaimana cara memakai hijab?" tanya Rika sambil tersenyum.
Kia dan Widya yang mendengar nya langsung tersenyum senang.
"Tentu" jawab Kia dan Widya berbarengan.
Mereka pun langsung berdiri dari kursi nya dan berpelukan seperti kartun teletubis, Ricki yang melihat kebahagian mereka langsung bersuara.
" Aku gak di ajak pelukan juga nih" ucap Ricki yang sudah merentang kan tangan nya.
" Jangan harap" ucap ketiga wanita yang ada di depan nya.
Ricki yang mendengar langsung memasang wajah sedih nya.
" Oia ngomong ngomong kamu emang lagi dekat sama siapa Ka, sampai galau cuma karna pakek hijab" tanya Ricki penasaran.
" Dia kayak nya lagi jatuh hati sama dosen tampan kak" ucap Widya sambil tersenyum mengejek ke arah Rika.
Kia dan Ricki menaik kan alis nya tanda tidak mengerti dengan ucapan Widya.
Bersambung..
Jangan lupa untuk meninggal kan jejak ya readers, dengan Like,Komen dan Vote yang banyak plissss
Jangan lupa kasih hadiah yang banyak juga ya gaesss.
Mampir juga yuk ke karya aku yang ke dua, cerita nya gak kalah seru pasti nya.
__ADS_1
Terima Kasih banyak
Love You More 😊😊😘😘