
Melihat Ara tidak ada di sebelah nya, Azmi kembali memanggil Ara yang masih bengong di samping mobil Azmi.
" Ra mau sampai kapan berdiri di situ? ayo masuk" ucap Azmi yang menunggu di depan pintu yang sudah terbuka.
" kenapa seperti dia pemilik rumah nya ini dan aku tamu nya, malah aku nurut aja lagi saat dia ngajak aku masuk" batin Ara yang sudah berjalan di samping Azmi.
mereka pun masuk secara bersama ke dalam rumah dan tak lupa mengucap kan salam, Ara melihat ada tamu dan tidak menemuka keberdaan mama dan papa nya, hanya ada oma, tante Kia dan Om Pandu yang ada di ruang tamu, beserta tamu om Pandu yang tidak di ketahui Ara siapa.
" Tante..." panggil Ara yang msih berdiri sambil melihat ke arah tamu.
" Sayang kamu sudah pulang" ucap Kia berdiri dan melihat Azmi berada di belakang Ara sambil tersenyum.
Azmi pun langsung menyalami Oma Dewi, Pandu dan Kia, namun Kia tetap mengatup kan kedua tangan nya di dada.
" Tan mama sama papa mana? kok gak kelihatan" ucap Ara dengan kepala kesana kemari.
" Mama sama papa lagi ada urusan sayang, palingan bentar lagi juga udah pulang" ucap Kia.
Farhan dan Mayang yang melihat Azmi seperti tidak asing langsung bertanya pada Pandu.
" Dia siapa Ndu?" tanya Farhan.
" Ohh kenalin, dia calon menantu kami, dia calon suami Ara" ucap Oma Dewi langsung saat Pandu mau menjawab pertanyan Farhan.
Ara langsung melotot kan mata nya mendengar ucapan oma nya, sedang kan Azmi tersenyum tipis karena di sana sedang ada tamu yang tidak di kenal nya.
Azmi tidak mau melihat kan senyuman nya pada orang orang, hanya pada Ara lah dia bisa tersenyum dengan lebar.
" Ara kamu lihat wanita yang duduk di samping Tante Mayang, nama Zila, bukan kah cocok dengan Raja adik mu" ucap Oma menujuk Zila yang tersenyum ke arah Ara.
__ADS_1
Ara melihat Zila yang duduk sambil tersenyum pada nya, kemudian Ara eralih menatap wajah tante nya yang begitu di sayang nya, ada keraguan di lihat Ara dari mata tante nya, lalu Ara melihat ke arah Om nya, om Pandu hanya bisa tersenyum kecil saat Ara menatap nya.
Entah kenapa Ara melihat ke arah Azmi, dan entah kenapa Azmi langsung menggeleng kan kepala nya saat Ara melihat ke arah nya, mungkin ada kontak batin di antara mereka, sehingga Azmi langsung paham dengan tatapan Ara.
" Ehmmmm...Ara rasa dia kurang cocok buat Raja oma, Ara tahu gimana wanita idaman Raja, lagian Ara rasa Raja sudah ada yang punya" ucap Ara langsung pergi meninggal kan ruang tamu dan menarik tangan Azmi ke belakang rumah mereka untuk menyusuk adik adik nya.
Oma yang mendengar jawaban dari cucu cucu nya hanya bisa tersenyum tidak enak pada tamu anak nya, sama hal nya dengan Zila dan kedua orang tua nya, yang tidak suka dengan pendapat dari anak anak rekan bisnis nya saat ini.
Ara membawa Azmi ke taman belakang tepat di samping kolam renang, di sana sudah ada Raja Cs dan juga Ratu.
Ara melihat Ratu sedang memarah marahi Raja karena tidak mau berkata jujur pada nya saat Ratu menanyakan ada hubungan apa Raja pada Aya, karena Ratu melihat kakak nya membawa kue yang berlebel milik Aya di kotak nya.
" Ayo kakak kata kan kakakada hubungan apa dengan kak Aya, Adek tahu kalau kakak itu pasti ada sesuatu kan sama kak Aya" ucap Ratu mendesak kakak nya agar mau bicara.
Bukan nya menjawab, Raja malah menutup wajah nya dengan satu tangan nya dan satu lagi di jadi kan bantal, Raja tiduran di kursi santai yang ada di tepi kolam renang.
" Issssssh..kakak coba bilang sama kak Raja, susah sekali sih buka mulut doang buat jujur" rengek Ratu pada Haikal yang membuat Haikal semakin gemes dengan Ratu.
" Ada apa ini?" tanya Ara yang langsung mencomot kue yang ada di atas meja.
" Kakak kenapa di makan kue nya? itu kue saksi bisu antara hubungan kak Raja dan kak Aya" ucap Ratu menarik sisa kue yang masih di tangan Ara.
" Siapa Aya?" tanya Ara setelah menelan kue yang ada di dalam mulut nya.
" Calon kakak ipar Ratu, sama seperti kakak Azmi yang ada di belakang kakak sekarang" ucap Ratu asal jawab yang membuat Ara tersedak minuman, karena saat Ratu mengatakan itu, Ara sedang minum karena selesai makan kue.
Uhuuuk...uhuuuk...uhuuuk
" Pelan pelan dong kalau minum, gak ada yang minta juga minuman kamu" ucap Azmi sambil menepuk nepuk punggung Ara dengan lembut.
__ADS_1
Raja, Haikal, dan Andra saling tatap ada yang begitu istimewa dengan kakak mereka yang begitu judes bagi mereka bertiga.
" Itu kan cowok yang sering ke bengkel kita kan, dia kenapa bisa baik banget ya sama kanjeng mami" bisik Andra di telinga Raja dan Haikal.
Raja dan Haikal yang mendengar bisa kan Andra hanya bisa menaik kan nahu mereka tapi masih menatap Ara dan Azmi.
" Aku rasa kak Azmi akan menyesal setelah melihat kanjeng mami yang asli nya" bisik Andra lagi yang langsung di angguki kepala oleh Raja dan Haikal bersamaan.
Ratu yang melihat tingkah ke tiga kakak nya bisik bisik sedikit menguping, dan dia mendengar sebutan kanjeng mami.
" Siapa kanjeng mami?" tanya Ratu yang langsung membuat Ara melihat ke arah Ratu dan Raja cs, begitu juga dengan Azmi yang menunggu jawaban dari Raja Cs.
" Kakak ku yang paling ganteng, siapa kanjeng mami, jangan bilang itu sebutan untk Ratu atau kak Ara?" ucap Ratu yang langsung membuat Ara melotot kan mata nya melihat Raja Cs.
Sedang kan Azmi terkekeh kecil mendengar ucapan Ratu kalau memang sebutan itu buat Ara.
"Cocok sih kalau dia di panggil kanjeng mami, orang marah marah terus kerja nya" gumam Azmi yang masih di dengar Ara.
" Apa...kamu bilang aku apa? cocok buat sebutan kanjeng mami buat aku gitu" ucap Ara yang langsung mendapat gelengen dari Azmi.
Ara melihat ke arah Raja Cs, belum sempat dia marah pada adik adik nya, dia mengingat kejadian di jalan tadi saat Azmi dan Ara juga berada di jalan untuk makan.
" Raja tadi kakak liat kamu ugal ugalan di jalan sambil bawa wanita? siapa wanita itu? dan kenapa kamu kencang kencang tadi? malah bawa mobil butut kalian itu?" ucap Ara yang sudah marah pada Raja.
Azmi yang melihat Ara marah marah langsung mengerut kan alis nya, Azmi berfikir, gak di rumah sakit, gak di rumah gak di mana mana kenapa hobi nya marah aja.
" Ada maslah kecil aja tadi" ucap Raja dengan santai.
" Maslah kecil kamu bilang, kalau kamu sampai nabrak gimana, dan tu anak orang kenapa napa? lagian siapa sih tu cewek, seperti nya dia anak baik baik, kakak lihat dari kaca mobil kamu" ucap Ara sekaligus bertanya.
__ADS_1
Bersambung.