
Pagi hari di toko kue milik Cahaya sudah ramai dengan ucapan selamat dari para karyawan Cahaya untuk Arti dan Yusuf.
Saat ini Yusuf sedang mengantar calon istri untuk bekerja di toko kue, dan langsung mendapat sambutan hangat dari para karyawan.
"Terima makasih banyak, aku jadi terharu" ucap Arti yang di sambut tawa oleh semuanya.
" Yasudah kalian boleh kembali bekerja ya, takutnya sudah ada pelanggan yang datang" lanjut Arti yang di jawab anggukan kepala oleh semua karyawan.
" Sayang setelah menikah nanti kamu mau tetap bekerja di sini?" tanya Yusuf saat mereka sudah berada di ruangan Arti.
"Iya mas, aku gak bisa berhenti dari sin, karena dari awal aku hidup dari sini saat Cahaya sudah mati-matian mempertahankan toko ini, dan mengajak aku bergabung sampai sekarang toko ini udah besar dan banyak membuka cabang" jawab Arti sambil membuka laporan keuangan toko kue yang ada di atas meja.
" Apa Cahaya melarang kamu buat berhenti dari sini?" tanya Yusuf lagi yang langsung membuat Arti menghentikan pekerjaan nya.
" Kenapa mas malah bicara seperti itu? apa mas melarang kegiatan ku kalau kita sudah menikah nnati?"tanya Arti menatap wajah Yusuf dengan curiga.
" Bukan sayang, bukan maksud mas seperti itu, jujur mas gak masalah kamu mau tetap kerja di sini, cuma mas takut kamu gak ada waktu nanti sama mas, itu aja" ucap Yusuf dengan menundukkan wajahnya.
Arti menghela nafas nya mendengar ucapan suaminya, ia berjalan dimana Yusuf duduk, di tatapnya wajah sang calon suami yang masih menundukkan kepalanya.
" Mas" panggil Arti dan Yusuf langsung melihat calon istrinya.
"Kalau aku sudah menikah nanti, pastinya aku gak serepot seperti sekarang mas, aku masih seperti ini karena aku belum menikah, aku seperti ini agar aku mempunyai kesibukan, kalau sudah menikah nanti jelas sangat berbeda, aku pulang kerja bisa sesuka hati aku, yang penting aku bisa menghendle kerjaan aku, kamu gak usah khawatir tentang itu mas" ucap Arti dengan suara lembutnya dan tersenyum menatap Yusuf.
Yusuf sendiri langsung membalas senyuman Arti, kalau saja sudah sah pasti Yusuf akan membawanya ke dalam pelukanya, tapi ini Yusuf masih harus menahan apa yang ada di dalam pikirannya.
Berbeda di toko kue, saat ini Cahaya ikut ke kantor bersama dengan Raja, karenanya setelah Raja meeting pagi ini, Raja dan Cahaya akan melakukan fhoto maternity yang di inginkan Cahaya, dan tentu saja Raja mengabulkan nya dengan senang hati.
" Sayang sebentar ya, Aii usahakan meetingnya gak akan lama" pamit Raja saat mau meeting.
" Iya Aii, Aya tunggu di sini ya" sahut Cahaya.
__ADS_1
" Iya sayang, kalau sudah bosan masuk ke kamar aja ya, istirahat biar gak lelah" ucap Raja yan langsung di jawab anggukan kepala oleh Cahaya.
Raja langsung mencium kening Cahaya dengan mesra, dan hal itu di saksikan oleh Haikal yang menunggu di depan pintu.
" Ck, buruan entar klien kita nungguin" ucap Haikal yang langsung dijawab anggukan kepala oleh raja.
Setelah menunggu hampir dua jam lamanya, ahkirnya Raja selesai juga meetingnya, dan saat ini mereka sudah langsung menuju ke lokasi di mana fhoto di buat.
Cahaya minta di buat di ruangan saja fhotonya, tapi dengan tema yang diinginkannya, jadinya tim fhotografer membuat ruangan seperti di luar ruangan sesuai tema yang di inginkan klien mereka.
Photografer yang sedang membidik kliennya merasa puas karena tidak perlu di arahkan begitu susah sudah langsung dapat auranya karena memang keduanya memiliki wajah yang sama-sama tampan dan cantik.
Berbagai gaya sudah di lakukan sesuai arahan dan sesuai tema, Cahaya tak pernah melepaskan senyuman di bibir nya melihat semua hasil photonya karena memang beneran bagus semua nya. setelah mereka selesai berfhoto dan sedang bersiap-siap untuk menganti pakaian kembali.
Pintu ruangan terbuka, dan masuklah sepasang suami istri berserta bayi mungil yang membuat Cahaya dan raja terkejut namun di sambut dengan senyuman.
" Halo Om Raja dan Tante Cahaya, Baby Hulya juga mau fhotosoot juga" ucap Ara yang langsung membuat Cahaya tersenyum.
" Uhhhh geram banget sama ni baby mungil, di unyuk-unyuk gimana pun tetap aja tidur, senyumnya itu loh yang gak lepas" ucap Cahaya yang membuat semuanya tersenyum.
" Ayo silahkan kita lanjut sekarang giliran bayi cantiknya" ucap sang photografer.
Dengan cekatan sang asisten langsung mengambil Baby Hulya dari dalam gendongan Ara, di hiasai Baby Hulya untuk di buat photoshoot agar tampil cantik.
Berbagai gaya di buat sang asisten untuk Baby Hulya dan membuat semua yang ada di sana merasa gemas ingin sekali menciumnya.
" Lucu banget ya baby Hulya Aii, pengen banget Aya gigit itu pipi" ucap Cahaya yang melihatnya karena gemes.
"Jangan di gigit dong sayang, nanti bapaknya marah" sahut Raja yang langsung di sambut tawa oleh Cahaya.
" Nanti anak kita juga bakalan selucu baby Hulya" ucap Raja.
__ADS_1
" Tapi masih lucuan anak kakak dong" sahut Ara tak mau kalah.
Raja yang mendengarnya males mamblas ucapan kakak sepupunya itu, Cahaya yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya saja, sedangkan Azmi sibuk memvideo adegan anaknya yang akan di photo dan pastinya langsung di buat di strory nya agar semua nya dapat melihat betapa cantiknya putri kesayangannya itu.
Begitu selesai, semua nya tampak senang, tak sia-sia mereka membayar sang photografer mahal, tapi kualitasya memang tidak di ragukan lagi.
" Kita tadi kok gak ikut photo ya By, kan lucu kalau photo bertiga" ucap Ara saat di jalan mau pulang.
" Kita entar aja Uma, biar di siapain dulu, kalau mendadak kan hasilnya gak bagus karena pakaian kita aja belum di pesan" sahut Azmi sambil membuka pintu mobil untuk sang istri dan anaknya.
Sebelum masuk ke dalam mobil, Azmi melihat Raja dan Cahaya juga mau masuk ke dalam mobil, dan suara Azmi mengentikan mereka untuk masuk.
" Kalian mau langsung balik?" tanya Azmi.
" Iya kak, Cahaya uda kelelahan" jawab Raja yang langsung di jawab anggukan kepala oleh Azmi.
Mobil mereka beriringan menuju kekediaman Atmaja, tanpa mereka sadari dari balik tembok ada seseorang yang sedang memeprhatikan mereka dan menatap kepergian mereka dengan tatapan tak suka dan benci.
bersambung.
Ni author kasih contoh photo maternity Cahaya dan Raja, tapi anggap aja pakek hijab ya, Author senang banget sama gaya photo mereka soalnya.
Nah ini photoshot Baby Hulya
__ADS_1
Lucu banget kan, gemes liatnya 😍😍