
Setelah acara lamaran Firman pada Rika di taman, besok nya Firman langsung datang ke gedung Atmaja group untuk meminta bantuan pada Pandu.
Tok...tok..tok
Firman mengetuk pintu ruangan Pandu, tapi sebeluk nya Firman bertanya pada Bela apa ada Pandu di dalam atau tidak, dan kebetulan Pandu ada di ruangan nya saat ini.
" Masuk" ucap Pandu dari dalam.
" Hai semua nya..good moning efribadeh" ucap Firman dengan gaya muka selengean nya.
Kebetulan di runagan itu ada Aldi yang lagi membahas proyek yang akan mereka luncur kan beberapa hari lagi.
Melihat Firman masuk dengan begitu bahagia nya, membuat Pandu dan Aldi saling menatap dan berfikir ada apa dengan sahabat mereka yang satu ini.
" Ada apa dengan mu pagi pagi sudah datang ke sini?" tanya Pandu saat melihat Firman sudah duduk di sofa yang ada di ruangan Pandu.
" Ada yang aku mau bicarain sama kalian berdua, dan pasti nya aku mau minta tolong sama kalian berdua juga" ucap Firman langsung tho the poin.
Lagi lagi Pandu dan Aldi saling tatap mendengar ucapan sahabat nya ini.
" Ada apa?" tanya Pandu lagi.
" Begini...aku mau minta bantuan pada kalian" ucap Firman masih menggantung.
" Tidak usah bertele tele, kata kan" ucap Pandu dengan tegas.
" Santai Bro" ucap Firman.
" Aku mau ngelamar Rika" ucap Firman langsung.
Pandu dan Aldi saling tatap, kemudian mereka kembali melihat ke arah Firman.
" Kamu mau melamar Rika, apa hubungan nya sama kami" kali ini Aldi yang berbicara.
" Yaelaa...kalian ini gimana sih, ya jelas lah aku minta tolong agar persiapan nya di atur sama orang orang kalian, dari mulai hotel, WO dan butik yang semua itu ada di bawah naungan Pandu, kecuali hotel, aku milih ya mau di hotel yang mana, kan hotel Punya Atmaja Gruop banyak banget" ucap Firman memberi tahu.
" Ck...kirain apaan, kalau itu kamu bilang saja sama Bela, biar dia yang hubungi sama pihak pihak yang mau kamu ingin kan, kalau butik kamu langsung datang saja, dan pilih mana baju yang akan kalian pakai" ucap Pandu menberi tahu.
__ADS_1
" Memang kamu sahabat yang saling pengertian banget Ndu" ucap Firman.
" Tapi semua itu gratis kan Ndu" sambung Firman lagi.
" Yaelah Man, kamu mau merid kok pelit banget sih, masa mau nya gratisan" ucap Aldi sambil menggeleng kan kepala nya.
" Bukan pelit Al, tapi memanfaat kan yang ada, buat apa punya sahabat sultan, kalau semua fasilitas yang ada tersedia tidak di gunakan, iya gak Ndu" sahut Firman, dan meminta persetujuan Pandu untuk membenar kan ucapan nya.
" Aku kasih hotel aja yang gratis, kamu tinggal pilih yang mana, selebih nya kamu bayar, biar kamu tahu biaya merid itu mahal" ucap Pandu yang langsung di sambut tawa oleh Aldi.
" Yaelah kok jadi itung itungan sih Ndu, sama sahabat sendiri juga" sahut Firman dengab wajah memales nya.
" Mau terima atau tidak sama sekali" ucap Pandu dengan wajah tanpa expresi nya.
" Oke oke..tapi aku minta orang orang di bawah naungan mu buat yang paling sempurna, agar acara lamaran aku dan Rika sukses dan meriah, karena itu akan kami cerita kan nanti dengan anak dan cucu kami" ucap Firman sudah membayang kan acara lamaran nya seperti di negri dongeng.
Lagi lagi Pandu dan Aldi saling tatap melihat tingkah sahabat nya yang sedikit gesrek.
Sementara di luar ruangan Pandu, lagi lagi Bela di kejut kan dengan kedatangan Bayu, dan itu membuat Bela terkejut, tapi Bela berfikir kalau Bayu datang ke sini karena ingin menemui Bos nya.
" Iya pak, saya lagi menyiap kan berkas berkas untuk pak Pandu dan pak Aldi akan meeting sebentar lagi" sahut Bela dengan senyuman manis nya.
Dan itu lah yang menbuat Bayu ingin selalu berada di samping Bela, tapi Bayu sampai saat ini belum pasti dengan isi hati nya, apakan benar benar dia mencintai Bela atau hanya sebatas kagum saja.
Saat Bayi ingin membalas ucapan Bela, tiba tiba pintu ruangan Pandu terbuka, keluar lah tiga serangkai dari dalam ruangan.
Pandu, Aldi dan Firman terkejut melihat ada Bayu yang saat ini berada di depan meja Bela.
" Lho Bay, kamu di sini, apa apa? apa ada yang mau di bicara kan?" tanya Pandu langsung.
Bayu yang melihat Pandu keluar dari ruangan sana sudah terkejut, apa lagi Pandu bertanya pada diri nya ada apa datang ke sini, itu yang membuat Bayu gugup saat menjawab.
" Eemm..itu anu emm" ucap Bayu bingung mau bicara apa.
Mati gue..harus ngomong apa ini, masa iya aku bilang kalau ke sini mau nemeui Bela, bisa habis aku di bully mereka, batin Bayu.
Tiga serangkai masih betah menunggu jawaban dari Bayu, sedang kan Bela sudah jantungan takut bos nya marah karena Bayu perna mengajak nya makan siang bareng.
__ADS_1
" Bay ada apa? kenapa jadi gugup gitu sih?" tanya Pandu lagi.
" Ahk iyaa aku ke sini mau ngajak kamu makan siang bareng, iyaa makan siang bareng" ucap Bayu.
Bela langsung melotot kan mata nya, sedang kan tiga serangkai langsung saling pandang mendengar ucapan Bayu yang ingin mengajak makan siang bareng.
Firman langsung melihat jam tangan nya, dia semakin aneh dengan Bayu.
" Bay lu tinggal di planet mana sih, jam segini mau ngajak makan siang" ucap Firman yang membuat Bayu terkejut.
Dia pun langsung melihat jam tangan nya, alahkah terkejut nya dia melihat jam yang ada di tangan nya masih pukul 09.40 Wib.
Bayu...kenapa mendadak jadi bodoh gini sih, pasti mereka berfikir yang tidak tidak dengan ku, batin Bayu sambil menatap tiga serangkai yang masih menatao diri nya menunggu jawaban mereka.
Pandu yang mengerti situasi langsung mengajak Aldi dan Firman untuk menuju ruang meeting, sedang kan Firman langsung balik ke kampus untuk mengajar, urusan kantor masih diserah kan sama Reza sepupu nya.
" Sebaik nya kita langsung ke ruang meting saja, Al kamu minta berkas berkas nya pada Bela" ucap Pandu langsung melangkah kan kaki nya di ikuti Firman.
Kalau Aldi langsung mengambil berkas yang sudah di siap kan oleh Bela, kemudian langsung menyusul Pandu dan Firman yang sudah berjalan ke arah lift.
Namun beberapa langkah sebelum sampai di lift, Pandu berhenti dan membalik kan badan nya melihat ke arah Bayu dan Bela.
Semua itu membuat Aldi, dan Firman merasa aneh.
" Sebaik nya urusan hati jangan di bawa saat jam kerja, aku tidak suka karyawan ku tidak berkompeten" ucap Pandu yang langsung melanjut kan langkah nya menuju lift.
Jlep...
Bersambung...
Mohon untuk selalu dukung karya Author ya, dengan Like,komen yang positif dan vote.
Kasih bunga dan kopi juga plisss.😊😊🙏
Terima kasih banyak
Love You more
__ADS_1