Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 64


__ADS_3

Arti terbengong tak percaya sama seperti Cahaya saat mama Kia melamar nya, jadi setelah mama Kia pulang, Cahaya mencerita kan semua nya pada Arti di runagan kerja nya.


" Aku benar benar gak nyangka Ya, ternyata kamu adalah wanita beruntung itu, wanita yang di cintai Raja, dan wanita yang di pilih oleh keluarga tajir melintir itu" ucap Arti dengan senyum yang megembang di bibir nya.


" Tadi nya aku juga gak percaya Ar. aku tadi hanya bisa nangis doang dan terdiam, sampai samapai mama Kia berfikir kalau aku tidak mencintai Raja" sahiut Cahaya kembali mencerita kan.


" Selamat ya sayang ku cinta ku baby ku, kebahagian mu akan segera datang, tapi ingat ya, jangan lupa kan aku kalau kamu nanti nya menjadi seorang istri dari orang terkaya se Asia itu" ucap Arti memeluk Cahaya.


" Husss...ngomong apa kamu, aku gak akan lupain kamu, kamu itu sudah seperti adik ku sendiri tau gak" ucap Cahaya memukul bahu Arti.


" Oia Ya, jadi setelah acara tunangan kalian, Raja akan di kirim ke luar negeri sama keluarga nya, sampai kalian berdua selesai kan kuliah kalian begitu?" tanya Arti yang hanya di angguki kepala oleh Cahaya dengan wajah lesu.


" Waaahh...cinta ku berat di ongkos dan pulsa dong" ucap Arti terkekeh mengejek Cahaya.


Cahaya langsung memukul Arti karena di ejek begitu," Tapi kamu gak usah takut kali Ya, Raja yang belum pernah bertemu lagi dengan mu setelah kejadian empat tahun yang lalu aja sanggup gak mengenal yang nama nya wanita hanya untuk mencari kamu, lah ini kamu sudah jadi tunangan nya, mana lah mungkin dia lupain kamu, dan cari pengganti di sana" ucap Arti menyemangati Cahaya.


Cahaya menarik nafas nya dalam dalam dan mengeluar kan dengan pelan, " Mudah mudah saja Ar, aku gak takut Raja akan berpaling dari ku Ar. tapi aku takut perempuan perempuan nakal yang mendekati Raja di sana nanti nya" sahut Cahaya.


" Uda gak usah takut, berdoa saja dan serah kan taksir kita sama yang maha kuasa" ucap Arti yang di angguki kepala oleh Cahaya.


 

__ADS_1


Sementara di kediaman Atmaja, setelah Kia sampai rumah setelah dari toko kue Cahaya, Kia langsung melaksana kan skewajiban nya untuk sholat Ashar terlebih dahulu, setelah itu Cahaya langsung turun dan bergabung dengan keluarga nya yang sudah duduk di sana sambail bersantai.


" Bagaimana sayang, apa wanita yang akan menjadi calon cucu menantu ku bersedia bertunangan untuk cucu ku Raja" tanya Oma Dewi saat Kia sudah berada di ruang keluarga.


Kia yang ingin menjawab melihat ada bayangan Raja yang akan turun dari kamar nya dari kaca cermin yang ada di ruang keluarga, ada niat usil di diri Kia untuk mengerjai putra nya.


Sementara Raja yang mendengar perkataan oma nya langsung menghenti kan langkah kaki nya dan berdiri di ujung tangga untuk mendengar kan apa yang akan di cerita kan oleh mama nya soal pertunangan diri nya dan Cahaya.


" Tadi Kia sudah menemui Cahaya Ma, tapi Cahaya menolak nya" ucap KIa kembali melihat cermin besar yang ada di hadapan nya untuk melihat putra nya.


Anita yang kebetulan sudah tahu kalau Cahaya juga mencintai Raja dan menerima khitabahan dari keluarga nya merasa heran dan menatap Kia dengan tatapan aneh, Kia yang merasa di tatap oleh Anita langsung langsung mengara kan tmata nya ke Raja yang sedang menguping diujung tangga.


Anita yang paham langsung tersenyum dan mengeleng kan kepala nya melihat keusilan adik ipar nya itu, dan ternyata Ara dan Oma Dewi yang kebetulan ada di sanamengerti dengan kode dari Kia dan langsung berpura pura akting untuk mengerjai Raja.


" Kasian banget Raja, aku gak kebayang kalaujadi Raja" ucap Ara senagaja menguat kan suara nya.


Raja yang mendegar dari ujung tangga langsung merasa lemas, rasa nya kaki nya sudah tidak bisa menopang bobot tubuh nya, di pegang nya pegangan tangga agar dia diri nya tidak terjatuh.


Ketakutan ku ahkir nya terjadi, Cahaya tidak mencintai ku, dia hanya menganggap ku teman saja gak lebih, batin Raja yang langsung melangkah kan kaki nya naik kembali ke kamar nya dengan perasaan yang gak bisa di ungkap kan.


Namun baru berapa langkah, kaki Raja melangkah, Ia kembali menghenti kan nya karena mendengar ucapan mama nya.

__ADS_1


" Tapi nanti malam Cahaya akan tetap datang ke sini kok buat makan malam, Kia bilang walau pun Cahaya menolak, tapi keluarga kita akan tetap bersilaturahmi dengan dia nanti nya" ucap Kia.


" Cahaya nanti malam mau makan di sini, buat apa mama mengundang nya, kalau hanya membuat hati ku semakin sakit melihat diri nya nanti" gumam Raja dan langsung melangkah kan kai nya naik ke lantai atas menuju kmar nya.


Kia sendiri yang melihat putra nya sudah kembali naik langsung terkekeh di susul yang lain nya.


" Tante usil banget, asal Raja gak minum pembersih kamar mandi aja nanti setelah mendengar kalau Cahaya menolak khitbahan nya" ucap Ara yang di sambut kekehan lagi dari yang lain nya.


" Tidak akan sayang, adik mu bukan pria seperti itu, lagian nanti malam juga mereka sudah bertunagan karena memang tunangan mereka hanya di hadirin keluarga mereka saja bukan, jadi mereka hanyatukar cincin saja nanti malam, om Pandu saudah menyiapkan cicin nya buat kedua psanagan itu" ucap Kia.


" Padahal yang sibuk sibuk buat ngurusin acara lamaran Ara, tapi malah adik sama Cahaya yang pakai cincin tunangan diluan" ucap Ara dengan wajah sedih nya.


" Gak usah lebay deh kak, kamu itu benar benar lamaran, kalau adik adik mu itu tunangan yang menanda kan kalau mereka di khitbah" ucap Anita sambil memukul paha anak nya, sementara Ara langsung terkekeh kecil dan di sambut gelengan kepala oleh yang lain nya.


Di kamar Raja, Raja berdiri di depan jendela kamar nya menatap ke arah taman belakang yangdi tumbuhi bunga bunga, dada nya sesak setelah mendengar ucapan mama nya tadi.


" Apa aku harus berjuang lebih lama lagi Ya buat dapatin hati kamu" ucap Raja dari dalam hati dan langsung menutup mata nya agar sesak di dada nya hilang.


Bersambung.


Hai Readers tercinta, author mau ngasih tahu nih, dari mana Anita tahu kalau Cahaya menerima lamaran Kia terlebig dahulu.

__ADS_1


Jawaban nya adalah karena saat Kia baru turun dari mobil, ANita juga kebetulan baru pulang dari rumah sakit, jadi nya Anita bertanya dan Kia mencerita kan nya, jadi dari situ lah Anita tahu ya.


__ADS_2