Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 111


__ADS_3

Hari yang di tunggu Raja dan Cahaya ahkirnya terjadi juga, hari ini adalah hari pernikahan Raja dan Cahaya. Seluruh keluarga Atmaja begitu bahagia cucu pertama laki laki dari keluarga Atmaja menikah di hari ini, Oma Dewi begitu bahagia melihat cucu nya ahkirnya satu persatu menemukan jodohnya.


" Sayang mama dan papa begitu bangga padamu, kamu mencintai wanita yang benar, sikap Cahaya yang begitu lembut sama seperti mama, mengingat mama saat mama masih muda dulu" ucap mama Kia menatap putra nya yang begitu tampan memakai baju pengantin yang sama warnanya dengan Cahaya.


Raja tersenyum mendengar ucapan mamanya, " Mama cuma mau berpesan kamu jaga dan selalu lindungi Cahaya ya, seperti papa kamu menjaga mama sampai sekarang, apa lagi Cahaya sudah tidak punya siapa siapa, dan saat ini keluarga dari ibunya malah mau merebut hasil jerih payah yang sudah Cahaya rintis dari awal" sambung mama Kia lagi.


" Pasti Ma, Raja pasti akan menlindungi Cahaya, walaupun nyawa Raaja taruhannya Ma" ucap raja dan langsung membuat mama Kia tersenyum dan memeluk putranya.


Papa Pandu masuk ke dalam kamar Raja dan melihat pemandangan yang begitu sejuk dimatanya.


" Papa cemburu loh Ma, mama meluk Raja lama lama" ucap Papa Pandu dengan sedikit cemburut.


Mama Kia dan Raja melepas pelukan mereka dan melihat papanya yang sedang berjalan ke arah merek.


" Sama anak sendiri aja masih cemburu Pa, giaman nanti kalau mama gendong cucu kita" ucap mama Kia yang membuat Raja langsung tersenyum lebar mendengar kata cucu.

__ADS_1


" Gak terasa ya Ma, sekarang Raja sudah mau menikah dalam hitungan jam lagi, padahal dulu perjuangan kita saat kamu hamil Raja, begitu banyak cobaan kita dan begitu banyak yang ingin memisahkan kamu dari mas" Ucap Pandu mengingat kan kenangan masa lalu mereka.


" Sudah lah Mas, yang penting sekarang kita sudah bahagia, dan anak anak kita juga bahagia" ucap mama Kia yang di jawab anggukan kepala oleh papa Pandu.


Lagi lagi mereka bertiga saling memeluk, dan tiba tiba terdenar suara ratu dari depan pintu.


" Adek dilupain" ucap Ratu dari depan pintu sambil meletakkan tangannya di pinggangnya dalam mode cemberut.


Papa Pandu, mama Kia dan raja tersenyum melihat Ratu yang sudah ngambek di depan pintu, dengan cepat papa Pandu memanggil putri cantinya untuk mendekati dirinya, Ratu berjalan mendekati kedua orang tuanya dan juga kakak kesayanganya.


Sedangkan di kediaman Cahaya, Cahaya yang di temani Arti di rumah dan juga beberapa pelayan yang di suruh menjaga Cahaya sampai acara akad nikah.


Kini Cahaya menatap dirinya yng sudah begitu cantik. bunga melati yang sudah menjuntai di bahu sebelah kananya, hiasan natural namun wajahnya tetap cantik.


Tanpa terasa air matanya mengalir dengan sendirinya membasahi kedua pipinya, Arti yang melihat Cahaya menangis langsung mendekati Cahaya dan menepuk bahu Cahaya dengan lembut.

__ADS_1


" Ada apa? kenapa menangis, nanti rusak riasan wajahnya," tanya Arti.


" Harusnya ibu dan Ayah ada di sini bukan, tapi di hari bahagianya aku ibu dan Ayah sudah tidak ada di sini" ucap Cahaya.


" Ya, ibu dan Ayah tetap melihat hari kebahagianmu dengan Rajam walau pun yaha dan ibu mu tidak berada di sini, tapi dari surga sana mereka tersenyum melihat kebahagian putrinya, karena sebentar lagi akan menikah dan mendapat kan suami yang begitu baik dan juga begitu tampan, bahkan keluarga nya begitu sayang sama kamu" ucap Arti menyemangati Cahaya.


Cahaya tersenyum mendengar ucapan Cahaya, Kini arti memeluk Cahaya dari samping, kini air mata Arti yang mengalir deras di pipinya.


" Ya setelah menikah nanti jangan perna lupain aku, cuma kamu yang aku punya sekarang" ucap Arti dengan segugukannya.


" Aku gak mungkin lupain kamu, kamu selalu ada buat aku, begitu juga sebaliknya, kamu bukan hanya sekedar sahabat Ar, tapi kamu juga saudara perempuan ku, yang selalu dukung aku apa pun itu, kita akan selama selamanya" ucap Cahaya dan mereka saling berpelukan dan meneteskan air mata bahagia.


Tim Make up Artis kemabli masuk untuk membentul kan Riasan Cahaya karena keluarga Raja sudah jalan menuju tempat akad nikah yang akan di lakukan di masjid agung dengan rumah Cahaya.


Dan Cahaya juga akan segera berangkat di temani oleh Arti, maka dari itu sebelum Cahaya berangkat, tim Make Up memperbaiki riasan Cahaya terlebih dahulu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2