Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 177


__ADS_3

Raut wajah Ara begitu sedih saat melihat seluruh keluarganya akan pergi holiday ke Sumatera tepat nya ke Danau Toba di mana Danau terbesar di Asia.


" Uda dong sayang, jangan cemberut gitu, nanti kita pergi sendiri kan kalau neng geulis uda lahir, kalau sekarang memang tidak boleh sayang, kamu sudah mau lahiran, jadi Aby gak ngasih kamu perjalanan jauh sayang" bujuk Azmi saat melihat Ara masih diam saja.


Sedangkan Cahaya hanya diam saja memandangi kakak ipar nya yang sedang merajuk karena tidak diizinkan pergi sambil memakan salad buah kesukaannya.


Raja yang berada di samping nya senyum-senyum sendiri karena melihat wajah lucu istrinya yang sedang menatap Qiara yang sedang merajuk.


" Kenapa liatin kak Ara nya gitu amat sih, uda tahu dia lagi merajuk?" tanya Raja yang langsung membuat Cahaya menolehkan kepalanya melihat suaminya yang begitu tampan di matanya.


" Lucu banget liat kak Ara kalau merajuk gitu, Aya jadi pengen jahilin kak Ara, kalau kita juga pura-pura ikut ke Sumatera" jawab Cahaya yang langsung mmebuat Raja mencubit hidung Cahaya karena tingkah jahil istrinya.


" Jangan dong sayang, nanti kak Azmi nya jadi bingung kalau makin merajuk kak Ara nya" ucap Raja dan membuat Cahaya tertawa.


Sementara Ara bener-bener begitu sedih wajah nya, apa lagi Ara baru saja melihat story Ratu begitu senang saat mau masuk ke dalam pesawat pribadi.


" Uda dong sayang, jangan sedih lagi ya, kasian neng geulisnya kalau Uma nya sedih begini" lagi-lagi Azmi membujuk Ara.

__ADS_1


" GImana kalau kita beli es krim, heemm mau sayang" lanjut Azmi dan Ara masih saja diam saja tidak mau menajwab sama sekali.


Azmi langsung menarik nafas nya dengan pelan, karena usaha nya sia-sia, Azmi langsung bangkir dari tempat duduknya dan beranjak keluar rumah, Ara yang melihat suaminya pergi langsung menetes kan air matanya, Ara berfikir kalau Azmi sudah males bujuk dirinya lagi.


Saat Azmi sudah tidak kelihatan, Cahaya mendatangi Ara yang masih diam di sudut sofa sambil memutar mutar ujung hijab nya.


" Ini susu coklat buat ibu hamil yang paling cantik kalau lagi tersenyum, tapi gak kalau sekarang karena ibu hamil nya sedang merajuk jadi yang paling cantik kali ini Cahaya" ucap Cahaya yang langsung membuat Ara menatap nya.


Ara mengambil susu yang ada di tangan Cahaya dan meminumnya dengan cepat hingga gelas yang di pegangnya kosong, dari kejauhan Azmi menatap nya dengan tersenyum.


" Uda dong kak jangan sedih gitu, kan ada Cahaya juga di sini, Aya mah ngalah gak mau ikut karena takut yang di dalam perut ini nanti lelah, kalau holiday nanti kita bisa ke sana kalau para baby ini sudah keluar dari perut kita ini" ucap Cahaya mencoba membujuk Ara.


" Mana asik, mereka perginya satu keluarga, bahkan rame-rema. lah kita malah di suruh jagain rumah, gimana gak kesel" ahkirnya Ara membuka suara.


" Tapi kan ini demi neng geulis kak, emang kakak mau tiba tiba neng geulis minta keluar di tengah tengah dana toba, terus pas lahir di kasih namanya Samira karna kalau samosir itu namanya anak nya si toba" ucap Cahaya yang membuat Raja terkekeh mendengar ucapan Cahaya.


Ara pun langsung menimpuk Cahaya dengan batal sofa karena tidak terima nama nya anak nya asal sebut saja, sementara Ara dan Azmi sudah memberikan nama khusus buat anak nya yang sebentar lagi louncing.

__ADS_1


" Sembarangan banget kamu kasih nama neng geulis, lagian dia ini anak tahu diri banget, mana mungkin dia mau lahiran di tengah tengah danau, dia kan anak yang baik budi, ya kan sayang" ucap Ara kemudian langsung mengelus perut nya yang buncit.


Azmi kembali masuk saat melihat istrinya sudah mau berbicara, dan tak lupa dia membawa cemilan untuk sang istri tercinta.


" Gitu dong, ini baru istri kesayangannya Aby" ucap Azmi sambil mencium kening Ara kemudian mebawa salad buah sama seperti yang di makan Cahaya tadi.


Ara pun menyambutnya dengan senyuman di bibirnya kemudian memakan salad buah dengan lahap, Raja dan cahaya juga ikutan senyum melihat Ara yang sudah tidak sedih lagi.


Sementara di dalam pesawat semua nya tampak begitu gembira, hanya wajah Andra yang sedikit di tekuk, karena semua keluarga nya ternyata benar benar ikut.


Ini mah bukan bulan madu, tapi liburan keluarga, ada ada aja sih, malah anak orang juga pada ikutan, batin Andra melihat Sabrina dan Karin yang ikut juga liburan ke danau toba.


Tiara yang malah asik bersenda gurau dengan ratu, Sabrina dan juga karin, sementara para lelaki sibuk dengan ponsel mereka masing masing.


Sedang kan para orang tua sibuk berbincang bincang, dan Oma Dewi istirhata di dalam kamar agar nanti ketika sampai tidak begitu lelah untuk menuju ke Danau toba yang lumayan jauh dari Bandara Kuala Namu.


Andra lagilagi berdecak kesal karena Tiara sama sekali tidak mengubrisnya, dengan langkah pasti Andra langsung menarik tangan Tiara dan menyeret nya untuk duduk di samping nya, dan hal itu membuat semua yangada di sana terkejut, termasuk para orang tua.

__ADS_1


Namun di detik berikutnya semua nya langsung tersenyum melihat ulah pengantin baru. Wisnu dari jauh melihat adiknya yang begitu bahagia semenjak cinta nya dengan Andra terbalas kan, bahkan mereka sudah ke jenjang pernikahan, dan Wisnu selalu berdoa agar rumah tangga adiknya selalu bahagia hingga mereka di karuniai anak nantinya.


Bersambung.


__ADS_2