Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 231


__ADS_3

Anita merasa iba melihat raut wajah Kia, Anita tahu apa yang di rasa kan Kia saat ini, tapi Anita juga tidak bisa berbuat apa apa.


" Kamu yang sabar ya dek, gak usah fikiran Pandu, nanti dia juga merasa nyesal sendiri" ucap Anita menguat kan Kia.


" Sekarang kamu siap siap ya, kakak juga mau siap siap" suruh Anita.


Kini Kia dan Anita sudah sama sama rapi dan cantik, Kia melihat sekeliling ruangan, Anita yang melihat itu langaung bertanya pada Kia.


"Kamu sedang cari apa dek?" tanya Anita pada Kia.


" Ara mana kak, emang dia gak ikut?" tanya Kia.


" Ara sudah kesana diluan sayang, bareng mama dan papa" ucap Anita sambil mencari sesuatu di dalam tas nya.


" Hahk..mama sama papa kapan pulang kak, bukan nya mama sama papa lagi di semarang ya" tanya Kia yang membuat Anita jadi kaku.


" Emmm...iya sudah pulang dek, tadi saat kamu masih di kamar" ucap Anita sedikit gugup.


Kia sedikit curiga, Kia ingin berbicara tapi langsung di ajak Anita untuk berangkat.


" Udah gak usah banyak mikir, ayo kita berangkat sekarang, keburu telat nanti" Anita menarik tangan Kia.


" Terlambat apa nya sih kak, kan kita mau ke pesta bukan ke sekolaj" ucap Kia yang sama sekali tidak di jawab oleh Anita.


Di dalam perjalanan, Kia hanya diam saja, Kia memikir kan ucapan Pandu saat di telpon tadi, Kia berfikir apa yang membuat suami nya berubah, padahal semalam dan tadi pagi masih biasa biasa, walau tadi pagi Pandu hanya diam saja.


Itu lah yang menbuat Kia siang nya ingin mengunjungi kantor Pandu, tapi saat di tengah jalan, Kia malah di kejut kan dengan melihat suami nya bersama wanita lain.


Lagi lagi air mata Kia menetes sendiri mengingat sikap dan ucapan suami nya, ada rasa takut di diri Kia kalau suami nya mempunyai wanita lain, dan sudah tidak mencintai diri nya lagi.


Anita yang melihat Kia hanya bisa menarik nafas saja, Anita tidak bisa berbuat apa apa, itu lah yang di fikir kan Anita sekarang.


Mobil yang di kendarai Anita sudah sampai di hotel tempat acara berlangsung, Kia yang dari tadi melamun tidal tahu kalau mobil mereka sudah terparkir cantik di lobi hotel.

__ADS_1


" Kia kamu gak turun, kita sudah sampai" ucap Anita sambil menyentuh bahu Kia.


Kia yang di sentuh Anita langsung tersadar, Kia melihat sekeliling sepi dan seperti tidak ada acara pesta.


" Ini tempat nya kak? kok sepi, seperti tidak ada acara pesta?" tanya Kia.


" Iya kita sudah sampai, acara nya kan di atas dek, bukan di parkiran" ucap Anita sambil setengah tertawa.


Kia hanya mengangguk kan kepala saja membenar kan ucapan Kakak ipar nya, walau pun dia sedikit curiga, karena biasa nya kalaubada acara pesta pasti ada papan bunga ucapan selamat, tapi ini tidak ada, apa lagi ini yang pesta adalah kalangan atas, Tapi Kia hanya diam saja.


Kia mengikuti Anita masuk ke dalam hotel, saat sudah masuk ke lift, Kia hanya diam saja menatap kakak ipar nya yang di sambut senyuman manis oleh Anita.


Saat sudah di lantai tempat acara, Anita dan Kia keluar dari lift secara bersamaan, namun suasana lantai itu gelap gulita.


Kia merasa ketakutan dan memegang lengan Anita karena merasa takut karena gelap.


" Kak kok lantai nya gelap sekali, benar gak sih ini tempat acara nya" tanya Kia yang sudah ketakutan.


" Bener kok dek, di dalam sana tuh acara nya, mungkin ini lagi ada gangguan teknisi" ucap Anita.


" Kak tapi kok sepi sih, kita pulang aja yuk kak, Kia takut" Ajak Kia.


" Lho kok pulang sih dek, kita sudah sampai, udah kamu gak usah takut, ada kakak di sini" ucap Anita dan menarik tangan Kia untuk masuk ke ruangan yang pintu nya di tutup.


Saat Anita membuka pintu, ruangan juga tampak gelap, Kia diam saja berdiri di depan pintu karena sudah yakin kalau ini pasti ada yang tidak beres.


Kia melihat ke samping di mana Anita berdiri, tapi Anita tidak ada berada di sana, Kia semakin takut, dia memegang perut nya yang buncit berdiri sambil memutar kepala nya ke sana kemari mencari Anita.


" kak Nita, kakak dimana? kak Kia mohon jangan bercanda, Kia takut kak" ucap Kia yang sudab hampir menangis.


Tak ada sautan dari Anita, Kia pin memundur kan langkah nya perlahan, namun tiba tiba ada yang memeluk tubuh nya dari belakang dan membuat Kia terkejut dan ingin melepas kan pelukan itu, tapi semua itu tidak jadi karena suara seseorang yang sangat di kenal nya.


" Selamay ulang tahun istri mas tercinta" ucap Pandu yang masih memeluk tubuh Kia.

__ADS_1


Tiba tiba lampu ruangan itu menyala, dan lampi di lantai tempay acara di adakan juga menyala dengan terang.


" HAPPY MILAD AZKIA PUTRI ATMAJA" ucap semua orang yang sudah berkumpul di ruangan itu, siapa lagi kalau bukan mertua nya, kedua kakak ipar nya dan sahabt sahabat diri nya dan Pandu.


Mata Kia melotot sempurna, Air mata Kia menetes mendapat kan kejutan yang sekarang ada di depan nya.


Pandu melepas pelukan nya dan berjalan menghadap Kia, di hapus nya air mata Kia yang mengalir di pipi mulus nya menggunakan ibu jari Pandu, kemudian Pandu mencium kening Kia dengan lembut.


" Selamat ulang tahun ke 23 tahun sayang, maaf karena mas mau buat kejutan untuk kamu, malah membuat hati mu sakit, tapi syukur nya kejutan Mas berhasil" ucap Pandu sambil menangkup pipi Kia.


Kia hanya diam saja, dia masih bertanya tanya tentang semua ini, dan dia baru ingat kalau diri nya hari ini ternyata berulang tahun.


" Mas" panggil Kia dengan suara tercekat.


" Iya sayang...mas tahu masih ada yang mengganjal di pikiran kamu sayang, tapi nanti saja bertanya nya, sekarang kita raya kan dulu acara ulang tahun kamu ya, mereka semua sudah menunggu dari tadi" ucap Pandu dan menarik Kia ke tengah tengah ruangan.


Kia melihat semua orang tersenyum melihat ke arah nya, dan Kia juga melihat banyak anak yatim dan kaum duafa ada di dalam ruangan itu, dia hanya bisa menatap wajah suami nya yang tersenyum manis yang memeluk mesra pinggang Kia.


" Nanti mas ceritain ya, sekarang kita mulai dulu acar nya" ucap Pandu yang masih melihat kebingungan di mata istri nya.


Bersambung...


Naaahh kan siapa yang udah mikir aneh aneh sama Pandu, hayoooo.


Kan author sudah bilang gak boleh seudzon kalau lagi puasa gini.


Ternyata Kia cuma di prank aja sama Pandu.


Jangan lupa selalu dukung karya author ya readers tercinta, dengan Like,Komen yang positif dan vote.


Kasih bunga dan Kopi yang banyak ya.


Terima kasih banyak.

__ADS_1


Love You More 😊😊


__ADS_2