Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 196


__ADS_3

" Dokter Ricki ini serabi buat Dokter serapan, Naya tahu pasti dokter belum serapan karena pagi pagi uda ke rumah Naya" ucap Naya memberi kan bekal nya pada Ricki.


Ricki menerima nya begitu bahagia, sampai sampai Ricki melupakan kalau ada Kia di sebelah nya.


" Makasih ya Nay, kakak senang banget di siapan serapan dari kamu" ucap Ricki.


" Nay kamu jangan panggil dokter dong, mau di rumah sakit atau tidak, panggil kakak saja, oke" sambung Ricki.


Naya hanya mengangguk kan kepala nya tanda setuju, setelah itu Naya langsung pamit ke ruangan khusus apoteker.


Ricki masih tersenyum melihat kotak makanan yang di peganga nya, Kia maju satu langkah melihat tampang Ricki yang sudah seperti orang gilak senyum senyum sendiri.


" Kak serabi nya buat Kia aja ya kalau gak mau di makan" ucap Kia mengaget kan Ricki.


" Enak aja kamu, ini itu spesial dari Naya, kamu gak boleh minta" sahut Ricki langsung pergi meninggal kan Kia begitu saja.


Kia melongo karena di tinggal Ricki karena terlalu senang dapat serapan dari Naya.


" Isshh kak Ricki sok banget sih, mentang mentang di bawain serapan sama Naya uda main tinggal tinggal aja" ucap Kia kesel karena di tinggal pergi gitu aja.


Rika dan Widya yang baru datang melihat Kia cemberut gitu langsung saling tatap merasa aneh.


" Hei bumil cantik, kenapa sih pagi pagi muncung uda kayak soang gitu" tanya Rika karena melihat Kia lagi cemberut.


" Kalian berdua tau gak" ucapan Kia terpotong Rika dan Widya.


" Enggak" ucap Rika dan Widya.


" Issh kalian ini, aku belum selesai bicara" ucap Kia kesel.


" Kalian pasti bakalan kesel kayak aku, kalau kalian liat tampang sok dari kak Ricki tadi" sambung Kia memberi tahu pada sahabat nya.


" Emang kak Ricki kenapa?" tanya Widya.


" Mentang mentang dia sekarang lagi ngerasain yang nama nya falling in love, sekarang sombong banget, aku di tinggal gitu aja setelah dia dapet serapan dari Naya" ucap Kia memberi tahu.


Bukan nya menjawab ucapan Kia, Rika dan Widya malah mentertawa kan Kia karena gak di perdulikan Ricki.


" Ya ampun, kasian banget sih bumil kita ini, di cueki sama kak Ricki" ucap Rika sambil mengelus elus punggung Kia.


" Isssh kalian kok malah ketawain aku sih, males banget liat nya" ucap Kia langsung berjalan cepat ke ruangan nya.


Sebelum masuk ke ruangan, Kia malah di tarik sama Rika dan Widya menuju ruangan Ricki di sebelah.

__ADS_1


" Kalian ngapain bawa aku ke sini, kalian bakalan di cueki pasti sama kayak aku tadi" ucap Kia dengan muka males nya.


Pintu langsung di buka oleh Widya, mereka bertiga langsung terkejut melihat Ricki yang senyum senyum sendiri sambil melihat kotak bekal yang sudah di buka berisi kan serabi.


" Tuh kalian lihat sendiri kan, kak Ricki udah seperti orang gilak karena ngerasain falling in love" ucap Kia memberi tahu.


" He'em" sahut Widya sambil menngangguk kan kepala nya.


Rika langsung masuk ke dalam di susul Kia dan Widya.


" Emang dengan senyum senyum itu serabi bisa abis" ucap Rika mengangget kan Ricki.


" Kalian ini ngapain sih, usil banget pagi pagi" sahut Ricki terkejut dan mengelus dada nya.


Sementara Kia tidak menggubris Rika dan Ricki, Kia malah serius melihat kotak bekal yang berisi kan serabi, entah kenapa Kia ingin sekali memakan serabi itu, kuah coklat yang beraroma kan pandan membuat Kia langsung menelan air liur nya ingin sekali memakan serabi itu.


Widya yang melihat Kia melihat serabi yang ada di atas meja hanya bisa tersenyum dan menggeleng kan kepala nya nya.


" Kamu kenapa Kia, kok bengong gitu?" tanya Ricki.


Kia hanya diam saja, Rika pun aneh ngeliat Kia yang gak menjawab pertanyaan Ricki, sedang kan Widya sudah menahan tawa karena tau apa yang di ingin kan Kia.


" Seperti nya Kia ingin sekali memakan serabi yang ada di meja kakak itu" ucap Widya memberi tahu.


Sedang kan Kia yang melihat reaksi Ricki menuembunyi kan serabi nya, mata Kia langsung berkaca kaca, Widya yang melihat langsung kalang kabut, begitu pun juga Rika.


" Kak kamh pelit banget sih, liat itu bumil cantik jadi mendung gara gara kakak" ucap Rika memarahi Ricki.


" He'em" sambung Widya yang sudah mengelus pundak Kia agar tidak ngambek.


" Kakak bukan nya pelit Ka, tapi ini serapan spesial dalam sejarah hidup kakak, kalian kan tahu kalau kakak baru pertama kali di perlakukan seperti ini sama cewek yang lagi kakak kagumi sekarang" ucap Ricki memberi tahu.


" Iyaa tapi ini sekarang beda kondisi nya kak, cepat kasih Kia serabi nya, besok kakak bisa minta lagi sama Naya" ucap Rika sudah merepat.


" Tidak mau" ucap Ricki lantang malah menutup kotak bekal nya lagi.


Kia malah semakin nangis karena kotak bekal nya di tutup, Kia tidak bisa mencium aroma kuah serabi nya lagi, Rika dan Widya semakin panik karena Kia sudah menangis, kalau sudah begini bakalan susah ini, begitu lah yang ada di fikiran mereka.


Sementara Ricki tetap kekeh mempertahan kan serabi pemberian Naya.


" Kak cepetan kasih serabi itu sama Kia, nanti Kia makin jadi nangis nya" ucap Rika lagi.


Ricki tetap kekeh gak mau memberi kan serabi nya pada Kia.

__ADS_1


Kia pun langsung menelpon suami nya agar membeli kan Kia serabi seperti punya Ricki.


" Halo sayang" ucap Pandu langsung mengangkat telpon dari istri nya.


" Mas....hiks...hiksss.." sahut Kia menangis.


Pandu yang mendengar istri nya menangis langsung terkejut dan mamaju kan duduk nya dari kursi mobil.


" Sayang kamu kenapa kok nangis?" tanya Pandu khawatir.


Aldi yang menyetir mobil pun terkejut karena mendengar Kia menangis, ada apa dengan Kia fikir Aldi.


" Mas Kia pengen serabi seperti kak punya Kak Ricki" ucap Kia mengadu pada Pandu.


" Serabi?" ucap Pandu bingung.


Rika dan Widya sudah kalang kabut karena Kia semakin jadi nangis nya dan malah nelpon Pandu, sedang kan Ricki sama sekali tidak open dan tetap memepertahan kan serabi pemberian Naya.


" Mas ke rumah sakit sekarang" ucap Pandu langsung menutup telpon nya.


" Al putar balik, kita ke rumah sakit sekarang" ucap Pandu memberi tahu pada Aldi.


Aldi pun langsung memutar balik dan melaju kan mobil nya kembali ke rumah sakit, setelab sekitar 10 menit mobil Pandu sudah terparkir di rumah sakit.


Pandu langsung berlari menuju ruangan Istri nya di susul Aldi dari belakang, Pandu semakin khawatir karena Kia tadi menangis sampai segitu nya.


Saat Pandu membuka pintu ruangan Kia, Pandu tidak melihat keberadaan istri nya, Aldi yang mendengar suara keributan di ruangan sebelah langsung mengajak Pandu ke ruangan sebelah.


" Ndu seperti nya mereka di ruangan Ricki" ucap Aldi.


Pandu pun langsung berjalan ke ruangan sebelah, dan melihat Rika memarahi Ricki dan Widya menenang kan Istri nya.


Bersambung...


Jangan lupa untuk slalu dukung karya author dengan Like,komen dan vote ya readers tercinta.


kasih 🌹boleh


kasih β˜• boleh banget


Terima kasih yang uda slalu dukung author dan kasih semangat buat author 😊😊


Love You More β€β€πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2