
Dengan tangan gemetar, Rika mendeil tombol hijau untuk mengangkat telpon nya.
" Ha..haa..lo Kak Assalamualaikum" ucap Rika terbata bata.
" Walaikumsalam Kak, apa kakak ganggu kamu?" sahut Firman.
" Tidak kok kak, ada apa ya kak?" tanya Rika balik.
" Emmm...Besok kira kira kamu sedang sibuk tidak Ka, ada yang mau kakak bicara kan sama kamu" ucap Firman.
" Besok Rika ada waktu kok Kak, kebetulan Rika besok kuliah cuma satu jam saja, dan Rika gak ada jadwal praktek di rumah sakit, emang mau ketemu dimana kak?" sahut Rika memberi tahu dan bertanya mau ketemu dimana.
" Di taman dekat kampus saja ya, besok kakak kabari jam berapa kita ketemuan nya" ucap Firman memberi tahu.
" Baik lha kak" sahut Rika.
" Yasudah sampai jumpa besok ya Ka, Assalamualaikum" ucap Firman menyudahi pembicaraan mereka.
" Walaikumsalam kak" balas Rika dan langsung mematikan sambungan telpon nya.
Rika langsung bingung bagaimana bisa kedua saudara bisa mengajak bertemu dengan waktu hari yang sama, Rika belum membalas pesan dari Reza karena merasa bingung dan gak tahu harus menerima ajakan Reza atau tidak.
Sementera Reza yang dari tadi menunggu balasan dari Rika merasa uring uringan di dalam Apertemen nya.
Reza ingin sekali menelpon Rika langsung, tapi Reza takut Rika gak mau angkat telpon.
" Rika kenapa kamu gak balas pesan dari aku sih, padahal jelas jelas sudah kamu baca pesan nya" ucap Reza sambil melihat layar ponsel nya.
Reza pun mengirim pesan lagi pada Rika, agar Rika membalas pesan nya dan mengetahui apakah Rika mau menerima ajakan diri nya untuk bertemu besok.
Gimana Ka? apa besok kita bisa bertemu?.
__ADS_1
Pesan yang di kirim Reza lagi ke Rika.
Rika melihat Reza mengirim pesan lagi pada Rika, Rika pun semakin bingung, kalau dia menerima ajakan dua dua nya, apa iya waktu nya dapat, itu lha yang di fikir kan Rika.
" Mendingan aku minta solusi sama Kia saja lha, dia pasti ada solusi untul masalah ini" ucap Rika dan langsung menelpon Kia saat itu juga.
" Halo Assalamualaikum Ka" ucap Kia dari sebrang telpon.
" Walaikumsalam Kia, aku gak ganggu kamu kan?" balas Rika.
" Tidak Ka, Aku habis mandi karena baru pulang dari kantor Mas Pandu, ada apa Ka?" tanya Kia.
" Hmmmmm...aku cuma minta solusi sama kamu, aku besok di ajak ketemu sama kak Firman dan kak Reza dalam waktu yang sama, dan aku bingung apa aku nerima ajakan dua dua nya, aku sudah menerima ajakan kak Firman, tapi belum untuk kak Reza, menurut kamu dimana Kia" ucap Rika memberi tahu masalah nya.
" Rika, sebaik nya kamu tanya dulu hati mu bagaimana pada kedua lelaki itu, dan kamu juga tidak boleh menghindari salah satu nya, menurut ku kamu harus bertemu dengan kedua nya, dan memberi tahu tentang isi hati mu, segera lha selesai kan masalah hati mu Ka, agar kamu tidak bimbang seperti ini terus, dan jangan lupa untuk meminta petunjuk dari Allah, tahajud dan istihkarah lha Ka, agar kamu bisa memantap kan hati mu dari kedua lekali yang sekarang menanggu pikiran mu" ucap Kia memberi masukan pada sahabag nya.
Rika yang mendengar semua ucapan Kia langsung mengangguk kan kepala nya walau pun Kia tidak melihat nya, dia memang tidak salah meminta solusi pada sahabag nya ini, Kia slalu memberi kan saran yang terbaik untuk nya.
" Itu lha guna nya sahabat Ka, dan aku yakin pilihan mu adalah lha yang terbaik untuk masa depan mu kelak" sahut Kia.
" Yasudah kalau begitu aku tutup telpon nya ya, aku gak mau ganggu kamu lama lama, aku takut ngenganggu waktu berduaan mu dengan kak Pandu, assalamualaikum" ucap Kia mengahkiri pembicaraan mereka.
" Walaikumsalam" sahut Kia dan tersenyum mendengar perkataan sahabat nya.
Pandu yang dari tadi mendengar istri nya berbicara dari telpon tersenyum mendengar saran yang di berikan istri nya pada sahabat nya.
" Mas bangga sama kamu sayang, kamu bisa memberi kan solusi buat sahabat mu, walau pun bukan kamu langsung yang bertindak" ucap Pandu sambil duduk di sebelah istri nya.
" Mas Kia cuma ngasih saran yang menurut Kia benar aja, kita tidak boleh menghindari masalah kan, dan kita juga harus meminta petunjuk sama Allah, karena hanya Allah yang bisa memberi kan jawaban nya dari doa doa kita" sahut Kia sambil tersenyum ke arah suami nya.
" Istri Mas ini memang pintar, Mas bangga sama kamu sayang" ucap Pandu dan mencium pipi Kia dengan gemas.
__ADS_1
Kemudian Pandu beralih ke perut Kia dan mengajak anak nya berbicara sambil menciumi gemas perut Kia dengan lembut.
" Oia sayang gimana kuliah kamu?" tanya Pandu.
" Lagi fokus nyelesai kan tesis aja Mas, insya Allah kalau sudah selesai bisa langsung sidang, dan mudah mudah lancar jadi bisa langsunh dapat gelar spesialis deh" sahut Kia.
" Tapi kamu jago lho sayang, tidak lama kuliah nya ambil spesialis nya" ucap Pandu lagi.
" Kia dan Widya sudah banyak ambil materi waktu kuliah kedokteran dulu Mas, jadi ini tinggal ambil sisa nya dan praktek nya saja, beda dengan Rika yang mengulang dari awal, karena dia ambil beda jurusan dari kuliah awal nya" sahut Kia memberi tahu.
" Emang apa beda nya sayang" tanya Pandu sedikit bingung.
" Jelas beda Mas, Kia kan ambil spesialis anak, Widya ambil spesialis kandungan, dan Rika itu ambil khusus dokter kecantikan, semua itu beda ilmu nya Mas" jawab Kia sambil mengemil buah potong yang sudah di siap kan bibi.
" Mas tetap gak ngerti sayang, yang Mas tau semua ilmu dokter itu sama, ya sembuhin orang sakit" ucap Pandu dengan polos nya.
" Memang benar Mas, tapi kan posisi nya beda Mas, sudah ada bagian bagian nya" sahut Kia.
" Kamau kenapa mau ambil spesialis anak sayang, apa alasan nya?" tanya Pandu ingin tahu.
" Sebenar nya Kia ingin ambil spesialis penyakit dalam Mas, dan di susul spesialis bedan onkologi, sama seperti kak Nita dan kak Ricki, tapi semua itu butuh waktu lama Mas, kalau Kia paksain ambil spesialis itu, bisa bisa Kia gak bisa urus Mas sebagai suami Kia dan Anak kita nanti, karena ibu nya sibuk belajar saja, jadi nya Kia ambil spesialis anak,agar tetap bisa mengurus suami ku yang tampan ini dan anak kita nanti" sahut Kia menjelas kan pada suami nya.
Bersambung...
Jangan lupa ya dukungan nya, dengan Like,Komen dan Vote yang banyak, plisssss
kasih hadiah yang banyak juga ya readers tercinta.
salam sayang Author untuk readers tercinta.
Love You 😘😘
__ADS_1