
Setelah makan malam, semua keluarga pada kumpul di ruang keluarga, Kia dari tadi hanya diam saja tak ada sedikit pun senyuman di bibir nya.
Pandu merasa kan perubahan pada diri Kia, tapi Pandu tidak mau bertanya ada apa dengan istri nya di depan keluarga nya.
Mama Dewi yang melihat Kia murung langsung bertanya ada apa dengan menantu nya itu.
" Sayang kamu kenapa? dari tadi mama lihat kamu murung terus" ucap mama Dewi menghampiri Kia yang duduk di sebalah Pandu.
Semua langsung melihat ke arah Kia karena suara mama Dewi.
Kia yang melihat semua orang melihat nya pun langsung merasa tidak enak.
" Kia gak apa apa kok Ma, Kia cuma sedikit lelah, mungkin karna usia kandungan Kia sudah makin besar, jadi Kia mudah lelah" sahut Kia dengan mencoba untuk tersenyum di depan semua keluarga nya.
" Yasudah kalau begitu kamu istirahat saja sayang, lagian ini juga sudah malam" ucap mama Dewi lagi.
" Iya ma, Kia istirahat diluan ya Ma" sahut Kia dan di angguki kepala oleh mama Dewi.
" Semua nya Kia pamit ke kamar diluan ya" ucap Kia lagi pamit pada semua keluarga nya.
Saat Kia bangkit dari duduk nya, Pandu juga ikut bangkit dari duduk nya, Kia yang melihat Pandu ikut berdiri pun langsung bertanya.
" Mas mau kemana?" tanya Kia.
" Ya mau ke kamar lha sayang, Mas mau nemeni kamu di kamar" sahut Pandu sedikit aneh dengan pertanyaan istri nya.
" Gak usah Mas, Kia sendirian aja di kamar, Mas di sini aja dulu, mana tau ada yang di bahas" ucap Kia sambil mengelus pipi lembuy suami nya.
__ADS_1
" Iya benar Ndu, kamu di sini sebentar, ada yang mau papa bicara kan sama kamu" ucap papa Ridwan menimpali.
" Yasudah Kia ke kamar dulu ya Mas" pamit Kia dan di angguki Pandu.
Setelah Kia pergi ke kamar, papa Ridwan pun langsung berbicara serius dengan Pandu dan yang lain nya.
" Ndu, kamu harus menjaga Kia ke depan nya dengan baik, sekarang semua orang yang berusaha menyakiti Kia sudah di dalam penjara, dan kita tidak tau apa mereka masih ingin menyakiti Kia atau tidak" ucap papa Ridwan dengan serius.
" Iya Ndu, apa yang di bilang sama papa itu benar, kakak rasa kita harus hati hati ke depan nya, karna waktu kakak akusisi perusahab mereka, di sana masih ada saham dari keluarga papa dan mama Iren, takut nya mereka juga gak terima karna keluarga dan perusahaan saudara nya jadi hancur dan itu semua ada sangkut paut nya dengan keluarga kita" jelas Bima menjelas kan pada keluarga nya.
Pandu mendengar apa yang di kata kan papa dan kakak ipar nya, ia merasa takut ke depan nya kalau keluarga kecil nya terusik kembali.
" Tapi saya rasa keluarga mereka tidak akan bertindak lanjut Om, karena mereka tau siapa keluarga Atmaja, mereka pasti memilih diam dari pada berurusan dengan keluarga Atmaja, bukti nya mereka tidak berbuat apa apa untuk berusaha mengeluar kan mereka dari penjara, padahal mereka semua sudah tau kalau keluarga Iren di penjara dan Om Bram meninggal dunia" ucap Aldi menjelas kan menurut pemikiran nya.
" Mudah mudahan itu semua benar Al" sahut Papa Ridwan dan di aminin semua yang ada di ruangan keluarga.
Ya allah....Kenapa cobaan ini slalu menimpa rumah tangga hamba, apa dengan cobaan ini semua, engkau menunjukan kalau sebenar nya hamba bukan jodoh suami hamba yang sebenar nya, tapi aku sangat mencintai suami ku, aku gak sanggup harus kehilangan dia ya Allah, tapi kenapa cobaan ini slalu datang di keluarga kecil kami.Gumam Kia sambil menatap ke arah langit.
Sementara di ruang keluarga, sudah selesai membahas persoalan yang sangat rumit itu, ahkir nya Pandu pun pamit diluan ke kamar, untuk melihat istri nya.
Pandu pun langsung berjalan ke atas menuju kamar Pandu dan Kia, setelah sampai Pandu langsung membuka kamar nya.
Ceklek..
Pandu masuk ke dalam kamar, Ia tidak melihat istri nya di kamar, dan Pandu melihat pintu ke arah balkon terbuka, Pandu pun langsung berjalan ke arah balkon, begitu sampai di balkon, Pandu melihat istri nya menangis berdiri sambil mengarah ke atas langit.
Pandu pun langsung mendekati istri nya, Dia memeluk Kia dari belakang, Kia yang tiba tiba mendapat pelukan pun langsung terkejut dan membalik kan badan nya.
__ADS_1
" Mas kok sudah di sini, sudah selesai bicara nya" tanya Kia sambil mengelus pipi suami nya dengan lembut.
Pandu tidak menjawab sedikit pun, dia hanya menatap wajah istri nya dan menghapus sisa air mata yang ada di pipi istri nya.
" Sayang kamu kenapa? dari tadi sore kamu slalu menangis, apa Mas punya salah?" tanya Pandu sambil memeluk pinggang istri nya.
Kia yang mendapat pertanyaan dari suami nya langsung melepas kan pelukan nya, Ia membalik kan badan nya dan pandu kembali memeluk Kia dari belakang, Pandu meletak kan kepala nya di bahu istri nya.
" Mas, kenapa cobaan ini slali datang di keluarga kecil kita, apa ssbenar nya kamu ini bukan jodoh ku Mas, maka nya dari kita menikah sampai sekarang, musibah terus mendatangi keluarga kecil kita" ucap Kia dengan suara yang berat karna menangis.
Pandu yang mendengar suara istri nya langsung membalik kan tubuh Kia.
" Kamu bicara apa si sayang, kamu itu jodoh yang di kirim Allah untuk Mas sayang, dan cobaan yang slalu datang di keluarga kecil kita itu bukan di kirim sama Allah, tapi karna keluarga Iren yang slalu berusaha untuk memisah kan kamu dari Mas" sahut Pandu sambil memegang tangan Kia.
" Kamu ingat saat kamu koma, bahkan di alam bawah sadar kamu mendengar suara Mas memanggil nama mu, itu arti nya kamu jodoh Mas sayang, bahkan Allah slalu menyatukan kita kembali di saat kita terpisah" sambung Pandu lagi agar istri nya tidak berfikir macam macam.
" Kamu itu jodoh Mas sayang, jodoh yang di kirim Allah untuk Mas, Jodoh yang sudah di tulis kan oleh Allah di laumafuz, dan gak ada yang bisa memisah kan kita sayang, sekali pun itu kematian, kita akan slalu bersama di dunia ini bersama anak anak kita nanti, dan kita akan ke surga juga bersama sama, Mas mohon jangan perna kamu bicara seperti itu lagi sayang, jangan pernah...Mas gak tahan mendengar nya" ucap Pandu dan Pandu pun sudah mengeluar kan air mata nya.
Bersambung.....
Tunggu kelanjutan cerita nya ya gaes, insya allah tiapa hari Author bakalan Up.
dan jangan lupa untuk terus dukung karya Author ya,dengab Like,Komen dan Vote yang banyak.
Terimah Kasih semua
I Love You
__ADS_1