Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 27


__ADS_3

" Kakak punya rencana buat memisah kan Raja dan Aya" ucap Wisnu langsung membuat Tiara terkejut.


" Kak sudah berapa kali Tiara bilang ke kakak kalau Tiara gak mau kakak merusak hubungan mereka, cinta itu gak bisa di paksa kak, kalau Raja gak suka sama Tiara yasudah, yang penting Tiara senang melihatRaja senang, itu sudah cukup buat Tiara kak" ucap Tiara tidak terima dengan usuk kakak nya.


" Cinta bisa tumbuh dengan seiring berjalan nya waktu Tara, kalau kamu bisa dekati Raja, kakak yakin suatu saat nanti dia akan mencintai kamu, aku tahu tipe Raja Tiara, dia itu pria yang tidak tegaan" sahut Wisnu.


" Pokok nya Tiara gak mau mengikuti usul kakak, Tiara gak maujadi orang jahat dan di benci banyak orang nanti nya kak" ucap Tiaradan langsung berlari naik ke atas kamar nya.


" Tiara...Tiara..kakak belum selesai bicara, ini semua kakak lakukan demi kamu" teriak wisnu dari lantai bawah.


Wisnu yang melihat adik nya tidak menjawab nya hanya bisa menarik nafas nya dalam dalam.


" Susah banget sih mengajak itu anak untuk kerja sama, padahal ini semua untuk diri nya juga" kesal Wisnu dan masuk ke dalam kamar nya.


 


Sementara di kediaman Atmaja, Raja yang baru tiba di rumah besar Atmaja langsung masuk dan taklupa mengucap salam, dia melihat begitu banyak orang di ruang tamu saat melintasi ruang tamu menuju dapur.


Kia yang melihat anak nya sudah pulang langsung memanggil Raja ingin memperkanal kan Raja dengan teman rekan bisnis Pandu yang kebetulan baru tiba dari Jerman.


" Raja sini sebentar sayang" panggil Kia sehingga semua yang ada di ruang tamu menoleh ke arah Raja.


Raja pun ahkir nya berjalan ke arah ruang tamu dengan sedikit malas, jujur Raja tidak suka dengan keramian dan orang yang baru saja di lihat nya berada di rumah nya, apa lagi tamu papa nya menatap  araja seperti ingin memakan diri nya saja.


" Sayang kenalin ini teman bisnis papa yang baru datang dari Jerman, nama nya Om Farhan, dan itu istri nya om Farhan nama nya Tante Mayang, dan itu putri nya Om Farhan dan Tante Mayang, nama nya Zila, dia sebaya kamu sayang" ucap Kia memperkenal Raja pada tamu nya.


Raja hanya menyambut nya dengan mengangguk kan kepala nya saja, dan hal itu membuat Pandu dan Kia saling tatap dan menghela nafas nya.


" Halo Raja..kamu memang tampan sekali ya, senang bertemu dengan mu" ucap Farhan mengulur kan tangan nya dan di sambut oleh Raja.


" Iya benar Pi, Raja tampan banget, pasti cocok dengan Zila kalau kita menjodoh kan mereka berdua" ucap Mayang dengan tidak malu nya.

__ADS_1


Zila tersenyum senang mendengar ucapan mami nya dan langsung tersenyum ke arah Raja, sedang kan Raja menatap tak suka ke arah Mayang dan melihat Zila yang tersenyum ke arah nya.


" Boleh juga kalau Raja kita jodoh kan pada Zila, Raja cucuk ku juga belum punya pasangan" ucap Oma dengan senyuman sambil menatap Zila, gantis cantik di hadapan nya.


Pandu dan Kia saling tatap, Kia langsung menggeleng kan kepala nya tanda setuju dengan ucapan oma Dewi, Pandu hanya menutup mata nya tanda tidak usah di bantah dulu sambil memegang tangan Kia dengan lembut, agar Kia tidak langsung panik.


Tapi semua yang ada di ruangan itu terkejut mendengar suara dari arah belakang yang tidak setuju dengan ucapan oma Dewi.


" Gak boleh Oma, siapa bilang kak Raja gak ada yang punya, gak Raja sudah ada yang punya, dan dia wanita satu satu nya yang cocok dengan kak Raja" ucap Ratu yang baru datang bareng Haikal dan Andra dari arah taman belakang.


" Ratu yang sopan kalau bicara sayang" ucap Oma Dewi merasa tidak enak dengan ucapan cucu nya pada tamu.


Ratu tidak peduli, Ratu memang mempunyai sifat seperti Anita yang terkadang suka membantah kalau dia tidak suka, Ratu menatap Zila dengan tatapan tidak suka, dia merasa kakak nya tidak pantas dengan wanita terseperti Zila, entah apa yang membuat sang Oma bisa menyetujui usul tante Mayang untuk menjodoh kan Kakak nya dengan wanita seperti itu.


" Oma tenang aja, nanti Oma Ratu kenali dengan pacar nya kakak, dan Oma pasti menyukai nya" ucap Ratu yang langsung menarik tangan Raja.


Namun saat Raja ingin berbalik, Oma melihat bungkusan yang ada di dalam plastik dan melihat seperti kue.


Ratu langsung mengambil kotak kue yang sudah diketahui nya dari toko Kue Cahaya.


" Tidak bisa Oma, Kue ini tidak boleh di bagi kan dengan orang asing, karena kue ini spesial buat orang yang spesial juga" ucap Ratu langsung membawa kue yang sudah berpindah ke tangan ya pergi.


" Maaf kan putri saya, dia memang seperti itu kalau baru pertama kali bertemu dengan orang baru, begitu juga dengan Raja" ucap Kia merasa tidak enak.


Pandu sendiri hanya diam saja menatap kepergian anak anak nya, Sementara Zila memandang Ratu tidak suka dari sofa yang di duduki nya.


Sementara di pekarangan rumah Atmaja, masuk mobil mewah, keluar lah Azmi dan Ara yang baru selesai makan dan Azmi mengantar kan Ara pulang ke rumah nya.


Saat turun Ara melihat mobil asing yang terparkir di halaman rumah nya.


" Mobil siapa ini? aku tidak pernah melihat nya" ucap Ara yang membuat Azmi ikut ikutan melihat mobil yang di bicara kan Ara.

__ADS_1


" Kalau mau tahu ya masuk aja kali, ayo" ajak Azmi.


" Mau ngapain?" tanya Ara yang tidak ngerti maksud Azmi.


" Ya nasuk ke dalam Ra, aku juga harus pamit pada calon mertua" ucap Azmi yang langsung masuk dan membuat Ara bengong mendengar ucapan Azmi yang begitu percaya diri nya.


Melihat Ara tidak ada di sebelah nya, Azmi kembali memanggil Ara yang  masih bengong di samping mobil Azmi.


" Ra mau sampai kapan berdiri di situ? ayo masuk" ucap Azmi yang menunggu di depan pintu yang sudah terbuka.


" kenapa seperti dia pemilik rumah nya ini dan aku tamu nya, malah aku nurut aja lagi saat dia ngajak aku masuk" batin Ara yang sudah berjalan di samping Azmi.


mereka pun masuk secara bersama ke dalam rumah dan tak lupa mengucap kan salam, Ara melihat ada tamu dan tidak menemuka keberdaan mama dan papa nya, hanya ada oma, tante Kia dan Om Pandu yang ada di ruang tamu.


 


 


Bersambung.


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2