Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 60


__ADS_3

kecuali adek" ucap Ratu tegas dan spontan membuat Ara terkejut dan tersedak minuman nya.


" Uhuuuk...uhuuuuk...uhuuuk" batuk Ara.


Azmi yang melihat calon istri nya terbatuk batuk langsung beranjak dari duduk nya dan menghampiri Ara duduk di pegangan sofa yang Ara duduki.


" Sayang kamu gak apa apa kan? kenapa sampaitersedak begini sih?' ucap Azmi sambil memukul mukul pelan pungung Ara.


Pandu dan yang lain nya hanya bisa menghela nafas melihat Ara dan Azmi, " Belum saah woy, ingat belum mukhrim, jaga jarak jaga jarak" ucap Andra yang langsung dapat pelototan oleh Ara.


" Kenapa tidak ada yang serius sih, ini kita para orang tua bener loh biacara serius" ucap Anita ahkir nya.


" Tapi kenapa harus keluar negeri Ma, kalian semua kan pada tahu kami mau nyelesai kan kuliah kita bahkan sampai S2 di sini saja" ucap Andra.


" Karena kami tidak mau kalian menempel terus di sini, sementara kalian belum ada ikatan" ucap Anita.


" Apa sih maksud nya, Ara gak negerti loh dari tadi, menikah, belum ada ikatan, takut dosa lah" tanya Ara.


" Kamu gak tahu kan kalau Haikal dan Ratu ada something" ucap Andra memberi tahu.


" WHAAAAAT, serius kamu" tanya Ara begitu terkejut sementara Haikal sudah memandang Andra yang cekikikan.


" Dek beneran kamu ada klik gitu sama manusia mumi itu?" tanya Ara pada Ratu yang duduk di samping nya.


" Kak Haikal gak mumi kak Ara, dia itu pria yang pengertian, sama seperti papa, tegas dan disilpin, Ratu, dan kalau kak Ara mengatakan kak Haikal mumi, itu ari nya kak AZmi juga mumi, karna kata mama dan papa kalau kak Azmi juga orang nya dingin seperti kulkas dua pintu" ucap Ratu yang membuat semua nya tersenyum mendengar ucapan Ratu.


Tapi tidak dengan Ara, dia menaut kan alis nya mendengar perkataan adik nya itu.


" Seperti mimpi gua dengar nya, ya Allah, pacar ku lima langkah dong, ehk bukan lima langkah, pacar ku satu atap dengan ku, bagus itu kalau di buat jadi novel" ucap Ara merasa geli sendiri.

__ADS_1


Semua yang ada di sana kembali terkekeh mendengar ucapan Ara.tapi tidak dengan Ratu dan Haikal yang sebal karena di tertawai oleh keluarga nya karena mendengar ucapan Ara.


" Trus asisten ku sekarang menjadi besan ku" ucap Andra yang langsung mendapat kekehan kembali dari keluarga nya sementara Haikal sudah menoyor Andra yang duduk di sebelah nya.


" ehk tapi tunggu dulu, kalau hanya karena Haikal dan Ratu permasalahan nya, kenapa Dua mumi itu juga ikut di kirim ke luar negeri Om" tanya Ara.


" Karena mama juga gak mau kak Raja sama seperti adek dan kak Haikal, pasti mama takut kalau kak Raja juga sering berduan dengan kak Cahaya" ucap Ratu memberi tahu.


Ara menatap Kia dan Pandu dan langsung mendapat anggukan oleh Pandu dan Kia.


" Waahh ternyata kedua adik ku yang kaku itu bisa jatuh cinta juga ya ternyata, terus kamu mana Ndra, kamu gak laku, Hahhaha" ucap Ara sambil tertawa.


" Enak saja gak laku, kita mah selow kalau cari pasanagan, biar dapat nya gak semabrangan" ucap Andra gak mau di ejek oleh kakak nya.


" Alahhh bilang aja loh JONES, jomblo ngenes, wkwkwkwk" kekeh Ara dan di sambut kekehan juga oleh semua nya yang ada di ruangan keluarga.


" Jadi gimana sayang? kalian setuju kan?" tanya Kia.


" Raja ikuti apa kata kalian saja, kalau itu yang terbaik" ucap Raja sambil menunduk kan kepala nya.


" Tapi kamu tenang aja Ja, kita akan melamar Cahaya untuk kamu, jadi kalian sudah ada ikatan sampai kalian sama sama menyelesai kan study kalian, tinggal kalian saja yang harus bisa menjaga hati kalian masing masing.


" Dan untuk Haikal dan Adek juga sama, kalian juga akan bertunangan terlebih dahulu" ucap papa Aldi bersuara.


" Adek gak mau tunangan, adek mah percaya sama kak Haikal, lagian kak Haikal di sana juga bareng kak Raja dan kak Andra, kalau kak Haikal macem macem, pasti mereka akan bertindak, dan kalau adek tahu kak Haikal menghianati adek, adek bakal sunat kak Haikal untuk kedua kali nya, buntel butel lah situ" ucap Ratu yang langsung mendapat kekehan dari para keluarga.


Haikal hanya bisa tersenyum masam melihat Ratu yang duduk di hadapan nya.


" Tapi gimana dengan Cahaya Ma, Pa? belum tentu Cahaya mau bertunangan dengan Raja, karena Raja saja tidak tahu gimana perasaan nya pada Raja" ucap Raja menunduk kan kepala nya.

__ADS_1


" Besok mama rencana nya akan berkunjung menemui Cahaya ke toko kue nya sayang, dan mama akan mengutara kan niat baik ini, lagian kalian harus segera berangkat keluar negeri bukan, jadi setelahlamaran kakak kalian, maka lamaran kalian juga akan di ada kan tapi hanya pihak keluarga saja yang tahu, tidak untuk di publis" ucap Kia memberi tahu pada Raja.


" Jadi nanti saat aku nikah kalian gak ada dong" ucap Ara dengan raut wajah sedih nya.


" mereka akan pulang sayang" ucap Anita.


" Kalau kita gak sibuk pasti nya" ucap Andra yang langsung mendapat lemparan bantal dari Ara.


"DAASAAAAR ADIK LAKNAT" ucap Ara yang sudah kesal.


Azmi yang sudah kembali ke tempat duduk nya hanya bisa menggeleng kan kepala nya melihat tingkah calon istri nya itu.


" Begitu lah asli nya kanjeng mami kak, maka nya kita bertiga heran kakak bisa jatuh hati sama tu kanjeng mami: bisik Andra di telingan Azmi yang langsung mendapat kekehan dari Azmi, dan pasti nya tidak lepas dari pandangan Ara.


Ahkir nya masalah prcintan anak anak Pandu dan Kia sudh selesai, tinggal memberii tahu pada Cahaya saja agar Cahaya mau di khitbah oleh Raja dan akan di sah kan kalau mereka sudah menyelesai kan study nya, begitu juga dengan Haikal dan Ratu.


Saat ini Ara berada di luar untuk mengantar Azmi ke depan karena Ami akan pulang, setelah membahas masalah adik adik nya selesai, dan mambahas acara untuk lamaran Ara dan Azmi juhga sudah selesai, Azmi pun permisi pulang karena hari juga sudah malam.


" Kakak pulang ya sayang, jangan tidur sebelum kakak sampai rumah" ucap Azmi dengan suara manja.


" Emang nya kenapa?" tanya Ara dengan wajah polos nya.


 


 


 


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2