
Samar-samar terdengar di telinga Cahaya suara adzan dari ponselnya dan juga Raja, dengan perlahan Cahaya membuka matanya, Cahaya menggeliat kan kepalanya karena terasa pusing, Cahaya melihat sekliling kamar, dan terasa berat di perutnya.
Di lihatnya ternyata tangan suaminya lah yang sedang memeluknya dengan erat, Cahaya mengambil ponsel yang berada di atas nakas dan mematikan suara adzan.
Dengan perlahan Cahaya menatap wajah lelah Raja yang saat ini tidur menghadap dirinya, di rabanya wajah tampan suaminya dengan lembut.
" Maaf ya Aii, gara gara kejadian tadi malam, Aya belum melakukan tugas Aya sebagai seorang istri" ucap Aya dengan meraba wajah mulus suaminya.
Dengan pelan Cahaya memindahkan tangan Raja ke atas tempat tidur karena Cahaya mau ke kamar mandi untuk memberish kan tubuhnya sekalian mengambil wudhu, namun karena pergerakan Cahaya, Raja menjadi bangun.
" Sayang kamu mau kemana?" tanya Raja dengan mata yang masih terpejam.
Cahaya yang mendengar suara suaminya langsung mengurungkan niatnya untuk melangkah ke kamar mandi.
" Aii, maaf Aya jadi membangun kan Aii" ucap Aya.
__ADS_1
Raja tersenyum melihat Cahaya yang sudah seperti sedia kala, walau pun belum tersenyum seperti sedia kala, tapi setidaknya istri cantik nya tidak lagi menangis.
Raja menyuruh Cahaya untuk duduk di sebelahnya, dengan cepat nurut Cahaya langsung duduk di samping Raja, dan Raja langsung memeluk Cahaya dengan erat dan meletakkan kepalanya di bahu Cahaya.
" Jangan sedih lagi ya, semua nya akan kita selesaikan" ucap Raja dan Cahaya hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya dengan pelan.
" Aya mau bersih bersih dulu Aii, biar kita bisa sholat subuh berjamaah" ucap Aya.
Raja terpaksa harus melepaskan pelukan nya walau saat itu ia masih ingin memeluk istri cantiknya.
Raja mengecek ponsel nya dan masuk begitu banyak WA dari Haikal yang mengatakan kalau pelaku utama nya sudah tertangkap.
" Alhamdulillh" ucap Raja.
Dengan ini dia bisa langsung membawa istrinya ke kantor polisi agar semua urusannya bisa cepat kelar dan Raja bisa membawa Cahaya bulan madu tanpa ada masalah sedikit pun, untuk urusan toko kue Cahaya, dia akan memanggil orang yang bisa dengan cepat memperbaiki toko kue Cahaya agar seperti sedia kala kembali.
__ADS_1
Saat sedang membalas chat dari Haikal, pintu amar mandi terbuka dan keluar Cahaya dengan memakai jubah mandi dan membiar kan rambutnya tergerai karena Cahaya baru saja selesai keramas.
Tangan Raja langsung bergetar saat melihat istrinya dengan rambut ikal yang tergerai, Cahaya yang melihat suaminya diam saja mematung melihat ke arahnya hanya bisa menaikkan alis nya sebelah.
" Aii kenapa malah bengong, buruan mandi, kita mau jamaah loh" ucap Cahaya yang membuat Raja langsung tersadar.
" Ii,,iya sayang" ucap raja gugup dan lansung melangkah kan kakinya masuk ke dalam kamar mandi.
Sampai nya di kamar mandi raja langsung meraba dada bidang nya karena melihat penampilan Cahaya yang menurutnya begitu seksi.
" Masih seperti itu aku sudah begini, jadi gimana kalau dia pakai pakaian yang pernah di tunjukan sama kak Azmi, bisa bisa aku pingsan" ucap Raja menatap wajah nya yang sudah memerah di kaca cermin kamar mandi.
" Raja Raja, kenapa jadi lemah gini sih, Haaahhh" ucap Raja lagi sambil mendesah.
Dengan cepat Raja menyelesai kan ritual nya agar istri cantinya tidak menunggu lama, sedang kan Cahaya sudah menyiap kan baju koko dan sarung buat Raja untuk di pakai setelah mandi.
__ADS_1
Bersambung.