
Setelah meeting penting dengan rekan bisnis dari jerman, Pandu dan Aldi duduk di ruangan pandu karena ada yang ingin Pandu bahas.
" Al kamu masih ingat dengan wanita yang mendapat bunga dari lemparan Firman dan Rika kemarin malam?" tanya Pandu saat mereka sudah berada di ruangan Pandu.
" Yang mana Ndu? aku tidak begitu memperhati kan sekitar malam itu, karena sudah sedikit letih" ucap Aldi yang kembali bertanya.
" Wanita yang setelah mendapat lemparan bunga dia langsung pergi dari acara pesta itu" ucap Pandu memberitahu lebih jelas.
" Aku tidak begitu memperhati kan kali Ndu, tapi sebentar aku akan menyuruh orang IT untuk mengirim sstv acara Firman semalam" sahut Aldi dan langsung di angguki kepala oleh Pandu.
Tak menunggu begitu lama, kiriman hasil cctv di acara resepsi pernikahan Firman telah di kirim orang IT dari salah satu hotel milik keluarga Atmaja.
Dengan cepat Aldi menyala kan eebook nya dan melihat hasil rekaman nya dengan detail, setelah melihat yang Pandu maksud, Aldi merasa tidak pernah melihat wanita yang di bicara kan Pandu.
" Aku tidak kenal dengan wanit ini Ndu? kamu memang nya kenal dengan wanita ini?" tanya Aldi yang masih memperhatikan gerak gerik wanita yang sedang meraka bicara kan.
" Aku juga tidak mengenal nya Al, tapi entah kenapa aku seperti pernah melihat nya, saat aku melihat tatapan mata nya yang begitu tajam saat melihat ke aku, kamu dan Firman, coba saja kamu perhatikan dengan jelas" ucap Pandu sambil ikut memperhatikan laptop yang ada di hadapan nya bersama dengan Aldi.
Aldi masih melihat seksama, tapi tiba tiba tatapan nya terhenti saat Aldi melihat dengan jelas kejadian KIa dan jga istrinya saat di lift bersama dengan wanita yang sama dengan yang mereka bicara kan.
" Ndu coba kamu perhatikan wanita ini juga memandang KIa dan Widya dengan tatapan yang sama dengan menatap kita" ucap ALdi meberi tahu pada Pandu.
Pandu dengan seksama melihat rekaman cctv dari laptop yang di tunjukan Aldi.
" Al seperti nya ada yang tidak beres, aku gak mau kalau sampai terjadi sesuatu dengan orang terdekat kita" ucap Pandu dan kembali melihat hasil rekaman cctv.
********
Sementara di sebuah ruangan yang lumayan mewah di kawasan perumahan elit, seorang wanita sedang duduk di tepi kolam renang di temani dengan segelas jus jeruk yang ada di tangan nya.
Tak lama datang seorang lelaki yang saat itu sedang memperhati kan wanita nya sedang melamun di tepi kolam renang.
__ADS_1
" Beby....apa yang sedang kau lamun kan? bukan nya sebentar lagi apa yang ingin kan akan kau dapat kan" ucap seorang lelaki yang sudah siap siap akan berenang.
Wanita itu hanya bisa tersenyum kecil dan kembali meneguk jus jeruk nya dengan perlahan.
" Belum saat nya sayang, aku akan membalas sakit hatiku setelah apa yang mereka lakukan pada ku" ucap wanita itu dengan wajah yang begitu penuh dendam.
" Terserah kau saja beby, yang penting apa yang kau ingin kan akan tercapai" ucap lelaki tersebut dan langsung menyebur kan tubuh nya ke dalam kolam renang.
Wanita itu memperhati kan lelaki yang sudah menolong nya dari maut beberapa bulan lalu, dengan penuh cinta dia merawat nya sampai bisa sembuh dan membuat diri nya seperti sekarang.
Walau pun hidup nya hanya sebagai simpanan saja, tapi dia sudah bersyukur karena sudah di tolong dan di beri kan fasilitas yang mewah.
Aku tidak menyangka kenapa sekarang nasib ku seperti ini, menjadi seorang simpanan, begitu miris sekarang kehidupan ku, tapi semua rasa sakit ku akan ku balas setelah apa yang akan kalian lakukan pada ku, batin wanita itu tanpa terasa air mata nya keluar begitu saja.
" kenapa kau masih saja sering menangis, apa kau masih belum tega untuk membalas dendam mu yang menyakit kan itu" ucap lelaki itu yang sudah duduk di samping wanita nya.
" Tidak bukan tidak tega, aku menangis mengingat kisah ku yang begitu kelam, kalau saja aku tidak bertemu dengan mu, dan kau tidak menyelamat kan ku pada waktu itu, mungkin aku sudah menjadi bangkai yang tanpa ada orang yang tahu" ucap nya.
Di dalam kolam berenang, lelaki itu juga mengingat kisah nya beberapa tahun yang lalu, saat diri nya masih duduk di bangku sekola dimana masa putih abu abu.
Aku tidak membalas dendam ku pada mu Pandu Bumi Atmaja, tapi aku cuma ingin melihat bagaimana kamu menderita, aku sudah cukup tahu bagaimana kehebatan mu sekarang, maka dari itu aku bertindak hanya di balik layar dan melihat bagaimana wanita yang sedang bersama ku sekarang membalas kan dendam nya pada mu, karena aku juga tidak ikut campur masalah kalian, yang penting kalau terjadi sesuatu pada wanita dengan balas dendam nya pada mu, aku juga tidak mau ikut campur, karena kau juga masih mau hidup enak, batin lelaki tersebut.
*******
Di kediaman Firman, Rika yang baru saja keluar kamar di kejut kan dengan kehadiran Reza yang kebetulan baru keluar dari dalam kamar nya juga.
" Pagi menjelang siang kakak ipar" sapa Reza dengan senyum usil nya.
" Ehhh Reza...kamu belum ngantor?" tanya Rika yang sebenar nya gugub karena ketahuan baru saja keluar dari dalam kamar di jam yang hampir siang.
" Aku hari ini mau balik ke Bandung kakak ipar, ada yang ingin aku urus di sana sekalian mau mempetemukan calon menantu baru satu lagi" ucap Reza.
__ADS_1
Rika langsung mengangguk kan kepala nya karena paham apa yang dimaksud dengan Reza, Rika celangak clingukan mencari dimana mertua nya berada, kenapa tidak kelihatan.
" Mencari kak Firman?" tebak Reza.
" Ehhh... bukan..bukaan, mas Firman pasti sudah berada di kampus, tapi mama kok gak kelihatan ya?" ucap Rika sekaligus bertanya.
" Tante jam segini kalau gak ada di rumah biasa nya sudah ke butik kakak ipar, kalau om pasti sedang ke kantor cabang atau pusat" ucap Reza memberi tahu.
Rika hanya merasa segan karena selama dua hari ini jadi menantu tapi jam segini baru keluar kamar, ini semua karena ulah Firman juga yang tidak ada puas puas nya bercinta sampai pagi, sampai sampai Rika kelehan dan memilih tidur kembali.
Reza yang melihat kekhawtiran di wajah Rika langsung memberi kan semangat agar tidak membuat Rika canggung nanti nya di keluarga om dan tante nya.
" Om sama tante sudah paham kok kakak ipar, mereka juga senang kalau kakak ipar tiap hari kesiangan, karena dengan begitu mereka kan semakin cepat mendapat kan cucu dari kalian" ucap Reza yang langsung membuat Rika melotot kan mata nya.
" Kamu bicara apa si Reza" ucap Rika kembali masuk ke dalam kamar karena malu.
Reza hanya bisa tertawa sambil melangkah kan kaki nya turun ke lantai bawah untuk keluar dari rumah dan berjalan ke Bandung dengan menyetir sendiri.
Haii para readers tercinta nya Author...
Author mohon untuk selalu beri dukungan pada author dengan Like,Komen yang positif dan Vote ya readers tercinta.
Dari dukungan kalian semua lah yang buat author semakin semangat buat nulis nya.
Dan jangan lupa kasih bunga dan kopi yang buanyaaaak yaa readers.
Terima Kasih banyak.
__ADS_1