
Beda lagi dengan pasangan Aldi dan Widya, setelah pulang dari kantor, Aldi dan Widya langsung menuju ke pihak WO untuk mengklir kan acara resepsi pernikahan mereka.
Aldi dan Widya menikah di hotel milik Atmaja Gruop, tentu saja itu semua gratis, karena semua biaya pernikahan Aldi juga di tanggung oleh papa dan mama Pandu, karena papa Ridwan dan mama Ridwan sudah menganggap Aldi anak mereka, walau pun Aldi sudah menolak dengan halus, tetap saja papa dan mama Pandu tidak mau mendengar.
" Kak Widy mau acara nya tidak terlalu meriah, karena Widy tidak terlalu suka, Widy mau yang simple tapi terlihat mewah dan elegan" ucap Widya memberi masukan.
" Kakak ikut kamu aja Wid, yang terpenting kamu senang" sahut Aldi.
" Kalau begitu tuan dan Nona bisa memakai konsep pernikahan di luar gedung, karena terlihat simple tapi tetap mewah dan elegan, seperti konsep Rose dan Tulip yang kami punya ini tuan, nona" ucap pihak Wo memberi saran.
Widya dan Aldi langsung melihat konsep yang di berikan pihak Wo, Widy pun tersenyum membenar kan apa yang di bilang oleh pihak Wo, ahkir nya Widya memilih konsep Rose untuk acara resepsi mereka, tapi tetap di buat di dalam gedung, karena kalau di buat di luar gedung, Widya takut rekan rekan bisnis Aldi merasa tidak nyaman, karena Widya tahu semua rekan rekan bisnis Aldi semua nya kelas atas.
" Untuk masalah pakaian, kita tetap yang semalam ya" ucap Widya dengan senyuman manis nya.
" Baik lha tuan, nona, dan untuk sesi prewedding, kita adakan minggu depan tuan, nona" ucap Pihak Wo menyampi kan.
Aldi dan Widya mengangguk kan kepala nya setuju, setelah selesai, Aldi pun langsung mengantar Widya pulang ke Panti, karena haris sudah semakin malam, setelah mengantar widya, Aldi langsung kembali ke apertemen nya.
malam yang gelap telah di ganti kan dengan kicauan burung burung yang berterbangan di atas pohon, Kia yang sudah rapi dan cantik duduk di mobil di antar oleh suami nya ke rumah sakit, setelah sampai di rumah sakit, Kia langsung mencium tangan Pandu, dan Pandu langsung membalas mencium kening Kia dan perut Kia yang buncit.
" Mas hati hati ya, kalau sudah sampai segera kasih kabar Kia" ucap Kia sambil mengelus pipi suami nya.
" Iya sayang, maaf nanti siang Mas gak bisa nemani kamu makan, Mas harus selesai kan masalah semalam" ucap Pandu dengan wajah sedikit menyesal tidak bisa menemani istri nya makan siang.
Kia tersenyum sebelum menjawab ucapan suami nya, " tidak apa apa Mas, masih ada Rika, Widya, kak Ricki dan Kak Nita di sini, Kia juga nanti pulang nya sama kak Nita Mas, karna nanti siang Kia kan mau ngajari Ara nyanyi" sahut Kia.
" Benar Benar istri sholeha nya Mas" ucap Pandu kembali mencium pipi Kia dengan gemas.
Kia pun langsung turun dari mobil, setelah Kia masuk ke dalam rumah sakit, Pandu pun langsung melaju kan mobil nya ke kantor.
Saat Kia jalan menuju ke ruangan nya, Kia di sapa oleh Dokter yang hari ini baru pertama kali praktek di rumah sakit milik ksluarga suami nya.
__ADS_1
" Selamat pagi Dokter Kia" sapa Yara adik Bayu.
" Pagi...kamu bukan nyaa" sahut Kia sambil mengingat ingat.
Yara tersenyum " saya Yara dok, adik nya Bayu Prasetya" ucap Yara memperkenal kan diri nya kembali.
" Ahk iyaa...maaf saya sedikit tidak ingat" sahut Kia denga senyuman.
" Selamat bergabung di rumah sakit ini, semoga kamu betah ya jadi Dokter di rumah sakit ini" sambung Kia lagi.
" Saya yang seharus nya berterima kasih dok, karena sudah di terima menjadi dokter di rumah sakit ini" ucap Yara.
Belun sempat Kia berbicara, tiba tiba Ricki datang mengantar kan jadwal praktek Yara dan memberi tahu dimana ruangan Yara.
" Yara ini jadwal praktek kamu, dan ruangan kamu ada di lantai 2 di sebelah ruangan dokter Nike, semua alat sudah lengkap diruangan kamu, dan pilih sendiri suster yang untuk menemani kamu slama kamu praktek di rumah sakit ini" ucap Ricki menjelas kan tiba tiba.
Setelah Ricki memberi kan penjelasan pada Yara, Ricki langsung melihat Kia yang sedang tersenyum ke arah nya.
" Tidak kak, Kia masih kenyang" sahut Kia dengan senyuman di wajah nya.
Ricki mengangguk kan kepala nya, dan tiba tiba terdengar suara cempreng sahabat nya dari arah loby rumah sakit.
" Hallo semua...good morning efvribadeh" ucap Kia dengan suara cempreng nya.
Widya yang berada di sebelah Rika langsung menutup telinga nya karena suara cempreng Rika, begitu pun dengan Kia dan Ricki, kalau Yara hanya diam sambil melihat Rika dan widya yang berjalan ke arah mereka.
" Pagi pagi uda dapat serapan Toa aja" ucap Ricki dengan memelas kan wajah nya.
" Ishhh kak Ricki apan sih" sahut Rika yang sudah gabung dengab mereka.
Rika melihat ke arah Yara, kemudian melihay Kia dan Ricki untuk meminta penjelasan, siapa wanita yang ada di samping Kia itu.
__ADS_1
" Ini Yara Ka, Wid, dia adik nya kak Bayu" ucap Kia memperkenal kan pada Rika dan Widya.
Rika dan Widya pun langsung berkenalan, ada perasaan tidak enak pada Rika melihat tampang Yara, tapi dia langsung menepis nya karena tidak mau berburuk sangka.
Rika yang melihat tampang Ricki sudah seperti sedia kala, langsung berbicara dan itu sontak membuat Ricki malu.
" Waahh waahh wajah kak Ricki uda kayak semula niiz gak kayak semalam sore yang di tekuk kayak orang lagi putus cinta" ucap Rika di barengi kekehan kecil.
Semua yang mendengar perkataan Rika langsung menghadap ke arah Ricki, setelah itu melihat kembali ke arah Rika untuk meminta penjelasan.
" Semalam itu, aku dan kak Firman ke ruangan kak Ricki, tapi saat kita masuk, kak Ricki lagi ngelamu, dan wajah nya jelek banget kayak lagi banyak hutang, trus tiba tiba kak Ricki langsung pergi aja kata nya mau pulang" ucap Rika menjelas kan.
Semua yang ada di situ langsung melihat ke arah Ricki, sebenar nya Yara tidak tahu apa apa, tapi dia ikut mendengar kan.
" Kakak gak kenapa napa, gak usah dengarin mulut Rika yang berlebihan itu" ucap Ricki membela diri nya.
" Emang nya ada yang nanya kakak lagi kenapa napa?" ucap Widua dan di angguki Kia.
" Kalian sama saja kayak ini anak, suka ngerjai orang" ucap Ricki langsung pergi meninggal kan Mereka semua.
Kia dan yang lain nya langsung tertawa melihat kekesalan Ricki, melihat Ricki sudah menjauh Rika langsunh sedikit berteriak.
" Kayak nya ada yang lagi jatuh cinta nii" jerik Rika dan Ricki hanya tersenyum tipis mendengar suara Rika tapi Ricki tetap berjalan tanpa melihat kebelakang.
Bersambung...
Terua dukung karya Author ya, dengan Like,Komen dan Vote yang banyak plisss 🙏🙏
Kasih Poin/hadiah yang banyak juga yaa gaess, biar rating Karya Author naik.
karena dukungan kalian semua yang membuat Author semangat buat nulis nya.
__ADS_1
Love You More 😊😊