
Kini Rika sudah sampai di kediaman Atmaja, Saat Rika baru keluar dari mobil, Mobil Toyota Camry keluaran terbaru juga memasuki pelataran rumah kediaman Atmaja.
Rika mengenali siapa pemilik mobil tersebut, ahkir nya Rika pun menunggu di depan mobil nya sambil tersenyum.
Tak lama sang pemilik mobil keluar dan tersenyum pada Rika yang sedang berada tepat di depan mobil nya.
" Tumben kamu sendirian, calon lakik loe mana?" tanya Ricki karena tidak melihat Firman di samping Ricki.
Yaaah...Ricki lah yang baru sampai dengan Naya, mereka ingin melihat Raja dan memberi kan hadiah karena kemarin mereka belum sempat membeli kan sesuati buat Raja.
Dan Ricki bertanya pada Rika dimana Firman, karena biasa nya mereka seperti gula dan semut, selalu bersama gak pernah pisah.
" Uda di dalam" sahut Rika kemudian langsung meninggal kan Ricki dan Naya begitu saja.
" Kenapa tu anak, tumben tumbenan sewot di tanya tentang calon lakik nya, biasa nya juga happy banget kalok bahas calon lakik nya" ucap Ricki sedikit aneh melihat sikap Rika.
" Uda ayo kak buruan, kok malah bengong di sini, Naya nantik masuk lagi loh" ucap Naya pada Ricki.
" Iya sayang" sahut Ricki.
Mereka pun masuk ke dalam rumah keluarga Atmaja, Naya walau pun sudah pernah ke rumah keluarga nomor satu di Asia, tapi Naya selalu kagum saat memasuki rumah keluarga Atmaja.
" Assalamualaikum, selamat siang semua nya, orang tampan sejagat raya datang" ucap Ricki dengan pede nya.
Naya hanya bisa tersenyum melihat tingkah bicara Ricki, Sedang kan yang lain nya hanya bisa tersenyum, tapi tidak Anita dan Rika, yang biasa saja menanggapi tingkah Ricki.
" Ini para dokter di sini, emang di rumah sakit gak ada pasien" ucap Anita yang melihat semua nya pada berada di rumah nya.
Ricki, Rika dan Widya saling pandang, Kia hanya bisa tersenyum melihat ke khawatiran wajah sahabat nya.
" Hmmmm...ini kan jam istirahat kak, dan sudah banyak juga kok dokter yang standbay di sana, rumah sakit milik leluarga Atmaja gak kekurangan dokter kok kak, tenang saja" sahut Ricki sedikit gugup.
Papa Ridwan dan mama Dewi hanya tersenyum melihat Ricki,Rika dan Widya di kerjai anak nya Anita.
" Bagus dong kalau gak kekurangan dokter, jadi kamu siap siap aja undur kan diri jadi dokter di sana" sahut Anita dengan wajah datar tanpa exskpresi.
Ricki langsung menelan saliva nya mendengar ucapan sang direktur rumah sakit, Rika hanya diam sambil memain kan tangan nya, sedang kan Widya yang tau sifat kakak ipar nya juga hanya bisa menahan senyuman nya.
" Jangan dong kak, bentar lagi Ricki mau merid, kalau Ricki keluar dari rumah sakit Atmaja, waaahhh...kasian Naya nanti kak" sahut Ricki dengan sesekali tertawa.
__ADS_1
" Emang kenapa Naya kasihan, cicilan mobil kamu yang baru belum lunas" tanya Anita yang langsung di sambut tawa oleh Bima dan lain nya.
" Enak aja...gak lah kak, aku beli mobil itu cash kali kak" ucap Ricki sedikit kesal.
Naya yang tidak melihat Raja di pangkuan Kia ahkir nya bertanya pada sang bunda Raja.
" Raja nya mana Kia?" tanya Naya.
" Raja lagi bobok Nay, aku sengaja gak mau sering sering buay gendong Raja, takut nya nanti Raka jadi bau tangan, sering sering minta gendong" ucap Kia memberi tahu.
" Iya jangan sering di gendong gendong dek, entar kamu nya yang susah karna Raja mintak gendong terua" ucap Anita menimpali dan di angguki kepala oleh Mama Dewi dan papa Ridwan.
" Yaaah...padahal aku mau lihat Raja Bumi Atmaja, si baby cool" ucap Ricki sambil tertawa.
" Kia ini buat Raja, maaf Naya gak tahu mau ngasih apa? soal nya...." ucapan Naya sedikit di gantung dan melirik ke arah Ricki sang calon suami.
" Soal nya kenapa Nay?" tanya Kia penasaran.
" soal nya dia gak tau mau ngasih apaan Kia, secara Raja kan anak nya sultan, pasti semua nya sudah lengkap kan, jadi Naya memilih yang menurut nya lucu aja" ucap Ricki membantu Naya bicara.
Kia dan yang lain nya mendengar penjelasan Ricki hanya bisa tersenyum.
" Mau nya kamu beliin mobil mobilan yang bisa di naiki Ki, soal nya Raja belum punya itu" ucap Bima sambil tertawa kekeh.
" Kalau itu mah biar si kulkas dua pintu aja yang beli bang, kan bapak nya Raja sultan" ucap Ricki santai tanpa di sadari nya kalau Pandu dan Aldi berada di belakang sofa dimana Ricki duduk.
" Siapa kulkas dua pintu" tanya Pandu dengan tatapan mata elang nya.
Semua nya melirik ke arah Pandu, Ricki langsung melihat Pandu yang berdiri di belakang nya, Aldi langsung duduk di sebelah Widya dan menyentuh perut Widya yang sudah sedikit buncit.
" Mas..." ucap Kia sambil menggeleng kan kepala agar Pandu tidak marah pada Ricki.
Pandu pun langsung berjalan ke arah Kia duduk, sebelum duduk, Tak lupa Pandu mengecup pucuk kepala Kia dengan lembut.
" Raja mana sayang?" tanya Pandu karena tidak melihat putra nya.
" Raja di kamar mas, bobok...bik Nah Kia suruh jaga, jadi kalau nangis bisa panggil Kia" sahut Kia yang langaung di angguki kepala oleh Pandu.
Rika yang melihat keromantisan sahabat nya pada suami nya merasa iri, dia langsung terbayang kalau diri nya yang menjadi Kia dan Widya, dan di manja oleh Firman, pasti dia begitu bahagia, tapi saat ini malah Firman tidak kelihatan.
__ADS_1
Rika pun melihat lihay ke seklilinh rumah Atmaja, tapi yang di cari pun tidak kelihatan.
Ricki yang melihat Rika seperti mencari sesuatu pun bertanya.
" Kamu cari apa sih Ka, macem ayam potong loe, kepala nya muter muter gitu" ucap Ricki dan langsung di lihay semua nya ke arah Rika.
Pandu dan Aldi pun paham kalau Rika sedang mencari Firman, ahkir ny Aldi pun memberi tahu kalau Firman saat ini sedang tidur di ruang kerja Pandu.
" Firman lagi tidur Ka, kata nya dia pusing maka nya mau sendiri dulu" ucap Aldi memberi tahu.
" Emang Firman kenapa? kok harus sendiri sendiri gitu? atau jangan jangan...kalian lagi marahan yaa? pantes tadi ke sini nya sendirian, biasa nya bebebh...sayaang" ucap Ricki sedikit mengejek Rika.
Yang lain nya hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Ricki, lain dengan Rika yang langsung menangis mengingat kejadian antara dia dan Firman di kafe tadi pagi.
Bersambung...
Maaf semalam gak bisa Up karena anak author lagi sakit gigi, jadi gak mau makan.
Nanti Author usaha kan bakalan Up lagi ya, dan Up juga di novel Author yang judul nya Lah Tahzan jangan bersedih.
Jangan lupa untuk dukungan nya ya Readera tercinta..
dengan cara
LIKE
komen yang positif
Vote
Dan jangan lupa kasih
Bunga πΈπΈ
Kopi ββ
yang buanyaaaaaaaaak ya ππ
Terima kasih banyak
__ADS_1
Love You ππ