SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Keluar dari Panti Asuhan Charity bagian 3


__ADS_3

DING... DING...


*selamat Pagi Tuan ... maaf hadiah untuk misi membantu supir taksi kemarin baru bisa di berikan, maaf atas keterlambatannya... *


* selamat Tuan mendapatkan skill hacker tingkat master... tuan bisa melihatnya di inventori...


DING... Ding


* Karena keterlambatan mengkonfirmasi hadiah menolong supir taksi maka Rose memberikan hadiah 1 unit laptop dengan spesifikasi yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari dari Laptop yang beredar di pasaran.. Ram 16 GB dan memori 5 TB SSD, Baterai 50.000 MAh, super fast Charging juga flashdisk 2 TB, serta layanan internet unlimited dan dimana saja tuan berada, bahkan di area yang sama sekali tidak ada layanan internet.. moga Tuan senang dengan hadiahnya...*


"Selamat pagi Rose dan terimakasih hadiahnya"


*sama-sama Tuan*


Rose ... STATUS"


Nama : Ranti Putri Setiawan


Umur. : 15 tahun


tahap. : Perunggu


Level. : 1, (2 / 100.000 PS)


Job. : -


Skil. :


\= Pemograman komputer - tingkat master { non activated }


\= Hacker - tingkat master {non activated}


\= memasak - tingkat master { non activated}


\= Pengobatan - tingkat Kuno { non activated}


Fisik dan Mental


Kesehatan : 80 %


Ketahanan : 50 %


kecepatan : 40 %


Ketepatan : 60 %


Kecerdasan: 80 %


Kekayaan. : Rp. 1.099.945.305.000


Toko. : 🔐


Poin


Sistem. : 1.001.500


Pemahaman : 1.001.000


Pengabdian. : -


inventori. :


* 99 pil surgawi


* 25 pil semesta


* 100 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh


Aset


* Properti {not activated}


* Kendaraan { not activated}


Alat penunjang


* 1 unit Laptop merk Quantum


* Flashdisk 2 TB merk Quantum


Misi. :


* Harian (1x 24 Jam)


- Check in


- Olahraga min. 1 jam, pagi/sore


* Misi khusus: -


* Misi Dadakan: -


* Misi tersembunyi: -


" terimakasih Rose"


* Sudah Tugas saya tuan*


" oke Rose CHECK IN "

__ADS_1


* selamat Tuan anda mendapatkan skill bermain musik tingkat master... sebagai informasi, bahwa tuan bisa memainkan seluruh alat musik pada tingkat master..*


" terimakasih Rose"


* sama-sama Tuan... silahkan lanjut ke misi harian ke 2 .. olahraga 1 jam *


*semangat Tuan*


" oke Rose, mari kita olah raga di Taman seperti kemarin"


*let's go tuan*


Dengan penuh semangat Ranti lari ke Taman, sesampainya disana ternyata sudah banyak orang yang melakukan senam dan ada sekedar jalan santai juga ada yang bersepeda... sedangkan Ranti lari santai mengitari Taman, dan kemudian bergabung dengan orang-orang yang melakukan senam...


Huffft lumayan capek tapi tidak masalah toh biar tetap sehat...


DING... DING...


* selamat Tuan anda mendapatkan PS 1.500 dan PP 1000


* semua hadiah sudah di tambahkan secara otomatis*


"Oke Rose, kalau saya mengaktifkan dan meningkatkan ketahap Grand master semua skil berapa PP yang akan digunakan... "


*untuk mengaktifkan biaya per skill 50.000 PP, sedangkan biaya untuk meningkatkan ke level Grand master adalah 75.000 PP... artinya per skil Tuan membutuhkan biaya 125.000 PP, untuk waktu pemasangan skill sendiri membutuhkan waktu 5 menit... dan Tuan akan merasakan sakit kepala selama 5 menit per pemasangan skill... itu berarti waktu yang dibutuhkan lebih banyak... bagaimana Tuan apakah mau diaktifkan dan di tingkatkan sekarang.. ? agar waktu singkat dan tidak merasakan sakit .. Tuan harus menambahkan 10.000 PP per skill ... bagaimana Tuan..


"Baik Rose silahkan lanjutkan"


* berarti biaya yang di butuhkan adalah 135.000 PP per skil dan Estimasi waktu 5 menit dari sekarang, silahkan Tuan cari tempat nyaman*


DING... DING... DING...


∆ loading..... 10... 25...50... 75... 100%


aktivasi di mulai... 5...4.. 3.. 2... 1..0


Pemograman komputer


( 10..9..8..7..6..5..4...3...2...1) activated


Hacker


( 10..9..8..7..6..5..4...3...2...1) activated


memasak


( 10..9..8..7..6..5..4...3...2...1) activated


Bermain alat musik


( 10..9..8..7..6..5..4...3...2...1) activated


terasa sangat hangat dan nyaman selama proses aktivasi skill dan dalam memahami semuanya... gumam Ranti...


DING... DING...


* selamat Tuan anda mendapatkan 4 kupon Diskon 50 % untuk menaikkan tingkat skill berikutnya, hadiah sudah berada di inventori *


" Terimakasih Rose, ayo kita kembali ke panti "


* Baik Tuan dan jangan lupa Tuan hari ini ada 2 janji yang harus tuan laksanakan yaitu :



Mengobati ibu Gendhis jam 10.00 WIB


Bertemu dengan pak Mario soal beli atau sewa rumah *



" Baik Rose terimakasih"


*sama-sama Tuan*


Sambil terus berjalan Ranti terus berbincang dengan Rose ...


" Rose bagaimana menurutmu perihal rumah itu... apakah harus aku sewa atau aku beli saja... "


* Menurut Rose... sebaiknya Tuan membelinya karena itu akan menjadi aset tetap Tuan dan nilainya akan terus bertambah tiap saat *


" apakah harganya sudah pantas atau kita nego hingga 20milyar rupiah"


* Tuan bisa negosiasi tapi mungkin tidak sampai 20 milyar Rupiah... kemungkinan harganya jatuh di harga 23 milyar Rupiah dan mentok 22,5 milyar rupiah... lihat sikon saja ... jika pak Mario setuju dengan penawaran tuan maka bagus itu... *


" oke Rose, akhirnya sampai juga"


" kak mercy ingatkan kalo kita mau ketempat kawan ku jam 10.00 WIB nanti dan melihat rumah tempat kita tinggal... "


{ tidak lupa bontot... ini Kakak sudah mandi tinggal sarapan dan mau siap-siap... udah cepat keringkan keringat mu ... balas mercy}


Akhirnya setelah semua kegiatan rutin di Panti Asuhan selesai maka Ranti dan bersiap ke rumah Ellis... sambil menunggu kak mercy Ranti pun memesan taksi...


Dan... taksi tiba .. merekapun berangkat kerumah kontrakan Ellis dan Bu Gendhis...


45 menit berselang akhirnya mereka tiba di kompleks perumahan sederhana... dari dalam taksi terlihat kak Ellis sudah menunggu di pinggir jalan...


setelah membayar ongkos 100 ribu rupiah, mereka berdua turun dari taksi


dan menyapa Ellis...

__ADS_1


" halo kak Ellis... gimana kabarnya pagi ini... "


sambil melangkah berjalan Ellis menjawab. .. ~ lumayan baik ~ ayo masuk...


Ellis segera mendorong kursi roda Bu Gendhis... sambil berkata Bu ... itu Ranti datang berkunjung... dan katanya dia akan mengobati ibu... Ellis memberi tahu Bu Gendhis...


• Bu Gendhis menjawab... ia kan tadi sudah Ellis bicarakan soal Ranti, moga ini berhasil ya sayang... maafkan ibu yang selalu merepotkan kamu... sambil mengelus tangan Ellis •


~ Amin... semoga Ranti bisa menyembuhkan ibu... dan kalau pun ibu tidak sembuh ya tidak apa-apa... Ellis akan selalu bersama ibu... ~


Pas di ruang tamu... Bu Gendhis menyapa Ranti...


• selamat datang di kontrakan kecil kami nak Ranti... silahkan duduk dulu dan minum dulu, ngomong-ngomong, ini temanmu ya nak... dan sambil menanyakan nama Mercy, siapa namamu nak..•


omongan Bu Gendhis di tanggapi oleh Ranti... " Bu ini temanku di panti asuhan, Mercy namanya dan dia sudah Ranti anggap sebagai kakak, bahkan sudah saling mengaku sebagai kakak beradik... jawab Ranti bangga...


• oh bagus itu... lebih baik bersaudara daripada bermusuhan... ibu sangat kagum dengan kalian berdua... sambil mengacungkan jempol.... •


" Kak Ellis ternyata ibu Gendhis sangat cantik pas lagi tersenyum... hehehehe sifat kekanak-kanakan Ranti terlihat jelas...


oh ia kak Ellis tolong siapkan air hangat dan ganti baju ibu dengan daster dan gelar tikar plastik, bantalnya bungkus dengan plastik biar tidak kotor kena keringat...


~ Baik jawab Ellis singkat ~


dan segera Ellis menyiapkan di bantu oleh Mercy...


sementara Ranti menjelaskan tentang apa yang akan di alami selama 30 menit pengobatan, kenapa lebih lama 15 menit dari suster Diana, itu karena proses regenerasi tubuh Bu Gendhis terbilang lebih sulit... karena jari-jari kaki Bu Gendhis sudah habis... jadi setelah proses penyembuhan baru proses perbaikan jaringan saraf yg telah mati karena diabetes melitus dan barulah proses regenerasi tubuh secara menyeluruh...


setelah semua telah siap, termasuk kesiapan mental Bu Gendhis... dan pengobatan di mulai..


Bu Gendhis, ini Pill nya silahkan ditelan, santai saja dan mohon pertahankan kesadaran... rileks dan ikuti saja semua prosesnya... kata-kata Ranti memberikan semangat kepada Bu Gendhis...


Sehabis Ranti berbicara, Bu Gendhis langsung menelan Pill yang diberikan Ranti... ruangan menjadi senyap... nampak wajah gugup Ellis yang sudah terlihat pucat Pasih..


Setelah senyap 5 menit... terdengar teriakan Bu Gendhis... dan tubuhnya mulai bergetar suara dalam tubuh Bu Gendhis ... krek...krek... seperti bunyi tulang yang patah...


menit ke 10... suara Bu Gendhis makin kencang, keringat cairan kuning kecoklatan mulai keluar dari pori-pori tubuh Bu Gendhis... wajah kuatir dan gelisah Ellis juga makin menjadi-jadi... teriakan demi teriakan terus terdengar, sungguh sangat memilukan hati...


Menit ke 20, teriakan sudah menurun volumenya berganti semakin nafas yang terengah-engah dan cairan makan banyak yang keluar dan kali ini cairan hitam pekat seperti oli bekas...


menit ke 25, Bu Gendhis kembali berteriak huffttt panas... panas... dan setelah itu Bu Gendhis tenang cairan sudah berhenti keluar di ganti dengan bau yang sangat sangat menyengat...


Ellis dan mercy yang tahan akhirnya keluar ruangan dan mengeluarkan isi sarapan pagi mereka....


menit ke 30 terlihat pertumbuhan jaringan dan sekaligus nampak jari-jari kaki Bu Gendhis mulai tumbuh kembali... walaupun terasa sakit tapi tidak sesakit waktu awal menelan Pill surgawi... Ranti terus memegang kepala Bu Gendhis... akhirnya Bu Gendhis pingsan...


Setelah di biarkan pingsan selama 1 jam, jelas terlihat perbedaan waktu sakit dan saat ini... perubahan Bu Gendhis sangat drastis... semua jaringan saraf sudah kembali normal dan jari-jari kaki juga sudah tumbuh sempurna... dan akhirnya Bu Gendhis sadar.... kemudian Ranti menyuruh Bu Gendhis untuk berdiri...


karena sudah hampir 3 tahun Bu Gendhis menggunakan kursi roda jadi terlihat kurang percaya diri untuk berdiri dan melangkah... nampak raut wajahnya kembali bahagia...


Ellis yang melihat ibunya telah sembuh, terpaku di tak bersuara... air matanya menetes, air mata bahagia... setelah tersadar ... Ellis mendengar suara Ranti....


" Kak Ellis silahkan bantu ibu membersihkan tubuhnya... biar kasur dan plastik kami berdua bereskan... "


~ ayo Bu mari ke kamar mandi air hangat sudah siap, mari Ellis bantu ibu mandi... kata Ellis ke Bu Gendhis ~


Ranti dan Mercy bergegas membersihkan ruang tempat Bu Gendhis di obati... dan semua pintu dan jendela di buka agar baunya segera keluar..


sementara menunggu Bu Gendhis mandi... Ranti izin ke mercy untuk ke halaman rumah dan di bawah pohon Ranti menghubungi pak Mario...


" Halo pak Mario ini saya Ranti Putri Setiawan...


[ Ya halo juga nona Ranti, bagaimana apakah hari ini, nona jadi datang melihat rumah yang kami tawarkan.. ? ]


oh jadi pak Mario... tapi maaf saya berbicara di soal harga rumah di kompleks perumahan yang bapak kelola... dan saya berniat membelinya.. berapa harga net nya


[kalau nona berniat membelinya, harganya kami Diskon 2 milyar dan free biaya balik nama, dan free semua pengurusan dokumen, pokoknya Nona tinggal tanda tangan, dan juga rumah tersebut sudah lengkap furniture nya... artinya tinggal bawa koper saja nona, Bagaimana... ]


baik lumayan bagus harganya kalau begitu, kira-kira berapa lama proses pengurusan dokumen setelah saya bayar...


[ Paling Lambat cepat 7 Hari dan paling lambat 14 belas hari kerja]


Oke sampai ketemu nanti disana ya pak... bye...bye


Setelah menutup telpon Ranti kembali masuk rumah dan terlihat Bu Gendhis sudah selesai mandi dan berganti pakaian... kemudian Ranti bertanya...


" Bagaimana menurut ibu hasilnya....


• sungguh luar biasa nak Ranti... selain penyakit saya sembuh jari kaki saya kembali sempurna dan fisik saya secara keseluruhan normal kembali.. •


Jelas terlihat raut bahagia terpancar dari wajah Bu Gendhis dan juga kak Ellis...


~ Ranti terimakasih banyak sambil Ellis membungkuk dan menangis bahagia... Ranti kami berhutang Budi kepadamu... ~


Ranti menjawab sudah-sudah... jangan menangis lagi... ayo tersenyum... lihat itu ibumu senyum-senyum dari tadi sambil mondar - mandir...


Ya sudah mari kita ngomong santai sembari menunggu makanan datang... tadi saya sudah pesan makanan untuk rayakan kesembuhan Bu Gendhis... kata Ranti...


~ aduh jangan repot-repot Ranti...~


Gak apa-apa kak Ellis aku memang sudah lapar hehehehe... udah kita nikmati saja.. oke...


Menunggu pesanan datang Ranti berpesan kepada Bu Gendhis... ibu sekarang bebas makan apapun tapi tetap dalam takaran yang benar....


• Terimakasih nak Ranti bantuannya dan pasti akan saya ingat pesan nak Ranti, untuk menjaga pola makan saya dan pola hidup saya.... sekali lagi terimakasih •


Makanan pun tiba setelah membayar sebesar Rp 500.000, mereka langsung menyantap makanannya....


Setelah selesai dan istirahat beberapa saat sambil mengobrol... akhirnya Ranti pamit waktu sudah menunjukkan pukul 12.15 WIB... kembali Ranti berpesan nanti malam akan menghubungi Ellis...

__ADS_1


oke jawab Ellis


Taksi pun berangkat.....


__ADS_2