SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Pagi di Merak


__ADS_3

" Aisyah, dimana rumah yang kalian datangi tadi? tanya ayahnya.


" Yang rumah besar di pinggir jalan arah ke sekolah Aisyah, jawabnya.


" terus tanah kosongnya yang sebelah mana? tanya ayahnya lagi.


" Sampingnya ada 2 kavling kosong, pemiliknya juga sama, tadi dia tawarkan ke kakak Ranti, 4,5 milyar dan sudah DP 1 milyar, kata kak Ranti mau buat kontrakkan untukku, juga di rumah besar ada kontrakan 11 pintu, Minggu pemiliknya pindah, jadi Minggu depan kita pindah kesana Saja", jawab Aisyah.


" Kamu sangat beruntung Nak, jangan kecewakan Nona Muda, dia tulus menyayangi kamu, belajarlah yang rajin, dan jangan pernah jadi orang sombong", ucap Bu Antara.


" Ia Bu, Aisyah juga sayang dengan kak Ranti, Aisyah banyak belajar darinya, dia merencanakan segala sesuatu secara ajaib, dan hebatnya semua serba cepat", ucap Aisyah.


" Aisyah, itu Cincin mu, batu sekarang ibu lihat, tadi kamu gak pakai Cincin, bahkan kamu gak terlalu suka pakai perhiasan", ucap ibunya.


" Ini dari kak Ranti, jadi aku harus memakainya, kak Anjas juga ada, jawab Aisyah.


" Ya sudah, ayah pinjam mobil kamu mau jemput kakakmu, atau kamu juga mau jemput abangmu", tanya Ibunya.


" Ayo, biar Aisyah yang nyetir", sabutnya.


Kini Ranti sudah berada tengah Kota Cilegon, dia hanya berkeliling melihat suasana malam.


" Tuan, pengurasan tabungan dari mantan suaminya Maura Adelaide sudah selesai, total 60 milyar.


" Dan Soal PNSP, mereka baru selesai Rapat, besok mereka mencoba untuk menaikkan nilai sahamnya, namun para pemegang saham sudah kehabisan dana, apalagi seluruh Perusahaan kecil dan perusahaan bayangan sudah di blokir, hingga tak tidak ada satupun Bank yang mau meminjamkan uang kepada mereka", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Terimakasih, besok lanjutkan penekanan, hingga mereka benar-benar hilang dari jagat bisnis, bila perlu mereka tidak bisa berjualan meskipun Warung kecil atau jualan di gerobak, cukup mereka jadi karyawan biasa saja, agar mereka rasakan bagaimana menjadi bawahan", balas Ranti.


" Rose, Transfer uang 60 milyar dari perusahaan mantan suaminya Maura, dan juga transfer uang 2,5 triliun ke mantan istri pertama Indrajati Patria, 1,5 triliun ke anak adopsinya mantan istrinya.


* Baik Tuan, tuan juga jangan lupa misi khusus kepada lansia, masih kurang 2 orang, jika Sudah selesai, akan ada misi yang lebih besar", ujar Rose.


" Baiklah, saya akan menyelesaikan misi khusus dulu, dan soal misi yang lebih besar, akan saya jalankan dengan baik", ujar Ranti.


* misi itu akan di mulai setelah tuan berulang tahun ke 18", ujar Rose.


" Oke aku siap kapan Saja", ucap Ranti.


Kini Ranti sudah Tiba di Aston Hotel, dan telah selesai Mandi, Ranti mengeluarkan makanan dari cincin semesta lalu menikmatinya, selesai makan, dan baru saja mau berdiri Sistem memberikan notifikasi mendadak.


* Tuan, segera bantu Nona Delia, dia dsn Ibunya akan di perkosa, ikuti GPS nya", ujar Rose.


Dengan segera Ranti terbang lewat jendela hotel, data Aplikasi Mata Dewa, bahwa para pemerkosa itu adalah preman pelabuhan, tapi berbeda kelompok dengan temannya Karyono.


Hanya dalam Waktu 10 menit Ranti sudah berada di kompleks Perumahan tempat kontrakan ibu dan anak itu.


Dengan cepat Ranti menghalau seorang pria yang hendak menindih tubuh telanjang Delia, ibunya menjerit melihat Delia yang sudah hampir pingsan kelelahan melawan.


Saat laki-laki itu hendak memasukkan juniornya, Ranti Segera melempar belati memutus juniornya, dengan tidak mengeluarkan Darah, laki-laki itu langsung berteriak melihat junior nya tinggal setengah.


Bukan hanya dia saja, ke tujuh orang lainnya juga sama, Ranti mengontrol pikiran mereka agar membuka baju celana mereka hingga junior mereka kelihatan, Ranti menotok titik rangsangan mereka dan seketika junior mereka tegak seperti tiang bendera.


Ibunya Delia semakin histeris, melihat para laki-laki itu sudah yang sudah menanggalkan celana, dengan junior berdiri tegak siap tempur.


Dengan kecepatan tinggi belati langsung menebas tujuh junior, seketika itu juga mereka pingsan, Ranti langsung memasukkan mereka dan beserta potongan junior mereka kedalam kantong penyimpanan.


Setelah itu Ranti, memberikan air surgawi bercampur ginseng dan embun Pohon Kehidupan, kepada Delia dan ibunya yang telah di totok sebelumnya oleh Ranti.


Setelah ibu dan anak pulih, bahkan terlihat sudah tidak ada bekas pukulan, kedua ibu dan anak itu langsung berpakaian dan merapikan tempat tidur mereka.


Ranti memindai seluruh ruangan yang ada, dan akhirnya dia menemukan beberapa kamera tersembunyi, setelah dapat dimana lokasi penyimpanan rekamannya dan siapa pelakunya Ranti langsung berpindah ke rumah sebelah terdapat beberapa 4 pasang suami istri yang menonton aksi percobaan kepada Delia dan Ibunya.


Mereka adalah saingan berjualan di pelabuhan, mereka menyewa para preman itu, mereka masih terkejut tiba-tiba 8 orang preman itu kehilangan junior dan menghilang, dari kamar Delia dan Ibunya.


Dengan tatapan tajam Ranti memeriksa status mereka, Ternyata mereka adalah orang-orang bejad, Ranti memblokir ruangan tempat mereka berkumpul dengan waktu pas adzan subuh, setelah blokiran terlepas, pasti suara mereka terdengar ke tetangga.

__ADS_1


Kemudian Ranti menghapus ingatan mereka tentang Delia kejadian itu, Ranti juga mencabut kamera yang di pasang di kamar Delia, memori handphone mereka di reset ulang ulang oleh aplikasi Mata Dewa.


Setelah itu Ranti mengontrol pikiran mereka agar berhubungan dengan secara berganti-ganti pasangan layaknya artis film dewasa, dan tak berapa lama keempat pasangan sudah polos, Ranti segera memerintahkan Drone agar merekam mereka. setelah keempat pasang itu mulai berpesta, Ranti berpindah ke kamar Delia dan Ibunya, Delia masih bersedih, dia malu jika nanti dia akan pelabuhan.


Ranti ikut sedih melihat kesedihan dan keputusasaan Delia, bagiamana tidak merasa sedih dan malu, seorang wanita berhijab dengan dengan sifat kalem, mengalami musibah seperti itu.


Sekali lagi Ranti memindai tubuh Delia, dan ternyata Delia belum sempat di perkosa, lalu Ranti berpindah ke ibunya Delia, ternyata juga sama, artinya kehormatan kedua wanita itu masih terjaga.


Sementara di ruangan sebelah pesta binatang sedang berlangsung, kata - kata jorok terdengar.


Ranti mengontrol pikiran ibu dan anak itu agar tertidur, lalu Ranti menghapus memori musibah yang terjadi kepada ibu dan anak itu, kemudian Ranti berpindah kerumah tempat pesta binatang, Ranti berpikir jika dia menahan mereka pasti berdampak pada yang lain, toh Ranti sudah punya sudah rekaman permainan mereka dengan durasi 1 Jam.


Akhirnya Ranti mencabut kontrolnya, dan secara perlahan mereka sadar, dalam posisi masih menyatu dengan beda pasangan, mereka langsung berteriak dan mencari pakaian masing-masing, terlihat semuanya malu, dan mereka berjanji tidak saling membocorkan kejadian malam ini.


Para 4 pasangan durjana itu tenang, namun Ranti menanamkan kesan enak mencicipi pasangan orang lain di pikiran mereka, Ranti ingin membuat hidup mereka sehina mungkin, dengan membuat mereka berselingkuh bertukar pasangan.


Aplikasi Mata Dewa mengirimkan rekaman itu pada keempat pasang itu. Ranti juga sudah menghapus bagaimana keempat pasang itu menyewa preman untuk memperkosa Delia dan Ibunya.


Selesai dengan urusan Delia, Ranti terbang ke pelabuhan dan dia duduk dibatas atap dan membuka kantong Ruang Penyimpanan, dia melihat para preman itu masih pingsan, dia langsung menghapus memori mereka saat dari Transaksi dengan keempat pasangan durjana dan bagaimana mereka menelanjangi Delia dan Ibunya, Ranti mengontrol mereka agar setiap berhadapan dengan Delia, justru mereka sungkan.


Tapi Apakah Ranti akan mengampuni mereka, " tentu tidak'. Ranti akan mempermalukan Mereka, hingga harga diri mereka tak berarti, dengan tanpa rasa berkelas kasihan, Ranti turun dari atap dan menelanjangi mereka kemudian mengeluarkan Mereka yang masih dalam keadaan pingsan, tapi junior mereka tetap berdiri setengah tiang Saja.


Ranti sengaja mengeluarkan mereka di tempat agak gelap, mereka masih tertidur berjejer seperti ikan di pelelangan.


Untuk rekaman keempat pasangan durjana itu, langsung disebar oleh Aplikasi mata Dewa kepada sesama pedagang di pelabuhan, termasuk ke pak Antara dan istrinya.


Setelah selesai semuanya, Ranti kembali ke hotel, dan beristirahat. Disaat Ranti masih beristirahat, tempatnya jam 5 pagi, suasana pelabuhan sudah di hebohkan dengan delapan Pria tidur dalam keadaan telanjang dengan junior telah terpotong dan potongan nya berada di samping mereka.


Para calon penumpang maupun para pekerja di pelabuhan khususnya para wanita langsung histeris, hingga menimbulkan kegaduhan, delapan orang itu masih harus bersyukur karena Tim dari Rose merawat luka bekas potongan Ranti dengan baik, hingga darah tidak keluar.


Security pelabuhan datang bersama para anggota Polisi, Serta ambulans, selesai dengan kegaduhan para preman, kini beralih ke gosip para pedagang yang menonton Video dari ke-empat pasang yang juga rekan mereka, untung saja keempat pasang itu belum datang berjualan.


Delia dan Ibunya berangkat seperti biasanya, mereka tidak mengingat lagi peristiwa yang terjadi semalam, padahal rencananya mereka sore hari ini mau pindahan kerumah yang sudah mereka beli dengan uang dari Ranti. Delia sendiri membeli motor Nmax, begitu juga ibunya, mereka juga membeli Mobil Toyota Raize untuk digunakan jika cuacanya hujan.


Saat sedang membereskan barang dagangan, Delia dan ibunya terkejut membaca notifikasi dari Bank agar sebelum jam 4 Sore mereka berdua wajib ke Bank untuk mengambil buku tabungan Deposito Berjangka senilai 15 miliyar perorang.


Delia begitu kaget melihat Aisyah sedang memanaskan mobilnya.


" Aisyah, maaf kemarin, kakak dan Bunda tidak jualan, karena pulang dari Jakarta sudah sudah 8 pagi, jadi kami beberes di rumah baru", Ucap Delia.


" Gak apa-apa kak, kak Ranti datang ke sini, kak Delia, kakak bilang mau sarapan disini, nanti mau kesekolah Aisyah", jawabnya dan memberitahukan soal kedatangan Ranti.


" Kebetulan hari ini kakak kuliah siang, jadi bisa ketemu", ucap Delia penuh semangat.


" Ya sudah kak, Aisyah berangkat sekolah dulu, kakak tunggu kak Ranti saja, bye kak Delia cantik ", ujar Aisyah.


Sejam Aisyah ke sekolah baru Ranti sampai di kiosnya Aisyah, setelah memarkir mobilnya Ranti turun dari mobilnya, namun berbeda setelan pagi ini, Ranti menggunakan blazer dipadu dengan celana panjang jeans dan sepatu kulit, hal ini di lakukan demi kesekolah Aisyah.


Banyak yang terpana melihat keanggunan Ranti Apalagi dengan tinggi 170 sungguh membuatnya terlihat bak seorang artis, bahkan mamanya Aisyah saja terkejut.


Delia juga terkejut dengan tampilan Ranti, Apalagi Ranti memancarkan kharisma yang mendominasi, para pecinta tas lebih terkesima melihat Ranti menenteng tas Hermes, dengan rambut terurai rapi menambahkan daya pesona.


" Halo Nona Ranti, apa kabar", sapa Delia.


" Baik-baik saja, kenapa kemarin ibumu tidak terlihat berjualan, dan kapan kalian menempati Kios batu itu,? tanya Ranti.


" Senin depan, masih sementara renovasi dan belanja barang, kebetulan juga sibuk membeli rumah dan menunggu saudara sepupu ku datang ke sini", Ucap Delia.


" Baguslah, ayo duduk temani saya makan, karena sebentar lagi saya mau kesekolah Aisyah, ada masalah sedikit di sekolah, dan Pihak sekolah hanya meminta saya untuk datang", ujar Ranti.


Delia menemani Ranti sarapan sambil ngobrol soal Rencana kedepannya.


" Delia, segera urus uang yang di Bank, sudah ku buatkan rekening deposito berjangka sebesar 15 masing-masing kalian, kalau bisa hari ini, dan ini SIM Mobil dan motor, buat kamu dan ibumu, nanti dirumah kamu teteskan darah di SIM kamu, begitu juga kasih tau ibumu Teteskan darah di kedua SIM nya, tunggu sensasinya hilang dan setelah itu kamu sudah lebih lancar bawa motor dan juga mobil., serta nanti kamu bisa Beladiri, membuat program Komputer, memasaknya, sedangkan ibumu hanya juga sama, kecuali Komputer", ucap Ranti.


" Baik Nona Ranti, jawab Delia singkat.

__ADS_1


Sementara asik ngobrol dengan Delia, masuklah dua pria dengan milenial abis, mereka berdua menatap kearah Ranti dan Delia, sambil memanggil pelayan.


" Mba apa mereka berdua pelanggan tetap disini? tanya salah satu Pria Muda itu.


" Oh kalau yang berhijab ibunya berjualan disini, dia sendiri masih kuliah, kalau yang satu lagi, dia kakak angkat anak perempuan pemilik warung makan ini, ada apa bang dengan mereka berdua? tanya pelayan itu.


" Tidak ada apa -apa, tolong berikan mereka minuman Milo susu panas", perintah salah satu pria milenial itu, sambil memberikan uang 50 ribuan.


Setelah pelayan itu pergi, kedua laki-laki itu langsung mengatur gaya untuk menebar pesona, Ranti yang mendengar omongan dua laki-laki itu dengan Pelayan hanya mangacuhkannya.


Tak berselang berapa lama, minuman pesanan kedua pria itu diantar ke meja Ranti, Ranti pura-pura bingung.


" Saya dan Delia tidak memesan minuman, silahkan kamu antar ke Antar ke orang yang memesannya, lain kali jangan seperti itu, apa kamu mengerti", tegas Ranti.


" Baik Nona Muda, maafkan saya", ujar pelayan itu ketakutan melihat tampang Ranti, dan langsung berlalu ke meja 2 laki-laki yang memesan minuman itu.


" Maaf bang, kedua wanita itu tidak menerima pemberian Abang", ucap pelayan itu dan langsung meninggalkan 2 gelas minuman itu.


" Sombong sekali tu cewek, tampang boleh cantik, tapi mustahil masih perawan, paling juga peliharaan om-om", ujar salah satu dari kedua pria muda itu.


Ranti yang mendengar mendengar omongan mereka seketika naik emosinya, tapi masih di tahan.


" Drone, hancurkan mesin kendaraan mereka, Perintah Ranti.


Salah satu dari kedua pria itu dengan sok cool, dia mendatangi meja Ranti sambil membawa minuman yang dipesan tadi.


" Halo Nona - Nona cantik, mohon diterima salam perkenalan dari kami, siapa tahu kita bisa menjadi teman, dan kita bisa jalan-jalan ketempat - tempat yang lebih nyaman", ujarnya.


" Terimakasih, saya tidak terbiasa menerima sesuatu dari orang asing, dan saya juga tidak suka di traktir oleh siapapun, jadi silahkan anda bawa kembali minumannya, terimakasih niat baik anda dan teman Anda", ucap Ranti sambil menahan emosinya.


" Baiklah, kalau begitu apa boleh saya mengetahui nama anda? tanya pria itu berusaha.


" Maaf" hanya itu jawaban Ranti


" Kalau begitu, dimana alamat anda bekerja, biar saya dengan mobil saya, ucap pria itu sambil menunjuk mobil BMW 4 series convertible yang berharga 1,7 milyar.


" Maaf, saya tidak sedang tidak bekerja", jawab Ranti.


" Kalau anda belum punya pekerjaan, silahkan melamar di kantor kami saja, perusahaan kami berdua memiliki 8 kapal untuk penyeberangan, serta melayani jasa pengiriman barang dan bus antarkota, jika mau bekerja hari ini bisa melamar", ucap Pria itu.


" Terimakasih saya tidak butuh pekerjaan, dan mohon tinggalkan kami", ucap Ranti tanpa melihat kearah pria itu.


" Nona, jangan sok suci lah, saya sudah banyak bertemu wanita seperti anda, kalau kita kita tidak bicara uang pasti kalian enggan merespon, bagaimana kalau saya bayar kamu 10 juta untuk temani kami berdua jalan-jalan berkeliling", Ucap Pria itu.


" Terimakasih dan tolong jangan ganggu kami, kamu merusak waktu kami sarapan dan ngobrol, bisa gak kamu duduk di tempat kamu", ucap Ranti dengan nada suara mulai meninggi.


" Hei Nona, jangan jadi orang jangan munafik, apa karena kamu lagi menunggu tamu lain hingga menolak saya, berapa yang dia bayar kamu, saya bayar 2x lipat", sombong pria itu.


" Mungkin yang jadi wanita panggilan itu adalah pacarmu, jadi jangan sembarangan kamu bicara, plak plak plak plak", ucap Ranti sambil menampar.


Pria itu langsung tersungkur hingga meja tempat Ranti tumbang dan makanan dan minuman tumpah mengenai pria itu.


" Dasar wanita murahan, ini rasakan balasanku, Teriak laki-laki itu.


Tapi sayang, tinjunya di tangkis Ranti menggunakan kursi, terdengar bunyi kepalan tangan beradu dengan kursi kayu, hingga pria itu mundur dan mengurut tangannya yang kesakitan.


Masih tidak terima, pria itu mencoba menendang, tapi lagi-lagi sayang sekali, Ranti bergeser dan menghajar tulang kering pria itu hingga tersungkur lagi, temannya datang membantu tapi belum juga memukul Ranti, tamparan Ranti sudah mendahului mengenai pipi teman pria yang tersungkur.


" Apa hanya segitu kekuatan kalian, baru kaya sedikit saja sudah kayak kamu yang punya dunia ini, berapa harga perusahaan kalian biar saya bayar sekalian, sebutkan berapa nilainya, mobil kreditan saja sudah belagu, baju stelan bermerek tapi KW, justru saya yang sudah muak lihat laki-laki seperti kalian, tebar pesona di sana sini, hahahaha, kalian salah memilih target", ejek Ranti.


" Sombong sekali kamu mengejek perusahaan saya, memangnya kamu sanggup membeli perusahaan saya, kalau berani bayar 20 triliun saham 40% Saya", ujar pria yang dihajar pertama oleh Ranti.


" Hahahaha, Hei Bodoh, kamu pikir saya bodoh seperti kamu, nilai perusahaan kamu secara keseluruhan saja hanya tidak sampai 5 triliun rupiah, lalu kamu mau saya bayar saham kamu yang 40%, hahahaha mimpi kamu, perusahaan kamu tinggal bertumpu pada 8 Kapal yang sudah berusia banyak, paling juga 10 tahun lagi rusak", ejek Ranti.


" Bilang saja kalau kamu tidak Punya uang, jangan belagak kaya kamu, Sengit mereka masih tak mau menyerah.

__ADS_1


" Hahahaha, apa untungnya belagak kaya seperti kalian, saya tahu perusahaan kamu, tapi apakah kamu siapa saya, Apa kamu mau saya bangkrutkan kamu pagi ini juga, ancam Ranti.


__ADS_2