SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Rosemary Rianti


__ADS_3

Ranti menghubungi Dharmadi dan memberitahukan bahwa besok jam 10, Pak Arif Rahman akan datang menemuinya.


" Pak Arif orang yang akan pak Arif temui sudah saya hubungi, besok temui dia jam 10 pagi dan jangan terlambat", Ucap Ranti.


" Baik Nona Muda, Terimakasih banyak, saya akan bekerja dengan baik", ujarnya.


" Maaf saya jujur sama Pak Arif, CSB itu milik Saya, saya tidak tahu dan belum mendapatkan laporan perihal ada ada penggantian posisi dan merumahkan karyawan, bahkan sejak CSB itu jadi milik saya tidak satupun manajemen yang menghubungi saya, tolong jawab pertanyaan saya, siapakah direktur disana dan kemana HRD lama yang menurut kamu mantan istrimu baru diangkat jadi Manajer HRD? tanya Ranti.


" Direktur Disana adalah Pak Rangkuti, dia orang lama disana, dan masih keluarga dekat dengan pemilik lama, istrinya Manajer di Hotel yang berada kompleks itu, Pamannya Manajer untuk seluruh Ruko, dan mantan istri saya masih kerabat dengan mereka, jadi memang keluarga mereka yang menguasai posisi penting disana, dan jujur saja, manajemen seperti ini adalah tidak benar, apalagi mereka bukan pemilik, hanya karena saudara mereka di posisi puncak, jadi dia menempatkan seluruh Saudaranya ke posisi yang mereka suka", ucap Arif.


" Baiklah, coba saya telpon orangnya, saya ingin dengar apa alasannya tidak menghubungi saya", ucap Ranti.


" Halo, apa benar ini dengan Tuan Rangkuti, Direktur CSB? Tanya Ranti.


" Benar, dan ini dengan siapa? Rangkuti bertanya balik.


" Saya Ranti Putri, apa Tuan pernah mendengar nama saya? tanya Ranti.


" Pernah, tapi maaf saya tidak ingat dimana saya mendengar nama anda, karena saya tidak akan mengingat nama orang yang tidak saya kenal, kira-kira ada keperluan apa menghubungi saya dan dapat darimana nomor pribadi saya? tanya Rangkuti.


" Saya dapat nomor Tuan dari pemilik lama CSB, saya ingin bertemu dengan pemilik baru CSB apakah Tuan memiliki nomornya ? tanya Ranti.


" Saya tidak memiliki nomornya, jika urusan mau menyewa disini, bisa menghubungi Manajer kami", Ujar Rangkuti.


" Tuan sebagai Direktur, kenapa tidak menyimpan nomor telpon pemilik, ucap Ranti.


" Hanya nomor telpon saja, nanti juga kalau pemilik butuh, dia pasti telpon saya, lagian semua disini kami yang kerjakan, biarkan saja pemiliknya bersantai, yang penting kami selalu menyetor pendapatan sewa dari seluruh gedung yang ada', ujarnya.


" Berarti Tuan sangat hebat dalam mengelola tempat itu, hingga tuan tidak punya waktu menghubungi pemiliknya", pancing Ranti.


" Mereka pemilik tau apa soal tata kelola gedung, mereka tahunya bayar dan terima uang sewa, lagian jika saya menghubungi pemilik, apa dia lebih menguasai pengelolaan gedung atau saya, jika anda ingin menyewa disini datang saja ke CSB kami", ucap Rangkuti.


" Apa anda kenal dengan mantan karyawan anda Arif Rahman, yang mantan istrinya sekarang menjadi manajer HRD? tanya Ranti.


" Oh si Arif, saya sangat mengenalnya, dulu kan dia bagian dari keluarga kami, tapi sekarang sudah tidak lagi, dia sudah kembali ke Surabaya, lagian dia disini juga buat apa, hanya supervisor biasa saja, jangan-jangan Anda adalah pacarnya Arif? ujar Rangkuti.


" Hahaha, sembarangan kamu bicara, jadi kamu benar- benar tidak ingat dengan nama saya, Ranti Putri ! tegas Ranti.


" Tidak! ujar Rangkuti.


" Baiklah, saya kasih tau kamu, saya Ranti Putri pemilik CSB yang baru, besok jam 10 Pagi kumpulkan semua Petinggi CSB", perintah Ranti.


" Hahahaha, maaf tolong jangan sembarangan mengaku-ngaku sebagai pemilik, jadi maaf saya tutup telponnya", ucap Rangkuti.


" Baik tutup saja, besok jam 10 pagi jika tidak ada satupun petinggi yang hadir, maka kalian semua saya pecat, anda mau bukti, silahkan jangan hadir, nanti saya yang datang ke ruangan kamu, seluruh keluarga mu saya pecat besok juga", tegas Ranti dan menutup telpon.


" Semua berkas dan laporan keuangan sudah berada di laptop", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Baik terimakasih", jawab Ranti.


" Baiklah pak Arif, sedikit banyak saya sudah tahu alasan apa anda bercerai dengan mantan istrimu dan kenapa pak Arif di di rumahkan", ucap Ranti.


" Saya pulang dulu, saya harus berangkat ke Cirebon malam ini juga, ucap Ranti dan beranjak ke Kasir.


Setelah membayar tagihan pesanannya, Ranti langsung keluar dari Mall dan menuju ke rumah Mora untuk menjemput Salma dan Armando.


" Salma, nanti malam kakak mau Cirebon, besok pagi kakak mau urus Mall disana, kakak baru tau, jadi kakak 2 malam tidak tidur dirumah, Minggu ini kakak mau menyelesaikan semua urusan, agar hati Jumat kakak bisa antar kamu dan Armando ambil Raport, karena hari Sabtu sore kalian sudah harus berangkat ke Amerika", ucap Ranti.


" Ia Kak, tapi beneran ya, kakak yang ambilkan Raport Salma dan Kak Armando", ucap Salma.


" Kakak janji, pokoknya tenang saja, ucap Ranti.


" Terimakasih kak, oh ya jangan lupa nanti bawa sirup Tjampolay pisang susu dan jeruk nipis", Ucap Salma.


" Oke, nanti kakak bawa masing - masing 12 dus", ucap Ranti.


Sampai di rumah Ranti pamitan mau ke Cirebon naik kereta, padahal dia mau terbang ke sana.


Tepat jam 6 sore, Ranti diantar mang Dul ke stasiun kereta Pasar Turi, setelah tiba, mang Dul langsung pulang, Ranti masuk ke dalam stasiun dan mencari toilet, dengan sarung tangan pemindah Ranti keluar dari toilet dan terbang menuju Cirebon.


Jarak Surabaya Cirebon 578 km, cukup jauh jika kita lewat darat, namun dengan kecepatan Ranti sekarang 1500 km perjam maka tidak sampai 30 menit dia di sudah tiba disana.


Ranti mendarat di daerah kejaksan dan mengeluarkan mobil nya yang langsung beradaptasi dengan sesuai plat nomor Cirebon.


Ranti berkeliling sebentar dan mencari oleh-oleh dulu sebelum lupa, setelah membeli Tjampolay sebanyak 24 dus, Ranti menuju ke CSB.


Selesai parkir mobil dia segera masuk ke Mall nya terlebih dahulu, dia berencana akan menginap di Swis bell yang sekompleks dengan Mall.


Dengan mata semesta dia memindai seluruh bangunan, dan ternyata, harga sewa yang di berlakukan berbeda dengan harga yang di tetapkan.

__ADS_1


Ranti masuk Gerai mokka coffee cabana, dia melihat Profil CSB, tertera sebagai milik dari RPS Group Company, yang tertulis dengan nama Pemilik Ranti Putri.


Dari jumlah Tenant yang ada harga semuanya melebihi harga sewa yang ditetapkan, sedangkan laporan keuangan menunjukkan bahwa uang bersih yang Ranti terima di hitung berdasarkan harga sewa dari perusahaan, itu artinya para petinggi mengambil keuntungan untuk diri sendiri.


Selesai menikmati kopi dan cemilan, Ranti kembali berkeliling, ternyata pengunjungnya lumayan banyak, apalagi hari Minggu dan anak-anak sekolah sudah selesai ujian.


Yang lebih mengherankan adalah, seluruh cleaning Service dan Security, semua orang-orangnya Rangkuti, dia memotong gaji mereka 100 ribu perbulan setiap pekerja, terdapat sekitar 80 orang total Cleaning Service dan Security, serta tukang sapu dan perawat taman.


Gaji yang seharusnya dibayarkan sebesar 2,8 juta, hanya di berikan 2,7 juta, belum lagi uang sewa pertahun dari seluruh tenant mall, Ruko dan perkantoran, kecuali dia memiliki manajemen sendiri.


Keluarga Rangkuti memang menguasai Mall ini lebih parah dari Pakuwon City Mall, dalam hal keserakahan dari Rangkuti, walau saudara sendiri wajib menyetor kepada Rangkuti.


Dan ternyata mantan istrinya Arif demi jabatan rela menjual tubuhnya kepada sanga direktur.


Puas berkeliling, Ranti ke parkiran dan mengambil mobil kemudian ke hotel dan check in.


Waktu sudah menunjukkan jam 21.00 WIB, Ranti kembali ke Mall dan membeli beberapa makana kecil.


Tepat jam 22.00 wib Mall tutup, Ranti menuju ruang kantor pengelola, dan mengambil data-data para tenant, termasuk salinan kontrak kerja sewa tempat.


Bisa dihitung pendapatan Rangkuti dalam setahun, bisa mendapat lebih dari 500 juta.


Ranti kembali ke hotel, dan membersihkan badannya kemudian masuk ke Cincin Semesta.


" Selamat datang Nona Muda", ucap dokter yang mengoperasi mata gadis korban penculikan.


" Bagaimana kondisinya, apa operasi berhasil atau bagaimana? tanya Ranti.


" Berhasil dan besok pagi juga pasien sudah bisa melihat, besok Sore tuan sudah melanjutkan pengobatan ginjalnya.


" Selamat datang Nona Muda, saya di perintahkan oleh Rose untuk merawat Bayi ini", ucap Moey Tim Rose.


" Apa bayinya rewel tidak? tanya Rose.


" Tidak Nona Muda, bayinya sangat tenang dan menikmati susu yang saya berikan", ucap Moey


Ranti memindai mata dari gadis itu, ternyata semua berfungsi dengan baik.


" Nona Muda, gadis ini perlu memperkuat jaringan sarafnya, agar matanya dapat berfungsi dengan lebih baik", ucap sang Dokter.


" Ia saya akan memberikannya Pill Kecerdasan dan Memperkuat Jaringan Otak, Pill ini juga berfungsi untuk memaksimalkan kinerja seluruh saraf yang ada, dan memperkuatnya, hingga panca inderanya lebih maksimal", ucap Ranti.


" Bagus itu, tapi untuk beberapa bulan ke depannya, gadis ini harus menggunakan kaca mata untuk menghindar debu yang langsung menempel ke matanya", lanjut sang dokter.


* Tuan apakah anda menginginkan bayi itu? tanya Rose.


" Aku sangat ingin memilikinya, tapi aku kasihan melihat Salma nantinya nantinya dia cemburu, Rose tau sendiri sifatnya yang manja itu", ucap Ranti.


" Ia Tuan, tapi kalau Tuan tidak ingin bayi itu di besarkan oleh Arzen dan Hanum, biarkan Moey yang merawatnya, atau gadis itu yang merawatnya", Ucap Rose.


" Tidak apa-apa, tapi nanti saja dulu, biarkan bayi ini tinggal disini beberapa bulan", ucap Ranti.


* Berikan nama kalau begitu, agar dia memiliki panggilan", Ucap Rose.


" Rosemary Rianti", bagaimana apa kamu ? tanya Ranti.


* Hahahaha, namanya mirip dengan dengan dengan saya dan Tuan, Rose sangat suka, Bagaimana kalau Rosemary jadi anak tuan saja", ucap Rose.


" Bisa ngamuk Salma nantinya, belum tanggapan dari keluargaku", ucap Ranti.


* Rose akan membesarkan Mary disini, hingga nanti berumur 6 tahun, bagaimana apakah Tuan senang", ucap Rose.


" Tapi bagaimana saat dia berumur 6 tahun dan bertemu dengan keluargaku", tanya Ranti.


* Yakinlah mereka akan menerimanya, Salma dan Armando akan sangat menyukainya, Rose akan membuatnya pintar, cerdas dan jenius, ucap Rose.


" Baiklah, biarkan Moey yang merawatnya, penuhi segala keperluannya, buatkan rumah untuknya", ucap Ranti.


* Baik Tuan, jika anda sudah memutuskan akan menjadikannya sebagai anak Tuan, maka Rose meminta darah Tuan, agar dia bisa memiliki setengah garis keturunan Tuan, dan memiliki sifat rendah hati dan penyayang seperti Tuan, hanya saja penerus Tuan adalah anak yang lahir dari kandungan Tuan sendiri,


* Dan yang meneruskannya adalah laki-laki, dan Rose akan membuat anak laki-laki adalah awal dari seluruh keturunan dari masa ke masa, sedangkan Rosemary akan menjadi kakak Pelindung nya, yang akan membantu putra Tuan di masa depan".ucap Rose.


" Rose, apakah artinya saya hanya akan memiliki 1 orang anak kandung, ucap Ranti.


* Maaf Tuan, di seluruh semesta, anda hanya memiliki 1 Putra Kandung", ucap Rose.


" Apa mereka juga Punya anak angkat? tanya Ranti.


" Tidak", jawab Rose.

__ADS_1


" Kenapa ? tanya Ranti.


" Karena mereka tidak memiliki Sistem, mereka takut anak angkatnya akan berubah menjadi sombong dan iri hati kepada anak kandungnya, hingga nanti timbul perpecahan", ucap Rose.


" Baiklah, aku percaya pasti akan baik di kemudian hari, aku berharap nanti mereka berdua bisa membawa damai bagi sesamanya", harap Ranti.


" Pasti Tuan, kebaikan dan kemurahan hati Tuan akan menemani dan menjadi pedoman buat keturunan Tuan", ucap Rose.


" Lalu bagaimana dengan Absolute Supreme Divine, apakah menyetujuinya atau tidak? tanya Ranti.


" Sang Absolute Supreme Divine, yang menyarankan Rose agar memberikan Tuan teman, karena di semua Semesta, Tuan kesepian saat Putra Tuan sibuk dengan pekerjaannya, dan saat putra anda masih kecil dia juga kesepian di tinggal Tuan yang sibuk bekerja, Rosemary akan menjadi teman buat kalian berdua", ucap Rose.


" Baiklah, mohon lakukan yang terbaik, urus semua Dokumennya saat berusia 6 tahun, kalau boleh ijinkan dia dan Moey agar bisa jalan-jalan melihat dunia ini", ucap Ranti.


* Baik, saat Rosemary berusia 3 tahun di dunia Tuan, apakah Rosemary mau tuan tinggalkan dalam Cincin Semesta atau Ruang Dimensi Tuan? tanya Ranti.


" Bisakah Rosemary mengakses keduanya? tanya Ranti.


* Bisa tapi Tuan harus mengikat darahnya terlebih dahulu, artinya Rosemary telah sah menjadi menjadi anak Tuan", jawab Rose.


" Baiklah, untuk sementara biarkan dulu dalam Cincin Semesta, nanti saat berumur setahun baru aku resmi mengangkat nya menjadi Putriku", ucap Ranti.


* Baik Tuan, itu langkah yang baik, dalam cincin semesta maupun usia nya sangat cepat, akan tetapi perubahan fisik tidak, hanya saja tuan jangan heran, jika nanti saat usianya 1 tahun dia sudah bisa berbicara, makanya Rosemary baru akan di keluarkan dari sini saat berusia 6 tahun waktu dunia Tuan, Putra Tuan juga harus di isolasi ini, selama 6 tahun awal, ucap Rose", Jawab Rose.


Walau masih ada keraguan Ranti tetap berusaha tenang.


" Nona Muda, sudah saatnya, gadis ini di berikan obat untuk pertumbuhan ginjalnya", ucap sang Dokter.


" Baik, berikan Pill kepadanya", Perintah Ranti.


Karena proses pengobatan dilakukan di dalam Cincin Semesta, maka gadis itu hanya merasakan hangat di seluruh tubuhnya, dan ini akan berlangsung selama 3 hari waktu cincin semesta.


" Dokter, apakah kamu memiliki Suami dan anak di tempat asal kamu ? tanya Ranti.


" suami saya sudah meninggal, saya hanya memiliki seorang Putra saja, kalau di semesta Tuan, usianya 16 tahun", jawab sang Dokter.


" Kenapa anda tidak menikah lagi? tanya Ranti.


" Di tempat kami jika wanita sudah menikah dan memiliki anak tidak boleh menikah lagi saat suaminya meninggal, atau suaminya pergi meninggalkannya, kalau istilah di tempat tuan adalah cerai", jawab Dokter itu.


" Tidak adil juga aturan di tempat Dokter", sahut Ranti.


" Makanya kami perempuan disana sangat berhati-hati dalam memilih pasangan, lihatlah Moey, dia sudah berumur tapi belum mau menikah", ucap sang Dokter.


" Apakah kalian sama dengan Joey,Zoey dan koey ? tanya Ranti.


" Kami dari dari Semesta yang sama, hanya berbeda wilayah saja, kecuali Moey dia anak dari almarhum kakak perempuan saya, dari kecil dia ikut saya, hingga saya mengabdi kepada Rose.


Nona Muda adalah majikan ke 3 saya, selama mengabdi kepada Rose, dan Nona Muda sangat berbeda dari majikan saya terdahulu", ucap sang dokter.


" Apakah majikan dokter sebelum saya, mereka di semesta ini juga atau berbeda-beda? tanya Ranti.


" Disini, kami mengabdi ke 1 majikan di tiap Semesta, jadi saya akan selamanya di semesta Tuan hingga saat nya saya pergi untuk selamanya", ucap Dokter.


" Dimana dokter tinggal selama berada di semesta ini ? tanya Ranti.


" Tempatnya sudah hancur setelah majikan meninggal 100 tahun lebih yang lalu, hanya tertinggal 1 tempat saja, dan kami tidak boleh memasukinya sebelum majikan baru datang", jawab Dokter.


" Dimana tempat itu? tanya Ranti.


" Di rumah Tua yang sudah menjadi milik Tuan, kami menyebutnya gudang warisan, dan setiap pemilik sistem berhak membuat gudangnya sendiri dan menentukan tempat nya, maka tempat itu akan menjadi tertutup buat kami saat majikan meninggalkan dunia ini, itulah aturan yang di berikan Rose kepada kami,


Jika melanggar maka kami akan mati dan tidak akan bereankarnasi, dan keturunan kami akan di buang ke semesta awal, artinya kami memulai kembali hidup kami, dan pasti akan sangat menderita", ucap sang Dokter.


" Apakah Dokter senang berada di semesta saya? tanya Ranti.


" Sangat senang, manusianya sangat ramah, Almarhum suami saya, dari semesta ini, setelah majikan sebelum Nona Muda meninggal, kami kembali ke semesta saya, dan meninggal saat putra saya berumur 1 tahun", ucap sang Dokter.


" Oh.. apa dokter ingin tinggal di semesta ini atau tidak? tanya Ranti.


" Kami semuanya bergantung pada Rose dan Tuan, saya hanya memohon untuk Putra Saya, agar dia bisa hidup disini, karena di tempat kami dia tidak memiliki teman, dia memiliki darah dominan ayahnya, jadi dia terkucil dari teman sebayanya", ucap sang dokter.


" Apakah anda sangat menyayangi almarhum suami anda? tanya Ranti.


" Saya sangat menyayangi dan mencintainya, makanya saya rela memiliki keturunan dengannya", ucap sang Dokter.


" Baiklah, saya akan minta Rose agar kalian berdua tinggal di semesta ini, saya punya 2 Rumah Sakit, 1 di Surabaya, dan satu lagi di Jakarta, saya ingin Dokter menjadi Kepala di 2 rumah sakit saya, dan kedepannya, saya mau membangun rumah sakit buat kedua kakak kembar di Jogjakarta dan adik bungsu saya, hanya belum tau dia mau buat dimana", ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, mohon angkat kami jadi bawahan permanen Nona Muda, kami keturunan saya akan mengabdi di bidang kesehatan, dan penelitian yang berkaitan dengan kesehatan, termasuk alat-alat kesehatan", ucap Sang Dokter.

__ADS_1


" Apa Putramu juga sudah mahir dalam Pengobatan seperti anda? tanya Ranti.


" Untuk saat ini belum, tapi darah saya ada dalam tubuhnya, keturunan kami memang di ciptakan khusus untuk mengabdi di bidang kesehatan", ucap Sang Dokter.


__ADS_2