
Menikmati makanan yang disajikan dengan suasana nyaman hingga mereka hampir lupa kalau waktu sudah mau jam 22.00 WIB, karena suasana makin malam makin rame jadi lupa waktu.
Ranti membayar semua makanan termasuk makanan Pak Ryan, dan mereka berpisah.
Setelah sampai rumah, Ranti mengingatkan Rendi soal pembuatan SIM dan tugas menemaninya besok sore.
Baik Nona, sampai Besok.. jawab Rendi
Ranti masuk rumah dan berbicara sebentar kepada keempat kakaknya, bahwa masalah di restoran jangan dipikirkan, semua dia yang akan menanganinya.
Tapi dek bagaimana kalau mereka lapor polisi, kuatir mercy
Ya gak apa-apa, toh ada bukti mereka yang memukul saya duluan, bahkan 2 lawan 1 juga saksi di restoran juga banyak, paling-paling hanya bayar kompensasi karena mereka patah kaki dan tangan itu saja, kalian tenang saja.
Sejak berulang-kali bertemu masalah sekarang Ranti mengerti, kedepannya dia harus lebih berhati-hati dan tegas, terbersit di pikirannya jika ketemu penjahat besar maka akan ku buat penjahat itu jadi abu... wah ngeri juga ya... hehehehe ngomong sendiri... ngeri sendiri... dan ketawa sendiri hehehehe
Mereka ke kamar masing-masing dan membersihkan diri dan memilih beristirahat.
Ranti yang ketinggalan main saham akhirnya memutuskan bahwa malam ini dia tidak main saham dulu..
malam semakin larut, Ranti yang juga sudah tenggelam di pulau kapuk dengan nyamannya...
Keesokan paginya seperti biasa mereka melakukan latihan dan hari ini mereka maju ke latihan Tahap 2, Ranti dengan sabar mengajarkan langkah demi langkah, walau belum ada kemajuan, tapi minimal keempat kakaknya masih bersemangat untuk latihan.
Selesai latihan seperti biasa mereka ngobrol sebentar baru masuk rumah dan ke kamar masing-masing untuk mandi.
" oke Rose CHECK IN"
* selamat Tuan anda mendapatkan 100 % saham PT Indotani Chemical
[ PT Indotani Chemical, Berdiri sejak tahun 1970 dan bergerak di bidang produksi obat pembasmi Hama pada Tanaman dan Pupuk untuk Tanaman organik, juga mereka telah berhasil melakukan rekayasa genetika terhadap berbagai jenis tanaman pangan ]
Wah kayaknya cocok ini untuk produksi bahan-bahan baku di perusahaan makanan bayi dan ibu hamil.
" Rose apakah Rekaya genetika tanaman pangan mereka bisa kita gunakan untuk bahan baku produksi makanan bayi dan ibu hamil?
* Sangat bisa Tuan, hanya saja harus lebih fokus ke tanaman yang tidak bisa tumbuh di Indonesia, karena ada beberapa produk sayuran dan buah yang hanya tumbuh di negara yang beriklim dingin dan sejuk, seperti buah kiwi, apel, Anggur, Tanaman ini bukan tidak bisa sama sekali tumbuh di Indonesia, tetapi baik hasil kualitas tetap lebih baik dari negara asalnya yaitu pengaruh iklim.*
Baik Rose aku mengerti, mungkin kalau memang tidak bisa, kita akan impor tapi harus dengan proses qc yang ketat.
* Tuan Rose menyarankan memanfaatkan Ruang Dimensi, Tuan hanya perlu menanam bahan pokok saja. untuk produksi 1 ton makanan bayi, tuan hanya membutuhkan masing-masing jenis sayuran sebanyak 5 Kg, sedangkan untuk ibu hamil hanya perlu 10 Kg saja,. artinya untuk 2 ton dan 2 jenis produksi tuan hanya membutuhkan kurang lebih 100 kg bahan pokok.*
Sedangkan untuk bahan yang sama tuan bisa membelinya dari importir yang sudah ada. kata Rose
Pertama Tuan akan hemat biaya import dan kedua waktu produksi.
Dan untuk menyamarkan bahan-bahan tersebut tuan bisa memanen dari Ruang dimensi dan meletakkan di gudang penyimpanan bahan.masih penjelasan Rose
" Baik Rose terimakasih penjelasannya'
" sama-sama Tuan'
* Jadual pertemuan dengan Pemilik gedung Rose sudah atur besok jam 4 sore di rumah ini, Bagaimana Tuan *
Tidak masalah, biar keempat kakakku juga tahu, dan mereka nanti tidak bertanya-tanya soal uang kudapatkan, kata Ranti.
Nah itu memang tujuan Rose, " Tuan dalam perusahaan ini ada baiknya seluruh Kakak-kakak tuan di libatkan walau dalam tahap belajar dan mereka bisa membantu tuan dalam hal memeriksa laporan, ini hanya saran Rose saja tuan
Bagus juga itu Rose, karena kelak saat mereka memimpin perusahaan ku, mereka tidak lagi bingung.
__ADS_1
Setelah berbincang dengan Rose tentang rencana kedepan, akhirnya dia turun kelantai bawah untuk sarapan.
Disaat sedang sarapan, Ranti berkata kalau pagi ini dia akan ke sekolah Budi Luhur untuk mengambil berkas-berkas dan surat pindah
Darel berujar, hati-hati dan fokus pada pindah sekolah saja dan jangan lagi terlalu mendengar ocehan mereka.
Ia kak, selesai dari sana aku akan langsung mengantar suratnya kesekolah Bintang Timur.
Baiklah nanti WA di grup famili, balas Darel.
Ranti juga mengatakan kalau hari ini dia akan bertemu dengan orang dari Bandung,. katanya dia adalah orang kepercayaan ayahku
Mercy membalasnya dengan singkat, jangan terlalu percaya dengan orang lain.
Ia kak makanya untuk membuktikannya aku akan tetap menemuinya,. nanti tolong kak Darel sama Rendi yang temani aku, bisakan kak Darel
Bisa dek, tenang saja, jawab Darel
oke kalau begitu, jawab Ranti
oh ya kak Darel, apakah hari ini kakak mau coba bawa motornya kesekolah, tanya Rindu
Belum dek SIM, plat nomornya selesai dan surat- suratnya juga, nanti kakak malah kena tilang. balas Darel
Sudah bunyi klakson taksi sudah datang, aku nanti jam 8.30 baru jalan, sembari mengingatkan keempat kakaknya
setelah Kakak-kakaknya berangkat sekolah, Ranti menghubungi Pak Haris
Halo pak, apa bapak sudah sudah sampai Surabaya, tanya Ranti
Satu jam lagi saya sampai, nona muda, jawab Haris
Terimakasih nona muda, saya akan di jemput oleh teman saya dan dia sekarang sudah di stasiun kereta. balasnya
Oh oke kalau begitu, sampai nanti Sore, bye
setelah berbicara dengan Haris, Ranti memanggil Bu Likha
Bu Likha tolong buat kan daftar belanja kebutuhan dapur dan kebutuhan lain rumah ini yang kita butuhkan selama seminggu, karena nanti biar kita tidak capek nanti ada orang yang akan mensuplai buat kita.
Baik nona, jawab Bu Likha
segera Bu Likha membuat daftarnya dan ternyata lumayan banyak, seminggu hanya biaya makan saja bisa sampai 4 juta, jumlah orang 9, dan memang menu yang di buat cukup beragam belum lagi buah dan cemilan.
Oke Bu Likha, tolong atur jadwal pesannya agar teratur
Baik nona, dan untuk pembayaran bagaimana? tanya Bu Likha
Pakai kartu ATM yang ada di Bu Likha, nanti kalau tidak cukup baru beritahu saya dan setiap bulan semua laporan pengeluaran, baik listrik, internet air dan gaji kalian, gaji tukang kebun semua tolong Bu Likha laporkan secara terperinci, saya tidak mau ada yang terlewat.
Baik Nona, saya akan mengerjakan nya.
Bagus kalau begitu, jawab Ranti
Oh ya Bu Likha, Pak Mario menawarkan kalian dengan gaji berapa untuk kerja disini, kan sudah mau sebulan kalian bekerja
Pak Mario mengatakan gaji kami bertiga sebesar 3 juta perorang nona, dan kami menerima nya, jujur untuk gaji pelayan di tempat lain paling hanya 2,5 juta itupun jam kerja dari subuh hingga hampir tengah malam, jadi kami bersyukur bisa bekerja dirumah Non, ucap jujur Bu Likha.
Ya sudah, untuk sementara gaji kalian seperti itu dan khusus untuk Bu Likha gaji ibu 4 juta, karena ibu kepala pelayan dan harus membuat laporan.
__ADS_1
Sementara Ranti, berbicara dengan Bu Likha, di TV lokal Surabaya menyangkan berita, tentang penangkapan seorang pengusaha berinisial RA, dengan kasus korupsi dengan modus proyek fiktif dan merugikan perusahaan sebesar 600 milyar di perusahaan Agung Jaya Konstruksi, dan di duga beberapa pejabat tinggi di perusahaan tersebut ikut terlibat.
akhirnya kasusnya selesai, tidak sia-sia usahaku, dan itu berarti misiku selesai dan saya mendapatkan juga 40 % sahamnya, hahahaha sudah pasti Si Restu Agung akan jadi orang miskin.
Masih menonton berita, tapi Bu Likha sudah memanggil dan memberitahukan bahwa taksi sudah datang
Terimakasih Bu Likha, tolong kasih tau suami Bu Likha untuk sementara jadi penjaga rumah ini, hingga bulan depan mobilnya datang.
Baik Nona, akan saya beritahukan kepada suami saya.
Ranti menaiki taksi dan berangkat ke sekolah Budi Luhur.
Sampai disana Ranti terlambat 5 menit, ternyata di ruangan kepala sekolah sudah hadir ketua umum Yayasan Budi Luhur dan seluruh Ketua bidang masing-masing, kepala sekolah SD, SMP dan SMA dan perwakilan forum orangtua murid.
Ranti di persilahkan duduk dan ketua Umum Yayasan Budi Luhur, mulai berbicara, yang intinya menahan Ranti untuk pindah sekolah.
Pihak Yayasan akan menindaklanjuti, murid yang bernama Karen. Juga akan memutasi wali kelas Ranti ke sekolah Budi Luhur di kota malang dan kepala sekolah akan di jadikan guru biasa dan ketua bidang urusan SMA yang terbukti menerima uang akan segera di non aktifkan dan ini berlaku mulai hari ini.
Perwakilan orang tua murid menanggapi dengan santai, apa benar demikian pak Ketua Yayasan, karena kami mendengar bahwa, orangtua murid tersebut sangat berpengaruh di Jawa Timur, dia bos beberapa perusahaan besar.
Ini sudah keputusan kami, dan pasti kami akan menanggung resiko yang ada, apalagi kami lalai membina pengurus kami, hingga hal semacam ini terjadi, kata ketua umum Yayasan
Dan untuk Ranti, tolong pertimbangkan keputusan anda untuk pindah dari sekolah ini, kami yang lalai, katanya
terimakasih pak ketua umum Yayasan yang sudah memperhatikan kasus ini, tapi saya sudah memutuskan untuk pindah dan semua kakak-kakak saya setuju untuk pindah dan tidak akan memperpanjang masalah ini. kata Ranti tegas
Tapi kami sudah memberi mereka pelajaran sesuai aturan Yayasan, kata Ketua umum.
Maaf pak, boleh saya terus bersekolah disini, akan tetapi Kasus ini akan saya teruskan ke Dinas Pendidikan dan kepolisian, bagaimana menurut bapak dan pengurus yang lain, tegas Ranti
Di atas kertas memang tertulis saya adalah penerima beasiswa jalur prestasi dengan rincian saya bebas uang pangkal, mendapatkan seragam dan perlengkapan sekolah tiap semester dan mendapatkan uang saku 2 juta setiap bulan dan di berikan setiap akhir bulan.
Namun selain uang saku, semua sudah aku terima dan kemarin saya sudah memberikan uang sebesar 50 juta untuk mengganti biaya seragam dan perlengkapan sekolah serta SPP.
Dalam buku panduan memang tertulis jika peserta beasiswa, harus mengganti biaya yang harusnya di keluarkan oleh siswa lainya. jelas Ranti panjang lebar
Ranti melanjutkan penjelasannya, dan serta saya bertanya ke salah satu murid tentang berapa biaya yang dia keluarkan untuk masuk ke sekolah ini, dia mengatakan bahwa jumlahnya adalah 200 juta sudah dengan biaya SPP untuk satu semester.
Masih penjelasan Ranti
Dan terakhir setelah saya menghitung semuanya berarti saya kurang bayar sebesar 100 juta kurang lebih dan ini uangnya dan ini semua perlengkapan sekolah boleh kalian lihat barang-barangnya apa masih ada yang kurang biar saya suruh pelayan saya untuk mengurusnya.
Mereka yang mendengar penjelasan Ranti, terlihat ada yang emosi dan dan ada yang menyesal.
Berbeda dengan perwakilan orang tua murid, setahu mereka Ranti tinggal di Panti Asuhan, tapi mereka jelas mendengar kata " pelayan", mereka bingung tapi tak berkomentar.
Ketua Umum Yayasan, berkomentar tolong Ranti jangan bersikap seperti ini kepada kami. Pihak Yayasan tidak mengatakan seperti wali kelas anda, maafkan kami jika anda tersinggung
Ketua Bagian SMA berkomentar dengan nada benci, hey Ranti harusnya kamu bersyukur Yayasan sebesar Budi Luhur, mau memberimu beasiswa, apa salahnya kamu mengalah dan kamu tau diri posisi mu, jangan karena kamu merasa telah juara umum di SMP naungan kami terus kamu harus dapat perlakuan istimewa, jangan pandang dirimu terlalu tinggi, emosi ketu bidang SMA
Terimakasih pak sudah mengingatkan posisi saya, tapi apakah merubah peraturan dengan seenaknya itu adalah sikap yang baik dan terpuji, justru anda telah menginjak aturan yang di buat, lihat di belakang anda tertulis jelas di poin 6, apa perlu saya membacakan untuk anda. jawab Ranti sengit.
Ketua Umum Yayasan, berusaha menenangkan perdebatan Ranti dan Ketua Bidang SMA, tapi perdebatan masih sengit akhirnya Ranti mengatakan hal yang tak terduga..
Untuk kasus saya dengan berat hati akan saya laporkan ke Dinas Pendidikan dan Kepolisian serta perlindungan anak. terimakasih jika surat pindah saya tidak di berikan juga tidak apa-apa. Dan saya tidak akan merubah keputusan saya, lihat saja waktu 1x 24 jam saya pastikan video saya di kelas dan rekaman suara anda pak ketua bidang SMA akan tersebar, dan ini bukti autentik dan rekaman cctv juga sudah saya pegang. Sekian kita bertemu di persidangan pak ketua bidang SMA..
Ketua Umum Yayasan langsung berkeringat dingin, awalnya kasusnya tidak akan di perpanjang, tapi karena rekannya, Nama Yayasan taruhannya...
Ranti langsung meninggalkan ruangan tanpa permisi meninggalkan amplop uang sebesar 100 juta.
__ADS_1