SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Masih di Cirebon dan berbagi rezeki


__ADS_3

Selesai makan malam yang penuh kebahagiaan, waktu menunjukkan sudah 21.30 WIB, kembali Ranti berdiri dan mengucapkan terimakasih, dan Ranti mengumumkan bahwa keluarga pak Adam tetap menjadi kuasa penuh atas rumah ibunya.


Dan untuk Widya dan Seruni, di berikan waktu selama 10 Tahun gratis, untuk tinggal dirumah ibunya dengan kewajiban merawat rumah dan setelah 10 tahun, dan uang Tunai, sebesar 150 juta. Tinggal gratis selama 10 tahun, sebagai kompensasi buat ibu dan seruni yang sudah membantu ibu saya merawat rumahnya.


Dan untuk pak Adam dan keluarga, saya berikan kompensasi sebesar 500 juta dan 1 unit mobil, sebagai tanda terima kasih, telah menjaga amanah dari ibu saya, besok sebelum makan siang saya tunggu di Grage Mall, disana ada pameran mobil Toyota.


Dan untuk pak Haryo saya berikan uang tunai 200 juta dan motor Yamaha Nmax, dan besok kita ketemu Grage Mall


untuk seruni, maaf pernikahan kamu, saya tidak bisa hadir jadi besok siang kamu dan Niko beserta Bu Widya saya tunggu di Grage juga.


Untuk anak-anak pak Adam masing-masing saya berikan hadiah 50 juta, dan jika pak Adam sudah punya cucu setiap cucu saya juga berikan 25 juta, jadi Abang dan kakak tolong kasih tau berapa jumlah anak kalian masing-masing.


Pak Haryo juga setiap anak saya berikan 30 juta dan cucu 15 juta.


Dan khusus untuk para orang tua, silahkan cari informasi yang memberangkatkan umroh tahun depan, jika sudah ada segera kirim datanya ke saya.


saya harap semua data keluarga bapak dan ibu serta nomor rekening masing-masing saat ini juga berikan kepada saya.


Bu Widya dan Seruni malam ini, ikut saya ke Cirebon karena besok pagi saya akan mengobati ibu jam 6.00 WIB.


untuk besok jam 12 siang pak Adam dan keluarga juga pak Haryo dan keluarga saya tunggu di Grage Mall. itu saja terakhir dari saya dan karena waktu sudah malam, data keluarga dan nomor rekening kirim lewat ke saya. Dan untuk para cucu saya Transfer ke orangtuanya.


Terimakasih semuanya, kalian orang baik, saya berjanji jika ibu dan ayah saya serta paman dan bibi saya masih hidup, saya akan ajak mereka kesini.


Khusus untuk Pak Adam dan pak Haryo, tolong Carikan saya lahan minimal 15 hektar utuh, jika sudah ada tolong kasih tau saya berapa harganya, paling lambat Agustus tahun depan, dan lebih cepat lebih baik. Agak jauh dari kota juga tidak apa-apa, saya ingin bangun peternakan sapi dan kambing modern.


Kondisi Cirebon sangat strategis karena lebih dekat ke Jadebotabek dan Bandung, jika proyek ini terlaksana saya yakin kita semua bisa mendapatkan keuntungan.


Ada apa Mas Roni (anak tertua pak Adam). Begini nona Ranti untuk lahan tak perlu lama di cari, teman sekolah saya, memiliki lahan 25 hektar utuh dan ada mata airnya yang lumayan deras debitnya, memang agak jauh dari Cirebon, dan harganya 50 milyar nego.


Tolong hari Senin kirim data dan fotokan lokasinya, yang penting sudah memiliki sertifikat hak milik. Dan segala Proses pengalihan lahan harus semua keluarganya setuju, saya tidak mau ada masalah di kemudian hari, dan apakah sudah ada jalan mobil kearah lahan itu mas Roni.


Bu


Roni menjawab, Lahan tersebut 500 meter dari jalan utama, jadi kalau jadi non beli bisa buat jalan apalagi hanya 500 meter dari jalan utama ke arah Brebes.


oh oke saya tunggu data dan fakta lapangan paling lambat 1 Minggu dari sekarang.


sampai disini mari kita pulang, kata Ranti


Setelah sampai ke rumahnya dan semua sudah kembali ke rumah masing-masing, Ranti mendapat pesan yang berisi nomor rekening dari keluarga Pak Adam dan pak Haryo, mereka mengirimkan data keluarga mereka, menurut mereka uangnya di Transfer ke Rekening orang tuanya artinya total pemberian Ranti dikirim ke rekening Pak Adam untuk keluarga pak Adam, keluarga pak Haryo juga demikian.


untuk Widya saat itu juga sudah menerima uangnya, ternya bukan hanya itu Bu Widya juga dapat hadiah motor Nmax juga.


Mereka keluarga pak Adam sangatlah bersyukur, buah dari kejujuran dan kesetiaan di masa tuanya di berikan uang yang lumayan besar, juga mobil, bahkan jika proyek Ranti berjalan sesuai rencana, bukan mustahil keluarga mereka juga ikut mendapat rejeki.


Perasaan pak Haryo juga sama melihat saldo di ponselnya, terlihat begitu bahagia apalagi, Ranti menjanjikan mengumrahkan dia dan istrinya.


Lebih dari nilai uang, kesehatan mereka telah sembuh total, bagi mereka Ranti adalah orang yang patut di hormati walaupun umurnya jauh sangat muda.


Selesai bersiap, Bu Widya dan Seruni berpamitan ke pak Adam dan Bu Adam, setelahnya mereka bertiga berangkat ke Cirebon. Dan malam ini seruni dan ibunya akan menginap di hotel, yang tentunya di bayar Ranti.


Sampai di hotel, mereka bertemu dengan Niko yang memang sudah menunggu di lobby, Ranti mengajaknya bicara, tentu bersama dengan Seruni


Mas Niko dan mbak Seruni, maaf saya tidak bisa hadir di pernikahan kalian, ini hadiah buat kalian, cairan ini namanya Serum Pembersih dan Kekebalan Tubuh, aturan pakai sudah saya tuliskan, jadi silahkan di ambil.


Dan ini cek sebesar 100 juta untuk hadiah pernikahannya, gunakan untuk uang muka rumah buat kalian berdua. Rumah itu bisa kalian kontrakkan buat nambah biaya angsuran dan Seruni masih punya waktu 10 tahun tinggal di rumahku, jadi cukup untuk kalian 10 tahun kedepan memiliki rumah sendiri. Dan ini 50 juta untuk biaya pernikahan kalian.


Malam semakin larut, waktu nya istirahat, Ranti masuk kamar dan mandi, setelah mandi dan baru saja mau istirahat,. suara sistem terdengar


DING... DING


* Terimakasih Tuan anda sudah mengerjakan misi tersembunyi hari ini.. menyembuhkan Pak Adam dan istrinya.


Selamat Tuan anda mendapatkan,


100.000.000 PS, 75.000.000 PP dan 50.000.000 Poin Pengabdian, serta 100 %,. kawasan Superblok Wahidin di jalan Wahidin, Cirebon {🔐}


[ Kawasan super blok Wahidin memiliki 1 gedung pertemuan kapasitas 3000 orang, dan 200 unit ruko 2 lantai dan 100 unit ruko 3 lantai ]


" terimakasih Rose"


Setelah selesai ngobrol dengan Rose, Ranti istirahat, untung dia memiliki sistem jadi fisiknya di tidak terlalu merasa lelah.


Beberapa jam kemudian, Ranti terbangun dan mengabari keempat kakaknya, bahwa dia baik-baik saja, dia langsung cuci muka dan sikat Gigi, hari ini rencananya akan mengobati Bu Widya dan bertemu dengan pasutri yang bertemu di kereta Surabaya - Cirebon.


" oke Rose CHECK IN "


* Selamat Tuan anda mendapatkan, 1 Kotak Tingkat Emas


" Oke Rose ... STATUS"


Nama : Ranti Putri Setiawan


Umur. : 15 tahun


Tahap. : PERAK


Level. : 4, (5 / 50.000.000 PS)

__ADS_1


Job. : PELAJAR


Skil. :


\= Pemograman komputer - tingkat GM { activated }


\= Hacker - tingkat master { activated}


\= Memasak - tingkat GM { activated}


\= Pengobatan - tingkat Kuno { activated}


\= Bermain Alat Musik - tingkat GM { activated }


\= Mata semesta - Tingkat GM { activated}


\= Bisnis - Tingkat GM { activated}


\= Alchemis - tingkat Kuno { not activated}


\= Beladiri Tai Chi - Tingkat GM { Automatis activated}


\= Skill mengemudi - Tingkat GM { activated}


Fisik dan Mental


Kesehatan : 100 %


Ketahanan : 100 %


kecepatan : 100 %


Ketepatan : 100 %


Kecerdasan: 100 %


Kekayaan. : Rp. 1.077.805.305.000


Deposito. : Rp. 10.000.000.000.000 {🔐}


Toko. : Terbuka


MENU


∆ Makanan dan Minuman


∆ Pakaian ( termasuk pakaian dalam)


∆ Peralatan standard


Poin


Sistem. : 165. 052.500


Pemahaman : 150. 570.000


Pengabdian. : 100. 650.000


inventori. :


* 88 pil surgawi


* 21 pil semesta


* 88 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh


* 21 Pil kecerdasan


* 1 Pil pembangkit Elemen Api


* 1Tungku Tingkat Kuno


* Ruang Dimensi Tingkat legenda


langka


*. 10 Cincin Ruang tingkat Emas


Aset


* Properti {not activated}


- Tanah seluas 10.000 m² (🔐)


- saham 65%, kampus Nusa Unggul { 🔐 }


- saham 75 %, PT. Restu Agung Properti Tbk {🔐}


- saham 60%, PT. Sari Pangan Indonesia {🔐}

__ADS_1


- Saham 70 %, PT Astra Internasional


{🔐}


- saham 100%, kawasan Superblok Wahidin Cirebon {🔐}


* Kendaraan { not activated}


Alat penunjang


* 1 unit Laptop merk Quantum


* Flashdisk 2 TB merk Quantum


* Handphone, merk Quantum


* 1 buah kacamata, merk Quantum


* 1 buah Tablet Quantum


* 1 buah jam Tangan Quantum


* 1 set Jarum akupuntur mata dewa


Misi. :


* Harian (1x 24 Jam)


- Check in


* Misi khusus: -


- menyelamatkan keluarga Tiara


- mengungkap pengkhianat perusahaan


( waktu 30 hari, Progres: 40%)


* Misi Dadakan: -


* Misi tersembunyi: -


" terimakasih Rose"


* Sudah Tugas saya tuan*


Jam sudah menunjukkan pukul 06.00 Wib, berarti Ranti punya waktu untuk mengobati Bu Widya selama 1 jam 30 menit, setelah itu ketemu dengan pasutri kita sebut saja pak Jhon dan istrinya.


Ranti keluar dari kamar dan mengetuk pintu kamar Seruni dan Widya, setelah beberapa kali akhirnya mereka membuka pintu. Ranti bertanya apa sudah siap Bu Widya, lalu di jawabnya, " sudah siap Non "


mereka menuju ke kamar mandi, dan membaringkan Bu Widya di bathtub, kemudian, Ranti memberikan pil surgawi dan meminta Bu Widya menelannya, setelah 10 menit baru ada reaksi, itu berarti Bu Widya punya penyakit bawaan dan sudah komplikasi dengan beberapa penyakit, serta sudah menahun ditahannya.


Pil yang mulai bereaksi, membuat raut wajah Bu Widya, berubah-ubah warna mukanya dan tubuhnya mulai bergetar dari perlahan hingga lebih cepat, suara Bu Widya terdengar sangat memilukan, keringat bercampur cairan kotoran, mulai bercucuran di bathtub, bau yang biasanya Ranti bisa tolerir, tapi kali ini, Ranti pun hampir muntah, seruni sudah muntah-muntah, tubuh Bu Widya, berangsur-angsur, mulai tenang, Waktu sudah 1 jam, terlihat kondisi Bu Widya sudah sangat lemas..


setelah tubuh Bu Widya sudah normal, Ranti, berbisik " berusahalah dan bertahanlah, sebentar lagi selesai dan pejamkan mata ibu"


akhirnya selesai juga, ibu Widya sudah berdiri dan menuju ke arah shower untuk mandi, Ranti kembali ke kamar dan dia mandi sekali lagi.


sampai dikamar dia mendapat pesan bahwa keluarga pak Ryan sudah, jalan kearah hotel, dibalas Ranti " oke nanti hubungi dia jika sudah berada di lobi hotel"


Kembali Ranti mendatangi kamar Seruni dan Widya, dan terlihat perubahan Bu Widya yang sudah lebih sehat, kulitnya sudah mengencang, bahkan hampir sama kencang dengan Seruni.


Ranti melihat Seruni yang bahagia, kemudian dia mendekat, ibumu sudah sehat tulang-tulangnya semua sudah sehat, jadi seruni tidak perlu kuatir.


Semua yang mendapatkan kebaikan Ranti dengan pilnya, mereka tidak akan selama sisa hidup mereka, kecuali mereka tidak menjaga pola hidup dan gaya hidup.


Selesai urusan dengan Widya dan Seruni, Ranti mengajak Widya dan Seruni turun ke lobby untuk sarapan, banyak teman Widya yang iri dengannya, karena mendapatkan tamu yang sangat baik, sementara mereka sarapan datang pengganggu..


Napak seorang gadis menggoda Niko, ternyata gadis itu adalah Tamu yang di jemput Niko dari stasiun malam tadi, dia memaksa Niko hari ini menemaninya jalan-jalan, tapi Niko menolaknya.


Dengan nada mengejek si wanita itu berkata...


" heh... supir rendahan, beraninya kamu menolak permintaan saya, ayah saya orang nomor 2 terkaya di negara ini dan hotel ini punya kami, dasar pegawai rendahan tak tau diri, cicitnya"


Maaf Nona Aquila bukan saya tidak mau tapi saya tidak tidur semalaman, apakah Nona mau saya tabrak orang, kata Niko.


makin kencang suaranya Aquila sang gadis sombong berkata, " Kamu dan para pegawai lainnya dengar Nama saya Aquila Victoria Setiawan, anak dari pemilik seluruh hotel Santika. Dan hari ini kalian jadi saksi, bahwa ada pegawai yang menolak permintaan pemilik tempat kalian bekerja dan hukumnya adalah hari ini juga, dia di pecat..


lanjut Aquila, hei supir pergi kamu dari sini, orang seperti kamu tidak pantas berada di sini, dasar pegawai rendahan,


Ranti mendengar ocehan Aquila, yang mengatakan dia adalah anak Pemilik hotel dan juga nama belakangnya adalah Setiawan, mau tidak mau Ranti mengaktifkan mata semesta nya, dan tanpa banyak bicara dia langsung melihat, tato kecil logo huruf di punggung nya dan info dari dari mata semesta bahwa Aquila putri pamannya yang berusaha membunuh, orang tua Ranti.


Melihat data dari mata semesta, Ranti langsung, mendekat dan berkata, baru orang kaya nomor 2 sudah belagu.


Ranti berteriak, hei Nona cantik yang kaya itu orang tuamu, dan kamu itu tidak punya apa-apa, mereka yang bekerja lebih terhormat daripada kamu yang tak bisa apa-apa, hahahaha


Hei nona cantik, jangan emosian kasian bayi di perutmu nanti keikutan mamanya... hahahaha Ranti mengejeknya


Aquila yang melihat Ranti dengan setelan tomboy berkata, ohhh " ternyata kamu berani juga ya mengatai aku, apa kamu sudah siap resikonya kalau aku suruh anak buah papaku mengajar kamu "******"

__ADS_1


Hahahaha yang ****** itu kamu, bahkan bayi di perutmu itu, tidak jelas siapa ayahnya... lantas siapa yang ****** aku atau kamu, ingat baik-baik mukaku, karena suatu saat kita akan bertemu lagi...


__ADS_2