SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Menantang anak orang kaya


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang, Ranti penasaran dengan Perusahaan milik keluarga Sumitro, ada niat Ranti untuk membantu Bara dalam mengambil haknya dari ibu tirinya.


Nanti saja setelah pulang dari China, baru aku selesaikan, sekarang fokus ke sekolah saja dan tugas dari Sistem,.


Ranti mengirim pesan ke Pak Pribadi, " Selamat sore kalau tidak sibuk hari Sabtu, kita bertemu di rumah saya jam 8 pagi, ada hal penting yang ingin saya bicarakan.


Perjalanan dari Panti Asuhan Suster Diana, lumayan jauh dan macet, Mobil Ranti kejebak macet, tapi memang setiap sore jalan itu sudah seperti itu.


Akhirnya, bisa lolos juga dari macet dan saat agak lega, Ranti langsung tancap gas, banyak yang kagum dengan mobilnya tapi banyak juga yang mengumpat, " sial dasar orang kaya"!


Tiba dirumah Ranti langsung menuju ke kamar, serta mengunci pintu dan masuk ke Ruang Dimensi untuk membuat obat agar lebam-lebam di wajah keempat kakaknya bisa langsung sembuh.


Tiga jam berapa di Zona 3, akhirnya Ranti selesai membuat cairan obat yang cara penggunaannya di campur dengan air hangat dan serta berendam.


Keempat kakaknya yang sudah selesai mandi di suruh berendam lagi dengan air hangat dan mencuci muka dengan air hangat bercampur obat.


Mereka hanya bisa menurut dan hasilnya sangat luar biasa. Ranti akan membuatnya dalam bentuk Pil tapi waktu yang belum ada, saat ini saja dia tiap bulan harus membuat 200 pil untuk patah Tulang.


Bagi Ranti itu hanya tinggal menunggu waktu saja, kedepannya jika sistem tidak memberikan hadiah uang, maka Ranti harus menggunakan skillnya untuk bisa mendapatkan uang, selain dari perusahaannya.


Kini keempat kakaknya terlihat sudah lebih segar dan lebam-lebam di wajah dan bagian tubuh mereka yang lain sudah hilang.


Selesai mereka makan malam Ranti memberikan mereka Pill Pemilihan energi, agar besok pagi mereka bangun badan akan fit kembali.


Walau mereka penasaran akan bagaimana cara Ranti mendapatkan pil dan obat yang lain, tapi mereka enggan berkomentar, takut membuat Ranti tersinggung.


Selesai semuanya mereka masuk kamar masing-masing dan beristirahat, kecuali Ranti yang saat ini sedang fokus mencari model untuk perhiasan yang akan dia buat.


Sementara dia fokus mencari model perhiasan, terdengar bunyi notifikasi di laptopnya, Ranti membukanya dan melihatnya, Ranti mengira itu kiriman email, tapi ternyata, pesan dari sebuah situs batu Permata, mengatakan seorang kolektor yang sedang mencari 3 batu permata, zamrud, safir dan Rubby, dia akan membeli 3 jenis batu permata sekaligus seharga 500 milyar, ukuran Bola pingpong.


Dengan iseng Ranti menjawab saya punya tapi harganya 750 milyar, Ranti mengambil ke 3 batu permata dari cincin semesta dan membuat Video singkat dan mengirim ke situs tersebut.


Tanpa menunggu balasan dari situs tersebut, Ranti langsung tidur, bagi Ranti pesan di situs itu hanyalah iseng, mana mungkin orang di Indonesia mau mengeluarkan uang ratusan milyar hanya untuk 3 batu permata yang belum di jadikan perhiasan.


Keesokan paginya, seperti biasa mereka lakukan latihan sebelum berangkat ke sekolah.


Sepanjang perjalanan ke sekolah, mereka berempat hanya diam dan mendengar radio, dan berita yang mereka dengar lumayan membuat mereka kaget, ternyata pertarungan mereka di lokasi Panti Asuhan Suster Diana di jadikan berita.


Tak ada yang berkomentar soal berita itu, tak lama kemudian mereka tiba di sekolah, Ranti langsung di sambut oleh Tiara yang sedang duduk manis di kelas dan memberikan Ranti sepotong Roti.


Ranti, ayahku kebingungan membaca pesan kamu, katanya kamu memanggil ayahku hari Sabtu Besok jam 8 pagi, Tanya Tiara


Ia aku ingin bicara soal proyek yang aku kasih tau sama kamu kemarin, masa ku lupa, jawab Ranti


Aku pikir kamu akan membicarakan soal berlian itu, soalnya tadi pagi pas aku lagi sarapan ayah sempat ngomong, soal video singkat di situs pecinta batu permata, mereka lagi mencari siapa yang meng-upload video itu, dan orang itu menawarkan seharga 750 milyar untuk 3 batu itu, kata Tiara.


Bisa langsung kaya orang yang menjual 3 batu itu, " 750 milyar rupiah" . Seumur hidup aku belum pernah lihat uang sebanyak itu, apalagi memilikinya, kata Tiara.


Ranti geleng-geleng kepala dan iseng dia memperlihatkan uang yang dia milki, Kalau saldonya seperti ini, 11,360 Triliun, apakah aku sudah bisa di sebut Sultan, tanya Ranti ke Tiara


Tiara mengambil handphone Ranti dan melihatnya serta menghitung nol nya, kemudian menatapnya dengan intens.


Ada apa Tiara, kenapa kamu melihatku, seperti melihat hantu di pagi buta, Tiara... Tiara.. Ranti memanggil Tiara yang melamun


Ranti, uang perusahaan ayahku saja hanya beda sedikit dari kami, uang orang tuaku saja sempat aku lihat tidak sampai 500 milyar, kamu punya 11 triliun, Astaga kamu itu " Gadis belia super rich", kata Tiara.


Jangan berisik, keenam kakakku juga punya uang sangat banyak, hampir 400 milyar per orang, kata Ranti dan dengan bunga deposito bank saja, pertahun mereka dapat banyak uang.


Maaf, dari mana mereka dapat uang sebanyak itu, Tiara penasaran


Aku yang berikan, setiap dividen dari perusahaan ayah ku, mereka pasti aku berikan dan Kusuruh tabung. Kata Ranti


Kamu sangat baik buat mereka, dan mereka juga sangat menyayangi kamu, pantas saja kalian terlihat bahagia ketika keluar dari Panti, apalagi masalah yang mereka tuduhkan ke kamu. balas Tiara.


Sama kamu saja aku berikan berlian mahal, apalagi mereka apapun akan kuberikan buat mereka saudaraku. Kamu pikir aku menyesal memberikan kamu berlian sebanyak itu, jawab nya tidak, karena kamu pantas mendapatkannya. 12 biji batu permata yang ku berikan sama kamu itu nilainya 900 milyar kalau kamu menjualnya, dan tiap tahun pasti akan bertambah nilainya.

__ADS_1


Tiara kaget bukan main, dia berpikir jika di tambah 1 biji warna hijau yang besar , bisa jadi 1 triliun yang di berikan Ranti untuknya, "Ranti mendengar omongan kamu, aku jadi gak enak, aku tidak memberikan kamu apa-apa, tapi kamu memberikan aku lebih dari 1 triliun, hanya kami sahabat yang memberi untuk sahabat sebanyak ini.


Terimalah dan jangan banyak omong yang bukan-bukan, atau aku marah sama kamu, tinggal terima dan simpan saja, banyak sekali komentar mu, Ranti pura-pura mengancam


" Ia sahabatku sayang, jangan ngambek ya, lain kali aku gak banyak omong, kata Tiara


Nah gitu dong, itu baru sahabatku sambil tersenyum.


Lagi asik ngobrol terdengar pengumuman bahwa seluruh siswa di persilahkan untuk kembali ke rumah masing-masing, dan hari Senin akan di mulai ujian semester.


Ranti aku nebeng ya, soalnya jam segini mobil di pakai ibuku, kata Tiara


Oke, tapi kamu ke rumahku dulu, aku ada urusan jadi nanti sekalian aku antar ke rumahmu, jawab Ranti


Terserah kamu, aku ikut saja, balas Tiara.


Akhirnya mang Dul tiba dan mereka berlima langsung menuju ke rumah Ranti.


Didalam mobil Ranti berkata, kak Mercy aku nanti ada urusan jadi sampai rumah aku, antar Tiara pulang dan mau langsung ketemu orang .


Ya sudah kamu hati-hati, jawab Mercy


Mobil Alphard yang di kendarai Mang Dul akhirnya sampai di rumah.


Ranti bergegas ke kamarnya dan berganti pakaian, dan langsung ke meja makan, membuat roti selai dan berangkat dengan Lamborghini SIAN Roadster.


Ayo Tiara ku antar kamu pulang, apa mau langsung pulang rumah atau kita mampir makan bakso dulu, tawar Ranti


Makan bakso dulu di tempat biasa dekat Budi Luhur, bagaimana, saran Tiara


Boleh sudah lama aku gak kesana, Ranti langsung putar arah dan tancap gas.


Hanya sekita 25 menit mereka sudah sampai di warung bakso Mang Diman, Depan Sekolah Budi Luhur.


Achh.. sial mana pas jam istirahat lagi.. pasti anak- anak Budi Luhur banyak yang kesini, Batin Ranti


Umur panjang itu dia pacar kesayangan kamu, pasti dia mau makan bakso ceker, kata Ranti


Robin yang baru saja mau masuk ke warung sudah di panggil oleh Tiara, Robin.. Robin ke sini..


Jam berapa sekarang, kenapa kalian berdua bisa disini jam segini, kata Robin curiga


Kami disuruh pulang cepat, tadi sudah dari Rumah Ranti, mau pulang kerumahku tapi aku pengen makan bakso disini, jawab Tiara jujur


Oh ya sudah kalian berdua mau pesan apa, tanya Robin


Aku bakso urat pakai tetelan dan minta bakso udang 5 dan es teh manis, kata Ranti,


Kalau aku bakso biasa saja hanya minta bakso udang juga 5, pesan Tiara


15 menit berselang, pesanan mereka datang, dan baru saja mereka mau makan datang pengganggu, sepasang kekasih sepertinya mereka anak kuliahan, mereka berdua datang mendekati meja Ranti, Tiara dan Robin


Hei kalian, silahkan pindah dari meja itu, kami berdua mau makan disitu, kata si pemuda itu dengan sombongnya.


Siapa kamu yang seenaknya mengusir kami, emang warung ini punya bapakmu, balas Ranti tak kalah emosi


Berani kamu sama ku, kamu gak tau siapa saya hah... dasar wanita sialan umpat si laki-laki itu.


Berani kenapa harus takut sama Manusia kayak kamu..! Dan kamu pikir kamu itu orang penting yang harus aku kenal, hahahaha artis lewat saja aku gak peduli apalagi kamu !


Brak... brak laki-laki menggebrak meja, bakso mereka berserakan kemana-mana, Robin yang sudah emosi langsung bergerak


Plak ... plak.. plak.. Aku paling tidak suka sementara makan ada pengganggu apalagi kamu mengganggu pacarku dan adikku, plak.. plak.. Robin tak beri ampun


Tunggu kamu, jangan kemana-mana, pengawal tolong patahkan tangan gadis itu dan laki-laki itu, perintah pemuda sombong kepada pengawal nya.

__ADS_1


Pengawal langsung maju dan ingin menghajar Robin, langsung berbalik dan menghajar pemuda itu, ternyata Ranti sudah mengontrolnya.


Pacarnya laki-laki itu heran melihat pengawal pacarnya memukul tanpa ampun, hingga babak belur, Ranti saja yang melihatnya sampe kaget padahal dia pelakunya hahahaha


Ranti segera menarik kontrolnya dan menghapus semua kejadian yang ada, suasana kembali seperti semula.


Kak Ayo kita pindah ke lantai 2 saja, aku masih lapar, biarkan mereka yang makan di meja ini.


Si pemuda sombong meringis kesakitan tapi dia tak tahu siapa yang menghajarnya, pacarnya juga bingung melihat wajah si laki-laki itu.


Hei kalian semua siapa memukul pacar saya, teriak si wanita itu.


Tidak ada yang bersuara, Ranti, Tiara dan Robin sudah pindah ke lantai 2,


Apa kalian tuli tak mendengar aku bertanya, teriak gadis itu..


Nona kalau mau teriak-teriak jangan disini, kamu itu seorang gadis jagalah wibawa kamu, dan jangan ganggu pelanggan saya lagi makan, kata pemilik warung.


Mau Kusuruh orang bongkar warung kamu ini hah.. hardik wanita itu


Saat Turun ke lantai bawah dia mendengar suara ancaman, silahkan kalau kalian berani menghancurkan warung ini, ingat baik - baik, Saya Keysia William dan ini Julio Sumitro, keluarga kami William dan Sumitro akan mengingat kejadian hari ini. kata wanita


Baiklah aku tunggu, tentukan saja kapan kalian akan menagihnya kepada saya, jawab Ranti


Siapa nama kamu ! teriak gadis ke Ranti


Namaku tak layak kamu kenal, jijik aku memberitahu namaku pada orang yang tak penting seperti kalian berdua. Kata Ranti dengan tampang yang tak kalah angkuh.


Orang miskin saja sudah belagu, kata Julio Sumitro


Kalau kamu bilang aku miskin lantas kamu orang super kaya gitu, kata Ranti


Hahahaha tampang seperti kamu mau belagak kaya, kata Keysia


Apa kalian mau bertarung uang dengan saya, Tantang Ranti


Hahahaha sombong sekali kamu Nona kata pengawal Julio, sambil menunjukkan kunci mobil Mercedez Benz S Class Maybach S 580 4matics+, seharga 7 milyar, apa Nona bisa beli


Bagaimana apakah bos kamu berani beli mobil saya dan hancurkan, begitu juga saya aku beli mobil bos kamu dan akan ku hancurkan bagaimana berani gak tantang Ranti


Pengunjung warung bakso langsung heboh, masa keluarga William dan Sumitro kalah sama gadis ini, yang pria juga pengecut, katanya orang kaya, pengunjung mulai memprovokasi sepasang kekasih yang sombong.


Tunjukkan kunci mobil mu dan akan ku bayar sekarang juga, dan ini kunci mobil saya, baru punya mobil saja sudah sombong


Baiklah, ini kunci mobil Saya dan ini SIM saya dan ini STNK mobil ini dan ini BPKB nya, siapa yang mau baca surat mobil saya.


Seorang Pengunjung yang melihat surat-surat mobil dan SIM, nama sesuai. Orang itu langsung berkata mobil ini benar milik Gadis ini.


Sekarang kamu mana surat-suratnya kubayar sekarang dan akan ku hancurkan mobilnya, begitu juga kamu, apakah kamu berani? tantang Ranti


Sepasang kekasih itu melihat kunci mobil dengan logo Lamborghini, membuat mereka ketar-ketir, apalagi di area parkiran hanya ada satu mobil Lamborghini SIAN yang terparkir.


Kenapa diam apa orang kaya sudah habis uangnya, Ranti terus memprovokasi


Kamu yang bilang saya orang miskin, nah kalau aku orang miskin bisa beli Lamborghini SIAN Roadster seharga 53 milyar, terus kamu orang kaya berapa harga mobil kamu.


Siapa yang tahu harga mobil milik orang kaya ini, yang bisa jawab ku kasih 300 ribu


Seorang siswa menjawab 7 milyar, dan jika di bagi harga mobil nona bisa dapat 7 biji mobil dengan harga tanpa discount, jika discount dapat 8 biji, kata siswa detil


Kalau gak berani mendingan kalian pergi dari sini, lagian disini tempat kami orang miskin, kalian orang kaya makan di restoran mewah saja.


Sepasang kekasih itu sudah tidak bisa bicara lagi, hanya mendengus saja dan pergi dari warung itu


Mang ini uang untuk perbaiki meja yang rusak itu, Ranti memberikan 1 juta dan kamu bro ini uangmu 300 ribu.

__ADS_1


Ranti langsung naik ke lantai 2 dan melanjutkan makan nya.


__ADS_2