
Setelah perjalanan 3 jam, akhirnya mereka semua tiba di kios Aisyah, dengan Segera pelayan kios Aisyah menyajikan makanan ringan dan minuman, tak berapa lama kemudian datanglah Diman dan keluarganya, mereka terlihat bahagia, apalagi mereka dipanggil oleh ibunya Aisyah.
Diman terkejut saat melihat Ranti ada di kios Aisyah, wajahnya langsung pucat, dan keringat dingin.
" Silahkan duduk dek, kalian mau minum apa? tawar Bu Antara.
" Saya kopi saja kak, ucap adiknya Bu Antara.
Sementara ibunya Diman langsung berdiri dan membantu kakak iparnya.
" Kakak ipar Maafkan mas Nino, kakak tau sendiri sifatnya seperti apa", ucap ibunya Diman.
" Sudah gak usah dipikirkan, kakak hanya mikirin kamu yang sangat sabar menghadapi adikku yang entah kapan tobatnya", ucap Bu Antara.
" Aku yakin mas Nino pasti berubah, dia gak betah tinggal di kampung, dia merasa terbuang di kampung", ucap ibunya Diman.
" Kakak Mengerti, hanya kakak kesal dia memarahi Aisyah, jika bukan karena kamu asik ipar yang baik, tidak akan ku ampuni dia, begitu juga dengan kenakalan Diman yang seperti bapaknya", ucap Bu Antara.
" Maafkan aku kak, yang tak mampu mendidik anakku itu, kalau mas Nino, ya susah di harapkan, ingin berdagang tapi dia sendiri tak punya Modal, ku suruh dia pinjam ke kakak, malah datang bikin rusuh, puyeng aku jadinya kak, untunglah dia tidak pernah memaki dan memukulku", ucap ibunya Diman.
" Ya sudah ayo kita ke depan, hari ini semoga suami kamu bisa bertobat", ucap Bu Antara dan langsung kedepan membawa minuman.
" Mari Bu silahkan duduk, maafkan saya, saya yang meminta Paman dan bibi Antara untuk memanggil kalian kesini.
" Nama Saya Ranti, kalau Diman pasti sudah mengenal saya, saya hanya ingin bertanya saja, dan tolong bapak jawab dengan jujur, jangan di tahan - tahan, pahit sekalipun tolong bicarakan, agar kami bisa mengerti apa sebenarnya keinginan bapak, hingga bapak datang marah-marah ke Aisyah, serat Paman dan Bibi.
Aisyah sudah kuangkat menjadi adik saya, seluruh harta miliknya dari saya, tujuannya agar kelak dia bisa hidup dengan baik, dan bisa membantu keluarga,
Tapi, keluarga yang bagaimana dulu, saya sangat marah ketika motor Aisyah yang di beli pakai udang saya, di preteli oleh Diman, kemudian dia juga memaksa saya harus membelikan dia motor seperti motornya Aisyah seharga 130 juta,
Beberapa Minggu yang lalu bapak datang marah-marah, sudah di belikan motor, di kasih uang 10 juta, beberapa hari kemudian bapak minta lagi, dan juga minta 3 Kios, dan terus terang saya melarangnya memberikan uang lebih kepada bapak, juga kepada Diman, saya masih berbaik hati meminta Aisyah memberikan uang jajan 30 ribu perhari dan bibi 20 ribu, untuk bensin, kalian lihat sendiri motor beat itu yang belum setahun, handphone juga sudah ku belikan dan dengan enteng Diman bilang itu handphone murah, asal kalian tahu harga handphone itu 10 juta.
" Sekarang bicaralah, apa yang bapak inginkan, jangan malu, setiap orang punya kesalahan", ucap Ranti.
" Jujur saja, saya tak bisa bertani, dan itu kebodohan saya di masa muda, yang taunya main, hingga aku banyak berbohong kepada kakakku dan Adikku yang di Malaysia, sejak terakhir aku ribut dengan Aisyah,aku sudah berpikir, tidak akan lagi mengganggu Aisyah dan keluarga kakakku, uang 10 juta masih ku simpan, aku ingin buka warung, karena hanya itu yang bisa ku kerjakan", ucap Nino.
" Lalu kenapa tidak bicara baik-baik dengan Paman dan Bibi juga Aisyah, buat mereka yakin bahwa bapak bisa mengembalikan apa yang bapak pinjam, asal bapak tau, paman dan bibi sudah berencana akan memberikan bapak uang 100 juta gratis untuk buka usaha, tapi bapak datang marah-marah, tolong rubah sifat seperti itu,
Saya memberikan uang banyak ke paman dan bibi, karena mereka tulus saat melayani saya pertama kali datang, dan jujur menjawab apapun yang ku tanyakan, saya paling gak suka orang Sombong dan belagak kaya di hadapanku.
Saya kasih tau bapak, 1000 orang datang menyerangku, aku gak akan mundur selangkah pun, boleh tanya ke paman dan bibi bagiamana kalau saya marah, bersyukurlah bapak masih ku ampuni karena membentak adik kesayanganku", tegas Ranti.
" Saya sudah di kasih tau kakak saya, jangan sampai Aisyah melaporkan ke kakak angkatnya, maafkan saya, saya tidak akan mengganggu kakak saya lagi dan keponakan saya, Anjas, Atilla dan Aisyah anak baik, aku pamannya yang tidak baik buat mereka", ucap Nino.
" Sekarang jawab pertanyaan saya sekali lagi ! seandainya bapak dapat uang 1 Milyar, apa yang akan bapak perbuat dengan uang itu, jawab dengan jujur", tegas Ranti.
" Jika memang benar ada, saya sangat ingin menyewa kios disini, buka warung makan seperti kakak saya, dan jika ada uang lebih saya ingin punya mobil seperti mas Antara, saya ingin angkut sayur dan jual disini, itu impian saya, tapi saya sadar, saya tidak punya apa-apa untuk di gadaikan atau di jual untuk Modal, itu semua kesalahan saya, kasihan istri saya, tapi saya sudah buntu, jadi kadang emosi tak jelas", ucap Nino.
" Kakak-kakak dan adik-adik tunggu disini saja, aku urus keluarga bapak ini dulu baru kita pulang", ucap Ranti
" Ia kak, Salma tunggu kakak disini, lagian masih kangen sama kakak Vanya, nanti malam kakak tidak ikut ke Surabaya ", ucap Salma.
" Ya sudah, kakak pergi sebentar.
" Paman, apa orangnya sudah dihubungi? tanya Ranti.
" Orangnya sudah menunggu", jawab Pak Antara yang juga sudah berdiri.
__ADS_1
" Aisyah, ayo temani kakak, ajak Ranti.
" Bapak, ibu dan kamu Diman mari ikut saya.
Lima belas menit kemudian, mereka Tiba di kios yang akan di sewa Ranti untuk keluarga Nino.
" Selamat sore pak Antara, dan semuanya selamat sore, bagaimana dengan pembicaraan kita tadi", tanya pemilik kios itu.
" Ini keponakan saya ingin menyewa dua Kios selama 3 tahun, berapa harganya, tanya pak Antara memastikan.
" Pertahun 30 juta, deposit 10%, kalau 3 tahun langsung bayar tunai, 75 juta saja dan deposit 10%. ucap pemilik kios itu.
" Maaf Pak saya Ranti yang akan menyewa Kios ini tapi bukan saya menggunakannya, saya tidak akan menawar harga sewanya, tapi apakah semuanya baik-baik saja, takutnya kios ini di gadaikan ke pihak Bank", ucap l Ranti.
" Semuanya baik-baik saja, baru bulan kemarin saya lunas utang dari Bank, memang rencananya saya mau agunkan lagi jika belum ada yang menyewa, karena saya butuh modal untuk warung saya, tapi saya janji selama dalam status penyewaan, saya tidak akan mengagunkan kios ini, ucap pemilik itu.
" Baik, tolong sekarang buat suratnya, saya sewa 3 tahun dengan harga 30 juta, deposit 10%, ini cek nya 100 juta, ucap Ranti.
" Astaga, ini beneran Nona tetap membayar 30 juta pertahun ', ujar pemilik kios terkejut.
" Ya, dan jika sudah selesai, dan kita tidak perpanjang deposit nya Silahkan buat bapak saja, tapi jika kita masih perpanjang, deposit tetap berlaku, bagiamana Pak? tanya Ranti.
" Baik Nona, saya ambil suratnya dan minta KTP nya Nona.
" Pak Nino, berikan KTP anda atau istri", ucap Ranti.
" Kok KTP saya Nona ", bingung Pak Nino.
" Kios ini saya sewa buat Bapak, nanti kita bicara kios Aisyah setelah tanda tangan kontrak.
Setelah selesai urusan kios dan Ranti sudah memegang kuncinya, mereka Kembali ke Kios Aisyah.
" Ini cek ada 2 lembar, masing-masing 1 Milyar, hari Senin cairkan di Bank, dan buat rekening, kemudian beli mobil seperti Paman dan sesuai impian pak Nino, sisanya dari Pembelian mobil, jadikan modal usaha, sedangkan yang 1 Milyar simpan sebagai tabungan, apa sampai disini kalian sudah paham ', tegas Ranti.
" Paham Nona, jawab mereka.
" Tapi ada syaratnya, Yaitu, uang ini akan sah jadi milik pribadi kalian,jika dalam 3 tahun, modal yang mu berikan berkembang, tidak perlu muluk-muluk, bertambah 10% saja dan kalian sudah perpanjang kios itu, dan saya akan berikan kalian hadiah 1 unit Rumah seharga minimal 1 milyar, dan 1 unit mobil Toyota, dan untuk Diman, jika tingkahmu berubah dan bisa lulus SMK di peringkat 10 Besar, saya belikan kamu motor seperti Aisyah.
Dan jika tidak berhasil maka kalian semua harus bertanggung jawab dengan uang saya, jadi 2 Milyar itu anggaplah pinjaman tanpa Bunga, dan dikembalikan 3 tahun dari sekarang, bagaimana apa kalian menerima tantangan saya", ujar Ranti dengan tegas.
" Kami bersedia, saya Nino tidak akan menyia-nyiakan kesempatan baik ini, saya buktikan hadiah dari Nona akan jadi milik saya, ucap Nino bersemangat.
" Buktikan, dan jika terbukti saya tambah hadiahnya dengan uang tunai 5 miliar perorang, total 15 Milyar untuk keluarga kalian.
Dan syarat terakhir, selama 3 tahun kedepan, jangan pernah minta bantuan kepada paman dan bibi, apa pun itu, Bagaimana?
" Baik Nona, saya dan isteri akan berjuang untuk hidup kami kedepan, terimakasih sudah menolong saya dan keluarga, Ucap Nino sambil membungkuk dan meneteskan airmata ketulusan dan kebahagiaan.
" Kakak dan kakak ipar, maafkan seluruh kesalahan saya, dan mohon restu kalian berdua untuk saya bisa bangkit dari kebodohan saya selama ini, Ucap Nino diambil bersujud di kaki kakaknya dan dan kakak iparnya,
Saya berjanji akan hidup lebih baik, dan menyelesaikan tantangan nona Ranti dengan baik, mohon keikhlasan kakak memaafkan Nino.
" Ya sudah berdirilah, saatnya tata hidupmu dengan baik, dan didiklah Diman dengan rasa sayangmu kepadanya, percayalah Diman anak baik, hanya saja kamu selalu acuh dengan dia, kakak selalu berharap kamu bisa bangkit kembali, buktikan pada kami semua, kalau Nino bisa bangkit dan pasti adikmu di Malaysia bisa bangga punya kakak sepertimu dan dia pasti pulang memelukmu seperti kalian waktu kecil, adikmu sangat membanggakan kamu, tapi semua sirna saat kamu mulai berulah, saatnya jadi kakak yang di Kagumi adiknya", ucap Bu Antara.
" Aisyah, paman bersalah padamu, paman minta maaf, ini kunci motor nya, dan uang 10 juta milikmu, paman sungguh tidak tahu diri memarahi kamu, dan memaksa minta uang dari kamu, mohon maafkan Paman, paman janji akan buktikan jika Pamanmu Nino adalah paman terbaik buat Aisyah di masa depan", ucap Nino.
" Tak perlu paman kembalikan, sekarang Aisyah sudah ikhlas, gunakan baik - baik apa yang kakakku berikan dan yang Aisyah berikan, Aisyah menunggu janji Paman untuk jadi paman terbaik Aisyah.
__ADS_1
" Untuk kak Diman, tolong berubahlah tidak ada untungnya kakak nongkrong gak jelas, Kakak adalah sepupu satu-satunya Aisyah yang ada disini, buatlah Aisyah bangga punya sepupu, Aisyah sangat iri dengan kak Nayla, bang Karyono sebagai kakak sepupunya sangat menyayanginya, tapi Aisyah justru dapat kasih sayang dari kak Delia yang tidak ada hubungan darah dengan Aisyah, Aisyah tetap adikmu, dan akan bangga jika kak Diman berhasil", ucap Aisyah.
" Terimakasih adik memberikan Kakak kesempatan, kakak janji tidak akan nongkrong lagi, kakak mau fokus belajar dan bantu ayah dan ibu di kios", janji Diman.
" Dan tolong adik maafkan kebodohan kakak yang sudah membuat adik kecewa", ucap Diman.
" Buktikanlah, Aisyah akan tunggu Dimana kakak akan membuatku bangga", ucap Aisyah.
" Pak Nino, saya harap 3 tahun kemudian saya kalah, jadi berusahalah dan ingatlah akan janji bapak, ini kunci kiosnya dan ini Uang cash 50 juta, bayarlah hutangmu yang di kampung, agar mereka juga mendoakan bapak dalam berusaha ", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Ranti, malam ini juga saya pulang kampung dan besok semuanya saya selesaikan, hari Senin saya beli mobil dan merenovasi Kiosnya paling hanya seminggu persiapannya, kami sudah Mulai beroperasi", ucap Nino.
" Oke, nanti kirimkan fotonya ke Aisyah, biar dia yang kirim ke saya", ucap Ranti.
" Aisyah kakak pamit pulang dulu, hari Senin saat kamu pulang sekolah, paspor kamu sudah datang, dan simpan dengan baik, kamu hari Senin juga ujian, selesai ujian dan terima Raport, nanti ada orang kakak yang datang menjemputmu, dan kamu ikut kakak - kakak yang lain ke Amerika, nanti kakak menyusul dari China, belajar baik-baik, ucap Ranti sambil membelai rambut Aisyah.
" Ia Kak, nanti kalau paspor nya sudah datang Aisyah foto kirim ke kakak", ucap Aisyah.
" Ia, cek terus pembangunan kios dsn minimarket kamu, biar mereka kerja dengan rajin", ucap Ranti.
" Hehehehe, setiap hari aku mengawasi mereka, sudah kayak juragan", ucap Aisyah.
" Kamu kan sudah jadi juragan", ucap Ranti.
' Ya sudah, salam sama Kakak-kakak mu, kedua adikmu dan keponakanku ', Perintah Ranti.
" Terimakasih ya kak Dewi, kak Vanya, kak Darel, Kakak ipar Sonia, kak Mercy, kak Friska, dan kak Rindu, Juga adikku Salma dan Armando, serta keponakan ku yang cantik", ucap Aisyah.
" Terimakasih kakak berdua sudah datang menjenguk adik manja ini", ucap Aisyah kepada Robin dan Tiara dan lalu memeluk mereka berdua.
Robin juga mencium jidat Aisyah, begitu Tiara mencium kedua pipi Aisyah.
Aisyah beralih kembali dan memeluk Ranti, sambil mengucapkan terimakasih.
" Sampai ketemu di Amerika saat kita liburan", ucap Ranti.
Ranti dan seluruh Saudaranya masuk mobil dan beranjak dari kios Aisyah dan menuju bandara, disana mereka sudah di tunggu Sasha, Regina dan Maureen.
Sepeninggal Ranti, Nino masih berbicara dengan kakaknya.
" Terimakasih kak, sudah membukakan jalan dan pintu maafnya, Ucap Nino.
" Yang sudah lewat jangan ulang lagi, cukup di kenang sebagai pengingat betapa sulitnya kita dimasa lalu, Nak Ranti membantu kalian agar kalian maju, dan tidak mengganggu Aisyah, asal kamu tahu, kami saja tidak pernah meminta uang kepada Aisyah, karena kami sudah di berikan banyak, dan menurut Nak Ranti, Aisyah boleh memberikan uang kepada kami, tapi buat apa, kami juga punya,
Kamu bersyukur di ampuni oleh Nak Ranti, dia pernah bertarung melawan 200 preman di sini, semuanya patah kaki dan tangan, hanya dalam waktu 30 Menit, kakak iparmu saja yang jawara dan ke sepuluh temannya mengakui mereka pasti kalah jika melawan Nak Ranti.
Dan menurut Aisyah, harta kakak angkatnya ribuan Triliun dan memiliki lebih 200 perusahaan, beberapa waktu lalu, dia menghancurkan perusahaan Super Speed Line hanya dalam setengah hari dan sekarang jadi miliknya.
Nah kamu mau belagak jagoan sama dia, percayalah 5 detik saja kamu minimal cacat, jadi bersyukurlah kamu di berikan bantuan Modal tanpa Bunga, berusahalah dengan baik, percayalah, Janji nak Ranti kepada kalian tidak akan di ingkarinya.
" Ia kak, saya bersyukur hari ini Tuhan membukakan jalan untukku, padahal saya sudah banyak berbuat kesalahan", ucap Nino.
" Rajinlah beribadah, ikutlah kakak iparmu ke masjid untuk shalat, percayalah kamu akan semakin berkati, ajak Diman beribadah, dan jadilah imam yang baik buat istrimu, kamu bersyukur di berikan istri yang sabar dan tetap percaya suaminya pasti berhasil," ucap Bu Antara.
" Diman, Paman sebenarnya sangat menyayangi kamu, hingga paman dan bibi berjuang agar kamu bisa sekolah, tapi setahun belakangan ini kamu sudah sangat nakal, Paman berikan kamu kesempatan, jika berhasil, paman akan ajari kamu beladiri, sama seperti kedua Abangmu dan adikmu Aisyah", ucap pak Antara.
" Terimakasih Paman, Diman akan kembali seperti dulu, rajin belajar dan rajin shalat, Diman tidak akan ikut-ikutan nongkrong dan balap - balap liar lagi, Diman kapok di benci adik sepupu perempuan satu-satunya, beri Diman waktu untuk memperbaiki diri, jika sudah selesai, Diman akan berlutut meminta Paman menerima Diman kembali, terimakasih atas kasih sayang paman dan bibi", ucap Diman bersungguh-sungguh.
__ADS_1
" Paman percaya kamu sanggup melakukannya, ingatlah pengorbanan Bibimu siang malam, hujan dan panas berjualan demi kamu Dan Aisyah sekolah, bahagiakan juga Bibimu, dia sangat menyayangi kamu, dari kecil kamu dia yang urus, makanya paman marah saat kamu membangkang kepada Bibimu.
Sekarang bantulah ayah dan ibumu, agar hidupmu juga dimasa depan akan lebih baik, dan percayalah pasti Nak Ranti akan berubah pandangannya kepada kamu, perusahaannya sangat banyak, pasti kamu bisa bekerja dengan mudah di perusahaan nya, ujar pak Antara memotivasi Diman.