
Kehidupan Ranti saat ini, sangat berbeda jauh dari 6 bulan yang lalu, kini dia sudah melebihi apa yang orang lain cari selama ini, yaitu Kekayaan.
Dengan bertambahnya sumber kekayaannya, ada beberapa hal yang perlu dia perhatikan yaitu keamanan.
Rose mengingatkan Ranti, jika ingin memiliki hidup yang bebas, maka Ranti harus bisa menutup dirinya dari dunia luar, dirinya yang di maksud adalah Kekayaan dan Kekuatan.
Ranti mengingat akan hali itu, maka dia mulai membangun Sistem Keamanan yang nantinya semua lini usahanya akan ada yang mengaturnya.
Sepanjang perjalanan dari Panti Asuhan Suster Diana, Ranti terus berpikir tentang masa depannya dan keenam saudaranya juga 2 bocah Armando dan Salma.
Ranti di kejutkan dengan bunyi handphone dan menerima nya
Halo Ranti, bagaimana hasil ujian semester ganjil mu, tanya Renata
Hai kak Renata, hasilnya lumayan bagus, dan bagaimana jam berapa kalian berdua berangkat ? tanya Ranti
Kami sudah di Bandara, 2 jam lagi pesawat terbang, kami malas datang dengan waktu mepet, jadi kami datang lebih awal saja. Kata Renata
Nanti kabarkan jika sudah di pesawat, soalnya jarak dari rumahku kakak tau sendiri kan, ucap Ranti.
Baik, kalau begitu kakak tutup dulu telponnya, kata Renata
Tak lama berselang akhirnya keenam mobil itu masuk ke kompleks perumahan Ranti.
Hari ini adalah awal mereka liburan, namun Ranti, hari Rabu depan akan terbang ke China.
* Tuan anda belum check in hari ini, suara Rose terdengar.
Ranti baru saja selesai dari kamar mandi, langsung saja
" Oke Rose CHECK IN "
* Selamat Tuan anda mendapatkan skill berbahasa asing tingkat Kaisar, apakah langsung sinkronisasi sekarang atau nanti
" Sekarang Rose, perintah Ranti
* Harap Tuan menunggu, waktu proses hanya 1 menit.
Dengan cepat di otak Ranti merasakan saat berbagai jenis bahasa Asing yang populer hingga beberapa bahasa yang sudah punah.
" Untung tidak sakit saat proses nya, batin Ranti.
* Tuan anda mendapatkan skill bahasa asing yang di sertai bahasa- bahasa dan tulisan yang sudah punah, artinya tuan sekarang mampu membaca berbagai jenis bahasa yang akan Tuan temui dalam berbagai literatur kuno dan barang-barang kuno.
" Terimakasih Rose, berarti nanti saya di China bisa mengerti dan berbicara bahasa Mandarin ?
* Bukan hanya mengerti berbicara tapi tuan juga bisa menulis, kata Rose
" Keren Rose", terimakasih
* Seluruh persiapan keberangkatan sudah selesai, Tuan akan berangkat dari Bandara Ngurah Rai Bali, hari Rabu Sore.
" Baik Rose, sekali lagi terimakasih
* Sama-sama Tuan*
" Rose apakah Cincin Semesta tidak akan terdeteksi jika aku bawa barang-barang dari Indonesia ke China dan begitu sebaliknya, tanya Ranti ?
* Tidak, orang lain yang memiliki Sistem Kekayaan versi terdahulu, tidak akan bisa mendeteksi dan bahkan mengenali Cincin Semesta Tuan.
* Cincin Semesta, yang tuan miliki bisa bertransformasi menjadi seperti Cincin Perhiasan pada umumnya, tuan hanya perlu memikirkan model dan bahannya, misalnya tuan ingin warna emas, maka siapapun yang mengecek nya akan muncul hasilnya adalah Emas.
" Oke, Rose, aku ingin membawa beberapa makanan dari sini.
* Bawa saja, makanan akan tetap terjaga kualitasnya, bahkan suhunya akan tetap sama.
* Selama Disana Tuan, dilarang membuka kacamata anda selain di dalam kamar hotel, jika menerima Tamu Tuan wajib menggunakan nya, kata Rose memperingati
" Apa alasannya ?
* Kacamata tuan akan membantu, untuk menemukan arah yang tepat dan juga akan menyamarkan wajah anda.
* Selama Tuan disana, semua akan otomatis, jadi ketika tuan bertemu siapa saja dan dimana, semuanya akan terekam lewat kaca mata Quantum anda.
* Sistem menggunakan hak protokoler untuk menjaga keamanan itu selama disana, karena Tuan akan berjudi Batu dengan uang yang sangat besar.
" Terimakasih atas bantuannya Rose, jawab Ranti.
* Sama-sama Tuan*
__ADS_1
Ranti membuka Tabletnya untuk melihat perkembangan ke 7 orang pelaku penyerangan di hutan wisata Trenggalek.
Ternyata mereka bertujuh sudah semakin parah, untung saja, "aku masih mengkontrol agar mereka masih bisa ingat mandi jangan mengganggu orang", gumam Ranti
Sekarang kita lihat pasangan bucin, Hilman dan Aldi, Oh ternyata makin keren, dan makin menjadi - jadi, atau apakah aku buat yang satunya sadar dan satunya mengejarnya, hmmm kayaknya seru, tapi nanti saja kalau sekolah sudah masuk lagi, gumam Ranti lagi.
Sudah 2 jam setelah obrolan dengan si kembar Renata, akhirnya Ranti menyudahi melihat orang-orang yang di hukumnya.
Di lantai bawah ternyata keempat kakaknya sudah berada di ruang TV.
" Kak Darel, kita ke Bandara, jemput si kembar, pinta Ranti
" Apa mereka sudah di pesawat atau belum, tanya Darel
" Tadi 2 jam yang lalu Renata bilang, kalau pesawatnya 2 jam lagi berangkat, kata Ranti
" Ya sudah, Mercy, Friska, Rindu, apa kalian mau ikut kakak dan bontot ke Bandara, jemput si kembar, tanya Darel pada ketiga adiknya
" Mau, kita pakai Alphard dan mobil 2 bocah saja, kata Mercy
" Bu Likha tolong kasih tau mang Dul, antarkan kami ke Bandara jemput si kembar, dan tolong juga rapikan kamar tamu, perintah Ranti
" Baik Non, mang Dul sudah menunggu, jawab Bu Likha
" Ayo, nanti kita telat, kata Darel
Mereka berlima berangkat menuju bandara, dengan membawa 2 mobil.
Satu jam perjalanan akhirnya mereka tiba di Bandara Juanda, Darel membaca di informasi kedatangan, ternyata 20 menit lagi pesawat dari Jogja akan mendarat.
" Senang ya sepupunya mau berlibur disini, kata Darel sambil mencubit pipi Ranti
" Sangat senang, dan rasanya tambah sempurna, untung kalian berempat yang selalu ada untukku, kalau tidak, walau aku kaya raya tapi pasti aku akan kesepian. kata Ranti
" Kami akan selalu ada untukmu, karena bontot juga begitu, jadi kita saling membutuhkan dan saling berbagi.
" Kakak benar, ada kalian sudah membuat ku bahagia tambah si kembar membuatku semakin bahagia, apalagi sekarang ada Armando dan Salma, sebentar lagi kalau Ketty sudah bisa di ajak main, wah aku akan jadi orang paling berbahagia di Dunia ini, ujar dengan sangat bahagia.
" Apa bontot ijinkan kami tinggal di rumah sendiri sudah menikah, tanya Mercy tiba-tiba
Pasti baku ijinkan tapi tidak boleh jauh, aku sudah membeli lahan, luasnya sekitar 8 hektar, dan di pinggir pantai, aku ingin bangun rumah kita di sana, dan hanya kita dan keluarga kita di tanah itu, kata Ranti semangat
" Buat investasi jangka panjang, 10 tahun atau 20 tahun kedepan pasti harganya akan naik, juga bisa kalian wariskan untuk anak-anak kalian, kata Ranti.
" Pikiranmu, memang sangat jauh melihat kedepan, kami ikut saja apa yang kamu mau buat, kata Mercy
" Harus ikut, aku mau semua keponakan ku, akan hidup nyaman dan berkecukupan, tidak seperti kita di masa lalu, kata Ranti
" Boro-boro kasih kamu keponakan, pacar aja gak punya, kata Friska
" hahahaha, sudah pintar, cantik, kaya raya tapi sayang, kita berempat, " JONES ", alias jomblo ngenes. hahahaha kata Ranti mengejek dirinya sendiri
' Kak Darel, belikan Roti Boy, buat orang- orang dirumah, pinta Ranti
" Pesawat Garuda dari Jogja tujuan Surabaya 5 menit lagi akan mendarat"
Terdengar suara pemberitahuan dari pihak Bandara.
Tak lama kemudian, handphone Ranti berdering, dia melihat nomor Renata, dan langsung menerima nya
" Halo Ranti, kami sudah tiba, kamu dimana, tanya Renata
" Halo juga kak Renata, kami tepat di Pintu keluar, sebelah kanan
" Oke "
" setelah menunggu 15 menit, akhirnya si kembar keluar juga, mereka membawa masing-masing 2 koper dan tas ransel.
" Selamat datang kembali di kota Surabaya, ucap Ranti sambil memeluk mereka berdua
" Makin cantik dan tambah seksi, adik kakak ini, puji Renita
" Ia dong, tapi sayang jomblowati, jawab Ranti
Hahahaahah hahahaha
" Hai, Mercy, Friska dan Rindu, apa kabar kalian, apa kalian jomblowati seperti adik kita ini, tanya Renita
" Kak Renita sangat benar, jawab Rindu
__ADS_1
" Tapi kita adalah, "JOJOBA", jomblo- jomblo Bahagia, sambar Mercy
" Darel nya mana, kok gak kelihatan, tanya Renita
" Kak Darel lagi beli Roti Boy untuk orang-orang di rumah, kasihan mereka capek nunggu kita, kata Ranti
Tampak Darel membeli banyak Roti. Boy, dan jalan ke arah mereka.
Saat ini mereka telah berada di perjalanan kembali kerumah
Kak Renata, bagaimana sekolah kalian, Ranti memulai percakapan
Semua berjalan lancar, hasil ujian kita juga sangat memuaskan, aku ranking 2 dan Renita ranking 3, jawab Renata.
Terus nanti kalau lulus mau kuliah dimana, apa Jogja juga, lanjut Ranti
Kemungkinan di Jogja, disana ada Rumah dan juga usaha kami, juga kuburan keluarga, kakakmu Renita tidak bisa kalau sebulan tidak kesana, kata Renata.
Terserah kakak berdua saja mau kuliah dimana, asalkan kalian selalu ingat adik kalian ini, kata Ranti.
Itu sudah pasti, kan disini juga ada empat kakakmu, balas Renita
Kak Darel sama dengan kalian, tahun depan juga kuliah, hanya dia belum ngomong mau kuliah dimana, balas Ranti
Memangnya Darel mau ambil jurusan apa, tanya Renata
" Katanya dia mau ambil fakultas Teknik dan juga fakultas ekonomi, kata Ranti
" Wow 2 jurusan sekaligus, kata Renita
" Nggak juga, duluan teknik baru ekonomi, begitu katanya, jawab Ranti
" Oh ya Ranti, apa sudah pasti hari Rabu kamu berangkat ke China? tanya Renata
" Sudah pasti, dan akan berangkat dari Bali, nanti kalian antar aku sampai Bali dan kalian tunggu aku pulang di sana, karena aku hanya 4 hari di China, jawab Ranti
" Mantab juga kita liburan, ke. Surabaya dan Bali, kata Renata
Satu jam lebih mereka di perjalanan, akhirnya tiba di rumah, Bu Likha dan Dewi menunggu mereka di teras sambil minum kopi, mereka juga senang si kembar datang, karena sifat mereka mirip dengan Ranti yang rendah hati.
" Selamat datang, Nona muda kembar, senang melihat anda berdua lagi, sambut Bu Likha dengan senyum
" Halo Bu Likha, anda terlihat makin cantik, kata Renita
' Nona kembar bisa saja, balas Bu Likha
Halo Mba Dewi, mana keponakanku Ketty sudah tidur ya, tanya Renata
Halo juga nona Renata dan nona Renita, Ketty sudah tidur sejak dari kafe, jawab Dewi
Andai dia sudah besar mau kami culik bawa ke Jogja dan tinggal bersama Ki disana, kata Renita
Terimakasih perhatiannya Nona, jawab Dewi senang
Apakah nona muda berdua mau disiapkan makanan berat atau cemilan saja dan susu coklat panas, tawar Bu Likha
Tolong buat Roti bakar dan susu coklat panas saja, balas Renita
Bu Likha tolong kami juga di buatkan susu dan Roti bakar juga, Pinta Ranti
Masih sementara asik ngobrol, tiba-tiba ada telepon masuk, ternyata dari Rendi
Halo Rendi ada apa malam-malam begini telepon saya, tanya Ranti
" Maaf nona, banyak yang menyerang sistem kita, Tim di kantor mulai kewalahan membalas serangan, jawab Rendi
" Sudah masuk ke tingkat berapa serangan mereka, tanya Ranti
" Mereka sudah masuk tahap 7, 2 tingkat maka data kita akan hancur.
Maaf kakak-kakakku, aku mesti ke kantor, banyak peretas sedang berusaha membobol RPS Finance, Tim Di kantor sudah kelelahan, menghadapi para peretas, ucap Ranti
Hati-hati Bontot, jawab Mercy
Ranti bergegas mengambil mobil Toyota C-HR dan langsung berangkat ke kantor.
Sampai di kantor terlihat raut wajah para karyawan bagian IT.
Kalian istirahat saja dulu, biar aku yang menghadapi mereka, kata Ranti
__ADS_1
Ranti membuka laptopnya dan duduk di kursi utama dan mulai dia beraksi, " Aplikasi Mata Dewa aktiv