
Pemuda itu tak sadar jika uangnya sudah di kuras oleh aplikasi Mata Dewa, dia masih dengan sombongnya berbicara.
Betapa dia terkejut, saat dia mau bayar makanannya dan semua temannya, kartu kebanggaan dia tidak bisa di gunakan alias tidak memiliki saldo yang cukup, akhirnya temannya yang membayar.
Dan saat dia mau menghidupkan mesin mobilnya, tapi tak bisa hidup, berkali-kali dia mencobanya tapi tetap tidak bisa, saat dia memeriksa mesin mobilnya, tampangnya langsung merah, bagaimana tidak, Drone telah menghancurkan mesinnya, bahkan memang sampai tidak bisa di perbaiki lagi.
Dia tidak bisa menyalahkan siapapun, karena, tidak ada satupun yang mendekati mobilnya.
Ranti hanya bisa tersenyum melihat laporan dari Aplikasi Mata Dewa.
Ranti yang saat ini lagi berbicara dengan Pak Fuadi di ruang Direktur, sangat senang, karena pak Fuadi cukup handal dalam mengurus perusahaan itu.
" Maaf Nona, proyek pembangunan gudang dan tempat parkiran mobil, akan dimulai Minggu depan, sedangkan pelabuhan pribadi Nona, akan dimulai bulan depan sesuai dengan bunyi surat ijin yang di keluarkan oleh pemerintah", lapor Pak Fuadi.
" Baiklah, dan saya tidak mau ada kebocoran anggaran, dan selesai tidak tepat waktu, karena kapal pribadi untuk adikku, sudah sementara dalam pembuatan, saya tidak mau dia sedih dan capek antri di pelabuhan umum", ucap Ranti.
" Saya sudah jelaskan kepada pimpro agar saat Nona Muda Aisyah lulus, Pelabuhan itu harus sudah selesai", ucap Pak Fuadi.
" Saya akan sangat berterimakasih, jika benar pelabuhan itu selesai saat Aisyah lulus", ucap Ranti.
Pak Fuadi tidak tahu, jika kapal Aisyah di buat oleh Tim Rose, kapal itu bisa muat 5 mobil, dan di lengkapi dengan fasilitas lengkap dan tentunya dengan teknologi tinggi.
Selesai berbicara dengan Pak Fuadi, Ranti, langsung kembali Kios Aisyah, namun sebelum itu dia mampir ke Gerai KFC di pelabuhan dan memanggil pengawal yang sudah di anggap Paman oleh Aisyah, mereka berbicara di lantai 2, yang khusus untuk Aisyah dan Nuril.
" Bang Jack, terimakasih, karena selama ini, kamu dan 6 temanmu sudah menjaga adikku dengan baik, saya sangat senang, melihat kinerja kalian, oleh karena itu, saya tambahkan biaya operasional kalian menjadi 10 juta per orang dan gaji bulanan 20 juta, lalu bagaimana dengan temanmu yang baru keluar dari penjara wanita, saya mau dia menjadi bagian dari Tim Kalian", ucap Ranti.
" Dia lagi berjuang mengambil hak asuh putranya, mantan mertuanya tidak mengijinkan sahabatku untuk sekedar menengok putranya.
Padahal sahabatku membunuh untuk membalaskan dendam suaminya.
Sahabat saya adalah mantan mafia, dan dia termasuk hebat dalam bertarung dan juga menggunakan senjata, dan bukan hanya itu saja, dia sangat pintar, secara dia lulusan terbaik di kampusnya.
Sedangkan mantan mertuanya, adalah kepala mafia terbesar di Asia Tenggara, namun mereka bermain dengan sangat baik, dan anehnya mereka tidak bermain narkoba, mereka bermain dalam hal pencurian data, dan akan mereka jual", ucap bang Jack.
" Ya sudah, kamu cari rumah, agar dia memiliki tempat tinggal, nanti saya berkunjung dan berbicara dengannya secara langsung", ucap Ranti.
" Baik Nona Muda, jawab Bang Jack.
" Ini buat kalian bertujuh, ATM Deposito, nilainya 250 milyar perorang, sedangkan untuk biaya hidup sehari-hari, saya berikan masing-masing, 50 milyar, dan terakhir berikan SIM ini kepada istri kalian, dan silahkan beli mobil, tapi saya tidak mau dengar kalian jadi sombong, saya hanya ingin kalian hidup tidak kekurangan, dan untuk bang Jack saya tambahkan, 100 milyar, dan gaji 30 juta.
" Terimakasih Nona Muda, dan ijinkan saya membangun rumah untuk orangtuaku dan mertua", ucap Bang Jack.
" Silahkan, dan itu wajib bagi kita sebagai anak, untuk membahagiakan orangtua kita", ujar Ranti.
Seketika, bang Jack berlutut sambil meneteskan airmata bahagia.
" Terimakasih Nona, jika saja waktu itu Nona Muda tidak mengampuni kami, pasti saya pribadi tidak akan bisa membahagiakan kedua orangtuaku dan mertuaku ", ucap Bang Jack.
" Ini takdir, jadi gunakan sebaik-baiknya, lihatlah adikku sangat menyayangi kamu, hingga dia memanggilmu Paman, jadi tolong pastikan adikku dan ponakan kamu itu selalu bahagia, percayalah, kedua anakmu nanti, akan bangga dengan kamu, dan juga akan menjadi bagian dari seluruh perusahaan saya atau adikku", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, ucap Bang Jack yang masih berlutut.
" Bangunlah, saya mau menjemput adikku, dan kamu kembalilah bekerja", Perintah Ranti.
Sepeninggal Ranti, Bang Jack segera menggeber motornya dan berkumpul dengan 6 anak buahnya.
" Kalian semua saya panggil, karena ada hadiah dari Nona Muda, dan terimakasih atas keikhlasan kalian untuk ikut denganku dan mengabdi kepada Nona Muda Ranti, kita bersyukur di percayakan untuk menjaga salah satu adik kesayangannya, apalagi Nona Muda Aisyah juga sangat baik kepada kita", ucap Bang Jack.
" Kami ikhlas, mengikuti jalan Abang, dan kami merasakan perubahan hidup yang sangat luar biasa, justru kami yang berterimakasih kepadamu Bang Jack", ucap keenam anak buahnya sambil membungkuk.
Betapa bahagianya Bang Jack, melihat keenam anak buahnya.
Ya sudah ambil ini dan silahkan kembali bekerja, pastikan Nona Muda Aisyah dan keluarganya serta usahanya, selalu dalam keadaan aman", ucap Bang Jack.
Di posisi Ranti saat ini, telah berada dirumah besar milik Aisyah, kemudian dia mengganti mobilnya dengan Buggati Chiron Super Sport 300+ dan berangkat menuju sekolah Aisyah.
* Tuan Apakah anda juga lupa dengan perusahaan Seluler milik anda, dan saat ini sudah selesai proses mengganti nama, menjadi Eleven Seluler .
* Saat ini, perusahaan anda menjadi ketiga Operator seluler terbaik ", ucap Rose.
" Baiklah, anggarkan 100 triliun untuk membangun BTS (Base Transceiver Station), saya akan mewajibkan seluruh karyawan saya untuk menggunakan operator saya, di luar operator yang lain, dan segera beli saham publik yang tersisa dan segera keluar dari Bursa Efek Indonesia, maupun tempat lain", ucap Ranti.
Tak terasa jam sekolah Aisyah sudah selesai, dan bertepatan dengan itu Ranti tiba sekolah.
Mobil Ranti sungguh menjadi sorotan, Buggati Chiron Super Sport 300+ mampu membungkam siswa siswi yang selalu mengatai Aisyah miskin.
" Astaga, tadi pagi kakaknya Ranti datang dengan Rolls-Royce Cullinan, sekarang dengan Buggati Chiron Super Sport 300+", ucap salah seorang guru.
" Namanya orang kaya, Aisyah saja sudah sangat kaya, apalagi kakak angkatnya", timpal wali kelas Aisyah.
" Tapikan yang kaya bukan Aisyah, dia tetap saja miskin", lanjut salah seorang guru.
__ADS_1
Ranti dengan pendengaran yang sangat tajam, dia mendengar semua pembicaraan para guru itu.
" Kakak, ayo pulang, Ade sudah lapar", teriak Aisyah.
" Ayo sayang, Ade mau makan di kios atau makan di restoran", ucap Ranti.
" Terserah kakak saja", jawab Aisyah.
" Kakak tidak suka dengar kata terserah", tegas Ranti.
" Hehehehe, ya sudah, Ade mau makan soup seafood di Mall Ramayana", ucap Aisyah.
" Gitu dong, ajak Nuril sekalian, tapi dia bawa mobil sendiri", ucap Ranti.
" Silahkan Nona Muda berdua saja, saya mau kembali ke rumah dan langsung kembali ke gerai, hari ini ada orderan 1000 paket untuk ulang tahun", ucap Nuril.
" Tidak boleh, pokoknya kak Nuril harus ikut Aisyah dan kakakku, kalau gak mau, nanti Aisyah akan sedih", ucap Aisyah.
" Sudah, ayo Nuril, kita makan dulu, nanti Aisyah sedih kamu yang tanggung jawab", tegas Ranti.
" Baiklah, tapi Ade senyum dulu", ucap Nuril.
" Ia, ayo, Ade sudah sangat lapar", manja Aisyah.
Di perjalanan, mobil Ranti menjadi pusat perhatian, bagaimana tidak, mobilnya hanya di buat sebanyak 30 unit, dan banyak pesohor dunia yang membelitnya.
Aisyah sangat bahagia, karena keinginannya di turuti Ranti, mungkin orang lain akan berpikir bahwa Aisyah keterlaluan, akan tetapi, Ranti sangat bahagia, jika adik-adiknya meminta sesuatu kepadanya, Ranti berbuat demikian, karena dia sadar bahwa kelak mereka yang dia sayang akan meninggalkannya.
" Dek, ada seorang guru yang sangat membenci kamu, besok bagikan cek ini, tapi tidak dengan guru itu", perintah Ranti.
" Baiklah, Aisyah sudah tahu, tapi Aisyah tidak perduli, selama dia tidak menggangguku", ucapnya.
" Ya sudah, tapi yang jelas kakak tidak mau, uang kakak buat orang munafik, uangnya dia mau tapi orangnya di benci", ucap Ranti.
" Nuril juga bicara begitu, secara Nuril yang dengar omongan guru itu, sampai nangis pun, tidak akan pernah lagi Aisyah memberikan dia sesuatu", tegas Aisyah.
Tiba di Mall Ramayana, kembali mobil Ranti menjadi perhatian saat memasuki area parkir, hingga Security memberikan tempat parkir yang bagus.
" Terimakasih pak Security, mohon jaga mobil saya", ucap Ranti sambil memberikan uang 1 juta.
" Kak, nanti kita ke Singapura, boleh gak Aisyah jumpa dengan paman yang dari Malaysia, dia adik Bunda, katanya mau nitip oleh-oleh untuk bunda", tanya Aisyah.
" Sangat boleh sayang, asalkan dia baik sama bundamu", ucap Ranti.
" Ya sudah, suruh datang saja mereka sekeluarga", ucap Ranti.
Akhirnya mereka tiba di restoran seafood, mereka cari tempat duduk, karena sangatlah ramai.
Baru saja Ranti dan Aisyah serta Nuril ingin duduk, tiba-tiba datang seorang wanita yang sedang hamil besar.
" Dek kita tunggu sebentar, kasih saja meja ini untuk wanita yang sedang hamil itu, kasihan dia menunggu", ucap Ranti.
" Baiklah, ucap Aisyah dan langsung berdiri.
Dan baru saja wanita itu mau duduk, dia sudah di teriaki oleh seorang ibu-ibu.
" Hey, wanita penghibur, kenapa kamu tidak menggugurkan kandungan kamu? hardik ibu itu.
" Tidak apa-apa, saya juga tidak akan mengganggu keluarga anda, karena nanti sore saya akan kembali ke kampung saya, saya memang orang tak punya, makanya kasus pemerkosaan suami anda saya tidak laporkan, dan apakah selama kehamilan saya, apakah pernah saya datang meminta pertanggungjawaban dari suami anda, bahkan gaji saya di Kafe kalian, hingga saat ini kalian tidak membayarnya dan apakah aku pernah menuntut", ucap wanita hamil itu.
" Memangnya kamu siapa, hingga suami saya harus bertanggungjawab, dan soal gajimu, itu sudah saya potong dengan biaya kamu tinggal dan makan di tempat saya", ucap ibu itu.
" Maaf Bu, tolong jangan ribut disini, tidak baik menghina orang di tempat seperti ini", ucap Ranti.
" Memangnya kamu siapa ? hingga saya harus mendengar omongan kamu", sengit ibu itu.
" Saya hanya orang biasa, tapi saya tahu rahasia ibu dengan mantan pacar ibu waktu di kampus, tapi itu urusan ibu, dan putrimu sendiri, sudah gonta-ganti pacar dan selalu melakukan hubungan yang belum saatnya", ucap Ranti.
Seketika ibu itu langsung pucat, sekaligus geram, melihat putrinya sedang tidur dengan pacarnya tanpa menggunakan pakaian.
" Sekarang hapus foto dan video itu, kalau tidak mantan saya akan menghabisi kamu ", ancam ibu itu.
" Hahahaha, kamu pikir saya takut dengan ancaman kamu, dan ini foto dan video kamu dengan mantan pacar kamu, bahkan kamu sudah tidur dengan beberapa laki-laki, dan ini bonus buat ibu, bahkan putri kamu itu, bukan anaknya suami kamu yang sekarang, dan dia sebenarnya sudah tahu", ucap Ranti.
" Tapi karena kalian sama-sama doyan mencari kepuasan, makanya suami kamu santai saja dengan segala perbuatan kamu dan juga putri kamu", tegas Ranti.
Si ibu itu langsung terdiam, dia teringat akan putri semata wayangnya yang ternyata sudah sangat sangat rusak, tapi mau bagaimana lagi, mereka orangtua yang secara tidak langsung memberi contoh buruk.
" Ayo dek, dan siapa nama kamu? tanya Ranti.
" Nama saya Relin, saya asli Kuningan Jawab Barat", jawab Relin memperkenalkan namanya.
__ADS_1
" Baiklah, mari ikut saya, kita pindah makan di lain tempat saja", ajak Ranti.
" Aplikasi Mata Dewa, hitung kekayaan keluarga bejad itu", perintah Ranti.
" Kekayaan mereka lebih dari 300 milyar dalam bentuk tunai, dan ratusan milyar aset", jawab Aplikasi Mata Dewa.
" Aset dan perusahaan mereka jangan di ganggu dulu, pantau terus dan beli secara perlahan saham mereka, tapi kuras dulu uang pribadi mereka sebesar 100 milyar dan uang perusahan 200 milyar, buatkan deposito berjangka atas nama wanita itu, dan tambahkan dengan penukaran Poin Pengabdian untuk kebaikan senilai 1000 poin, juga siapkan rumah lengkap dengan isinya, serta mobil", perintah Ranti.
* Baik Tuan, nanti Tim Rose yang akan memberikannya, agar nona Aisyah tidak banyak bertanya", Jawab Rose.
" Terimakasih Rose", ucap Ranti.
Rose kembali sibuk mempersiapkan segala perintah Ranti.
" Nuril, saya berikan kamu deposito tambahan, sebesar 2,5 Triliun, dan gajimu saya revisi menjadi 1,2 milyar per tahun", jadi tolong jangan kecewakan saya, apalagi mengkhianati adik saya, ucap Ranti.
" Terimakasih Nona Muda, saya sudah bersumpah, akan menjaga adikku Aisyah dengan nyawa saya, artinya selamanya saya akan menemaninya", jawab tegas Nuril.
" Rose apakah ini takdir kami, yang hanya memiliki seorang teman sejati? tanya Ranti.
* Tidak juga Tuan, hanya saja, Nona Nuril, memang tulus menyayangi nona Aisyah, Tuan sendiri memiliki banyak teman, tapi Nona Tiara sudah sistem anggap sebagai bagian dari kebahagiaan Tuan", jawab Rose.
" Baiklah, singkat Ranti.
" Kakak, kita makan disini saja, kayaknya restoran yang ini menggunakan sapi terbaik untuk daging steaknya", ucap Aisyah.
" Ya sudah, ayo pesan dan makan", ujar Ranti.
" Relin ini buat kamu, di dalam ATM ini ada 15 milyar, cukup untuk kamu gunakan biaya persalinan dan membesarkan anakmu kelak, asal kamu bijak menggunakan uang itu", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona, jujur saja, saat ini saya kebingungan untuk membesarkan anak saya ini kelak, saya janji akan menggunakan uang itu dengan bijak", ucap Relin.
" Ya sudah, kami pamit duluan, kamu tunggu orang saya akan datang menjemput kamu disini, dan ini handphone buat kamu, jika ada sesuatu, silahkan hubungi asisten adik saya, Nuril namanya", ucap Ranti.
" Terimakasih Nona, saya akan merawat kandungan saya dengan baik, dan saya akan mengikuti saran Nona Muda", jawab Relin.
" Baguslah, saya senang mendengarnya", Ucap Ranti dan langsung keluar dari restoran itu.
Mereka bertiga langsung menuju ke kios Aisyah, sekalian Ranti ingin pamit kepada ayah dan bunda Aisyah.
Di perjalanan Ranti mendapat kabar yang tidak enak.
" Tuan, Perusahaan seluler anda, sedang di ganggu oleh perusahaan seluler dari luar negeri, mereka menginginkan saham Tuan sebesar 50% di jual ke mereka.
Jika tidak, maka mereka mengganggu kerjasama Tuan di seluruh dunia, dan mereka akan menekan pemerintah Indonesia, agar bisa memberikan apa yang mereka mau", lapor Aplikasi Mata Dewa.
" Darimana mereka berasal, dan sebesar apa perusahaan mereka, serta seberapa kuat pertahanan mereka? tanya Ranti.
" Mereka, berasal dari organisasi multi negara, hanya saja organisasi ini di dirikan di Eropa, mereka sudah menguasai, lebih dari 60 operator seluler di berbagai negara, dan menjadikan mereka operator seluler terbesar di dunia", lapor Aplikasi Mata.
" Baiklah, saya akan menyerang mereka setelah saya tiba Surabaya.
* Mereka sangat kuat, tapi bukan berarti anda akan kalah, mereka bagian dari kelompok, "The One of Universe".
Kelompok ini bertugas menaklukkan arus informasi, khususnya telekomunikasi, daftar kekayaan mereka sangat banyak, tapi hanya 25% harta dari harta Tuan, sedangkan aset untuk saat ini, sekitar 50 % dari aset Tuan, namun itu semua di dapat dengan cara licik dan kekerasan", Sambung Rose.
" Baiklah, dan apakah saya sudah bisa menyerang mereka? tanya Ranti.
* Sudah bisa Tuan, Rose ijinkan khusus, organisasi yang berafiliasi " THE ONE OF UNIVERSE.
Kekayaan perisa seluler mereka, berkisar 25 milyar US Dollar, sedangkan aset nya, sekitar 5 triliun Dollar USA, di seluruh dunia, Rose ijinkan Tuan, menguras 25 milyar US Dollar dan 3 Triliun Dollar", jawab Rose.
"Baiklah, saya akan meminta Aplikasi Mata Dewa, agar menguras harta perusahaan seluler itu", ucap Ranti.
* Silahkan Tuan, dan jika mereka masih berusaha menaklukkan jalur informasi dan komunikasi, maka sistem mengijinkan Tuan untuk menguras habis harta mereka, atau bila perlu sistem akan membantu Tuan untuk membeli perusahaan mereka", ucap Rose.
" Terimakasih Rose", ucap Ranti.
Tak lama kemudian, mereka bertiga tiba di kios Aisyah.
" Wah anak bunda kayaknya lagi bahagia", ucap Bu Antara saat Aisyah turun dari mobil.
" Hehehehe, kan kakak cantikku datang, bahkan hari ini, kakak mengantar dan menjemput ku sekolah", ucap Aisyah dengan bahagianya.
Ranti sendiri terlihat sedang memberi arahan ke Nuril, sambil melihat mobilnya yang di kerubutin banyak orang.
" Kakak cantik, boleh gak saya berfoto di mobil kakak", ucap seorang bocah laki-laki, berumur sekitar 5 tahun.
" Boleh dong, Ade sama siapa", tanya Ranti.
" Saya sama Bunda, mau jemput ayah yang akan keluar dari penjara", ucap bocah itu polos.
__ADS_1
" Maaf Nona, jika anak saya mengganggu anda", ucap bunda bocah itu.
" Tidak apa-apa, mari masuk dulu, dan mari makan bersama kami", ajak Ranti.