SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Hari Terakhir UN


__ADS_3

Tak terasa waktu bergulir begitu cepat, hari ini adalah hari terakhir UN, untuk SMU kelas 12, se-Indonesia, Ranti dari awal persiapan ujian terlihat lebih serius dalam belajar, dia ingin membuktikan ucapannya kepada Bu Michelle, bahwa dia akan menjadi juara Umum tingkat Nasional.


Dalam waktu 2 bulan ini, perkembangan demi perkembangan perusahaan dan seluruh Proyek Ranti terus berjalan sesuai rencana.


Perusahaan Narendra di Asia Tenggara khususnya di luar Malaysia, sudah berjalan dengan normal dan mendapat penilaian positif di setiap negara perusahaan itu berdiri, Apalagi nama Perusahaan Narendra kini sudah berganti RPS Global Development and Building Property.


Di Indonesia sendiri RPS Global Development and Building Property Indonesia (GDBPI), melanjutkan pembangunan di Sentul, sebagai komitmen kepada customer.


Peningkatan signifikan juga terjadi di 5 SPBU milik Ranti, dengan menambah beberapa Dispenser di setiap SPBU miliknya, Food Excellent semakin naik ke deretan 5 makanan bayi dan ibu hamil terbaik.


Produk Sabun dari RPS Body Clean, kini semakin naik, bahkan nilai ekspor sudah terlihat meningkat.


Sedangkan ARSA Group Company juga sudah mulai masuk deretan Perusahaan 20 besar, Tri Link Finance sudah mantap di posisi Pertama dalam kategori Modal, IDB juga sudah mantab sebagai Bank baru dengan penyertaan Modal terbesar.


Tiga Gedung milik Ranti kini 100 % penuh, dan tahun ini Pembangunan Fisik akan selesai, Sedangkan hotel yang berdiri di bekas Hotel Queen of Indonesia, akan soft opening pada tanggal 1 Januari tahun depan.


Proyek sekolah Elite akan selesai tahun ini, sedangkan untuk Proyek amal yaitu panti Asuhan Kasih Bunda akan selesai Desember, Panti Darurat Jogja sudah selesai Renovasi beberapa bulan lalu dan sudah mulai pembangunan gedung untuk Panti " Bintang Timur Charity Jogjakarta.


Sedangkan untuk pembangunan kampus Bintang Timur Jogjakarta, sudah pada tahap pembongkaran lahan, dan sedang dalam pembangunan Pagar, setinggi 5 meter, sedangkan pembangunan gedung akan di mulai tahun Depan, dengan rencana 3 Gedung kampus 1 gedung apartemen mahasiswa dan 2 bangunan untuk Administrasi dan dosen, dengan hanya membuka 2 Fakultas Yaitu Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Teknik.


Sementara pembangunan Universitas Bintang Timur Surabaya, diperkirakan akan menerima mahasiswa 2 tahun lagi, dengan 3 Fakultas, Ekonomi dan bisnis, Teknik dan Kedokteran.


Untuk Pembangunan Mega Proyek Kota Terpadu, Khusus 2 waduk sudah dalam tahapan finishing, dan pemasangan instalasi untuk Pembangunan PLTA, direncanakan akan mulai menampung air pada Pertengahan Tahun depan, sedangkan untuk jaringan pipa Air Bersih dan Pipa untuk kabel Listrik dan Fiber Optik sudah selesai di bangun di beberapa titik.


Untuk Mega Proyek Treasure Island, untuk jalan Utama sudah bertambah panjang, sementara pelabuhan akan di operasikan mulai 1 Januari, untuk pekerjaan yang lain adalah pembongkaran lahan dan penimbunan, serta sudah di Mulai pembangunan waduk untuk menampung satu-satunya sungai besar, dan di perkirakan Waduk tersebut bisa menghasilkan Listrik sebesar 30 Megawat.


Ranti akan membangun listrik tenaga nuklir, yang perijinannya sudah di setujui, dan akan di bangun di pulau yang tak berpenghuni, pulau itu memiliki luas hanya 60 hektare, dan berada di antara beberapa pulau besar lainnya.


Kembali ke Ranti.


Terdengar suara Bel berbunyi, pertanda UN sudah selesai, terlihat seluruh siswa dan siswi kelas 12, merasa lega karena telah menyelesaikan UN.


" Teman - teman, paspor kalian sudah selesai, sekarang tentukan kapan kita akan berangkat?" ucap Ranti.


Selesai menyusun rencana untuk ke Singapura, akhirnya Ranti memutuskan untuk mentraktir semua teman-temannya makan di Restoran Seafood, Mall Galaxy.


Ternyata Rindu juga melakukan hal yang sama, maka jadilah konvoi di jalanan menuju Mall Galaxy.


Andini yang di telpon Ranti Segera bergerak cepat untuk mempersiapkan kunjungan Ranti beserta kawan-kawannya, begitu juga Rindu dan kawan-kawannya.


Disaat yang sama Armando dan Salma juga sudah jam pulang sekolah, akhirnya Ranti menyuruh mereka berdua menyusul ke Mall Galaxy.


Ketika mereka tiba di Mall Galaxy, banyak pengunjung yang kaget melihat puluhan anak sekolah seolah-olah ingin menyerbu Mall Galaxy itu.


Bahkan ada yang melaporkan ke Security, namun ketika Security melihat seragam sekolah dan mobil Ranti serta Rindu, para Security menghubungi Komandan mereka serta ke Pak Arshad.


Karena Pak Arshad lagi ada rapat, maka dia mengutus Leandra untuk menyambut kedatangan Ranti dan Rindu.


Dengan gerak cepat Leandra, berlari menuju pintu masuk Mall Galaxy dan memerintahkan kepada Security agar jangan ada yang berbuat kesalahan, hingga merusak suasana hati Ranti dan Rindu.


Ketika teman-teman Ranti dan Rindu melihat sikap Para Security dan juga Leandra yang begitu sangat sopan, mereka mulai curiga apa hubungannya Ranti dan Rindu dengan Mall.


Tapi di saat yang sama, Komandan Security dan Leandra mendekat dan langsung membungkuk menyapa.


" Selamat siang dan selamat datang Nona Muda, apa anda berdua akan ke kantor atau hanya jalan-jalan?", tanya Leandra.


" Kak Leandra antar kami ke Restoran Seafood Kertajaya, saya sudah pesan tempat disana", jawab Ranti.


" Baik Nona Muda, silahkan lewat sini, dan Pak Direktur minta maaf karena ada tamu dan mereka sedang rapat soal saham Pakuwon Mall", lapor Leandra.


" Baguslah, kak Leandra harus banyak belajar lagi, jika kita deal dengan mereka, maka kak Leandra wajib memimpin disana", tegas Ranti.


" Saya bersedia, pak Arshad juga mengatakan demikian, dan dia berjanji akan membimbing saya selama 3 bulan di sana", ujar Leandra.


" Hahahaha, hebat sekali kalian berdua, saya sangat senang mendengarnya, ya sudah sekarang kembalilah bekerja, perintahkan Komandan Security untuk menunggu kedua adik saya dan antarkan kesini, perintah Ranti.


" Baik Nona", jawab Leandra.


"' Teman-teman semuanya, silahkan pesan sesuka hati, jangan pulang kalau belum kenyang", ujar Ranti.


" Kalian juga, jangan pulang kalau belum kenyang ujar", ujar Rindu kepada teman sekelasnya.


" Kalau begitu kami tidak akan sungkan", ujar mereka serentak.

__ADS_1


Pemilik Restoran datang bersama Andini.


" Selamat Datang di Restoran Seafood Kertajaya kami, ujar Pemilik Restoran.


Pemilik Restoran terpaksa meminta bantuan ke Andini untuk menjadi kepala Pelayan, dan dengan senang hati Andini menerimanya tanpa harus berpikir panjang.


" Tenang saja bos, kita layani Nona Ranti dengan baik, siapa tahu dari seluruh teman-temannya ini bisa menjadi pelanggan kita di kemudian hari", ujar Andini.


" Kami benar, mari kita layani mereka dengan baik, dan terimakasih kamu masih mau membantu melayani", ujar pemilik restoran dengan tidak enak hati.


" Santai saja bos, aku bahagia bisa membantu Bos, apalagi yang kita layani kali ini adalah teman-teman orang yang sangat baik hati dan sudah banyak membantu Restoran kita, capek sedikit tidak masalah, yang penting Restoran Seafood kita tetap jadi Favorit Nona Muda",ujar Andini menenangkan hati bosnya yang baik itu.


" Antarkan menu pembuka",perintah bos itu


Di pintu masuk restoran, sudah berdiri Salma dan Armando juga Yati.


" Wah kakak lagi buat pesta ya, Ujar Salma sambil mendekati Ranti dan Rindu.


" makanya kakak ajak kamu sayang", ujar Ranti.


" Mana kakakmu Armando", tanya Rindu.


" Itu masih sama kak Yati ke toilet", jawab Salma.


" Salma, kak Tiara kok di cuekin", ujar Tiara.


" Hehehehe, maaf kakak cantik", ujar Salma.


" Salma kenalin, mereka semua adalah teman kakak dan kak Rindu, berikan dalam pada mereka" ujar Ranti


" Halo, kakak semuanya, namaku Salma Putri, adik bungsu dari kak Ranti dan kak Rindu", ujar Salma.


" Salam kenal juga adik Salma, kamu sangat cantik", ujar Pretty


" Terimakasih, kakak juga Cantik", balas Salma.


Armando dan Yati yang baru tiba juga di suruh Ranti untuk memperkenalkan dirinya.


Menunggu hingga 30 menit akhirnya semua menu sudah tersajikan, Ranti juga meminta kepada kawan-kawannya, agar segera memesan lagi, agar saat sajian pertama habis bisa langsung ke sajian ke dua.


Suasana di dalam restoran itu sangat ramai, Pemilik restoran hingga menutup untuk tidak menerima pelanggan yang lain.


" Ranti, makanannya enak sekali tapi aku takut makan banyak, takut penyakitku kumat lagi", ujar Wulandari.


" Ia benar, makan saja tapi dikit-dikit, ujar Ranti.


" Dikit-dikit aja ya, padahal makanannya sangat enak",ujar Wulandari.


" Ya sudah, minum juice ini, kemudian makanlah sepuasnya", Ujar Ranti.


Betapa senangnya hati Wulandari, bisa menikmati semua makanan itu.


" Rindu, adikmu sangat baik padaku", Ujar Wulandari.


" Makanya jangan kecewakan adikku", jawab Rindu.


" Tenang saja, nyawaku ini bisa ada hingga hari ini karena bantuan adikmu ", ujar Wulandari.


" Ya sudah, mari kita makan", ajak Rindu.


" Kak, aku dan kak Armando boleh gak pesan Steak dan di antar ke sini", ujar Salma.


" Telpon saja pelayan kesanggupan mu disana pasti mereka akan antarkan", jawab Ranti.


Salma langsung menelpon dan benar saja di angkat oleh seorang pelayan yang dekat Salma.


Hanya butuh waktu 30 menit steak pesanan Salma dan Armando sudah datang, Dan di antar langsung oleh pelayan itu.


" Kakak boleh lihat handphone mu, ujar Salma.


" Ada apa Nona, handphone saya jelek ", ujar pelayan itu.


" Sini aku lihat, tadi kupingku sakit karena Handphonenya kakak sangat berisik", ujar Salma.

__ADS_1


" Ia Nona Salma, gajian ini, kakak mau beli yang baru ", ujar pelayan itu.


" Kakak tunggu sebentar, saya telpon Pamanku dulu", ujar Salma dan langsung menelpon Pak Drajat.


" Halo Paman Ndut, tolong bawakan Handphone Reno 8 Pro 5 G, Salma tunggu di Restoran Seafood Kertajaya sekarang, bawa Kuitansinya nanti saya bayar disini", perintah Salma.


" Oke sayang, nanti anak buah Paman segera mengantarkannya, maaf paman lagi di Pakuwon Mall", ujar Pak Drajat.


Si pelayan yang sudah berdiri sejajar dengan pelayan Seafood tidak mendengar omongan Salma dengan Pak Drajat.


" Apakah kalian ingin mencoba Steak seperti pesanan adikku", tanya Ranti.


" Hahahaha, kalau masih bisa ya kita gak nolak", ujar mereka.


' Andini apa tidak masalah pesanan steak kita makan di sini", tanya Ranti.


" Harusnya tidak boleh ada makanan dari luar, tapi karena Nona Muda yang pesan, silahkan saja, apalagi Restoran Steak juga adalah bagian dari kepercayaan Nona Muda, khusus Nona Muda silahkan", ujar Ranti.


" Teman-teman silahkan pesan lagi, kali ini silahkan pesan Steak", ujar mereka.


" Pesan saja sesuai dengan menu Adik Salma dan Armando", ujar mereka.


" Nona, tolong kamu hitung ada berapa orang dan tolong pesan dan samakan dengan pesanan adik saya saja", ujar Ranti


" Baik Nona Muda", uang pelayan itu dan langsung bergegas kembali ke restorannya.


Tiba di restorannya dan memberitahukan jumlah pesanan dan menu yang di pesan, sang pemilik restoran terkejut, secara pesanan Salma berharap 1,5 juta dan ini yang pesan ada 60 orang.


Sang pemilik restoran menghubungi pemilik restoran seafood menanyakan soal tempat, dan dijawab oleh pemilik restoran seafood dengan santainya, tidak masalah, bawa saja pesanannya, dan kirim orang untuk menunggu di restoran seafood.


Sang pelayan itu langsung kembali ke restoran seafood, dia ikut membantu menata piring kotor di atas meja agar nanti Steak datang sudah siap.


30 menit berselang, rombongan pelayan dari restoran steak datang dan membawa pesanan Ranti.


" Nona Muda, ini kuitansinya", ujar pelayan itu.


" Ini cek 120 juta, sisanya adalah tip buat kalian seluruh pelayan, bagi dengan rata, ucap Ranti.


" Terimakasih Nona Muda, nanti kami sampai ke Bos", ujar pelayan itu.


" Oke, saya juga sudah WA bosmu agar dia menangkan hak kalian, dan biarkan pelayan yang itu saja untuk berjaga disini", perintah Ranti.


Setelah para pelayan Restoran Steak pergi, bersamaan dengan datangnya Pelayan dari konter Handphone milik Pak Drajat.


" Halo Nona Salma, Bos kami lagi di Pakuwon, jadi saya yang antar pesanan Nona Muda", ujar pelayan itu.


" Terimakasih ya kak, dan ini untuk mu dan ini bagikan ke pelayan lain dengan sama rata", Ujar Salma.


Teman-teman Ranti dan Rindu hanya bisa menggelengkan kepala mereka.


" Kakak Pelayan, kesini sebentar", panggi Salma.


" Ada apa Nona Salma, apa Nona mau pesan lagi", tanya Pelayan itu.


" Tidak kak, aku sudah sangat kenyang, ambil ini dan segera gunakan", ujar Salma.


Pelayan itu terkejut, dia sungkan untuk mengambilnya,dia hanya memandang ke Ranti.


" Ambil saja dan ganti handphone kamu itu, anggaplah ini adalah hadiah atas kenaikan kamu melayani adikku", ujar Ranti.


" Tapi ini cukup mahal", ujarnya


" Tidak apa-apa", ambilah atau adikku akan marah kepadamu", ujar Ranti.


" Terimakasih Nona Muda Salma, ujar pelayan itu.


" Dan ini juga silahkan ambil dan kamu tabung, dan daftarlah kuliah, nanti saya bicarakan soal ini ke bos kamu, tapi ingat, tetaplah bekerja dengan rajin dan kuliah juga dengan rajin", ucap Ranti sambil memberikan ATM berjumlah 10 milyar.


" Terimakasih Nona Muda, Ujar Pelayan itu.


Hari sudah Sore, mereka semua sudah bubar dari Restoran Seafood, Ranti membayar semua tagihan sebesar 200 juta, sudah dengan kompensasi yang lainnya, serta memberikan 50 juta sebagai Tips untuk seluruh karyawan.


Ranti mengantar Tiara kembali kerumahnya, ternyata dirumahnya lagi ada keributan, Kakaknya Pak Pribadi datang mengamuk, entah apa masalahnya.

__ADS_1


__ADS_2